<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.posmetromedan.id/</link>
        <description>POSMETRO MEDAN</description>
        <lastBuildDate>Fri, 10 Apr 2026 05:22:22 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Geruduk Kantor Gubernur, KSPSI AGN Sumut Teriak: Nyawa Pekerja Islamic Center Cuma Dihargai 500 Ribu!</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 23:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Geruduk Kantor Gubernur, KSPSI AGN Sumut Teriak: Nyawa Pekerja Islamic Center Cuma Dihargai 500 Ribu!]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN Ratusan buruh yang tergabung dalam aliansi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Sumatera Utara (Sumut) ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a> -</b>Ratusan buruh yang tergabung dalam aliansi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Sumatera Utara (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>) menggereduk Kantor <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/gubernur/" target="_blank">Gubernur</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>, Kamis (9/4/2026). Kedatangan massa ini bukan tanpa alasan, mereka membawa rapor merah terkait amburadulnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di berbagai proyek di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>.</p><p></p><p>Dalam aksi unjuk rasa tersebut, massa menyoroti tajam insiden maut di proyek Islamic Center Medan. Ketua KSPSI AGN <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> ,T.M. Yusuf, dengan nada tinggi mengecam minimnya tanggung jawab pemerintah dan pelaksana proyek terhadap nyawa pekerja.</p><p></p><p>Yusuf membeberkan fakta miris di lapangan. Menurutnya, tewasnya seorang pekerja di proyek megah Islamic Center Medan diduga kuat akibat standar K3 yang abal-abal. Lebih menyakitkan lagi, pihak perusahaan disebut hanya memberikan uang santunan yang dianggap tidak manusiawi. </p><p>"Tewasnya pekerja di proyek Islamic Center Medan diduga kuat akibat standar K3 kurang memadai. Masa perusahaan cuma kasih biaya Rp 500 ribu? Sangat tidak layak! Kami minta keadilan dan pertanggungjawaban nyata, bukan sekadar basa-basi," tegas Yusuf di sela-sela audiensi.</p><p></p><p>Tak hanya soal Islamic Center, massa buruh juga membongkar "borok" pengusaha dan penegak hukum di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>. Ada tiga poin utama yang mereka suarakan.Tragedi Islamic Center Menuntut pertanggungjawaban penuh atas jatuhnya korban jiwa akibat buruknya standar K3.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/6cdd60ea0045eb7a6ec44c54d29ed402_IMG-20260409-WA0247.jpg"></p><p>Kedua Dosa PT Hugo. Massa mendesak penyelesaian masalah di PT Hugo. Buruh yang sudah mengabdi lebih dari 30 tahun merasa dikhianati karena kutipan BPJS Ketenagakerjaan tidak dibayarkan ke kantor BPJS, ditambah lagi tunggakan gaji selama 3 hingga 4 bulan.<hr></p><p></p><p>Dan yang terakhir Kinerja Polda <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>. Buruh mengkritik lambannya proses hukum di Polda <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>, terutama terkait laporan dugaan pemalsuan tanda tangan anggota KSPSI yang hingga kini jalan di tempat. </p><p>Menanggapi tensi tinggi dari massa buruh, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>, Ir. Yuliani Siregar, yang hadir didampingi Sekertaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>, Gibson Panjaitan mencoba meredam suasana. Yuliani mengklaim bahwa pihaknya sudah mulai bergerak menindaklanjuti tuntutan tersebut. </p><p>"Sudah ditindaklanjuti semuanya. Namun, untuk kasus di PT Hugo, kami perlu pendataan ulang karena saya baru menjabat sebagai Kadis," dalih Yuliani. </p><p>Terkait insiden maut di Islamic Center, Yuliani mengaku pihaknya terus berkomunikasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Medan agar kasus tersebut tidak dibiarkan menguap begitu saja. </p><p>"untuk yang Islamic Center, kami sudah berkoordinasi dengan Pemko Medan, agar itu tidak dilanjuti," ucapnya </p><p>Pantauan di lokasi, meski audiensi sempat berlangsung alot, puluhan buruh tetap berkomitmen akan terus mengawal kasus ini hingga hak-hak pekerja dipenuhi dan standar keselamatan kerja tidak lagi dianggap remeh oleh pengembang proyek di Sumatera Utara. (Dam)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_6483_Geruduk-Kantor-Gubernur--KSPSI-AGN-Sumut-Teriak--Nyawa-Pekerja-Islamic-Center-Cuma-Dihargai-500-Ribu-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/8508/geruduk-kantor-gubernur-kspsi-agn-sumut-teriak-nyawa-pekerja-islamic-center-cuma-dihargai-500-ribu/</link>
            <author><![CDATA[jafar]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Toko Cat di Medan Marelan Terbakar, 1 Orang Tewas Terpanggang</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 23:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Toko Cat di Medan Marelan Terbakar, 1 Orang Tewas Terpanggang]]></title>
            <description><![CDATA[Toko Cat di Medan Marelan Terbakar, 1 Orang Tewas Terpanggang]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Medan - Satu unit rumah toko (ruko) penjual cat di Jalan Marelan Raya, Pasar V, Kecamatan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan-marelan/" target="_blank">Medan Marelan</a>, Kota Medan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/terbakar/" target="_blank">terbakar</a>. </p><p>Dalam peristiwa tragis tersebut,satu orang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tewas/" target="_blank">tewas</a> terpanggang di lantai karena terjebak tidak dapat menyelamatkan diri.</p><p>"Iya ada satu orang perempuan, sepertinya keluarga pemilik toko lah. Namanya kita belum tau dan pemilik toko masih trauma. Tiga orang lainnya selamat," Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Wandro Abadi Agnelius Malau, Kamis (9/4/2026).</p><p>Wandro juga mengatakan korban yang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tewas/" target="_blank">tewas</a> tidak dapat diselamatkan lantaran berada di lantai 3. Selain itu, bagian tengah terkunci sehingga tidak bisa menyelamatkan diri.</p><p>"Mau naik ke lantai tiga terus bagian tengah rupanya terkunci yang di atas, sehingga korban nggak bisa keluar. Tim berupaya naik mendobrak dari atas tapi tak tertolong karena korban sudah kena asap sehingga enggak selamat karena itu kan banyak cat," tambahnya.</p><p>Lebih lanjut, Wandro belum mengetahui terkait dugaan penyebab kebakaran yang melahap <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/toko-cat/" target="_blank">toko cat</a> tersebut. Ia menyebut peristiwa kebakaran terjadi tadi siang dan berhasil dipadamkan setelah 2 jam.</p><p>"Kalau dugaan belum diketahui. Kejadian kebakaran terjadi sekitar pukul 13.00 WIB dan padam pukul 15.00 WIB. Dalam pemadaman, armada dikerahkan ada 9 dan tambahan satu dari pemadam TNI AL tadi juga membantu kita," ujarnya.</p><p>Wandro mengatakan korban yang meninggal dibawa ke Rumah Sakit Umum Wulan Windy yang tidak jauh dari lokasi peristiwa kebakaran.</p><p>"Tadi langsung dibawa ke rumah sakit, terkait visum atau diserahkan ke keluarga kita tidak tau. Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Wulan Windy dekat tempat kejadian," tandas Wandro.(DetikSumut)</p><p><hr></p><p>Baca artikel detiksumut, "Toko Cat di Medan Terbakar, 1 Orang Tewas Terpanggang" selengkapnya https://www.detik.com/sumut/berita/d-8437251/toko-cat-di-medan-<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/terbakar/" target="_blank">terbakar</a>-1-orang-<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tewas/" target="_blank">tewas</a>-terpanggang.</p><p>Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_4891_Toko-Cat-di-Medan-Marelan-Terbakar--1-Orang-Tewas-Terpanggang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/8507/toko-cat-di-medan-marelan-terbakar-1-orang-tewas-terpanggang/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Divonis 5 Tahun, 2 Terdakwa Narkoba di Tanjungbalai Ajukan Banding</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 23:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Divonis 5 Tahun, 2 Terdakwa Narkoba di Tanjungbalai Ajukan Banding]]></title>
            <description><![CDATA[Divonis 5 Tahun, Dua Terdakwa Narkoba di Tanjungbalai Ajukan Banding.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> &ndash; Dua <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/terdakwa/" target="_blank">terdakwa</a> kasus peredaran narkotika, Herdiyani alias Yuni dan Rinaldi Lubis alias Aldi, mengajukan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/banding/" target="_blank">banding</a> atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>. Putusan tersebut dibacakan dalam sidang yang digelar pada Selasa (7/4/2026).</p><p>Dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai Iren, S.H., dengan anggota Anton Alexander, S.H., dan Grace, S.H., menjatuhkan hukuman masing-masing 5 tahun penjara kepada kedua <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/terdakwa/" target="_blank">terdakwa</a>.</p><p>Majelis hakim menyatakan, berdasarkan fakta persidangan, kedua <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/terdakwa/" target="_blank">terdakwa</a> terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana menawarkan untuk dijual, menjual, atau menjadi perantara dalam peredaran narkotika golongan I.</p><p>Perbuatan tersebut dinilai melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.</p><p>Menanggapi putusan itu, kuasa hukum <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/terdakwa/" target="_blank">terdakwa</a>, Santa Prisno Telaumbanua, S.H., langsung menyatakan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/banding/" target="_blank">banding</a> di hadapan majelis hakim.</p><p>&quot;Terhadap putusan majelis hakim yang mem<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/vonis/" target="_blank">vonis</a> kedua <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/terdakwa/" target="_blank">terdakwa</a> masing-masing 5 tahun penjara, kami menyatakan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/banding/" target="_blank">banding</a> sebagaimana telah disampaikan dalam persidangan,&quot; ujarnya kepada wartawan usai sidang.</p><p>Vonis yang dijatuhkan majelis hakim lebih ringan di<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/banding/" target="_blank">banding</a>kan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, yang sebelumnya menuntut kedua <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/terdakwa/" target="_blank">terdakwa</a> dengan pidana penjara selama 6 tahun.</p><p>Selain pidana penjara, JPU juga menuntut denda masing-masing sebesar Rp800 juta dengan ketentuan subsider 6 bulan kurungan. Barang bukti berupa sabu seberat 1,17 gram dan satu unit timbangan elektrik diminta untuk dirampas dan dimusnahkan.</p><p>Kasus ini bermula dari penangkapan yang dilakukan Satres Narkoba Polres <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> di Jalan Beting Semelur, Lingkungan VIII, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, pada Jumat (29/8/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.</p><p>Dalam pengungkapan tersebut, petugas menyamar sebagai pembeli dan memesan sabu seberat 2 gram kepada <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/terdakwa/" target="_blank">terdakwa</a> Yuni. Selanjutnya, Yuni menyuruh seorang anak untuk menemui Ismail (DPO) guna mengambil barang haram tersebut.<hr></p><p>Ismail kemudian memerintahkan Aldi untuk mengantarkan sabu kepada Yuni sekaligus mengambil uang hasil transaksi. Saat proses transaksi dan penimbangan berlangsung, petugas yang menyamar langsung melakukan penangkapan terhadap kedua <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/terdakwa/" target="_blank">terdakwa</a>.</p><p>Keduanya kemudian diamankan ke Polres <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> untuk proses hukum lebih lanjut, sementara Ismail yang diduga sebagai bandar berhasil melarikan diri dan hingga kini masih berstatus buronan.</p><p>Sementara itu, Rian Lubis, yang diketahui menjabat sebagai Ketua Badan Intelijen Masyarakat (BIM), mengaku prihatin atas <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/vonis/" target="_blank">vonis</a> yang dijatuhkan kepada adiknya, Rinaldi alias Aldi.</p><p>Ia mengaku telah berulang kali mengingatkan adiknya untuk menjauhi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/narkoba/" target="_blank">narkoba</a>, namun tidak diindahkan.</p><p>&quot;Sudah capek mengingatkan. Biarlah, semoga ini bisa menyadarkan dia,&quot; ujarnya.</p><p>Pernyataan tersebut dinilai kontras dengan komitmen lembaga yang dipimpinnya dalam mengkampanyekan gerakan pemberantasan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/narkoba/" target="_blank">narkoba</a> di tengah masyarakat. (RSP/MSC/RED)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_2275_Divonis-5-Tahun--2-Terdakwa-Narkoba-di-Tanjungbalai-Ajukan-Banding.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/8506/divonis-5-tahun-2-terdakwa-narkoba-di-tanjungbalai-ajukan-banding/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bid Propam Polda Sumut Periksa Kelayakan Senjata Api di Polres Tanjungbalai</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 23:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bid Propam Polda Sumut Periksa Kelayakan Senjata Api di Polres Tanjungbalai]]></title>
            <description><![CDATA[Bid Propam Polda Sumut Periksa Kelayakan Senjata Api di Polres Tanjungbalai.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Tanjungbalai &ndash; Bidang Profesi dan Pengamanan (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bid-propam/" target="_blank">Bid Propam</a>) Polda Sumatera Utara menggelar inspeksi dan pemeriksaan kelayakan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/senjata-api/" target="_blank">senjata api</a> (senpi) beserta amunisi di Mapolres Tanjungbalai, Kamis (9/4/2026).</p><p>Kegiatan ini merupakan langkah proaktif dalam memperkuat pengawasan serta menegakkan kedisiplinan anggota terkait penggunaan Alat Utama Sistem Persenjataan (alutsista) di lingkungan kepolisian.</p><p>Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Tim <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bid-propam/" target="_blank">Bid Propam</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polda-sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> di bawah komando IPTU Judo Santoso, S.H., M.H. Kegiatan tersebut turut didampingi Wakapolres Tanjungbalai Kompol M.P. Pardede, S.H., serta Kasi Propam <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-tanjungbalai/" target="_blank">Polres Tanjungbalai</a> AKP Hotben Pasaribu.</p><p>Inspeksi dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh jenis persenjataan, mulai dari <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/senjata-api/" target="_blank">senjata api</a> genggam yang digunakan personel hingga senjata laras panjang yang menjadi inventaris satuan fungsi dan jajaran Polsek.</p><p>&quot;Kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan agar tidak terjadi penyalahgunaan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/senjata-api/" target="_blank">senjata api</a> oleh anggota. Kami memastikan seluruh senjata dalam kondisi layak pakai, terawat, serta dilengkapi dokumen perizinan yang masih berlaku,&quot; ujar AKP Hotben Pasaribu.</p><p>Selain memeriksa senjata yang dipegang personel, tim juga melakukan pengecekan detail terhadap gudang penyimpanan senjata untuk memastikan standar keamanan dan prosedur penyimpanan telah sesuai ketentuan.</p><p>Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/senjata-api/" target="_blank">senjata api</a> dan amunisi yang ada di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-tanjungbalai/" target="_blank">Polres Tanjungbalai</a> dinyatakan dalam kondisi baik dan terawat.</p><p>&quot;Kami tidak ingin ada celah terjadinya pelanggaran. Senjata api merupakan amanah negara untuk melindungi masyarakat, sehingga pengawasan dan pemeliharaannya harus dilakukan secara ketat dan berkelanjutan,&quot; tegasnya.</p><p>Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-tanjungbalai/" target="_blank">Polres Tanjungbalai</a> dapat terus menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas serta senantiasa mematuhi standar operasional prosedur (SOP), khususnya dalam penggunaan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/senjata-api/" target="_blank">senjata api</a> di lapangan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (RED)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_269_Bid-Propam-Polda-Sumut-Periksa-Kelayakan-Senjata-Api-di-Polres-Tanjungbalai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/8505/bid-propam-polda-sumut-periksa-kelayakan-senjata-api-di-polres-tanjungbalai/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kantor Gubernur di Geruduk Massa KSPSI AGN, Desak Bobby Nasution Copot Kadisnaker</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 22:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kantor Gubernur di Geruduk Massa KSPSI AGN, Desak Bobby Nasution Copot Kadisnaker]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDANRatusan massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Sumatera Utara melakukan a]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>-</b>Ratusan massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kspsi/" target="_blank">KSPSI</a>) AGN Sumatera Utara melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis (9/4/2026). Massa mengecam keras tragedi tewasnya seorang pekerja di proyek pembangunan Islamic Center Martubung yang dinilai akibat kelalaian fatal. </p><p>Ketua <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kspsi/" target="_blank">KSPSI</a> AGN <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>, T.M. Yusuf, dalam orasinya menyatakan bahwa insiden tersebut merupakan potret buram perlindungan tenaga kerja di Sumatera Utara. Korban diketahui bernama Wahyu Supriono, yang meregang nyawa setelah terjatuh dari ketinggian saat bekerja di proyek milik pemerintah tersebut.</p><p></p><p>Pihak buruh melalui Persatuan Buruh (Prabu) Peduli K3 <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> mengungkapkan temuan lapangan yang mengejutkan. Diduga kuat, korban bekerja tanpa dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai di area berisiko tinggi. </p><p>"Ini bukan sekadar kecelakaan kerja biasa. Ini adalah indikasi kuat adanya pembiaran dan kelalaian dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Proyek sebesar Islamic Center yang menjadi simbol kemajuan Medan justru mengabaikan nyawa manusia," tegas Yusuf dengan nada berapi-api di depan gerbang Kantor Gubernur. </p><p>Lebih miris lagi, muncul dugaan bahwa korban belum terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini dianggap sebagai pelanggaran berat terhadap hak konstitusional pekerja yang dilakukan oleh pihak kontraktor di bawah pengawasan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Penataan Ruang (Perkim) Kota Medan.</p><p></p><p>Dalam aksi tersebut, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kspsi/" target="_blank">KSPSI</a> AGN <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> melayangkan lima tuntutan keras kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota. Mereka mendesak Gubernur <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Nasution dan khususnya Wali Kota Medan untuk bertanggung jawab penuh atas lemahnya pengawasan proyek di wilayahnya. </p><p>"Kami minta Kepala OPD yang bertanggung jawab atas proyek Islamic Center Martubung segera dicopot! Jangan jadikan nyawa buruh sebagai tumbal pembangunan. Pembangunan tanpa perlindungan pekerja adalah tindakan tidak berperikemanusiaan dan melanggar hukum," ucap Yusuf disambut teriak massa aksi. </p><p>Massa mengancam akan kembali melakukan aksi gelombang besar dan menempuh jalur hukum apabila tuntutan mereka untuk menegakkan keadilan bagi keluarga korban tidak segera dipenuhi oleh pemerintah daerah. <hr></p><p>"Kalau tuntutan kami dianggap angin lalu, jangan salahkan kalau kami kembali dengan massa yang lebih besar dan melumpuhkan titik-titik strategis di Sumatera Utara," Pungkas Yusuf dalam orasinya dimobil Komando. (Dam)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_3993_Kantor-Gubernur-di-Geruduk-Massa-KSPSI-AGN--Desak-Bobby-Nasution-Copot-Kadisnaker.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/8504/kantor-gubernur-di-geruduk-massa-kspsi-agn-desak-bobby-nasution-copot-kadisnaker/</link>
            <author><![CDATA[jafar]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lima Titik Longsor Bisa Dilalui meski Satu Arah</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 21:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lima Titik Longsor Bisa Dilalui meski Satu Arah]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN, Deli Serdang Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memastikan seluruh korban dalam peristiwa tanah longsor di Desa Sembahe, Kec]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN, Deli Serdang -Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memastikan seluruh korban dalam peristiwa tanah longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, telah ditemukan. Operasi SAR gabungan resmi ditutup, sementara penanganan dampak longsor di sejumlah titik lainnya masih terus berlangsung.</p><p></p><p></p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/2b24d495052a8ce66358eb576b8912c8_IMG-20260409-WA0051.jpg"></p><p>Dalam laporan yang disampaikan pada Rabu (8/4/2026) malam, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Deli Serdang, Mukti Ali Harahap, menyampaikan bahwa proses evakuasi dan pencarian korban telah selesai dilaksanakan.</p><p>"Seluruh korban tanah longsor di Desa Sembahe telah berhasil ditemukan dan dievakuasi. Operasi SAR gabungan juga sudah resmi ditutup, dan saat ini kami fokus pada penanganan lanjutan di lokasi terdampak," tegas Mukti Ali Harahap.</p><p>Ia menjelaskan, dalam kejadian tersebut tercatat lima orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka ringan. Selain itu, longsor juga menyebabkan kerusakan pada rumah warga serta satu unit fasilitas ibadah.</p><p>Saat ini, lokasi terdampak di Desa Sembahe telah diamankan oleh pihak kepolisian dengan pemasangan garis pembatas. Pemerintah juga akan melaksanakan pembersihan lanjutan melalui gotong royong setelah kondisi dinyatakan aman.</p><p>Di titik lain di Kecamatan Sibolangit, seperti Desa Batu Belin dan Desa Tambunen, material longsor yang menutup badan jalan telah berhasil dibersihkan. Namun, masih terdapat jalur yang hanya dapat dilalui satu arah sehingga memerlukan kewaspadaan pengguna jalan.</p><p>"Di Sibolangit, titik longsor ada di lima desa. Titik longsor di Desa Tambunen saat ini hanya bisa diakses satu jalur," terangnya.<hr></p><p>Sementara itu, di Kecamatan STM Hilir, Desa Penungkiren, akses jalan penghubung antar kecamatan yang sempat terganggu akibat material longsor. Hingga saat ini, jalur tersebut telah dibersihkan.</p><p>BPBD bersama unsur terkait tetap siaga di lapangan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan, seiring kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi.</p><p>"Seluruh titik longsor yang terjadi diawali hujan deras pada Selasa malam. Kepada masyarakat diimbau untuk tetap waspada, khususnya di wilayah rawan longsor, serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat," pungkasnya.( DMS)</p><p></p><p></p><p></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_3359_Lima-Titik-Longsor--bisa-Dilalui-meski-Satu-Atah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/8503/lima-titik-longsor-bisa-dilalui-meski-satu-arah/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Update Penanganan Longsor di Deli Serdang</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 21:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Update Penanganan Longsor di Deli Serdang]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN, Deli Serdang Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memastikan seluruh korban dalam peristiwa tanah longsor di Desa Sembahe, Kec]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN, Deli Serdang -Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memastikan seluruh korban dalam peristiwa tanah longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, telah ditemukan. Operasi SAR gabungan resmi ditutup, sementara penanganan dampak longsor di sejumlah titik lainnya masih terus berlangsung.</p><p>Dalam laporan yang disampaikan pada Rabu (8/4/2026) malam, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Deli Serdang, Mukti Ali Harahap, menyampaikan bahwa proses evakuasi dan pencarian korban telah selesai dilaksanakan.</p><p>&quot;Seluruh korban tanah longsor di Desa Sembahe telah berhasil ditemukan dan dievakuasi. Operasi SAR gabungan juga sudah resmi ditutup, dan saat ini kami fokus pada penanganan lanjutan di lokasi terdampak,&quot; tegas Mukti Ali Harahap.</p><p>Ia menjelaskan, dalam kejadian tersebut tercatat lima orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka ringan. Selain itu, longsor juga menyebabkan kerusakan pada rumah warga serta satu unit fasilitas ibadah.</p><p>Saat ini, lokasi terdampak di Desa Sembahe telah diamankan oleh pihak kepolisian dengan pemasangan garis pembatas. Pemerintah juga akan melaksanakan pembersihan lanjutan melalui gotong royong setelah kondisi dinyatakan aman.</p><p>Di titik lain di Kecamatan Sibolangit, seperti Desa Batu Belin dan Desa Tambunen, material longsor yang menutup badan jalan telah berhasil dibersihkan. Namun, masih terdapat jalur yang hanya dapat dilalui satu arah sehingga memerlukan kewaspadaan pengguna jalan.</p><p>&quot;Di Sibolangit, titik longsor ada di lima desa. Titik longsor di Desa Tambunen saat ini hanya bisa diakses satu jalur,&quot; terangnya.</p><p>Sementara itu, di Kecamatan STM Hilir, Desa Penungkiren, akses jalan penghubung antar kecamatan yang sempat terganggu akibat material longsor. Hingga saat ini, jalur tersebut telah dibersihkan.</p><p>BPBD bersama unsur terkait tetap siaga di lapangan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan, seiring kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi.</p><p>&quot;Seluruh titik longsor yang terjadi diawali hujan deras pada Selasa malam. Kepada masyarakat diimbau untuk tetap waspada, khususnya di wilayah rawan longsor, serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat,&quot; pungkasnya.( DMS)<hr></p><p></p><p></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_4324_Update-Penanganan-Longsor-di-Deli-Serdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/8502/update-penanganan-longsor-di-deli-serdang/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejari Labuhanbatu Tegaskan UU TPKS Sebagai Respons Hukum Progresif: Haramkan Damai Bagi Pelaku</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 20:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejari Labuhanbatu Tegaskan UU TPKS Sebagai Respons Hukum Progresif: Haramkan Damai Bagi Pelaku]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu  Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu menegaskan bahwa penanganan kekerasan seksual kini memasuki era baru m]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu &ndash; Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu menegaskan bahwa penanganan kekerasan seksual kini memasuki era baru melalui implementasi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). </p><p>Lembaga korps adhyaksa tersebut menekankan bahwa kekerasan seksual merupakan kejahatan serius yang tidak dapat lagi diselesaikan melalui jalur damai atau restoratif justice (RJ).</p><p>Hal tersebut mengemuka dalam program edukasi hukum "Jaksa Menyapa" di Radio RSPD 96,5 FM, Kamis (8/4/2026). Hadir sebagai narasumber dua Calon Jaksa Kejari Labuhanbatu, Tiwa Cindy Claudia Sinaga, S.H., dan Jelita Tiolina Naomi Panjaitan, S.H., dengan didampingi Kepala Seksi Intelijen Kejari Labuhanbatu, Memet Sugana Siregar, S.H.</p><p>Dalam paparannya, Tiwa Cindy Claudia Sinaga menjelaskan bahwa UU TPKS bukan sekadar instrumen penghukuman, melainkan mandat bagi negara untuk membangun ekosistem hukum yang berpihak pada korban. </p><p>Terdapat lima pilar utama yang menjadi fondasi undang-undang ini, Pencegahan, Penanganan Manusiawi, Perlindungan, Pemulihan Korban dan Rehabilitasi Pelaku.</p><p>"UU TPKS memastikan negara hadir tidak hanya untuk menghukum pelaku, tetapi juga menjamin terciptanya lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan seksual," tegas Tiwa.</p><p>Ia menambahkan, payung hukum ini secara spesifik mengatur sembilan jenis tindak pidana baru, termasuk Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik (KSBE), pelecehan fisik dan non-fisik, hingga perbudakan seksual. Hal ini dinilai efektif menutup celah hukum yang selama ini sulit menjerat pelaku di ranah digital maupun domestik.</p><p>Senada dengan Tiwa, Jelita Tiolina Naomi Panjaitan menyoroti transformasi besar dalam standar pemeriksaan perkara. Seluruh Aparat Penegak Hukum (APH), mulai dari penyidik, jaksa, hingga hakim, kini wajib memiliki kompetensi bersertifikasi khusus dengan perspektif Hak Asasi Manusia (HAM).</p><p>Jelita menegaskan komitmen tegas pemerintah dalam menutup celah mediasi bagi pelaku dewasa.</p><p>"UU TPKS secara tegas melarang penyelesaian perkara melalui restorative justice atau jalur damai, kecuali bagi pelaku anak. Ini adalah komitmen bahwa kekerasan seksual adalah kejahatan serius yang tidak bisa dinegosiasikan," ujar Jelita.<hr></p><p>Selain itu, ia memaparkan mekanisme perlindungan komprehensif yang kini tersedia, antara lain, Pendampingan Multisektor, Melibatkan psikolog dan tenaga medis dengan sensitivitas gender.</p><p>Respons Cepat, Kewajiban kepolisian memberikan perlindungan sementara dalam waktu 1x24 jam dan Keamanan Digital, Kewenangan pemerintah untuk memutus akses atau menghapus konten yang melanggar martabat korban.</p><p>Kejari Labuhanbatu mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan dugaan kekerasan seksual melalui kanal resmi seperti UPTD PPA atau kepolisian. Di sisi lain, UU TPKS juga mewajibkan tenaga kesehatan untuk melaporkan temuan dugaan kekerasan seksual yang ditemukan saat menjalankan tugas medis.</p><p>Melalui sosialisasi ini, Kejaksaan Negeri Labuhanbatu berharap UU TPKS menjadi titik balik penegakan hukum di Indonesia, mengubah stigma sosial menjadi perlindungan nyata, serta menjamin keadilan yang utuh bagi para korban. (HBB)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_8806_Kejari-Labuhanbatu-Tegaskan-UU-TPKS-Sebagai-Respons-Hukum-Progresif--Haramkan-Damai-Bagi-Pelaku.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/8501/kejari-labuhanbatu-tegaskan-uu-tpks-sebagai-respons-hukum-progresif-haramkan-damai-bagi-pelaku/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jejak Hitam Residivis! Eman Kembali Diringkus, Sembunyi di Rumah Kosong dengan 8 Paket Sabu Siap Edar</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 20:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jejak Hitam Residivis! Eman Kembali Diringkus, Sembunyi di Rumah Kosong dengan 8 Paket Sabu Siap Edar]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN, Labusel  Tak kapok mendekam di balik jeruji besi, seorang residivis narkotika berinisial MSP alias Eman (37) kembali haru]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN, Labusel &ndash; Tak kapok mendekam di balik jeruji besi, seorang residivis narkotika berinisial MSP alias Eman (37) kembali harus berurusan dengan hukum. Pria ini diringkus Unit Reskrim Polsek Kota Pinang saat tengah asyik bersembunyi di balik kegelapan sebuah rumah kosong di Jalan Kampung Baru III, Kelurahan Kota Pinang, Selasa (7/4/2026) malam.</p><p>Aksi penangkapan yang berlangsung sekitar pukul 20.30 WIB ini bermula dari keresahan warga yang mencium aroma mencurigakan di lingkungan mereka. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Kota Pinang KOMPOL R.G.M. Hutagalung langsung menerjunkan tim elit opsnal di bawah komando Panit I Reskrim IPDA Mariduk Lumban Tobing.</p><p>Petugas melakukan pengintaian senyap sejak pukul 19.30 WIB. Di tengah remang cahaya, tim mendapati tersangka sedang duduk dengan gerak-gerik gelisah di area belakang rumah kosong milik warga. Tanpa ampun, petugas langsung melakukan penyergapan kilat yang membuat tersangka tak berkutik.</p><p>Dalam penggeledahan di lokasi, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 8 Bungkus plastik klip berisi diduga<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-sabu/" target="_blank"> sabu</a> (total berat 3,11 gram) dengan rincian 2 paket ukuran sedang dan 6 paket ukuran kecil siap edar.</p><p>Selanjutnya, 1 Unit handphone Realme warna putih yang diduga kuat menjadi alat komunikasi transaksi haram tersebut.</p><p>Barang bukti narkotika tersebut ditemukan petugas tersembunyi di dalam sebuah kotak handphone, sebuah upaya tersangka untuk mengelabui aparat.</p><p>Hasil interogasi awal mengungkap fakta mengejutkan. Tersangka Eman mengaku mendapatkan pasokan barang haram tersebut dari seorang pria berinisial SWD, warga Gunung Selamat, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu. Saat ini, nama tersebut tengah menjadi sasaran perburuan intensif pihak kepolisian.</p><p>Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K., melalui Kasat Narkoba AKP Sahat Marulam Lumban Gaol, S.H., M.H., menegaskan perang total terhadap peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.</p><p>"Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu Selatan. Peran aktif masyarakat sangat kami apresiasi, karena informasi sekecil apapun sangat membantu dalam pengungkapan kasus," tegas AKP Sahat dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).</p><p>Pihak Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berani melapor melalui Call <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/center/" target="_blank">Center</a> 110 jika menemukan aktivitas mencurigakan demi menjaga wilayah Labuhanbatu Selatan tetap bersih dari jeratan narkoba. (HBB)<hr></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_1413_Jejak-Hitam-Residivis--Eman-Kembali-Diringkus--Sembunyi-di-Rumah-Kosong-dengan-8-Paket-Sabu-Siap-Edar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/kriminal/8500/jejak-hitam-residivis-eman-kembali-diringkus-sembunyi-di-rumah-kosong-dengan-8-paket-sabu-siap-edar/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Warga Labuhanbatu Blokade Jalan, Tuntut Perusahaan PT HSJ Patuhi Aturan Tonase!</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 19:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Warga Labuhanbatu Blokade Jalan, Tuntut Perusahaan PT HSJ Patuhi Aturan Tonase!]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu  Gelombang amarah warga Dusun Sei Mambang Hilir II, Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuha]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu &ndash; Gelombang amarah warga Dusun Sei Mambang Hilir II, Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu memuncak. Selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 7 hingga 9 April 2026, warga mengepung simpang PT Hari Sawit Jaya (HSJ) dalam<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-aksi-/" target="_blank"> aksi </a>demonstrasi besar-besaran.</p><p>Masyarakat menuding raksasa perkebunan PT HSJ secara terang-terangan telah "mengangkangi" aturan hukum, yakni Perda Nomor 7 Tahun 2024 dan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.</p><p>Ketegangan di lapangan tak terhindarkan. Warga menuntut ketegasan perusahaan terkait Kelas Jalan III Ayat C, yang secara hukum membatasi Muatan Sumbu Terberat (MST) maksimal 8 ton. Kenyataannya, armada perusahaan diduga kuat melintas dengan beban over tonase yang mengancam keutuhan infrastruktur daerah.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/f0935e4cd5920aa6c7c996a5ee53a70f_IMG-20260409-WA0049.jpg"></p><p></p><p>Tahan Manurung, salah satu koordinator aksi, menegaskan bahwa jika pemerintah daerah bungkam, maka rakyatlah yang akan bergerak menjadi garda terdepan penegak aturan.</p><p>"Kalau Pemkab tidak mau turun ke lapangan untuk menegakkan aturan, biar kami masyarakat yang menegakkan hukum pemerintah! Kami demo untuk menjaga aset daerah agar masyarakat bisa menikmati jalan yang bagus. Kalau rusak terus karena over tonase<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-truk/" target="_blank"> truk</a> PT HSJ, kami yang rugi!" tegas Tahan Manurung dengan nada tinggi kepada awak media, Kamis (9/4/2026).</p><p>Senada dengan Tahan, Rimba Sianturi memastikan<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-aksi-/" target="_blank"> aksi </a>ini tidak akan berhenti sampai PT HSJ memangkas muatan kendaraan mereka. Masyarakat mengklaim tidak menghalangi operasional, melainkan hanya menuntut keadilan beban jalan.</p><p>Kekecewaan warga semakin diperparah dengan dugaan standar ganda yang diterapkan perusahaan. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkap fakta pahit di lapangan.</p><p>"Ini tidak adil! Kami kalau masuk ke area perusahaan bawa beban lebih dari 7 ton dilarang melintas. Kenapa perusahaan justru tidak taat aturan pemerintah soal batas 8 ton di jalan umum? Masa rakyat dipaksa taat hukum, tapi perusahaan besar bisa seenaknya?" cetusnya ketus.<hr></p><p>Di lokasi, sempat terjadi cekcok mulut yang cukup sengit antara warga dengan oknum karyawan PT HSJ. Kericuhan dipicu saat karyawan mencoba memaksa mobil pengangkut 35 ton CPO untuk tetap melintas di tengah blokade warga.</p><p>Ironisnya, hingga berita ini ditayangkan, pihak Humas PT Hari Sawit Jaya (HSJ), Ray memilih bungkam. Konfirmasi yang dilayangkan jurnalis melalui pesan singkat sama sekali tidak mendapatkan respons. (HBB)</p><p></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_9313_Warga-Labuhanbatu-Blokade-Jalan--Tuntut-Perusahaan-PT-HSJ-Patuhi-Aturan-Tonase-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/8499/warga-labuhanbatu-blokade-jalan-tuntut-perusahaan-pt-hsj-patuhi-aturan-tonase/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Saat Kunjungan Komisi V DPR RI, Wakil Walikota Medan Minta Pertemuan Lintas Sektor Atasi Banjir Rob Belawan</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 19:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Saat Kunjungan Komisi V DPR RI, Wakil Walikota Medan Minta Pertemuan Lintas Sektor Atasi Banjir Rob Belawan]]></title>
            <description><![CDATA[Posmetro Medan, Medan Di hadapan Komisi V DPR RI, Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap menegaskan perlunya langkah konkret dalam menye]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Posmetro Medan, Medan -</p><p>Di hadapan Komisi V DPR RI, Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap menegaskan perlunya langkah konkret dalam menyelesaikan permasalahan banjir rob di<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-belawan/" target="_blank"> Belawan</a>. Ia menyatakan harus ada pertemuan lintas sektor guna mencari solusi menyeluruh terhadap persoalan yang telah berlangsung lama tersebut.</p><p>Demikian dikatakannya saat kunjungan Komisi V DPR RI ke<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-belawan/" target="_blank"> Belawan</a>, Kamis (9/4/2026). Kunjungan ini diketuai oleh Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar (Dapil Sumut I), Musa Rajekshah (Ijeck) dan lainnya. </p><p>Dalam keterangannya, Zakiyuddin menilai penanganan banjir rob di<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-belawan/" target="_blank"> Belawan</a> tidak dapat dilakukan secara parsial oleh Pemerintah Kota Medan semata. Ia menegaskan bahwa banyak pihak memiliki keterkaitan langsung dengan kondisi geografis dan tata ruang wilayah tersebut.</p><p></p><p></p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/202cb962ac59075b964b07152d234b70_IMG-20260409-WA0028.jpg"></p><p>&quot;Pemko Medan berharap dapat difasilitasi pertemuan dengan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Deliserdang, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, PT KAI, Pelindo, hingga Pertamina. Sebab, di kawasan itu terdapat permukiman warga, jalur pipa gas, hingga fasilitas lainnya milik Pertamina,&quot; ujarnya.(ATN)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_5793_Saat-Kunjungan-Komisi-V-DPR-RI--Wakil-Walikota-Medan-Minta-Pertemuan-Lintas-Sektor-Atasi-Banjir-Rob-Belawan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/8498/saat-kunjungan-komisi-v-dpr-ri-wakil-walikota-medan-minta-pertemuan-lintas-sektor-atasi-banjir-rob-belawan/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tinjau Persiapan MTQ Ke-59 Kota Medan Tahun 2026, Citra Effendi Capah Dorong Percepatan Teknis</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 19:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tinjau Persiapan MTQ Ke-59 Kota Medan Tahun 2026, Citra Effendi Capah Dorong Percepatan Teknis]]></title>
            <description><![CDATA[Posmetro Medan, Medan Rapat koordinasi Persiapan akhir kegiatan MTQ Ke 59 Kota Medan di hadiri oleh Dr.Drs.Citra Effendi Capah M.S.P, Staf ]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Posmetro Medan, Medan -</p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/rapat-koordinasi/" target="_blank">Rapat koordinasi</a> Persiapan akhir kegiatan MTQ Ke 59 Kota Medan di hadiri oleh Dr.Drs.Citra Effendi Capah M.S.P, Staf ahli kemasyarakatan dan sumber daya manusia Dr.Adlan S.Pd,MM, Kabag Kesra Setdakot Medan, dan Camat Sunggal Irfan Abdilla S,STP ,M.SP selaku tuan rumah. </p><p>Kegiatan ini berlangsung di Arena MTQ di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Simpang Tanjung, Kecamatan Medan Sunggal, serta dihadiri oleh para pimpinan OPD, dan Camat Se-kota Medan.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/4c5bde74a8f110656874902f07378009_IMG-20260409-WA0036.jpg"></p><p>Dalam kegiatan tersebut,Tampak Citra Capah membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan MTQ, mulai dari kesiapan lokasi utama, pembangunan stan kecamatan, pengaturan keamanan, lokasi parkir, hingga rekayasa arus lalu lintas. </p><p>Tampak setiap OPD menyampaikan laporan progres persiapan sesuai dengan tugas masing-masing, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tertib.</p><p>Usai rapat tersebut,asisten kota Medan Citra Capah melakukan peninjauan langsung persiapan keseluruh stan MTQ.</p><p>Terlihat Tim meninjau stan Kecamatan Medan Tuntungan yang telah mencapai progres sekitar 70 persen dan dinilai cukup cepat dalam pengerjaannya. Stan tersebut mengusung konsep masjid bernansa Karo yang dinilai unik dan menarik. </p><p>Diharapkan, melalui rapat koordinasi ini, seluruh persiapan MTQ ke-59 Kota Medan dapat dimatangkan sehingga pelaksanaannya berjalan sukses dan memberikan kesan positif bagi warga masyarakat.(ATN)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_8115_Tinjau-Persiapan-MTQ-Ke-59-Kota-Medan-Tahun-2026--Citra-Effendi-Capah-Dorong-Percepatan-Teknis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/8497/tinjau-persiapan-mtq-ke59-kota-medan-tahun-2026-citra-effendi-capah-dorong-percepatan-teknis/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejati Sumut Geledah Kantor BPN Sumut dan Medan</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 16:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejati Sumut Geledah Kantor BPN Sumut dan Medan]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN,MEDAN  Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menggeledah dua kantor Badan Pertana]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>MEDAN &mdash; Penyidik Pidana Khusus (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pidsus/" target="_blank">Pidsus</a>) Kejaksaan Tinggi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumatera-utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> (Kejati Sumut) menggeledah dua kantor Badan Pertanahan Nasional (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bpn/" target="_blank">BPN</a>) di Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Kamis (9/4/2026).</p><p>Langkah ini terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tanah proyek jalan tol <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>&ndash;Binjai Seksi I, II, dan III dengan nilai fantastis mencapai Rp1,17 triliun.</p><p>Kasi Penkum Kejati Sumut, Rizaldi, menyampaikan penggeledahan dilakukan setelah penyidik mengantongi izin dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.</p><p>&quot;Tim penyidik melakukan penggeledahan di dua lokasi, yakni Kantor <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bpn/" target="_blank">BPN</a> Provinsi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumatera-utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> di Jalan Brigjen Katamso dan Kantor Pertanahan Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> di Jalan STM,&quot; ujar Rizaldi.</p><p>Dalam penggeledahan di kantor <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bpn/" target="_blank">BPN</a> Sumut, penyidik menyasar sejumlah titik penting. Mulai dari ruang kerja Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan, ruang staf, hingga gudang arsip yang berkaitan dengan dokumen pengadaan tanah.</p><p>Sementara di Kantor Pertanahan Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, tim juga melakukan pemeriksaan di beberapa ruangan guna menelusuri dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.</p><p>Menurut Rizaldi, dari penggeledahan itu penyidik telah mengamankan sejumlah dokumen penting. Selanjutnya, dokumen tersebut akan dianalisis lebih lanjut untuk memastikan keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana korupsi.</p><p>&quot;Jika dokumen yang diperoleh diyakini berkaitan, tentu akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,&quot; tegasnya. </p><p>Ia menjelaskan, proses penggeledahan dimulai sejak pukul 09.30 WIB dan hingga saat ini tim masih terus bekerja di lapangan untuk mencari serta melengkapi alat bukti.</p><p>Penyidikan kasus ini sendiri berkaitan dengan proyek pengadaan tanah pembangunan jalan tol <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>&ndash;Binjai sepanjang 25,441 kilometer yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2016.<hr></p><p>&quot;Kegiatan ini dilakukan untuk melengkapi dan menyempurnakan alat bukti dalam proses penyidikan, dengan tetap mempedomani standar operasional serta peraturan perundang-undangan,&quot; pungkas Rizaldi.(HKT)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_1288_Kejati-Sumut-Geledah-Kantor-BPN-Sumut-dan-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/8496/kejati-sumut-geledah-kantor-bpn-sumut-dan-medan/</link>
            <author><![CDATA[salamudin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Anggaran Ratusan Miliar DPRD Sumut: Sosper, Wasbang, Reses Diduga Jadi Panggung Politik dan Kampanye</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 16:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Anggaran Ratusan Miliar DPRD Sumut: Sosper, Wasbang, Reses Diduga Jadi Panggung Politik dan Kampanye]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN, Medan Di balik pengesahan tiga Panitia Khusus (Pansus) strategis oleh DPRD Sumatera Utara dalam forum Laporan Keterangan Pe]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN, Medan -Di balik pengesahan tiga Panitia Khusus (Pansus) strategis oleh DPRD Sumatera Utara dalam forum Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025, sorotan lain justru mengarah pada pola belanja rutin lembaga legislatif itu sendiri. </p><p>Angka-angka yang beredar bukan kecil bahkan bisa disebut menentukan wajah pengelolaan anggaran daerah.</p><p>Pengamat anggaran publik Sumut, Elfanda Ananda, membuka satu per satu lapisan tersebut.</p><p> Ia menilai kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) secara normatif sah. Namun, ketika dihitung secara agregat, muncul pertanyaan yang tak bisa dihindari, seberapa besar manfaat dibandingkan biaya yang dikeluarkan?</p><p>&quot;Jika satu kegiatan menghabiskan sekitar Rp40 juta dan dilakukan rutin setiap bulan oleh sekitar 100 anggota DPRD, maka potensi anggaran mencapai Rp4 miliar per bulan. Dalam setahun mendekati Rp48 miliar,&quot; ujar  Elfanda.</p><p>Angka itu belum termasuk reses kegiatan yang juga menjadi kewajiban anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat. </p><p>Dalam satu kali masa reses, satu anggota disebut mengelola sekitar Rp348 juta untuk 10 titik kegiatan. Jika dikalikan 100 anggota, totalnya mencapai Rp34,8 miliar per periode. Dengan  tiga kali reses dalam setahun, angkanya menembus sekitar Rp104,4 miliar. </p><p>Jika digabungkan, total potensi anggaran untuk Sosper, Wasbang, dan Reses mencapai sekitar Rp152 miliar per tahun.</p><p>Angka ini, dalam perspektif tata kelola keuangan publik, bukan sekadar besar tetapi strategis.</p><p>Elfanda mengingatkan, setiap rupiah dalam APBD seharusnya tunduk pada prinsip value for money: efisiensi, efektivitas, dan manfaat nyata bagi publik.<hr></p><p>Namun di lapangan, muncul kritik yang lebih tajam. Kegiatan Sosper dan Wasbang dinilai memiliki irisan dengan aktivitas politik praktis. </p><p>&quot;Secara substansi, dua kegiatan ini berpotensi dimaknai publik sebagai ruang sosialisasi personal anggota dewan. Jika tidak diawasi ketat, bisa bergeser menjadi aktivitas yang menyerupai kampanye,&quot; ujarnya.</p><p>Isu ini menjadi sensitif karena regulasi secara tegas melarang penggunaan anggaran negara untuk kepentingan kampanye pribadi. </p><p>Dalam konteks ini, batas antara fungsi legislasi dan kepentingan politik menjadi tipis, bahkan kabur. Apalagi, kegiatan tersebut dilakukan rutin, menyentuh langsung konstituen, dan melibatkan publik dalam skala luas.</p><p>Di sisi lain, Ketua DPRD Sumut, Erni Aryanti Sitorus, sebelumnya menegaskan bahwa pembentukan Pansus LKPJ, PAD, dan Aset merupakan bagian dari penguatan fungsi pengawasan legislatif terhadap jalannya pemerintahan daerah.</p><p>Namun, di tengah semangat pengawasan itu, muncul pertanyaan mendasar,  apakah DPRD juga siap diawasi dengan standar yang sama, terutama dalam penggunaan anggaran internalnya?</p><p>Elfanda menilai, peran pimpinan DPRD menjadi kunci.</p><p>&quot;Pimpinan DPRD memiliki kewenangan moral dan struktural untuk mengarahkan agar kegiatan-kegiatan ini lebih efisien.</p><p>Misalnya dengan memusatkan pelaksanaan di fasilitas milik pemerintah seperti gedung DPRD atau aula publik agar biaya bisa ditekan,&quot; katanya.</p><p>Ia juga menyoroti pentingnya indikator kinerja yang jelas.<hr></p><p>&quot;Berapa banyak masyarakat yang benar-benar memahami perda setelah Sosper, Berapa aspirasi reses yang ditindaklanjuti?</p><p>Tanpa ukuran ini, sulit menilai apakah anggaran ratusan miliar itu efektif atau tidak,&quot; ujarnya.</p><p>Upaya konfirmasi kepada Ketua DPR dan  Sekretariat DPRD Sumut pun belum membuahkan hasil.</p><p> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sekretaris-dprd-sumut/" target="_blank">Sekretaris DPRD Sumut</a> yang baru, Muhammad Ali Sipahutar yang baru sepekan menggantikan Zulkifli tidak memberikan keterangan saat hendak ditemui.</p><p>Tim mencoba menunggu di ruangannya selama sekitar dua jam, namun pintu tetap tertutup dan tidak ada tanggapan.</p><p>Sikap ini justru menambah tanda tanya di tengah kebutuhan publik akan transparansi.</p><p>Padahal, menurut Elfanda, transparansi adalah fondasi utama menjaga kepercayaan publik.</p><p>&quot;Sekretariat DPRD seharusnya membuka informasi secara utuh jadwal kegiatan, besaran anggaran, hingga laporan hasil.  Dengan begitu, masyarakat bisa menilai secara objektif,&quot; katanya.</p><p>Di ujung persoalan, isu ini bukan semata soal angka. Ini mengenai arah.</p><p>Apakah Rp152 miliar itu benar-benar menjadi investasi demokrasi atau justru berubah menjadi rutinitas mahal yang sulit diukur dampaknya. <hr></p><p>Pertanyaan itu kini menggantung di ruang publik, menunggu jawaban yang tak cukup hanya dengan palu.(erni)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_3770_Anggaran-Ratusan-Miliar-DPRD-Sumut--Sosper--Wasbang--Reses-Diduga-Jadi-Panggung-Politik-dan-Kampanye.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/8495/anggaran-ratusan-miliar-dprd-sumut-sosper-wasbang-reses-diduga-jadi-panggung-politik-dan-kampanye/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ini 4 Catatan Negatif Liverpool Usai Dibungkam PSG</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 14:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ini 4 Catatan Negatif Liverpool Usai Dibungkam PSG]]></title>
            <description><![CDATA[Laga PSG vs Liverpool di leg pertama perempatfinal Liga Champions digelar di Parc des Princes, Paris, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB.  ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Jakarta - Liverpool tumbang di markas Paris Saint-Germain dalam laga Liga Champions. Musim buruk The Reds pun berlanjut dengan sederet catatan negatif.</p><p>Laga PSG vs Liverpool di leg pertama perempatfinal Liga Champions digelar di Parc des Princes, Paris, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB. The Reds harus mengakui keunggulan sang juara bertahan itu dengan skor 0-2.</p><p>Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Liverpool. Pasukan Arne Slot itu selalu kalah dalam tiga pertandingan terakhirnya di semua kompetisi.</p><p>Sebelum melawan PSG, Liverpool babak belur dihajar Mancehster City di Piala FA dengan skor 0-4. Hasil tersebut menambah suram musim Liverpool yang juga terseok-seok di Premier League usai kalah dari Brighton &amp; Hove Albion.</p><p>Berikut ini sejumlah catatan negatif Liverpool usai kekalahan dari PSG, seperti dirangkum Opta:</p><p>- Kekalahan Liverpool dari Paris Saint-Germain adalah kekalahan mereka yang ke-16 di semua kompetisi musim ini.</p><p>- Liverpool sudah kalah di empat laga tandang beruntun di semua kompetisi untuk pertama kalinya sejak Februari-April 2012.</p><p>- Liverpool kalah tiga kali beruntun untuk ketiga kalinya musim ini. Ini adalah pertama kalinya mereka kalah tiga laga beruntun atau lebih sebanyak tiga kali dalam semusim sejak 1953/54, ketika mereka degradasi dari divisi teratas.</p><p>- Liverpool sama sekali tidak mencatat tembakan on target di pertandingan Liga Champions untuk pertama kalinya sejak November 2020 melawan Atalanta.</p><p>(wan/dtc)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_4919_Ini-4-Catatan-Negatif-Liverpool-Usai-Dibungkam-PSG.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sport/8494/ini-4-catatan-negatif-liverpool-usai-dibungkam-psg/</link>
            <author><![CDATA[indrawan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolda Sumut Pimpin Perubahan Nomenklatur Polres Tanah Karo Menjadi Polres Karo</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 14:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolda Sumut Pimpin Perubahan Nomenklatur Polres Tanah Karo Menjadi Polres Karo]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN,KARO  Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, pimpin langsung upacara perubahan nomenklatur Polres Tanah Karo ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDA</a>N,</b>KARO &ndash; <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kapolda-sumut/" target="_blank">Kapolda Sumut</a>, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/irjen-pol-whisnu/" target="_blank">Irjen Pol Whisnu</a> Hermawan Februanto, pimpin langsung upacara perubahan nomenklatur Polres Tanah Karo menjadi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-karo/" target="_blank">Polres Karo</a> di Lapangan Apel Mapolres Karo, Kabanjahe, Rabu (8/4/2026).</p><p>Perubahan nomenklatur tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan identitas kelembagaan Polri di wilayah Kabupaten Karo, sekaligus bagian dari penyesuaian administratif dan institusional agar selaras dengan karakteristik wilayah serta kebutuhan pelayanan masyarakat yang terus berkembang.</p><p>Kedatangan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kapolda-sumut/" target="_blank">Kapolda Sumut</a> di Mapolres Karo disambut langsung oleh Bupati Karo, Antonius Ginting, didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh daerah, serta jajaran pejabat utama kepolisian. Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan kuat terhadap penguatan institusi kepolisian di Kabupaten Karo.</p><p>Dalam amanatnya, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kapolda-sumut/" target="_blank">Kapolda Sumut</a> menegaskan bahwa perubahan nomenklatur ini bukan hanya sebatas perubahan nama, tetapi juga harus dimaknai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kualitas pelayanan, pembinaan organisasi, serta respons kepolisian terhadap dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Karo.</p><p>&quot;Perubahan nomenklatur ini merupakan langkah maju bagi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-karo/" target="_blank">Polres Karo</a> dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-karo/" target="_blank">Polres Karo</a> dapat terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,&quot; ujar <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/irjen-pol-whisnu/" target="_blank">Irjen Pol Whisnu</a> Hermawan Februanto.</p><p>Kapolda menekankan bahwa institusi kepolisian harus terus bergerak adaptif, responsif, dan profesional di tengah tantangan kamtibmas yang semakin kompleks. Dengan identitas baru sebagai <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-karo/" target="_blank">Polres Karo</a>, satuan kewilayahan ini diharapkan semakin solid dalam menjalankan fungsi perlindungan, pengayoman, pelayanan, serta penegakan hukum secara presisi.</p><p>Perubahan nama dari Polres Tanah Karo menjadi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-karo/" target="_blank">Polres Karo</a> juga dinilai memiliki makna simbolik dan administratif yang penting. Secara kelembagaan, penyesuaian nomenklatur itu diharapkan dapat mempertegas posisi satuan kepolisian sebagai representasi negara yang lebih dekat dengan masyarakat Kabupaten Karo, sekaligus memudahkan konsolidasi organisasi dan pelayanan publik.</p><p>Langkah tersebut juga dinilai sejalan dengan kebutuhan penguatan institusi kepolisian di wilayah Karo, yang memiliki karakter geografis, sosial, serta mobilitas masyarakat yang cukup tinggi, termasuk sebagai salah satu daerah tujuan wisata utama di Sumatera Utara.</p><p>Dalam beberapa waktu terakhir, wilayah Karo juga menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian dalam berbagai agenda pengamanan, baik pengamanan arus wisata, operasi kepolisian, maupun penguatan pelayanan publik. Sebelumnya, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kapolda-sumut/" target="_blank">Kapolda Sumut</a> juga sempat melakukan peninjauan pengamanan di wilayah Karo dalam rangka Operasi Ketupat Toba 2026, yang turut disambut pemerintah daerah setempat.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/a597e50502f5ff68e3e25b9114205d4a_IMG-20260409-WA0017.jpg"><hr></p><p>Perubahan nomenklatur ini diharapkan menjadi pemicu semangat baru bagi seluruh jajaran <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-karo/" target="_blank">Polres Karo</a> untuk meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.</p><p>Dalam konteks pembenahan organisasi, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-karo/" target="_blank">Polres Karo</a> sebelumnya juga menjadi bagian dari penguatan internal yang dilakukan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polda-sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a>, termasuk dalam aspek pembinaan sumber daya manusia, penempatan personel, serta penyesuaian kebutuhan organisasi di lapangan. Langkah-langkah itu dinilai penting agar satuan kewilayahan mampu bekerja lebih efektif dan tepat sasaran dalam menjawab kebutuhan masyarakat.</p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kapolda-sumut/" target="_blank">Kapolda Sumut</a> juga menegaskan bahwa perubahan identitas kelembagaan harus diiringi dengan perubahan pola pikir dan budaya kerja. Menurutnya, tantangan tugas kepolisian ke depan tidak hanya menuntut kehadiran aparat dalam penegakan hukum, tetapi juga kemampuan membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang cepat, humanis, dan transparan.</p><p>Dengan resmi digunakannya nomenklatur <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-karo/" target="_blank">Polres Karo</a>, institusi kepolisian di wilayah tersebut diharapkan semakin optimal dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Perubahan ini sekaligus menjadi simbol komitmen Polri untuk terus berbenah dan hadir lebih dekat di tengah masyarakat.(HPS)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_1086_Kapolda-Sumut-Pimpin-Perubahan-Nomenklatur-Polres-Tanah-Karo-Menjadi-Polres-Karo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/8493/kapolda-sumut-pimpin-perubahan-nomenklatur-polres-tanah-karo-menjadi-polres-karo/</link>
            <author><![CDATA[salamudin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemerintah Sedang Kaji Haji tak Pake Antre</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 14:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemerintah Sedang Kaji Haji tak Pake Antre]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN, Jakarta  Pemerintah sedang mengkaji skema penyelenggaraan ibadah haji tanpa antrean, dengan tetap memastikan perlindungan b]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN, Jakarta - Pemerintah sedang mengkaji skema penyelenggaraan ibadah haji tanpa antrean, dengan tetap memastikan perlindungan bagi jutaan calon haji yang telah lama menunggu.</p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/wakil-menteri-haji-dan-umrah-dahnil-anzar-simanjuntak/" target="_blank">Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak</a> mengatakan wacana tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi keputusan.</p><p>&quot;Sekarang Presiden berkeinginan supaya dipikirkan bagaimana caranya haji tidak ngantre. Jadi, haji yang tidak ngantre. Nah itu yang sedang kami formulasikan,&quot; ujar Dahnil di Jakarta, Kamis.</p><p>Ia menjelaskan antrean panjang haji di Indonesia tidak terlepas dari pengelolaan keuangan haji yang membuat jumlah pendaftar terus meningkat, sementara kuota terbatas.</p><p>&quot;Semakin banyak itu (pendaftar) semakin lama ngantre,&quot; ujar Dahnil.</p><p>Sebagai perbandingan, Dahnil menyebut sejumlah negara memiliki pola berbeda dalam pengelolaan haji. Di Malaysia, antrean panjang terjadi melalui sistem tabung haji, sementara di beberapa negara lain seperti India, kata dia, skema antrean tidak sepanjang di Indonesia.</p><p>Pemerintah, kata dia, tengah mengkaji kemungkinan penerapan model yang lebih fleksibel, menyerupai sistem pembelian tiket langsung/perebutan tiket sesuai kuota yang diberikan Arab Saudi.</p><p>&quot;Jadi kita dikasih kuota oleh Arab Saudi 200 ribu. Nah kemudian itu kita tetapkan harganya berapa. Kemudian nanti nggak perlu ngantre. Jadi masing-masing langsung pesan siapa yang dapat, itu yang berangkat,&quot; kata dia.</p><p>Namun demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap memprioritaskan perlindungan bagi jamaah yang telah lebih dahulu masuk dalam daftar tunggu.</p><p>&quot;Kita sedang memikirkan pola itu. Namun tentu juga kita harus pastikan yang selama ini sudah ngantre. Kan, ada yang ngantre sekarang mau naik haji itu 5,7 juta orang. Nah bagaimana perlindungan terhadap mereka?&quot; kata Dahnil.<hr></p><p>&quot;Nah ini kami akan terus godok. Nanti mungkin akan saya jelaskan keterangannya, modelnya seperti apa. Tapi ini bukan keputusan, ini sedang kita godok terus-menerus supaya keinginan presiden Haji tidak ngantre itu bisa terwujud,&quot; ujar dia.(ant)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_4395_Pemerintah-Sedang-Kaji-Haji-tak-Pake-Antre.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/inter-nasional/8492/pemerintah-sedang-kaji-haji-tak-pake-antre/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Parah! Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung Sendiri karena Judol</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 14:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Parah! Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung Sendiri karena Judol]]></title>
            <description><![CDATA[Peristiwa tragis ini mencuat setelah warga menemukan potongan tubuh manusia yang dikubur dalam tiga karung plastik di kebun milik korban di]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Lahat -- Kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggemparkan warga Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, akhirnya terungkap dalam waktu singkat. Polisi berhasil menangkap pelaku, AF (23), yang ternyata merupakan anak kandung dari korban, SA (63). </p><p>Peristiwa tragis ini mencuat setelah warga menemukan potongan tubuh manusia yang dikubur dalam tiga karung plastik di kebun milik korban di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Rabu (8/4/2026) dini hari. </p><p>Bagaimana Kasus Ini Terungkap? Kasus ini bermula dari kecurigaan keluarga yang tidak melihat korban selama hampir satu pekan. Kecurigaan tersebut mengarah pada gundukan tanah mencurigakan di kebun milik korban. Perangkat desa bersama warga kemudian menggali lokasi tersebut dan menemukan tiga karung berisi potongan tubuh manusia. </p><p>"Saat karung dibuka, warga mendapati potongan tubuh manusia yang diduga merupakan korban. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu&#039;min Wijaya. </p><p>Polisi yang menerima laporan segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengarah kepada anak korban sebagai pelaku. </p><p>Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Ridho Pradani menyampaikan bahwa pelaku berhasil diamankan dalam waktu kurang dari 24 jam. "Pelaku sudah kita amankan kurang dari 24 jam. Untuk motif masih kita dalami untuk mengungkap secara utuh kronologi dan latar belakang kejadian," ujar Ridho. </p><p>Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga nekat melakukan pembunuhan karena emosi setelah korban menolak memberikan uang. "Ya benar, pelaku mutilasi merupakan anak kandung korban sendiri. Motifnya diduga kuat karena pelaku emosi korban menolak memberikan uang yang rencananya akan digunakan untuk bermain judi slot," terang Ridho. </p><p>Peristiwa pembunuhan terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 sekitar pukul 11.00 WIB di Desa Danau Belidang, Kecamatan Mulak Sebingkai, Kabupaten Lahat. </p><p>Dalam kondisi emosi, pelaku membacok korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Setelah itu, pelaku melakukan serangkaian tindakan keji untuk menghilangkan jejak. Potongan tubuh korban kemudian dibawa ke lokasi lain di Desa Karang Dalam untuk dikuburkan. </p><p>Untuk menyamarkan aksinya, pelaku sempat meminta bantuan dua rekannya, Raju dan Nando, untuk menggali lubang dengan dalih pekerjaan kebun. Kedua orang tersebut diberi upah sebesar Rp300.000 tanpa mengetahui tujuan sebenarnya. <hr></p><p>Setelah lubang selesai digali, pelaku memasukkan tiga karung berisi potongan tubuh korban ke dalam lubang tersebut. Polisi menyatakan bahwa saat ini pelaku telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif.</p><p>(wan/kompas)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_9942_Parah--Anak-Tega-Mutilasi-Ibu-Kandung-Sendiri-karena-Judol.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/kriminal/8491/parah-anak-tega-mutilasi-ibu-kandung-sendiri-karena-judol/</link>
            <author><![CDATA[indrawan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kakanwil Kemenag Sumut Skema WFH, KUA dan Guru  Bekerja Seperti Biasa</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 14:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kakanwil Kemenag Sumut Skema WFH, KUA dan Guru  Bekerja Seperti Biasa]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN, Medan  Pemerintah telah menetapkan Kebijakan Transformasi Budaya Kerja dan Efisiensi Energi yang berlaku mulai 1 April 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN, Medan - Pemerintah telah menetapkan Kebijakan Transformasi Budaya Kerja dan Efisiensi Energi yang berlaku mulai 1 April 2026. Ketentuan yang ditetapkan salah satunya mengatur skema bekerja dari rumah (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/wfh/" target="_blank">WFH</a>) sehari dalam seminggu, tepatnya setiap hari Jumat.</p><p>Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi menyampaikan skema bekerja dari rumah berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 3 Tahun 2026.</p><p>Atas dasar tersebut Kepala Kanwil Kemenag Sumut menerbitkan Surat Pelaksanaan Tugas Kedinasan Bagi Pegawai ASN Kementerian Agama Dalam Rangka Mendukung Percepatan Transformasi Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintah di lingkungan Kanwil Kemenag Sumut.</p><p>Ia menegaskan setiap ASN memahami dan menaati aturan tersebut dan meminta untuk tetap memprioritaskan pelayanan masyarakat. Komunikasi tetap berjalan dan ada sanksi untuk ASN yang mengabaikan surat tersebut.</p><p>&quot;Terhitung 1 April 2026, ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Sumut melakukan penyesuaian tugas. Di hari Senin sampai Kamis melaksanakan tugas kedinasan di kantor, sementara sesuai dengan Edaran maka ASN diminta bekerja dari rumah atau <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/wfh/" target="_blank">WFH</a>. Pelayanan kepada umat harus tetap berjalan. Bekerja dari rumah bukan berarti mengurangi antusias melayani masyarakat,&quot; ucap Qosbi.</p><p>Kakanwil Kemenagsu memastikan pelaksanaan layanan di Kantor Urusan Agama, pelaksanaan pembelajaran madrasah/sekolah, dan pegawai yang karena kepentingan dinas, harus melaksanakan tugas di Kantor tetap bekerja seperti pada umumnya.</p><p>&quot;Untuk Penghulu, guru, dan ASN yang bertugas pada pelayanan masyarakat langsung bekerja seperti biasanya. Kepala Kantor Kab/Kota menunjuk satu orang pegawai ASN per unit eselon IV (Subbag TU/Seksi/Penyelenggara) untuk bekerja di kantor (WFO) di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), begitu juga di madrasah aliyah negeri, madrasah tsanawiyah negeri, dan SMA Katolik,&quot; tambahnya.</p><p>Selain penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan, Kakanwil Kemenag Sumut juga mengatur kebijakan pengelolaan dan pemanfaatan energi, menjamin perlindungan dan pengelolaan lingkungan berorientasi jangka panjang, dan transformasi pelayanan publik berbasis digital.</p><p>&quot;Kita juga melakukan langkah-langkah efisiensi seperti pembatasan perjalanan dinas, optimalisasi pertemuan dalam jaringan dan mendorong pemanfaatan teknologi digital dan sistem informasi secara terpadu, pembatasan penggunaan kendaraan dinas minimal 50% kecuali untuk operasional dan kendaraan listrik, hemat listrik, air, dan lainnya. Kami juga meminta ASN untuk menggunakan transportasi publik dalam pelaksanaan tugas kedinasan,&quot; pungkas Kakanwil.(rel/maldi)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_9702_Kakanwil-Kemenag-Sumut-Skema-WFH--KUA-dan-Guru--Bekerja-Seperti-Biasa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/8490/kakanwil-kemenag-sumut-skema-wfh-kua-dan-guru-bekerja-seperti-biasa/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Prabowo: Kita Harus Listrikfikasi, Tidak Lagi Pakai Banyak BBM dari Fosil</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 13:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Prabowo: Kita Harus Listrikfikasi, Tidak Lagi Pakai Banyak BBM dari Fosil]]></title>
            <description><![CDATA[Dia mengajak semua pihak untuk menjalankan gerakan hemat energi. Termasuk dengan beralih ke energi berbasis listrik.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Jakarta -- Presiden Prabowo Subianto mengajak pengalihan penggunaan energi dari bahan bakar minyak (BBM) berbasis fosil ke listrik. Dia bahkan mengungkap istilah baru yang disebut <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/listrikfikasi/" target="_blank">listrikfikasi</a>.</p><p>Dia mengajak semua pihak untuk menjalankan gerakan hemat energi. Termasuk dengan beralih ke energi berbasis listrik.</p><p>"Kita harus sekarang menuju energi yang bersih, energi terbarukan salah satu langkah adalah akan menggunakan listrik," kata Prabowo saat meresmikan pabrik kendaraan listrik milik VKTR, di Magelang, Jawa Tengah, mengutip tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (9/4/2026).</p><p>Pengalihan ke penggunaan energi listrik itu disebutnya sebagai <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/listrikfikasi/" target="_blank">listrikfikasi</a>. Istilah ini juga mengajak untuk mengurangi penggunaan BBM fosil.</p><p>"Listrikfikasi, memakai listrik untuk tidak lagi memakai terlalu banyak BBM dari fosil dari karbon," tegas dia.</p><p>Dia turut mengapresiasi inisiatif PT VKTR yang memproduksi truk dan bus listrik untuk kepentingan komersial. "Jadi, inisiatif yang dilaksanakan oleh VKTR ini, VKTR industri adalah bersejarah, adalah suatu tonggak yang membanggakan," sebut Kepala Negara.</p><p>Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto diagendakan melakukan kunjungan kerja ke Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis, 9 April 2026. Prabowo akan meresmikan pabrik yang memproduksi kendaraan listrik.</p><p>"Ya, jadi memang besok Bapak Presiden ada agenda, ada rencana untuk meresmikan salah satu pabrik yang memproduksi kendaraan berbasis listrik," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).</p><p>Dia menekankan komitmen pemerintah untuk beralih ke energi baru terbarukan (EBT), salah satunya kendaraan berbasis listrik. Pemerintah juga akan memulai mengajak masyarakat merubah budaya dan cara kerja ke EBT.</p><p><b>Beralih dari BBM<hr></p><p></b></p><p>"Ini sebagaimana yang saudara-saudara ketahui, kita memang kemudian harus bekerja keras untuk sesegera mungkin ya merubah budaya kita, merubah cara bekerja kita dengan kemudian kita mesti beralih ke energi berbasis fosil menjadi energi-energi baru terbarukan atau EBT, yang salah satunya adalah berbasis listrik," jelasnya.</p><p>Prasetyo mencontohkan kebijakan transformasi budaya bekerja dan bertransportasi untuk mengurangi ketergantungan bahan bakar berbasis fosil. Hal ini dilakukan ditengah kondisi geopolitik dunia yang mempengaruhi harga BBM dunia.</p><p>"Dan sebetulnya memang sudah dan sedang semua dikerjakan oleh pemerintah persiapan menuju ke arah kita ke penggunaan berbasis energi baru dan terbarukan," ucapnya.</p><p>(wan/liputan6)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_6580_Prabowo--Kita-Harus-Listrikfikasi--Tidak-Lagi-Pakai-Banyak-BBM-dari-Fosil.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/inter-nasional/8489/prabowo-kita-harus-listrikfikasi-tidak-lagi-pakai-banyak-bbm-dari-fosil/</link>
            <author><![CDATA[indrawan]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>