<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.posmetromedan.id/</link>
        <description>POSMETRO MEDAN</description>
        <lastBuildDate>Mon, 04 May 2026 16:43:34 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua JMSI Sumut Rianto: Media Harus Jadi Penjaga Kebenaran di Tengah Arus Informasi Digital</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 16:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua JMSI Sumut Rianto: Media Harus Jadi Penjaga Kebenaran di Tengah Arus Informasi Digital]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN,Medan  Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto SH MH, menegaskan bahwa peran pers sangat krusia]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Medan &ndash; Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/jmsi/" target="_blank">JMSI</a>) Sumatera Utara, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/rianto/" target="_blank">Rianto</a> SH MH, menegaskan bahwa peran pers sangat krusial dalam menjaga demokrasi dan stabilitas sosial, terutama di tengah kondisi Sumatera Utara yang dinilai sedang tidak baik-baik saja.</p><p>Dalam momentum peringatan Hari Kebebasan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> Dunia, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/rianto/" target="_blank">Rianto</a> menyoroti berbagai tantangan yang saat ini dihadapi insan pers, mulai dari derasnya arus informasi digital hingga maraknya penyebaran hoaks yang dapat memengaruhi opini publik.</p><p>"<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> hari ini dihadapkan pada tantangan serius. Arus informasi begitu cepat, namun tidak semuanya benar. Di sinilah peran pers dibutuhkan untuk menyaring, memverifikasi, dan menyajikan informasi yang akurat kepada masyarakat," ujarnya didampingi Sekretaris <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/jmsi/" target="_blank">JMSI</a> Sumut, Zulham Efendi, SH, Senin (4/5/2026).</p><p>Ia yang didampingi bersama pengurus <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/jmsi/" target="_blank">JMSI</a> Sumut, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/jmsi/" target="_blank">JMSI</a> Tabagsel dan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/jmsi/" target="_blank">JMSI</a> Medan menekankan bahwa kebebasan pers bukan sekadar hak, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan profesionalisme dan integritas tinggi.</p><p>Menurut <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/rianto/" target="_blank">Rianto</a>, dalam situasi daerah yang dinilai kurang kondusif, media tidak boleh kehilangan peran. Justru, pers harus hadir sebagai kontrol sosial yang objektif serta menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.</p><p>"Kondisi Sumatera Utara saat ini memang tidak baik-baik saja. <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> tidak boleh absen. Media harus hadir menyampaikan fakta, memberikan edukasi, dan menjaga agar situasi tetap kondusif," tegasnya.</p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/rianto/" target="_blank">Rianto</a> juga mengingatkan pentingnya menjaga independensi media dari berbagai tekanan yang dapat memengaruhi pemberitaan. Ia mengajak seluruh insan pers untuk tetap berpegang pada prinsip jurnalistik dan mengedepankan kepentingan publik di atas segalanya.</p><p>"<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pers/" target="_blank">Pers</a> harus tetap kritis, independen, dan berpihak pada kebenaran. Itu adalah kunci menjaga kepercayaan masyarakat," pungkasnya.(lam/rel)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_1506_Ketua-JMSI-Sumut-Rianto--Media-Harus-Jadi-Penjaga-Kebenaran-di-Tengah-Arus-Informasi-Digital.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/9174/ketua-jmsi-sumut-rianto-media-harus-jadi-penjaga-kebenaran-di-tengah-arus-informasi-digital/</link>
            <author><![CDATA[salamudin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Yulhasni Soroti Kesejahteraan Guru di Hardiknas 2026: Dedikasi Tinggi, Penghasilan Masih Rendah!</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 16:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Yulhasni Soroti Kesejahteraan Guru di Hardiknas 2026: Dedikasi Tinggi, Penghasilan Masih Rendah!]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN,MEDAN  Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026, isu kesejahteraan guru kembali menc]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>MEDAN &ndash; Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/hardiknas/" target="_blank">Hardiknas</a>) pada 2 Mei 2026, isu kesejahteraan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/guru/" target="_blank">guru</a> kembali mencuat ke permukaan. Di tengah tuntutan profesionalisme dan tanggung jawab besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, masih banyak <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/guru/" target="_blank">guru</a> di Indonesia yang menghadapi kenyataan pahit berupa penghasilan yang belum memadai.</p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/yulhasni/" target="_blank">Yulhasni</a>, dosen Pendidikan Bahasa Indonesia di Fakultas Ke<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/guru/" target="_blank">guru</a>an dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, menilai kondisi tersebut sebagai ironi yang terus berulang setiap tahun tanpa adanya solusi yang signifikan.</p><p>&quot;Guru dituntut untuk profesional, inovatif, dan berdedikasi tinggi. Namun di sisi lain, masih banyak <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/guru/" target="_blank">guru</a>&mdash;terutama honorer&mdash;yang menerima penghasilan jauh dari kata layak. Ini adalah realita yang tidak bisa kita abaikan,&quot; ujar <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/yulhasni/" target="_blank">Yulhasni</a> kepada wartawan, Sabtu (2/5/2026).</p><p>Ia juga menyoroti adanya ketimpangan yang mencolok jika dibandingkan dengan profesi lain, termasuk petugas dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dalam beberapa kasus memiliki tingkat penghasilan lebih tinggi.</p><p>&quot;Ini bukan soal membandingkan secara sempit, tetapi tentang rasa keadilan. Ketika profesi yang menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia justru belum mendapatkan kesejahteraan yang layak, maka ada yang perlu dievaluasi secara serius dalam kebijakan kita,&quot; tambahnya.</p><p>Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak akan berjalan optimal jika kesejahteraan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/guru/" target="_blank">guru</a> terus diabaikan. Kebijakan pendidikan, kata dia, seharusnya tidak hanya berfokus pada kurikulum dan program-program baru, tetapi juga menyentuh aspek mendasar yakni kesejahteraan tenaga pendidik.</p><p>Pada momentum <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/hardiknas/" target="_blank">Hardiknas</a> 2026 ini, ia mengajak pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan kesejahteraan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/guru/" target="_blank">guru</a> sebagai prioritas utama dalam pembangunan pendidikan nasional.</p><p>&quot;Jika kita ingin pendidikan maju, maka <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/guru/" target="_blank">guru</a> harus sejahtera terlebih dahulu.</p><p> Tanpa itu, semua visi besar pendidikan hanya akan menjadi retorika,&quot; tutupnya.(lam/rel)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_6920_Yulhasni-Soroti-Kesejahteraan-Guru-di-Hardiknas-2026--Dedikasi-Tinggi--Penghasilan-Masih-Rendah-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/9173/yulhasni-soroti-kesejahteraan-guru-di-hardiknas-2026-dedikasi-tinggi-penghasilan-masih-rendah/</link>
            <author><![CDATA[salamudin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tingkatkan Kedisiplinan Dan Pelayanan ,Kepala Bapenda Medan Pimpin Apel Gabungan dan Beri Penghargaan</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 15:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tingkatkan Kedisiplinan Dan Pelayanan ,Kepala Bapenda Medan Pimpin Apel Gabungan dan Beri Penghargaan]]></title>
            <description><![CDATA[Tingkatkan Kedisiplinan Dan Pelayanan ,Kepala Bapenda Medan Pimpin Apel Gabungan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>- Badan Pendapatan Daerah (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a>) Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> menggelar <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/apel/" target="_blank">apel</a> gabungan yang diikuti oleh seluruh pegawai kantor pusat maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT) <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Senin (4/5). </p><p>Apel yang berlangsung di halaman Kantor <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> ini dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/m--agha-novrian/" target="_blank">M. Agha Novrian</a>.</p><p>Dalam amanatnya, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/m--agha-novrian/" target="_blank">M. Agha Novrian</a> menekankan pentingnya profesionalisme bagi seluruh aparatur di lingkungan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a>. Ia menginstruksikan agar seluruh jajaran senantiasa bekerja berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.</p><p>"Saya meminta kepada seluruh pegawai untuk selalu menjaga integritas. Hindari segala bentuk perbuatan yang dapat mencoreng citra buruk bagi instansi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>. Kita harus terus membangun kepercayaan masyarakat melalui kinerja yang bersih dan akuntabel," tegas Agha.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/a0a080f42e6f13b3a2df133f073095dd_WhatsApp Image 2026-05-04 at 14.21.49.jpeg"></p><p>Selain aspek kedisiplinan, Agha juga menyoroti pentingnya pelayanan prima. Ia mengimbau seluruh staf untuk selalu mengedepankan sikap humanis dalam berinteraksi dengan para wajib pajak. </p><p>Menurutnya, pendekatan yang persuasif dan santun adalah kunci dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya.</p><p>Lebih lanjut, Kepala <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> ini memberikan instruksi strategis terkait optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia meminta setiap jajaran, baik di bidang maupun di UPT, untuk berperan aktif dan lebih agresif dalam menggali potensi-potensi pajak baru di wilayah kerja masing-masing.</p><p>Sebagai bentuk motivasi dan apresiasi atas kinerja serta dedikasi pegawai, kegiatan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/apel/" target="_blank">apel</a> ini dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada ASN BerAKHLAK untuk periode Triwulan Pertama. </p><p>Penghargaan ini diberikan kepada pegawai yang dinilai memiliki kinerja dan perilaku terbaik di lingkungan bidang serta UPT <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.<hr></p><p>Berikut adalah daftar nama penerima penghargaan:</p><p>Kategori Bidang-Bidang:</p><p>1. Rahmaini (Terbaik 1)</p><p>2. Nur Annisa Nasution, S.Kom (Terbaik 2)</p><p>3. Sri Nurmala Surbakti, S.H.I (Terbaik 3)</p><p>Kategori UPT <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a>:</p><p>1. Ratna Sari Dewi Nasution (Terbaik 1)</p><p>2. Ilham Prihatin, S.E (Terbaik 2)</p><p>3. Irsan Siregar (Terbaik 3)</p><p>Pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh pegawai <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam pembangunan Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> melalui optimalisasi sektor pendapatan daerah.(ATN)<hr></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_6212_Tingkatkan-Kedisiplinan-Dan-Pelayanan--Kepala-Bapenda-Medan-Pimpin-Apel-Gabungan-dan-Beri-Penghargaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/9172/tingkatkan-kedisiplinan-dan-pelayanan-kepala-bapenda-medan-pimpin-apel-gabungan-dan-beri-penghargaan/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tekankan Kinerja Dan Pelayanan Di Tingkatkan Untuk Pembangunan Medan Untuk Semua</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 15:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tekankan Kinerja Dan Pelayanan Di Tingkatkan Untuk Pembangunan Medan Untuk Semua]]></title>
            <description><![CDATA[Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Kinerja Dan Pelayanan Di Tingkatkan Untuk Pembangunan Medan Untuk Semua.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Medan- Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sdabmbk/" target="_blank">SDABMBK</a>) <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> menggelar <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/apel-gabungan/" target="_blank">apel gabungan</a> awal bulan yang dipimpin oleh Kepala Dinas <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sdabmbk/" target="_blank">SDABMBK</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>, Khairul Azmi, dan diikuti jajaran UPT serta pegawai di lingkungan dinas, Senin (4/5/2026).</p><p>Dalam arahannya, Kadis menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat kerja melalui slogan, &quot;Medan Untuk Semua, Semua Untuk Medan&quot; serta "SIGAP Pembantu Negeri&quot;.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Kadis menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah melaksanakan kegiatan rutin pemeliharaan di wilayah kerja masing-masing, baik di lapangan maupun di kantor.</p><p> Ia juga mengingatkan agar kebersihan lingkungan kerja terus dijaga, karena kondisi kantor yang bersih mencerminkan kinerja yang baik serta mendukung kesehatan dan kenyamanan dalam bekerja.</p><p>Selain itu, Azmi menginformasikan adanya agenda besar Pemerintah <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> dalam waktu dekat, yakni pelaksanaan Rakernas APEKSI. </p><p>Ia meminta seluruh jajaran untuk meningkatkan koordinasi dan kesiapan, serta mengajak seluruh pegawai untuk terus memperkuat kerja sama dan meningkatkan kinerja dalam mendukung program <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pembangunan/" target="_blank">pembangunan</a> di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>.</p><p>Sesuai Arahan serta mendukung kinerja yang selama ini yang diamanatkan Oleh Walikota Medan Rico Waas dab tak lupa untuk selalu bekerja dengan setulus hati untuk Pembangunan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> kearah yang lebih baik lagi. (ATN)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_3886_Tekankan-Kinerja-Dan-Pelayanan-Di-Tingkatkan-Untuk-Pembangunan-Medan-Untuk-Semua.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/9171/tekankan-kinerja-dan-pelayanan-di-tingkatkan-untuk-pembangunan-medan-untuk-semua/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Alamak! Nunggak SPP, Siswa SMP Pancabudi Dilarang Ikut Ujian</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 14:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Alamak! Nunggak SPP, Siswa SMP Pancabudi Dilarang Ikut Ujian]]></title>
            <description><![CDATA[Nunggak SPP, Siswa SMP Pancabudi Dilarang Ikut Ujian]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Medan -- Senin (04/05/2026) diselimuti mendung hari ini, nyaris saja menghancurkan masa depan seorang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/siswa/" target="_blank">siswa</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/smp/" target="_blank">SMP</a> kelas 9/3 di sekolah swasta Pancabudi, Jalan Gatot Subroto, Kota Medan. </p><p>Pasalnya, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/siswa/" target="_blank">siswa</a> tersebut hampir saja batal <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ikut/" target="_blank">ikut</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ujian/" target="_blank">ujian</a> sekolah gara-gara belum melunasi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/uang-sekolah/" target="_blank">uang sekolah</a>.</p><p>DN sebut saja nama <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/siswa/" target="_blank">siswa</a> tersebut sengaja menyamarkan namanya agar sang anak tak malu lantaran <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dilarang/" target="_blank">dilarang</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ikut/" target="_blank">ikut</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ujian/" target="_blank">ujian</a> karena  <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/menunggak/" target="_blank">menunggak</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/uang-sekolah/" target="_blank">uang sekolah</a>. </p><p>"Kalau tidak dilunasi, teman saya itu harus mengulang tahun depan," kata <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/siswa/" target="_blank">siswa</a> lain, teman DN. Dari mulut <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/siswa/" target="_blank">siswa</a> inilah terbongkar bahwa DN nyaris batal <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ikut/" target="_blank">ikut</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ujian/" target="_blank">ujian</a>.</p><p>"DN <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/menunggak/" target="_blank">menunggak</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/uang-sekolah/" target="_blank">uang sekolah</a> sampai jutaan. DN mengaku tidak bisa membayar <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/uang-sekolah/" target="_blank">uang sekolah</a> karena orang tuanya belum mempunyai uang,"ucap teman DN.</p><p>" Orang tua DN bilang agar <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ikut/" target="_blank">ikut</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ujian/" target="_blank">ujian</a> saja dulu, nanti sehabis <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ujian/" target="_blank">ujian</a> atau besok lusa baru bisa kasih <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/uang-sekolah/" target="_blank">uang sekolah</a>," jelas teman  DN lagi. </p><p>Meski sudah menyampaikan alasan belum ada uang ke pihak sekolah, DN tetap diwajibkan harus menyelesaikan pembayaran terlebih dahulu agar bisa <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ikut/" target="_blank">ikut</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ujian/" target="_blank">ujian</a>.</p><p>Pihak sekolah disebutkannya melarang keras DN <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ikut/" target="_blank">ikut</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ujian/" target="_blank">ujian</a> sebelum tunggakan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/uang-sekolah/" target="_blank">uang sekolah</a> dilunasi. </p><p>"Menurut si DN, yang keras melarang dia <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ikut/" target="_blank">ikut</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ujian/" target="_blank">ujian</a> adalah wakil kepala sekolah, Ibu Rahmah dan Pak Faisal," ucapnya.</p><p>Syukurnya CH, ayah DN, datang ke sekolah Senin pagi itu juga. Dia bermohon agar anaknya diizinkan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ujian/" target="_blank">ujian</a> dengan syarat tunggakan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/uang-sekolah/" target="_blank">uang sekolah</a> DN akan dicicil selama beberapa bulan saja, sesuai kemampuannya. </p><hr><p></p><p>Pihak sekolah awalnya bersikeras harus dilunasi, namun beruntungnya pihak yayasan memberikan keringanan. Alhasil, DN diperbolehkan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ikut/" target="_blank">ikut</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ujian/" target="_blank">ujian</a> dengan mencicil tunggakan. </p><p>"Tapi gara-gara sempat <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dilarang/" target="_blank">dilarang</a>, DN nggak bisa <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ikut/" target="_blank">ikut</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ujian/" target="_blank">ujian</a> sesion mata pelajaran pertama. DN juga sempat mau nangis tadi karena takut gak bisa <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ujian/" target="_blank">ujian</a>, bang. Dia hanya dibolehkan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ujian/" target="_blank">ujian</a> susulan setelah selesai <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ujian/" target="_blank">ujian</a>, minggu depan," kata CH kepada wartawan. </p><p>Sayangnya Kepala Sekolah <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/smp/" target="_blank">SMP</a> Swasta Pancabudi, hingga baqda Zuhur belum berhasil dimintai penjelasan mengenai pengalaman pahit yang dialami DN, seorang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/siswa/" target="_blank">siswa</a>nya. </p><p>Pelarangan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/siswa/" target="_blank">siswa</a> meng<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ikut/" target="_blank">ikut</a>i <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ujian/" target="_blank">ujian</a> akhir karena <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/menunggak/" target="_blank">menunggak</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/uang-sekolah/" target="_blank">uang sekolah</a> (SPP) ini adalah tindakan yang bertentangan dengan hak pendidikan anak. </p><p>Meskipun sekolah, terutama swasta, membutuhkan biaya operasional, Dinas Pendidikan umumnya menegaskan bahwa alasan finansial tidak dibenarkan untuk menghalangi hak <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/siswa/" target="_blank">siswa</a> meng<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ikut/" target="_blank">ikut</a>i <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ujian/" target="_blank">ujian</a>.</p><p>Dinas Pendidikan setempat hendaknya memberikan teguran kepada pihak sekolah yang melarang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/siswa/" target="_blank">siswa</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ujian/" target="_blank">ujian</a> dan meminta agar <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/siswa/" target="_blank">siswa</a> tersebut diizinkan meng<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ikut/" target="_blank">ikut</a>i <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ujian/" target="_blank">ujian</a> susulan. (rel/usa)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_7026_Alamak--Nunggak-SPP--Siswa-SMP-Pancabudi-Dilarang-Ikut-Ujian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/9170/alamak-nunggak-spp-siswa-smp-pancabudi-dilarang-ikut-ujian/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PWI Sumut Ajak Mitra dan Pengurus Berkurban</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 14:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PWI Sumut Ajak Mitra dan Pengurus Berkurban]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN,Medan  Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, H Farianda Putra Sinik mengajak mitra kerja dan pengurus untuk melaks]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN,Medan - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, H Farianda Putra Sinik mengajak mitra kerja dan<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-pengurus/" target="_blank"> pengurus</a> untuk melaksanakan ibadah kurban yang akan digelar organisasi kewartawanan terbesar ini.</p><p>"Mari tahun ini kita tingkatkan jumlah hewan kurban yang disembelih di kantor PWI Sumut," ujar Farianda saat pembentukan Panitia Kurban Tahun 2026 di gedung PWI Sumut Jalan Adi Negoro Medan.</p><p>Disebutkan Farianda, sejumlah mitra kerja sudah menyatakan untuk menyerahkan hewan kurban ke PWI Sumut, salah satunya anggota DPR RI dari Partai Golkar Musa Rajekshah (Ijeck) berupa satu ekor sapi. </p><p>Tercatat sudah empat ekor sapi yang akan jadi hewan kurban di PWI Sumut. Jumlah ini akan terus bertambah sehingga penyembelihan hewan kurban di PWI Sumut akan lebih banyak dari tahun sebelumnya.</p><p>"Agar lebih meriah, saya mengajak rekan-rekan<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-pengurus/" target="_blank"> pengurus</a> untuk ikut juga berkurban tahun ini," ujar Farianda.</p><p>Ajakan itu disambut baik sejumlah<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-pengurus/" target="_blank"> pengurus</a> lainnya yang akan ikut berkurban secara urunan.</p><p>Seperti tahun sebelumnya, PWI Sumut  melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang dagingnya dibagikan kepada ratusan anggota PWI yang berdomisili di Medan. </p><p>Penyembelihan hewan kurban ini akan dilaksanakan pada hari kedua tasyrik (Idul Adha) tanggal 28 Mei 2026.</p><p>Pada kesempatan itu Farianda juga mengimbau agar<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-pengurus/" target="_blank"> pengurus</a> PWI di kabupaten/kota juga melakukan hal yang sama. "Menggandeng mitra kerja untuk berqurban melalui PWI," ujar Farianda didampingi Sekretaris SR Hamonangan Panggabean.</p><p>Sehingga, lanjut Farianda, keberadaan PWI benar-benar bermanfaat di tengah-tengah masyarakat. "Bukan hanya menyuarakan hak masyarakat dalam pemberitaan, tetapi juga peka dengan kondisi masyarakat melalui kegiatan sosial," kata Farianda.<hr></p><p>Dalam rapat itu Panitia Kurban PWI Sumut Tahun 2026 dipercayakan kepada Wakil Sekretaris PWI Sumut, Riza Mulyadi sebagai ketua pelaksana.( Rel)</p><p></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_9061_PWI-Sumut-Ajak-Mitra-dan-Pengurus-Berkurban-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/9169/pwi-sumut-ajak-mitra-dan-pengurus-berkurban/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Siasat Licik Menantu di Pekanbaru, Otak Perampokan Mertua hingga Pesta Narkoba di Medan</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 13:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Siasat Licik Menantu di Pekanbaru, Otak Perampokan Mertua hingga Pesta Narkoba di Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Di balik peristiwa yang terjadi pada Rabu (29/4/2026) tersebut, tersimpan siasat licin yang dirancang oleh orang dekat korban sendiri. Piha]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Pekanbaru -- Tabir gelap kematian seorang lansia berinisial Dumaris Deniwati boru Sirio (60) di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau, akhirnya terungkap sepenuhnya. </p><p>Di balik peristiwa yang terjadi pada Rabu (29/4/2026) tersebut, tersimpan siasat licin yang dirancang oleh orang dekat korban sendiri. Pihak kepolisian menetapkan empat tersangka dalam kasus ini, yakni AFT (21), SL (34), EW (39), dan L (22). </p><p>Fakta yang memprihatinkan, otak di balik seluruh skenario perampokan ini adalah AFT, tak lain merupakan mantan menantu perempuan korban. </p><p>Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, para pelaku memang sudah mengincar harta benda milik korban sejak awal. Perubahan rencana dari sekadar mencuri menjadi tindakan yang menghilangkan nyawa korban dilakukan demi memastikan seluruh harta benda jatuh ke tangan mereka. </p><p>"Niat mereka awalnya mencuri, tapi berubah pikiran untuk membunuh. Mereka ingin menguasai seluruh harta korban," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua, dalam konferensi pers di Mapolresta Pekanbaru, Minggu (3/5/2026).</p><p>Siasat licin AFT dimulai dengan menjebak eks suaminya sendiri, A, yang merupakan anak kandung korban. Diketahui, A adalah penyandang kebutuhan khusus. Sebelum beraksi, para pelaku mengajak A bertemu di sebuah ruko untuk memastikan kondisi di dalam rumah korban. </p><p>Begitu mengetahui korban sedang sendirian di rumah, para pelaku langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan mobil sewaan, sedangkan A ditinggalkan begitu saja. </p><p></p><p>Usai melancarkan aksinya, para pelaku menjalankan skenario untuk menjauhkan A dari rumah orang tuanya agar peristiwa tersebut tidak segera diketahui. A dibawa oleh salah satu pelaku berinisial L ke arah Minas, Kabupaten Siak, yang berjarak sekitar 30 kilometer dari lokasi kejadian. </p><p>"Tujuan membawa Arnold ke Minas, agar tidak mengetahui kejadian di rumah orangtuanya. Mereka ini juga mau merampas sepeda motor Arnold. Bejat mereka ini," tutur Hasyim. <hr></p><p>Setelah berhasil menggasak barang berharga berupa perhiasan emas, uang tunai, hingga dokumen penting, para pelaku melarikan diri ke Medan, Sumatera Utara. Di sana, mereka menggunakan uang hasil kejahatan untuk bersenang-senang di tempat hiburan malam.</p><p>Fakta ini diperkuat dengan hasil tes urine yang menunjukkan keempatnya positif mengonsumsi narkoba jenis ekstasi. "Mereka belum sempat membagi hasil merampok. Malam Jumat itu sampai di Medan, mereka cari kelab malam. Di situ mereka pesta narkoba menggunakan pil ekstasi. Mereka happy-happy," jelas Hasyim. </p><p>Pelarian para pelaku berakhir setelah tim kepolisian melakukan pengejaran hingga ke beberapa wilayah. AFT dan SL sempat bersembunyi di sebuah kos di Aceh Tengah sebelum akhirnya berhasil diringkus. </p><p>Seluruh barang bukti kini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk keperluan proses hukum lebih lanjut. "Jadi semua barang bukti hasil merampok dipegang oleh AFT. Dalam tas itu ada perhiasan emas, uang, laptop, hingga jam tangan," tutup Hasyim.</p><p>(wan/kompas)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_7016_Siasat-Licik-Menantu-di-Pekanbaru--Otak-Perampokan-Mertua-hingga-Pesta-Narkoba-di-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/9167/siasat-licik-menantu-di-pekanbaru-otak-perampokan-mertua-hingga-pesta-narkoba-di-medan/</link>
            <author><![CDATA[indrawan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Marak Penipuan Rekrutmen Pegawai Kopdes Merah Putih, Ini Situs Resmi dan Gratis</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 12:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Marak Penipuan Rekrutmen Pegawai Kopdes Merah Putih, Ini Situs Resmi dan Gratis]]></title>
            <description><![CDATA[Sejumlah oknum memanfaatkan program tersebut untuk menipu masyarakat dengan berbagai modus, mulai dari penyebaran tautan palsu hingga permin]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Jakarta -- Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkap maraknya praktik penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen manajer serta pegawai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan program Kampung Nelayan. </p><p>Sejumlah oknum memanfaatkan program tersebut untuk menipu masyarakat dengan berbagai modus, mulai dari penyebaran tautan palsu hingga permintaan uang melalui media sosial.</p><p></p><p>"Ada oknum-oknum yang mengatasnamakan Kopdes Merah Putih menyebar link palsu, mengambil data pribadi yang berpotensi disalahgunakan, bahkan memungut biaya, meminta uang, bayaran," kata Zulhas, sapaan akrabnya, dalam konferensi pers, Senin (4/5/2026).</p><p>Zulhas menekankan bahwa proses rekrutmen resmi tidak memungut biaya apa pun. Pemerintah juga memastikan tidak ada jalur khusus atau titipan orang dalam yang dapat meloloskan peserta.</p><p>"Kami tegaskan di sini, satu-satunya website resmi adalah phtc.panselnas.go.id. Tidak ada biaya satu rupiah pun, tidak ada seperti yang kami umumkan dulu. Tidak ada pungutan biaya apa pun, tidak ada orang dalam," lanjutnya.</p><p>Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu, serta mengimbau agar segera melaporkan kepada aparat penegak hukum jika menemukan modus serupa.</p><p>"Tidak ada bantu-membantu, tidak ada. Kalau ada yang minta uang, itu pasti penipuan dan saya minta dilaporkan saja ke aparat hukum atau polisi. Ini pembukaan, nanti saya lanjutkan lagi. Karena ini marak sekali," pungkasnya.</p><p>(wan/okezone)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_123_Marak-Penipuan-Rekrutmen-Pegawai-Kopdes-Merah-Putih--Ini-Situs-Resmi-dan-Gratis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/9166/marak-penipuan-rekrutmen-pegawai-kopdes-merah-putih-ini-situs-resmi-dan-gratis/</link>
            <author><![CDATA[indrawan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rumah Papan PKWT Afd II PTPN IV Ajamu Diduga tak Tersentuh Perbaikan Sejak 1964 Hingga 2026</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 12:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rumah Papan PKWT Afd II PTPN IV Ajamu Diduga tak Tersentuh Perbaikan Sejak 1964 Hingga 2026]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN Labuhanbatu  Peristiwa kebakaran yang meludeskan satu unit rumah papan yang dihuni karyawan (Perjanjian Kerja Paruh Waktu) P]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN Labuhanbatu - Peristiwa kebakaran yang meludeskan satu unit rumah papan yang dihuni karyawan (Perjanjian Kerja Paruh Waktu) PKWT Junaidi Adi Hendrawan laki - laki (32) tahun di Afdeling II PTPN IV Ajamu, Jumat ( 1/5/2026) sekira pukul 08 30 pagi membuka fakta mengejutkan. Bangunan yang hangus dilalap api tersebut diduga telah berdiri sejak tahun 1964 dan tidak pernah tersentuh perbaikan signifikan hingga tahun 2026.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/bd686fd640be98efaae0091fa301e613_IMG-20260504-WA0007.jpg"></p><p></p><p>Kondisi rumah yang mayoritas berbahan kayu lapuk itu disebut-sebut sudah lama memprihatinkan. Warga sekitar mengungkapkan, struktur bangunan terlihat rapuh, dengan dinding dan tiang kayu dan pintu sudah keropos, serta instalasi listrik yang diduga tidak lagi layak pakai.</p><p></p><p>"Sudah lama sekali rumah itu tidak diperbaiki. Kayunya banyak yang lapuk, daun pintu dapur juga sudah tidak layak, kalau hujan sering bocor. Kami juga khawatir soal listriknya," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, pada craw POSMETROMEDAN Senin ( 4/5/2026).</p><p>Kebakaran yang terjadi diduga korsleting listrik saat rumah dalam keadaan kosong itu pun, dengan cepat membesar, diduga karena material bangunan yang mudah terbakar. Dalam waktu singkat, hanya 15 menit si jago merah melahap seluruh bagian rumah hingga rata dengan tanah.</p><p>Peristiwa ini memicu sorotan tajam dari masyarakat. Banyak pihak mempertanyakan perhatian perusahaan PTPN IV Regional II Perkebunan Ajamu terhadap kondisi hunian karyawan, maupun yang berstatus PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu).</p><p>"Kalau benar sejak 1964 tidak pernah diperbaiki, ini sangat memprihatinkan. Ini menyangkut keselamatan manusia." Ujar warga lainnya.</p><p>Jangan tunggu korban jiwa baru ada tindakan," tegas seorang masyarakat setempat yang enggan disebut namanya.<hr></p><p>Manager Perkebunan PTPN IV Regional II Perkebunan Ajamu, Yoga Lesmana guna konfirmasi via WhatsApp belum ada jawaban.</p><p>Asisten Personalia Perusahaan (APK) PTPN IV Regional II Perkebunan Ajamu, Vino dikonfirmasi via WhatsApp terkait dugaan bangunan perumahan papan karyawan yang sudah tua dan lapuk guna klarifikasi juga masih belum ada jawaban.</p><p>Hingga berita ini diturunkan, pihak Manajemen Perkebunan Regional II Perkebunan PTPN IV Ajamu belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi bangunan maupun rencana perbaikan ke depan.</p><p>Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi semua pihak. Selain soal kelayakan hunian, aspek keselamatan dan tempat tinggal karyawan kini menjadi sorotan utama. Masyarakat pun mendesak agar dilakukan audit menyeluruh terhadap aset perumahan karyawan yang diduga sudah tua dan tidak layak huni.</p><p>Kebakaran ini bukan sekadar musibah, tetapi membuka tabir lama yang selama ini terabaikan. (K*)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_5117_Rumah-Papan-PKWT-Afd-II-PTPN-IV-Ajamu-Diduga-tak-Tersentuh-Perbaikan-Sejak-1964-Hingga-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/9165/rumah-papan-pkwt-afd-ii-ptpn-iv-ajamu-diduga-tak-tersentuh-perbaikan-sejak-1964-hingga-2026/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">5 Data-Fakta Kemenangan King MU atas Liverpool</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 12:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[5 Data-Fakta Kemenangan King MU atas Liverpool]]></title>
            <description><![CDATA[MU sudah unggul 20 di akhir babak pertama. Gol Setan Merah dicetak Matheus Cunha pada menit keenam dan Benjamin Sesko (14&039).]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Manchester -- Manchester United mengalahkan Liverpool dalam lanjutan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pre/" target="_blank">Pre</a>mier League dalam laga ketat dan penuh drama. Berikut 5 data-fakta kemenangan King MU atas rival bebuyutan mereka tersebut.</p><p>Pekan ke-35 Liga Inggris menghadirkan North-West Derby antara MU vs Liverpool. Pertandingan digelar di Old Trafford, Minggu (4/5/2026) malam WIB.</p><p>MU sudah unggul 2-0 di akhir babak pertama. Gol Setan Merah dicetak Matheus Cunha pada menit keenam dan Benjamin Sesko (14&#039;).</p><p>Liverpool menyamakan kedudukan menjadi 2-2 memasuki babak kedua. Dominik Szoboszlai (47&#039;) dan Cody Gakpo (56&#039;) yang menjadi pencetak golnya.</p><p>Kobbie Mainoo jadi pahlawan Manchester United pada menit ke-77. Golnya memastikan kemenangan King MU 3-2 atas Liverpool.</p><p>Kemenangan ini membawa MU tetap di urutan ketiga dengan 64 poin, uggul 6 angka dari Liverpool di bawahnya. Pasukan Michael Carrick juga mengunci tiket ke Liga Champions musim depan.</p><p><b>Berikut ini 5 data-fakta kemenangan MU atas Liverpool di Old Trafford seperti dihimpun dari Opta:</p><p></b></p><p>- Sejak Ruben Amorim meninggalkan Manchester United sebagai manajer pada Januari, tidak ada pemain yang memiliki gol Liga Inggris lebih banyak d ripada Benjamin Sesko (9 gol).</p><p>- MU telah memenangkan 8 dari 9 laga kandang mereka di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pre/" target="_blank">Pre</a>mier League bersama manajer Michael Carrick (termasuk pada tahun 2021). Carrick adalah manajer keenam - dan manajer asal Inggris pertama - yang menang lebih dari 8 kali dalam laga kandang pertamanya di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pre/" target="_blank">Pre</a>mier League.<hr></p><p>- Liverpool sudah kebobolan 17 gol dari bola mati (tidak termasuk penalti) di Liga Inggris musim ini - sekarang menjadi jumlah terbanyak mereka dalam satu musim di kompetisi ini, melampaui 16 gol pada musim 1992/1993.</p><p>- Liverpool mengalami kekalahan ke-18 musim ini di semua kompetisi; Sejak terakhir kali promosi ke divisi teratas pada tahun 1962, hanya dalam 3 kesempatan mereka kalah lebih banyak dalam satu musim: 1992/1993 (20 kali), 2004/2005 (19 kali), dan 2009/2010 (19 kali).</p><p>- Dominik Szoboszlai (13 gol, 10 assist) menjadi pemain ketiga yang mencapai 10+ gol dan 10+ assist untuk klub Liga Inggris di semua kompetisi musim ini, setelah Rayan Cherki (10 gol, 14 assist) dan Jarrod Bowen (10 gol, 11 assist). Ia adalah gelandang pertama yang mencapai prestasi ini untuk Liverpool sejak Steven Gerrard pada musim 2013/2014 (14 gol, 14 assist).</p><p>(wan/detik)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_5731_5-Data-Fakta-Kemenangan-King-MU-atas-Liverpool.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sport/9164/5-datafakta-kemenangan-king-mu-atas-liverpool/</link>
            <author><![CDATA[indrawan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diciduk, Geleng Nyanyi, Pemasoknya Nyangkut, BB Sabu 300 Gram Disita</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 12:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diciduk, Geleng Nyanyi, Pemasoknya Nyangkut, BB Sabu 300 Gram Disita]]></title>
            <description><![CDATA[Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanjungbalai berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di dua lokasi berbeda.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Tanjungbalai &ndash; Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-tanjungbalai/" target="_blank">Polres Tanjungbalai</a> berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a> di dua lokasi berbeda pada Kamis (30/4/2026) malam.</p><p>Pengungkapan kasus ini bermula sekitar pukul 20.45 WIB di Dusun IV, Desa Hessa Perlompongan, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Dari lokasi tersebut, petugas kemudian melakukan pengembangan ke Dusun II, Desa <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/air-joman/" target="_blank">Air Joman</a> Baru.</p><p>Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan dua orang tersangka, masing-masing berinisial DA alias Geleng (41), seorang wiraswasta yang berdomisili di Jalan Anggur, Kelurahan Bunga Tanjung, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, serta I alias Mail (32), karyawan swasta yang tinggal di Desa <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/air-joman/" target="_blank">Air Joman</a> Baru.</p><p>Kasat Resnarkoba <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-tanjungbalai/" target="_blank">Polres Tanjungbalai</a> AKP Yudi Fitriansyah, S.H., M.Psi, melalui keterangan resmi menjelaskan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat terkait maraknya transaksi narkoba di wilayah tersebut. </p><p>Menindaklanjuti laporan itu, petugas melakukan penyamaran (undercover buy) dan berhasil bertemu dengan tersangka Geleng.</p><p>"Saat tersangka menyerahkan narkotika jenis <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a>, petugas langsung melakukan penangkapan," ujarnya.</p><p>Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan tiga paket besar <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a> dengan berat kotor masing-masing 99,87 gram, 99,92 gram, dan 100,69 gram, dengan total hampir 300 gram. Selain itu, turut diamankan satu unit telepon genggam dan satu unit sepeda motor tanpa pelat nomor.</p><p>Dari hasil interogasi awal, tersangka Geleng mengaku memperoleh <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a> tersebut dari tersangka Mail. Tim kemudian bergerak cepat menuju kediaman Mail dan berhasil mengamankannya.</p><p>Saat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka Mail yang disaksikan perangkat desa setempat, petugas menemukan satu paket kecil <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a> seberat 0,44 gram. Tersangka mengakui kepemilikan barang tersebut.</p><p>Kedua tersangka beserta barang bukti selanjutnya dibawa ke Mapolres Tanjungbalai guna proses penyidikan lebih lanjut. Hasil tes urine menunjukkan keduanya positif mengonsumsi narkotika.</p><hr><p></p><p>Dalam pemeriksaan lanjutan, tersangka Mail mengaku mendapatkan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a> dari seorang pria berinisial BC yang saat ini masih dalam penyelidikan dan masuk daftar pencarian orang (DPO).</p><p>Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman berat.</p><p>Kapolres Tanjungbalai melalui Kasi Humas IPDA M. Ruslan mengimbau masyarakat untuk menjauhi narkoba serta aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.</p><p>"Peran serta masyarakat sangat penting dalam memberantas peredaran narkoba. Mari bersama kita ciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika," tegasnya.</p><p>Pengungkapan ini menjadi bukti komitmen <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-tanjungbalai/" target="_blank">Polres Tanjungbalai</a> dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah hukumnya. (Pewarta/IG)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_1961_Diciduk--Geleng-Nyanyi--Pemasoknya-Nyangkut--BB-Sabu-300-Gram-Disita.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/kriminal/9163/diciduk-geleng-nyanyi-pemasoknya-nyangkut-bb-sabu-300-gram-disita/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pelaku Terpengaruh Ekstasi Hingga Nekat Menghabisi</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 11:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pelaku Terpengaruh Ekstasi Hingga Nekat Menghabisi]]></title>
            <description><![CDATA[Polisi telah menangkap menantu berinisial AF dan kelompoknya yang membunuh lansia, Dumaris Deniwati Boru Sitio (60), di Kota Pekanbaru, Riau]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Pekanbaru - Polisi telah menangkap <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/menantu/" target="_blank">menantu</a> berinisial AF dan kelompoknya yang membunuh <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lansia/" target="_blank">lansia</a>, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dumaris-deniwati-boru-sitio/" target="_blank">Dumaris Deniwati Boru Sitio</a> (60), di Kota Pekanbaru, Riau.</p><p>Empat pelaku tersebut adalah Anisa Florensa atau AF, yang merupakan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/menantu/" target="_blank">menantu</a> korban. Ia menjadi otak pelaku <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pembunuhan/" target="_blank">pembunuhan</a>. Sementara itu, tiga pelaku lain adalah Selamet atau SL, Erwandi alias Iwan, dan Lisbet atau L.</p><p>Diketahui, Dumaris ditemukan tewas di dalam rumahnya di Kecamatan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/rumbai/" target="_blank">Rumbai</a>, Kota Pekanbaru, Riau, pada Rabu (29/4) siang. Korban ditemukan oleh suaminya, Salmon Mena, dalam kondisi tergeletak bersimbah darah.</p><p>1. Terekam CCTV</p><p>Rekaman CCTV mengungkap jejak para pelaku. Dari empat pelaku tersebut, salah satunya diduga wanita berinisial AF yang merupakan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/menantu/" target="_blank">menantu</a> korban.</p><p>Detik-detik aksi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pembunuhan/" target="_blank">pembunuhan</a> itu juga terekam jelas di kamera CCTV. Awalnya, para pelaku datang menggunakan mobil hitam.</p><p>Seorang wanita berkaus hitam yang diduga <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/menantu/" target="_blank">menantu</a> korban berinisial AF masuk ke halaman rumah, disusul wanita lain yang mengenakan jaket hoodie berwarna biru. Tak lama kemudian, dua pria menyusul keduanya.</p><p>Tak lama setelah itu, korban keluar dari dalam kamar dan membuka pintu untuk menyambut tamu tersebut. Wanita yang diduga <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/menantu/" target="_blank">menantu</a>nya sempat menyalami korban.</p><p>Situasi saat itu terlihat normal. Hingga kemudian, seorang pria datang sambil membawa kayu balok. Seketika, ia memukulkan kayu tersebut ke kepala korban hingga terkulai.</p><p><hr></p><p>2. Ditangkap di Aceh dan Sumut</p><p>Polisi menyampaikan empat orang tersangka ditangkap di dua tempat yang berbeda. AF dan SL ditangkap di Aceh Tengah pada 30 April. Sementara L dan E ditangkap di Binjai, Sumatera Utara, pada 1 Mei.</p><p>"AF dan SL diamankan di Aceh Tengah. Besoknya, tanggal 1, dua orang sisanya atas nama E alias I dan L diamankan di Binjai," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta dalam konferensi pers, Minggu (3/5/2026).</p><p>3. Motif Sakit Hati</p><p>Kombes Muharman mengungkap motif <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pembunuhan/" target="_blank">pembunuhan</a> tersebut adalah AF memiliki sakit hati kepada mertuanya. Ia kemudian mengajak SL sebagai eksekutor, serta L dan E.</p><p>"Hasil pemeriksaan semalam, motif pelaku adalah sakit hati dengan alasan saat menjadi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/menantu/" target="_blank">menantu</a> dan tinggal bersama korban, pelaku sering dimaki dan dimarahi. Ini pengakuan tersangka," katanya.</p><p>Selain itu, motif lainnya adalah pelaku ingin mengambil barang-barang berharga milik korban.</p><p>"Motif ekonomi, ingin menguasai harta korban," kata Muharman.</p><p>4. Diancam Hukuman Mati</p><p>Muharman menyangkakan tersangka dengan pasal berlapis, yakni pasal <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pembunuhan/" target="_blank">pembunuhan</a> berencana dan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.<hr></p><p>"Pasal 459 dan/atau 458 ayat 3 dan/atau Pasal 479 dengan ancaman maksimal hukuman mati, atau seumur hidup, atau selama-lamanya 20 tahun," katanya.</p><p>5. Gasak Perhiasan dan Dolar Singapura</p><p>Kapolresta Pekanbaru menyebut kelompok tersangka menggasak perhiasan hingga uang dolar Singapura milik korban.</p><p>"Barang bukti berhasil kami amankan sebagian besar, khususnya barang milik korban yang diambil oleh pelaku, seperti perhiasan emas berupa gelang, anting, cincin, kalung, pin, dan kotak perhiasan," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta, Minggu (3/5/2026).</p><p>Kemudian, barang bukti lain yang diamankan adalah HP, laptop, loudspeaker, jam tangan, dan teropong.</p><p>Selain itu, empat pelaku mengambil dolar Singapura milik korban. Uang tersebut sekitar 993 dolar Singapura.</p><p>"Uang tunai dolar Singapura, 7 lembar pecahan 100 dolar, lima lembar pecahan 50 dolar, dua lembar pecahan 10 dolar, 9 lembar pecahan 2 dolar, dan 1 lembar pecahan 5 dolar," katanya.</p><p>6. SL sebagai Eksekutor</p><p>AF mengajak tiga tersangka lain untuk merampok dan membunuh korban. AF merupakan otak pelaku, sementara SL menjadi eksekutor dengan memukul korban menggunakan balok kayu.</p><p>"Pemukulan tidak cukup sekali dan tidak hanya mengarah ke kepala. Hampir lima kali hingga korban meninggal dunia dan dibawa ke kamar mandi," ucap Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra, Minggu (3/5/2026).<hr></p><p>Selain itu, AF memiliki hubungan pertemanan dengan pelaku Lisbet atau L. AF meminta L menemaninya untuk beraksi merampok di rumah mertuanya.</p><p>"AF dan L berteman baik sejak SMP di wilayah Sumatera Utara, sehingga diajak menemani ke Pekanbaru. Dari Aceh menyewa kendaraan, kendaraan itu jadi barang bukti," kata Zahwani.</p><p></p><p>7. Menantu dan Eksekutor Menikah Siri</p><p>Direktur Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Hasyim Risahondua menyampaikan hubungan antara AF dan korban. Menurut Hasyim, pelaku menikah dengan anak pertama korban, Arnol, pada 2022.</p><p>"Kemudian bertahan satu tahun, pada 2023 tersangka ini bukan cerai, tetapi meninggalkan rumah, kemudian pergi ke Medan," kata Hasyim, Minggu (3/5/2026).</p><p>Di Medan, pelaku AF bekerja sebagai kasir di salah satu tempat spa. Anak korban, Arnol, masih menafkahi pelaku dan tidak menceraikannya secara hukum.</p><p>"Menurut keterangan, anak korban masih memberikan nafkah, baik uang maupun komunikasi lainnya," katanya.</p><p>AF pun menjalin hubungan dengan salah satu pelaku bernama Selamet atau SL. Keduanya bahkan sudah merencanakan perampokan sejak enam bulan lalu.</p><p>"Apa hubungan SL dengan AF, itu adalah hubungan dekat dan sudah menikah siri."<hr></p><p>8. Dua Kali Lakukan Perampokan</p><p>Hasyim mengatakan AF dan SL telah melakukan perampokan sebanyak dua kali.</p><p>Aksi pertama berlangsung pada 8 April. Saat itu, mereka berdua datang ke rumah korban, namun hanya ada Arnol.</p><p>"Yang pertama itu pada tanggal 8 April. Mereka merampok dan mengambil uang Rp4 juta. Pada saat itu hanya ada Arnol. Mereka mengambil uang dan pergi ke Medan. Pada saat itu belum terpasang CCTV," katanya.</p><p>Setelah itu, kejadian kedua terjadi pada 29 April 2026. Pada kejadian tersebut, para pelaku mengambil perhiasan korban, uang, dan membunuh korban.</p><p>9. Positif Ekstasi</p><p>Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menyebut otak pelaku, Anisa Florensa atau AF, datang dari Medan dengan niat merampok korban yang merupakan mertuanya. Namun, niat tersebut berubah menjadi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pembunuhan/" target="_blank">pembunuhan</a> karena dipengaruhi oleh ekstasi.</p><p>"Sesampainya di Pekanbaru, pelaku berubah pikiran. Perlu saya sampaikan, niat awal ingin merampok, akhirnya melakukan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pembunuhan/" target="_blank">pembunuhan</a>. Sudah direncanakan," kata Zahwani, Minggu (3/5/2026).</p><p>Polisi kemudian mengecek urine empat pelaku. Hasilnya, mereka positif menggunakan ekstasi.</p><p>"Hasil pemeriksaan empat tersangka tersebut, AF, SL, E, dan I, positif menggunakan amfetamin atau ekstasi," katanya.<hr></p><p>Hal itu yang mengakibatkan mereka berani menghabisi korban. Bahkan membunuh korban dengan balok kayu secara sadis.</p><p>"Ada pengaruh stimulan dan halusinogen sehingga pelaku berani bertindak keji. Ini ada pengaruh obat-obatan terlarang, sehingga pelaku bisa melakukan aksi secara keji dan melakukan pemukulan dengan barang bukti kayu, yaitu balok kayu yang disiapkan," katanya.</p><p></p><p>10. Menantu Berbincang dengan Korban</p><p>Seperti pada rekaman CCTV, korban membukakan pintu, lalu AF masuk ke dalam rumah. AF sempat mencium tangan korban, kemudian berbincang.</p><p>"(AF) berpura-pura berkomunikasi. Kemudian korban bertanya, &#039;Sudah lama kamu tak ke sini? Tumben kamu ke sini,&#039;" ucap Direktur Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Hasyim Risahondua.</p><p>Tak lama kemudian, pelaku lain, Selamet (SL), masuk ke dalam rumah dan berpura-pura sebagai sopir ojek online.</p><p>"Tiba-tiba, otak eksekutor SL masuk dan pura-pura jadi pengemudi ojek online, ingin menagih sebesar Rp300 ribu. &#039;Saya sopir Grab, anak ibu pesan Grab tidak bayar.&#039; Korban mengatakan bahwa, &#039;Saya tak pernah menggunakan Grab, yang menggunakan orang lain. Berapa saya harus bayar,&#039;" ucap Hasyim menirukan percakapan tersebut.</p><p>Tak lama berselang, SL selaku eksekutor memukul korban dengan balok kayu.</p><p>"Pemukulan sebanyak lima kali," katanya. (DetikNews)<hr></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_7417_Pelaku-Terpengaruh-Ekstasi-Hingga-Nekat-Menghabisi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/kriminal/9162/pelaku-terpengaruh-ekstasi-hingga-nekat-menghabisi/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rumah Zakat Gelar Posyandu Lansia di Desa Simatorkis, &quot; Alhamdullilah bisa berobat Gratis&quot;</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 11:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rumah Zakat Gelar Posyandu Lansia di Desa Simatorkis, " Alhamdullilah bisa berobat Gratis"]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN,Padang Lawas Utara  Rumah Zakat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui p]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN,Padang Lawas Utara &mdash; Rumah Zakat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui penyelenggaraan Posyandu Lansia, yang dilaksanakan di Desa Simatorkis, Kecamatan Dolok Kabupaten Padang Lawas Utara. Pada kegiatan ini diikuti oleh 32 orang lansia.</p><p>Program ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan lansia secara berkala sekaligus mendorong mereka tetap sehat, mandiri, dan produktif di usia senja. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.</p><p>Adapun layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah untuk mendeteksi risiko hipertensi dan penyakit jantung, penimbangan berat badan guna memantau status gizi, serta pemeriksaan metabolik untuk mendeteksi dini penyakit seperti diabetes dan kolesterol.</p><p>Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para peserta. Mereka merasa terbantu karena layanan kesehatan dapat diakses dengan mudah tanpa harus pergi jauh ke fasilitas kesehatan. Salah satu peserta, Ibu Siti, mengungkapkan rasa syukurnya. &quot;Senang sekali bisa cek kesehatan dekat rumah, jadi lebih mudah dan tidak perlu jauh ke puskesmas,&quot; ujarnya.</p><p>Ernawati selaku Relawan Inspirasi Rumah Zakat, pada kesempatan ini menyampaikan bahwa Posyandu Lansia merupakan program rutin yang dihadirkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan. &quot;Melalui pemantauan kesehatan secara berkala, diharapkan para lansia dapat mencegah penyakit sejak dini dan tetap beraktivitas dengan semangat,&quot; jelasnya.</p><p>Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan juga diisi dengan edukasi kesehatan ringan serta pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa bubur kacang hijau guna membantu memenuhi kebutuhan gizi para lansia.</p><p>Rumah Zakat terus berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan di bidang kesehatan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok lansia.</p><p>Ucapan terima kasih disampaikan kepada para donatur Rumah Zakat yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan dilipatgandakan pahalanya.( Evi/r)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_4886_Rumah-Zakat-Gelar-Posyandu-Lansia-di-Desa-Simatorkis---quot--Alhamdullilah-bisa-berobat-Gratis-quot-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/9161/rumah-zakat-gelar-posyandu-lansia-di-desa-simatorkis-quot-alhamdullilah-bisa-berobat-gratisquot/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bungkam Liverpool, Manchester United Melaju ke Liga Champions</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 11:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bungkam Liverpool, Manchester United Melaju ke Liga Champions]]></title>
            <description><![CDATA[Manchester United Lolos Liga Champions, Carrick Bangga]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Jakarta - Manchester United memastikan tempat di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/liga-champions/" target="_blank">Liga Champions</a> musim depan setelah mengalahkan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/liverpool/" target="_blank">Liverpool</a>. </p><p>Mengingat peluang lolos sebelumnya sempat terlihat sulit, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/michael-carrick/" target="_blank">Michael Carrick</a> mengaku bangga. MU meraih kemenangan saat menjamu <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/liverpool/" target="_blank">Liverpool</a> di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/old-trafford/" target="_blank">Old Trafford</a> pada Minggu (3/5/2026) malam WIB. Setan Merah menang tipis dengan skor 3-2.</p><p>Hasil tersebut memastikan MU finis di lima besar atau zona <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/liga-champions/" target="_blank">Liga Champions</a>. Tim yang diperkuat Bruno Fernandes itu kini berada di posisi ketiga klasemen Liga Inggris dengan koleksi 64 poin dari 35 laga.</p><p>Lolos ke <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/liga-champions/" target="_blank">Liga Champions</a> sebelumnya sempat menjadi target yang terasa sulit bagi MU yang tampil tidak konsisten. Saat Carrick mulai menangani tim, MU masih berada di posisi keenam klasemen Liga Inggris.</p><p>Karena itu, Carrick merasa bangga timnya mampu bangkit dan mengamankan tiket ke <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/liga-champions/" target="_blank">Liga Champions</a>. Namun, ia menegaskan MU tidak boleh cepat puas hanya dengan pencapaian tersebut.</p><p>"Ya dalam beberapa hal (bangga lolos ke <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/liga-champions/" target="_blank">Liga Champions</a>). Kerja yang sudah dilakukan dan para pemain, cara mereka tampil," ujar Carrick kepada Sky Sports dilansir detikSport.</p><p>"Ini adalah sesuatu yang bisa kita pelajari, tentu saja. Di satu titik <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/liga-champions/" target="_blank">Liga Champions</a> sempat terasa jauh jadi ada banyak kerja bagus yang menempatkan kami di posisi ini dengan pertandingan tersisa." tambahnya.</p><p>Meski begitu, ia mengaku pencapaian itu bukan sesuatu yang harus dirayakan sebab target mereka sebagai klub lebih besar.</p><p>"Ini bukan sesuatu yang terlalu kami pikirkan sebagai grup, ini bukan sesuatu yang akan kami rayakan. Ini adalah langkah tapi kami ingin lebih, kami ingin finis lebih tinggi di liga," lanjutnya.</p><p>"Kredit besar untuk para pemain dan staf yang menempatkan kami di posisi ini," kata Carrick.(detiksumut)<hr></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_3399_Bungkam-Liverpool--Manchester-United-Melaju-ke-Liga-Champions.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sport/9160/bungkam-liverpool-manchester-united-melaju-ke-liga-champions/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kub Milik Presiden Prabowo Promosi ke Liga 1, Sriwijaya FC Degradasi</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 11:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kub Milik Presiden Prabowo Promosi ke Liga 1, Sriwijaya FC Degradasi]]></title>
            <description><![CDATA[Klasemen Akhir Liga 2 Grup 1 Garudayaksa Promosi, Sriwijaya Degradasi.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Medan - Lima pertandingan di pekan terakhir <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/liga-2/" target="_blank">Liga 2</a> Grup 1 musim 2025/2026 telah selesai digelar. Hasilnya, klub milik <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> Subianto <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/garudayaksa-fc/" target="_blank">Garudayaksa FC</a> mendapat tiket <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/promosi/" target="_blank">promosi</a> ke <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/liga-1/" target="_blank">Liga 1</a>, sementara Sriwijaya FC harus terdegradasi ke Liga 3.</p><p>Di pekan terakhir ini, Garudayaksa berhasil menang atas Persikad Depok dengan skor 3-1. Laga keduanya berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (2/5/2026).</p><p>Sedangkan Adhyaksa FC juga berhasil menang atas Sriwijaya FC dengan skor 4-0. Hasil ini membuat Sriwijaya memastikan diri terdegradasi ke Liga 3 musim depan</p><p>Adhyaksa sendiri bakal melakoni duel memperebutkan tiket terakhir <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/promosi/" target="_blank">promosi</a> ke <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/liga-1/" target="_blank">Liga 1</a>. Adhyaksa bakal melawan runner-up di Grup 2, Persipura Jayapura.</p><p>Sumsel United berhasil menaklukkan Persekat Tegal dengan skor 3-1. Persekat harus menang melawan peringkat 9 Grup 2 untuk bertahan di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/liga-2/" target="_blank">Liga 2</a> musim depan.</p><p>Sementara FC Bekasi City juga berhasil menang melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Patriot Chandra Bhaga, Bekasi, Sabtu (2/5). Skor akhir keduanya 3-2.</p><p>Terakhir, Persiraja Banda Aceh menahan imbang PSMS Medan dengan skor 1-1. Duel keduanya berlangsung di Stadion H Dirmurthala, Banda Aceh, Sabtu (2/5).</p><p>Sekadar diketahui, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/garudayaksa-fc/" target="_blank">Garudayaksa FC</a> adalah klub sepak bola milik <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> Subianto. <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/klub/" target="_blank">Klub</a> yang awalnya adalah akademi sepak bola (Garudayaksa Football Academy) ini terbentuk setelah mengakuisisi PSKC Cimahi pada 2025 dan berfokus pada pembinaan pemain muda serta peningkatan industri sepak bola nasional.</p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/garudayaksa-fc/" target="_blank">Garudayaksa FC</a>:</p><p>Pemilik: <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> Subianto (melalui Yayasan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> Subianto Djojohadikusumo).<hr></p><p>Asal: Berbasis di Bekasi/Bogor, Jawa Barat.</p><p>Pelatih: Widodo Cahyono Putro.</p><p>Pencapaian: Promosi ke <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/liga-1/" target="_blank">Liga 1</a> (Super League) 2026/2027 sebagai juara Grup 1/A pada Mei 2026.</p><p>Akademi: Akademi Sepakbola Garudayaksa Indonesia didirikan sejak 2023.</p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/garudayaksa-fc/" target="_blank">Garudayaksa FC</a> bertujuan membangun kekuatan sepak bola nasional dan seringkali didukung oleh materi pemain mumpuni untuk bersaing di liga sepak bola Indonesia.</p><p></p><p></p><p>Hasil <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/liga-2/" target="_blank">Liga 2</a> Grup 1 Pekan Terakhir</p><p>&bull; <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/garudayaksa-fc/" target="_blank">Garudayaksa FC</a> vs Persikad Depok: 3-1</p><p>&bull; Adhyaksa FC vs Sriwijaya FC: 4-0<hr></p><p>&bull; Sumsel United vs Persekat Tegal: 3-1</p><p>&bull; FC Bekasi City vs PSPS Pekanbaru: 3-2</p><p>&bull; Persiraja Banda Aceh vs PSMS Medan: 1-1</p><p></p><p>Klasemen <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/liga-2/" target="_blank">Liga 2</a> Grup 1 Pekan Terakhir</p><p>1. <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/garudayaksa-fc/" target="_blank">Garudayaksa FC</a>: 52 Poin</p><p>2. Adhyaksa FC: 51 Poin</p><p>3. FC Bekasi City: 44 Poin</p><p>4. Sumsel United: 42 Poin</p><p>5. Persiraja Banda Aceh: 40 Poin<hr></p><p>6. PSPS Pekanbaru: 37 Poin</p><p>7. PSMS Medan: 36 Poin</p><p>8. Persikad Depok: 34 Poin</p><p>9. Persekat Tegal: 27 Poin</p><p>10. Sriwijaya FC: 2 Poin.(DetikSumut/BBS)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_389_Kub-Milik-Presiden-Prabowo-Promosi-ke-Liga-1--Sriwijaya-FC-Degradasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sport/9159/kub-milik-presiden-prabowo-promosi-ke-liga-1-sriwijaya-fc-degradasi/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Minggu Pagi Bersama Pak Wali</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 11:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Minggu Pagi Bersama Pak Wali]]></title>
            <description><![CDATA[Menghabiskan sepenggal pagi bersama anak muda yang menjadi nakhoda salah satu kota terbesar di Indonesia ini menjadi pengalaman yang terlalu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Menghabiskan sepenggal pagi bersama anak muda yang menjadi nakhoda salah satu kota terbesar di Indonesia ini menjadi pengalaman yang terlalu berharga untuk tidak dicatat dan diceritakan. Sapaan hangat, kehadiran tanpa sekat, hingga obrolan seru di antara cangkir-cangkir kopi dan roti selai srikaya.</b></p><p></p><p>Pagi menghangat tanpa gegas pada Minggu, 3 Mei 2026. <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lapangan-merdeka/" target="_blank">Lapangan Merdeka</a> seperti sejenak rehat dari deru dan asap, mengajak semua orang menepi dari penat rutinitas sepekan yang pengap. Ia menjelma lebih dari sekadar venue olahraga atau tempat nongkrong, tetapi hamparan alun-alun tempat warga kota berbagi ruang bersama. </p><p></p><p>Seiring lengkung langit yang perlahan makin benderang, makin berbondong pula dari berbagai penjuru kota orang datang. Di saat yang sama, Wali Kota Medan, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/rico-waas/" target="_blank">Rico Waas</a>, bersama dengan Dandim Medan, Letkol Arm <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/delli-yudha-adi-nurcahyo/" target="_blank">Delli Yudha Adi Nurcahyo</a>, Exco PSSI, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/arya-sinulingga/" target="_blank">Arya Sinulingga</a>, serta rombongan kecil, sedang berlari melintasi melintasi berbagai jalan protokol sebelum kemudian bergabung dengan keseruan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau lebih populer disebut CFD di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lapangan-merdeka/" target="_blank">Lapangan Merdeka</a>.</p><p>Tanpa canggung dia ikut bergabung senam bersama warga di tengah dentuman musik yang membangkitkan semangat. Mereka mengikuti gerakan pemandu senam di atas panggung.</p><p>Setelah itu, Rico lanjut jalan cepat mengitari jalan yang mengelilingi lapangan yang sudah aktif digunakan sejak tahun 1880 dengan nama de Esplanade itu.</p><p>Tak ada jarak sejak detik pertama. Ia menyatu dalam arus warga yang bergerak memutari lapangan. Menyapa, menyalami, menundukkan badan sedikit ketika berbicara dengan yang lebih tua, tertawa lepas ketika diminta swafoto oleh anak-anak muda. Setiap permintaan foto dilayani dengan kesabaran yang tidak dibuat-buat. Tampak betul waktu dan keseluruhan hatinya memang disediakan untuk itu. Beberapa kali langkahnya terhenti karena orang-orang yang ingin menyapa lebih lama. </p><p>Di tengah langkah yang santai itu, sebuah gestur kecil menjelma menjadi gaung: ia memungut sampah-sampah plastik yang tergeletak di jalan. Tidak ada aba-aba, tidak ada sorot kamera yang ia tunggu. Hanya refleks, seperti sudah menjadi <i>muscle memory</i>. Namun justru di situlah sesuatu terpicu bergerak, orang-orang di sekitarnya ikut menunduk, ikut memungut, seolah keteladanan menemukan bentuknya yang paling sederhana.</p><p>Ketika musik senam menggema, ia tidak menjadi penonton. Berbaur ke barisan, larut mengikuti gerakan. Tentu saja gerak dan ritme senamnya tidaklah serapi para pemandu. Kadang terlalu cepat, kadang meleset. <i>Beseraklah pokoknya</i>, kalau kata orang Medan. Namun justru di situlah tawa pecah. Ia bukan lagi figur yang berdiri di depan, melainkan bagian dari kerumunan yang bergerak bersama. Kepemimpinan tidak berwujud instruksi tetapi kehadiran.</p><hr><p></p><p>Tuntas jalan satu putaran, Rico bergegas masuk ke CC room Intelligent Transport System (ITS) yang ada di salah satu bangunan bersejarah di kawasan itu. Ini pusat mata digital kota yang diam-diam bekerja menjaga ritme lalu lintas dan memantau keamanan. Ia mengecek singkat, bertanya beberapa hal, lalu bergegas masuk ke bagian dalam. Hanya beberapa menit, dia keluar. Tidak lagi mengenakan kaos olahraga yang mulai bersimbah keringat, tetapi baju koko putih lengkap dengan peci.</p><p>Di tengah riuh dan semarak CFD pagi itu, sebuah pojok kecil berubah menjadi saksi sesuatu yang lebih teduh namun sakral. Prosesi pernikahan yang diinisiasi Asosiasi Penghulu Republik Indonesia berlangsung sederhana, namun justru karena itu terasa dekat. Dia hadir sebagai pemimpin sekaligus juga saksi, menyematkan makna yang religius sekaligus administratif, pada sebuah ikatan yang seringkali terjebak di antara keduanya.<img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/0e65972dce68dad4d52d063967f0a705_DENN0169.JPG"></p><p>Sungguh bukan akad nikah biasa. Begitu ijab kabul selesai diucapkan dengan tegas dan lantang, tidak saja <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/rico-waas/" target="_blank">Rico Waas</a> dan saksi lainnya, tetapi seluruh "warga CFD" ikut juga memekikkan, "Sah!" Bergema dan pecah. Seru berlimpah berkah.</p><p>Selesai acara akad, Rico menyampaikan beberapa pesan. Singkat tapi berisi. Tentang cinta yang tidak cukup berdiri sendiri. Tentang pentingnya pencatatan, tentang masa depan anak-anak yang bergantung pada selembar dokumen yang kerap dianggap sepele. Kata-katanya tidak melangit; ia membumi, seperti pagi itu sendiri. Ada kesadaran yang ia dorong: bahwa negara, dalam bentuknya yang paling konkret, hadir untuk memastikan kehidupan warganya tidak tersandung oleh hal-hal yang sebenarnya bisa diantisipasi sejak awal.</p><p>Usai acara itu, pagi belum juga kehilangan hangatnya. Saya bersama tim redaksi; Zulkifli Tanjung, Renny Yulia, Anton, dan fotografer Raden Armand, mendapat kode kecil untuk kembali mengikutinya langkahnya. Belakangan kami tahu, tujuan berikutnya: sebuah tempat yang sudah menjadi legenda tersendiri di kota ini: Kedai Kopi Apek.</p><p>Di sana, waktu seolah bergerak dengan detak berbeda. Cangkir-cangkir kopi mengeluarkan aroma yang akrab, roti bakar selai srikaya, serta kursi-kursi yang kayu menyimpan jejak percakapan puluhan tahun.</p><p>Kami duduk semeja. Ada pula anggota DPRD Medan yang juga menjadi representasi anak-anak muda: <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/afif-abdillah/" target="_blank">Afif Abdillah</a>. Dalam obrolan yang santai tapi tak kekurangan isi itu, Rico bicara tentang upaya terus menerus mendekatkan pemerintah kepada warga. Baginya, jarak adalah masalah yang harus diselesaikan. </p><p></p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/8f85517967795eeef66c225f7883bdcb_DENN0249 (2).JPG"></p><p>Ketika orang harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mengurus administrasi kependudukan, misalnya, maka sistemnya yang perlu diubah. Kini, layanan itu didorong hadir di kecamatan, lebih dekat, lebih cepat, lebih manusiawi. Pemerintahan, katanya, tidak boleh bersembunyi di balik meja.</p><hr><p></p><p>Ia juga tegas pada hal lain: integritas. Tidak ada ruang untuk permainan hukum, apalagi penyimpangan seperti narkoba di dalam tubuh birokrasi. Kalimatnya tidak berputar; ia mengatakannya lurus. Bahwa kepercayaan publik dibangun dari ketegasan yang konsisten.</p><p>Selain tentang disiplin dan sistem, ada pula optimisme yang ia rawat ketika berbicara tentang Medan sebagai ruang kreativitas. Ia melihat kota ini sebagai gudang talenta: anak-anak muda yang sebenarnya hanya butuh panggung, perlu ruang untuk tumbuh. Pemerintah, dalam bayangannya, bukan sekadar regulator, tetapi fasilitator yang membuka jalan, memperbanyak event termasuk mengoptimalkan yang sudah ada, yang pada muaranya akan memperluas kesempatan.</p><p>Ketika percakapan menyentuh soal budaya, nadanya berubah lebih hangat. Ia berbicara tentang kultur Medan yang superkaya, bukan hanya untuk dilestarikan atau paradigma preservasi, tetapi juga dikembangkan, didorong keluar, dikenalkan lebih luas, bahkan hingga mendapat rekognisi di tingkat nasional dan global. Budaya, baginya, bukan artefak masa lalu, melainkan energi yang hidup.</p><p>Tak terasa, waktu merayap menuju pukul 10.30 WIB. Kami tentu saja sangat menikmati perbincangan itu, tetapi kami sadar, dia pemimpin yang dibutuhkan banyak orang, sosok pribadi yang tentu saja punya orang-orang tersayang.</p><p>Sepenggal pagi itu akhirnya menemukan ujungnya. Kami berpisah di depan kedai, ketika matahari sudah tinggi dan kota pulang pada ritme biasanya. Klakson sudah kembali saling menimpali, deru mesin pun menguasai jalanan.</p><p>Ia melangkah pergi dengan agenda lain yang sudah menunggu, sementara kami tinggal dengan catatan, foto, dan sesuatu yang lebih sulit dituliskan: kesan tentang seorang pemimpin yang memilih hadir dan berdampak, bukan sekadar ada dan tampak.</p><p>Barangkali, di situlah inti dari pagi itu, bahwa di tengah hiruk-pikuk kota yang tak pernah benar-benar diam, ada momen-momen kecil yang memperlihatkan bagaimana kepemimpinan bekerja: bukan dalam pidato panjang, melainkan dalam langkah, sapaan, dan kesediaan untuk tetap dekat, memastikan tidak ada detail yang terlewat. (<i>Toga Nainggolan, Pemimpin Redaksi Posmetro Medan</i>)</p><p></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_4396_Minggu-Pagi-Bersama-Pak-Wali.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/9158/minggu-pagi-bersama-pak-wali/</link>
            <author><![CDATA[toga]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nilai Tukar Rupiah, Senin Pagi 4 Mei 2026 Tercatat Stabil Dilevel Rp17.337 per Dolar AS</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 10:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nilai Tukar Rupiah, Senin Pagi 4 Mei 2026 Tercatat Stabil Dilevel Rp17.337 per Dolar AS]]></title>
            <description><![CDATA[Nilai Tukar Rupiah, pada Senin pagi 4 Mei 2026  stabil diangka Rp17.337 per Dolar AS.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b>- Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS dalam perdagangan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kurs/" target="_blank">kurs</a> valuta asing (valas) di Jakarta Senin, 4 Mei 2026 dilaporkan stabil.</p><p>Nilai tukar Rupiah itu bergerak datar alias stabil di level Rp17.337 per Dolar AS.</p><p>Kondisi seperti itu <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kurs/" target="_blank">kurs</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mata-uang/" target="_blank">mata uang</a> Indonesia ini sama persis dari penutupan sebelumnya.<b>(dpt)</b></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_2710_Nilai-Tukar-Rupiah--Senin-Pagi-4-Mei-2026-Tercatat-Stabil-Dilevel-Rp17-337-per-Dolar-AS.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/bisnis/9157/nilai-tukar-rupiah-senin-pagi-4-mei-2026-tercatat-stabil-dilevel-rp17337-per-dolar-as/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sempat Melawan Pakai Gunting, Pengedar Sabu Diringkus Polisi di Kebun Sawit Raya Kahean</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 10:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sempat Melawan Pakai Gunting, Pengedar Sabu Diringkus Polisi di Kebun Sawit Raya Kahean]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN,SIMALUNGUN  Seorang bandar narkoba jenis sabu di wilayah Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, akhi]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>SIMALUNGUN &mdash; Seorang bandar narkoba jenis sabu di wilayah Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, akhirnya tak berkutik saat diringkus personel <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polsek-raya-kahean/" target="_blank">Polsek Raya Kahean</a>, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-simalungun/" target="_blank">Polres Simalungun</a>, Polda Sumut.</p><p>Tersangka diketahui bernama Sargusman Sinaga alias Usman (38), seorang petani yang diduga aktif mengedarkan sabu di kampungnya. Ia ditangkap pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di pinggir parit areal perkebunan kelapa sawit PT PP Lonsum Bah Bulian, Nagori Bah Bulian.</p><p>Penangkapan berlangsung menegangkan lantaran tersangka sempat melakukan perlawanan menggunakan gunting kecil yang digenggamnya. Namun, petugas berhasil melumpuhkan dan mengamankan pelaku tanpa menimbulkan korban.</p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kasi-humas/" target="_blank">Kasi Humas</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-simalungun/" target="_blank">Polres Simalungun</a>, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Minggu (3/5/2026), mengatakan pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-simalungun/" target="_blank">Polres Simalungun</a>.</p><p>&quot;Jajaran <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polsek-raya-kahean/" target="_blank">Polsek Raya Kahean</a> terus bergerak tanpa henti dalam memberantas peredaran gelap narkotika yang meresahkan masyarakat,&quot; ujarnya.</p><p>Kapolsek Raya Kahean, AKP Surianto Pinem, menjelaskan penangkapan berawal dari laporan masyarakat pada Kamis siang sekitar pukul 14.00 WIB terkait aktivitas mencurigakan di areal perkebunan dekat SD Negeri Bah Bulian.</p><p>Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek memerintahkan tim yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Martuahman Purba bersama personel lainnya untuk melakukan penyelidikan.</p><p>&quot;Tim mendekati lokasi secara senyap dan menemukan tersangka sedang duduk di pinggir parit sambil merakit alat hisap sabu. Saat dilakukan penyergapan, pelaku melawan dengan gunting, namun berhasil diamankan,&quot; jelasnya.</p><p>Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa satu plastik klip besar berisi sabu seberat bruto 2,68 gram yang disimpan dalam bungkus rokok, kaca pirex, serta sejumlah plastik klip kosong.</p><p>Selain itu, turut diamankan uang tunai Rp1.213.000 yang diakui sebagai hasil penjualan sabu, satu set alat hisap sabu, dua sendok dari pipet, satu mancis, dua unit handphone merek Vivo dan Oppo, serta gunting kecil yang digunakan pelaku saat melawan.<hr></p><p>Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh sabu tersebut dari seseorang di Kota Pematangsiantar pada Rabu (29/4/2026) malam, dan sebagian barang telah diedarkan.</p><p>Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa pihaknya mengapresiasi kinerja jajaran di lapangan serta mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif.</p><p>&quot;Polda Sumut berkomitmen penuh dalam pemberantasan narkoba. Kami mengapresiasi kerja cepat jajaran <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-simalungun/" target="_blank">Polres Simalungun</a> dan mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkotika,&quot; tegasnya.</p><p>Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diserahkan ke Satresnarkoba <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-simalungun/" target="_blank">Polres Simalungun</a> untuk proses hukum lebih lanjut.</p><p>Pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polda Sumut dalam memerangi peredaran narkoba serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dari ancaman barang haram tersebut.(HPS)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_7436_Sempat-Melawan-Pakai-Gunting--Pengedar-Sabu-Diringkus-Polisi-di-Kebun-Sawit-Raya-Kahean.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/kriminal/9156/sempat-melawan-pakai-gunting-pengedar-sabu-diringkus-polisi-di-kebun-sawit-raya-kahean/</link>
            <author><![CDATA[salamudin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Cuaca Kota Medan, Senin 4 Mei 2026, Marelan dan Belawan Diprakirakan Berawan</guid>
            <pubDate>Mon, 04 May 2026 10:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Cuaca Kota Medan, Senin 4 Mei 2026, Marelan dan Belawan Diprakirakan Berawan]]></title>
            <description><![CDATA[Cuaca kota Medan hari ini diprakirakan hujan ringan untuk sebagian besar kawasan di kecamatan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b>- Cuaca kota Medan pada Senin 4 Mei 2026 diprakirakan masih ramai hujan ringan.</p><p>Catatan POSMETRO MEDAN yang dikutip dari data BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) Senin 4 Mei 2026, menunjukkan seluruh kecamatan di kota ini diramal hujan ringan, kecuali Marelan dan Belawan. </p><p>Untuk kedua kecamatan ini diprakirakan bakalan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/berawan/" target="_blank">berawan</a>.</p><p>Beginilah info ramalan cuaca kota Medan per kecamatan. </p><p>Perlu dicatat pula, kondisi ini bisa saja berubah sewaktu-waktu diluar prediksi lembaga itu.<b>(dpt)</b></p><p><b>Ramalan Cuaca Kota Medan:</b></p><p>Medan Polonia</p><p>&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Medan Baru</p><p>&gt;&gt; hujan ringan<hr></p><p>Medan Perjuangan</p><p>&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Medan Petisah</p><p>&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Medan Timur</p><p>&gt;&gt; hujan ringan</p><p></p><p>Medan Kota</p><p>&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Medan Sunggal<hr></p><p>&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Medan Helvetia</p><p>&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Medan Denai</p><p>&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Medan Barat</p><p>&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Medan Deli</p><p>&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Medan Tuntungan<hr></p><p>&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Medan Belawan</p><p>&gt;&gt; <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/berawan/" target="_blank">berawan</a></p><p>Medan Amplas</p><p>&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Medan Area</p><p>&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Medan Johor</p><p>&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Medan Marelan<hr></p><p>&gt;&gt; <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/berawan/" target="_blank">berawan</a></p><p>Medan Labuhan</p><p>&gt;&gt; <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/berawan/" target="_blank">berawan</a></p><p>Medan Tembung</p><p>&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Medan Maimun</p><p>&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Medan Selayang</p><p>&gt;&gt; hujan ringan ***<b></p><p></b><hr></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_6655_Cuaca-Kota-Medan--Senin-4-Mei-2026--Marelan-dan-Belawan-Diprakirakan-Berawan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/9155/cuaca-kota-medan-senin-4-mei-2026-marelan-dan-belawan-diprakirakan-berawan/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengedar Uang Palsu Ditangkap di Pajak Diponegoro Kisaran, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti</guid>
            <pubDate>Sun, 03 May 2026 22:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengedar Uang Palsu Ditangkap di Pajak Diponegoro Kisaran, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti]]></title>
            <description><![CDATA[Pengedar Uang Palsu Ditangkap di Pajak Diponegoro Kisaran, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kisaran/" target="_blank">Kisaran</a>&mdash; Warga Pasar (Pajak) Diponegoro <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kisaran/" target="_blank">Kisaran</a> dikejutkan dengan penangkapan seorang pria yang diduga sebagai pengedar <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/uang-palsu/" target="_blank">uang palsu</a> saat bertransaksi di kawasan pasar, Minggu (3/5/2026).</p><p>Pelaku diamankan setelah aksinya menimbulkan kecurigaan dari salah seorang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pedagang/" target="_blank">pedagang</a> yang menerima uang dengan kondisi tidak wajar. Pedagang tersebut mencurigai uang yang digunakan pelaku karena memiliki perbedaan dari segi tekstur dan warna dibandingkan uang asli.</p><p>Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, pelaku diketahui telah beberapa kali melakukan transaksi dengan nominal cukup besar. Kecurigaan semakin kuat setelah <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pedagang/" target="_blank">pedagang</a> lain turut memeriksa uang yang digunakan dan menemukan kejanggalan serupa.</p><p>Warga yang mengetahui hal tersebut kemudian berinisiatif mengamankan pelaku secara bersama-sama sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.</p><p>Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa lembaran uang yang diduga palsu dalam berbagai pecahan. Selain itu, sebuah tas milik pelaku turut diamankan karena berisi uang tambahan yang diduga akan diedarkan.</p><p>Pihak kepolisian menyatakan bahwa pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap asal-usul <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/uang-palsu/" target="_blank">uang palsu</a> tersebut serta kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas di balik peredarannya.</p><p>Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya para <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pedagang/" target="_blank">pedagang</a>, agar lebih teliti dan waspada saat menerima uang tunai guna menghindari potensi kerugian. (JejakKriminal)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/05/_8369_Pengedar-Uang-Palsu-Ditangkap-di-Pajak-Diponegoro-Kisaran--Polisi-Amankan-Sejumlah-Barang-Bukti.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/9154/pengedar-uang-palsu-ditangkap-di-pajak-diponegoro-kisaran-polisi-amankan-sejumlah-barang-bukti/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>