<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.posmetromedan.id/</link>
        <description>POSMETRO MEDAN</description>
        <lastBuildDate>Sat, 20 Jun 2026 12:42:24 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ismael Saibari Rajai Gol Tercepat di Awal Piala Dunia</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 11:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ismael Saibari Rajai Gol Tercepat di Awal Piala Dunia]]></title>
            <description><![CDATA[Ismael Saibari Rajai Gol Tercepat di Awal Piala Dunia 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>, Amerika Serikat<b></b>- Pemain <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/maroko/" target="_blank">Maroko</a>, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ismael-saibari/" target="_blank">Ismael Saibari</a> sementara merajai pencetak gol <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tercepat/" target="_blank">tercepat</a> di awal <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/piala-dunia-2026/" target="_blank">Piala Dunia 2026</a>.</p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ismael-saibari/" target="_blank">Ismael Saibari</a> kembali jadi perhatian usai mencetak gol tunggal di pertandingan Skotlandia vs <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/maroko/" target="_blank">Maroko</a>. Saat pertandingan baru berjalan 1 menit 71 detik atau menuju menit kedua, striker 25 tahun itu sudah merobek jala lawan.</p><p></p><p></p><p>Dalam laga itu Timnas <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/maroko/" target="_blank">Maroko</a> menang 1-0 atas Timnas Skotlandia pada laga lanjutan Grup C <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/piala-dunia-2026/" target="_blank">Piala Dunia 2026</a>,di Stadion Boston, Foxborough, Massachusets, Amerika Serikat pada Sabtu (20/6/2026) dini hari WIB.</p><p>Sejauh ini, torehan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ismael-saibari/" target="_blank">Ismael Saibari</a> adalah gol <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tercepat/" target="_blank">tercepat</a> di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/piala-dunia-2026/" target="_blank">Piala Dunia 2026</a> dengan catatan 76 detik. Sepakan keras dengan punggung kaki itu sekaligus memastikan kemenangan 1-0 <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/maroko/" target="_blank">Maroko</a> atas Skotlandia.</p><p>Rekor gol <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tercepat/" target="_blank">tercepat</a> dalam sejarah Piala Dunia masih dipegang oleh Hakan Sukur. Momen itu terjadi pada laga perebutan tempat ketiga antara Turki vs Korea Selatan di Piala Dunia 2002.</p><p>Lima besar pencetak gol <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tercepat/" target="_blank">tercepat</a> di Piala Dunia terjadi di bawah satu menit. Clint Dempsey masuk ke dalam jajaran ketika mencetak gol untuk Amerika Serikat ke gawang Ghana di Piala Dunia 2014 saat laga baru berjalan 30 detik.</p><p>Kemudian Bryan Robson juga pernah mencetak gol cepat ketika menjebol gawang Prancis untuk Inggris di Piala Dunia 1982. Lalu ada Ernst Lehner (Jerman) dengan gol 24 detik di Piala Dunia 1934.</p><p><hr></p><p>Sedangkan Vaclav Masek (Ceko) pernah mencetak gol saat laga baru berjalan 16 detik. Rekor itu bertahan 40 tahun sebelum dipecahkan Hakan Sukur.</p><p>Rekor gol <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tercepat/" target="_blank">tercepat</a> di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/piala-dunia-2026/" target="_blank">Piala Dunia 2026</a> masih bisa dipecahkan. Ini karena <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/piala-dunia-2026/" target="_blank">Piala Dunia 2026</a> baru berjalan di babak penyisihan.</p><p></p><p></p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/gol/" target="_blank">Gol</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ismael-saibari/" target="_blank">Ismael Saibari</a> datang dari serangan pertama Singa Atlas. <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ismael-saibari/" target="_blank">Ismael Saibari</a> lolos dari perangkap offside Skotlandia menerima umpan terobosan Brahim Diaz.</p><p>Penyerang baru FC Bayern Muenchen tersebut mengontrol bola dan melihat posisi kiper Angus Gunn sebelum melepas tembakan roket yang tak bisa dibendung sang penjaga gawang.</p><p>Ini merupakan gol kedua Saibari di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/piala-dunia-2026/" target="_blank">Piala Dunia 2026</a> setelah ia juga mencetak gol kala <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/maroko/" target="_blank">Maroko</a> bermain imbang 1-1 dalam laga sengit menghadapi juara dunia lima kali, Brasil, pada laga pembuka.</p><p>Selain gol tersebut, Saibari memimpin lini depan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/maroko/" target="_blank">Maroko</a> dengan sangat efisien.</p><p>Dirinya mencatatkan 31 sentuhan bola serta 21 operan sukses. Ia juga melakukan dua kontribusi bertahan dan tiga kali memenangkan penguasaan bola dari lawan.(CNN/Kompas)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_6898_Ismael-Saibari-Rajai-Gol-Tercepat-di-Awal-Piala-Dunia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sport/10617/ismael-saibari-rajai-gol-tercepat-di-awal-piala-dunia/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Asap Mengepul, Bangunan Ruko Terbakar</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 11:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Asap Mengepul, Bangunan Ruko Terbakar]]></title>
            <description><![CDATA[Bangunan Ruko milik Nur Asiah Siregar (72), warga Tebing Tingi di Jalan Cokroaminoto Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kota Kisaran Barat.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b>, Asahan &ndash; Bangunan Ruko milik Nur Asiah Siregar (72), warga Tebing Tingi di Jalan Cokroaminoto Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kisaran/" target="_blank">Kisaran</a> Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/terbakar/" target="_blank">terbakar</a>, Rabu (17/6/2026) sekitar jam 13.20 Wib.</p><p>Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran Bidang Pemadam Kebakaran <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/satpol-pp/" target="_blank">Satpol PP</a> Asahan, Arif Afdani mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan penyebab kebakaran belum di ketahui.</p><p>&quot;Dari hasil pemeriksaan di lokasi untuk sementara belum diketahui sumber api,&quot; kata Arif.</p><p>Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 13.20 Wib. Api pertama kali dilihat oleh warga sekitar. Api sudah membesar dan muncul asap tebal dari bagian atap.</p><p>Menurut keterangan pemilik <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ruko/" target="_blank">ruko</a> kebakaran terjadi di lantai 2 bangunan, ketahui adanya kebakaran karena timbulnya kepulan asap disertai kobaran api.</p><p>Banyaknya bahan bangunan yang muda <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/terbakar/" target="_blank">terbakar</a>, sehingg api cepat merambat. Karena berbahaya dan berpotensi minimbulkan kebakaran yang meluas, warga langsung menghubungi nomor pemadam pos hanggar <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kisaran/" target="_blank">Kisaran</a>.</p><p>Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Asahan dan kepolisian tiba di lokasi. Saat itu api cepat merambat karena bangunan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ruko/" target="_blank">ruko</a> berisi bahan yang mudah <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/terbakar/" target="_blank">terbakar</a>.</p><p>Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Setelah dilakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dipadamkan.</p><p>Kerugian akibat kebakaran itu di perkirakan mencapai 50 juta rupiah, tidak ada korban jiwa saat kejadian. (TaslabNews)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_8860_Asap-Mengepul--Bangunan-Ruko-Terbakar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/10616/asap-mengepul-bangunan-ruko-terbakar/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">FORMATSU: DPR Jangan Sibuk Bahas HGU, Nasib Guru Paruh Waktu Batu Bara Masih Menunggu Kepastian</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 10:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[FORMATSU: DPR Jangan Sibuk Bahas HGU, Nasib Guru Paruh Waktu Batu Bara Masih Menunggu Kepastian]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN Ketua Forum Masyarakat Transparansi Sumatera Utara (FORMATSU), Rudy Harmoko SH, mengkritik langkah Panitia Khusus (Pansus) P]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b>- Ketua Forum Masyarakat Transparansi Sumatera Utara (FORMATSU), Rudy Harmoko SH, mengkritik langkah Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dprd/" target="_blank">DPRD</a> Batu Bara yang belakangan menyoroti dugaan kelebihan lahan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan perkebunan.</p><p>Menurut Rudy, Pemerintah Kabupaten Batu Bara dan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dprd/" target="_blank">DPRD</a> seharusnya lebih fokus menyelesaikan persoalan yang langsung berdampak kepada masyarakat. Salah satunya adalah gaji guru PPPK paruh waktu yang hingga kini belum mereka terima, sektor pertanian, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan ekonomi kerakyatan.</p><p>"Fokuslah kepada Pemkab Batu Bara dan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dprd/" target="_blank">DPRD</a> terkait gaji guru PPPK paruh waktu. Kemudian masih banyak persoalan pertanian, lapangan pekerjaan, dan peningkatan ekonomi masyarakat yang harus menjadi perhatian utama," ujar Rudy, Jumat (19/6).</p><p>Rudy menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk mencampuri atau mengambil sisa lahan HGU secara sepihak. Menurutnya, seluruh kewenangan terkait penerbitan, evaluasi, hingga pencabutan HGU berada di tangan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).</p><p>Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA) serta Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2021 tentang Penertiban Kawasan dan Tanah Terlantar.</p><p>"Kalau pun ada kelebihan lahan atau kesalahan pengukuran, yang berwenang melakukan pengukuran bidang tanah dan menerbitkan HGU adalah Kementerian ATR/BPN, bukan pemerintah daerah," tegasnya.</p><p>Rudy menjelaskan bahwa kemungkinan perbedaan luas lahan dapat terjadi karena perbedaan metode pengukuran. Pada masa lalu, pengukuran masih dilakukan secara manual, sedangkan saat ini sudah menggunakan teknologi GPS dan satelit yang lebih akurat.</p><p>Karena itu, ia menilai tidak tepat jika seluruh kesalahan langsung dibebankan kepada perusahaan perkebunan. Terlebih lagi, lokasi dugaan kelebihan lahan belum tentu dapat dipastikan tanpa proses verifikasi resmi dari instansi yang berwenang.</p><p>"Kalau ada dugaan kelebihan lahan, tidak bisa langsung diklaim atau dikuasai oleh pihak tertentu. Harus ada proses hukum dan verifikasi dari kementerian yang berwenang," katanya.</p><p>Rudy juga mengingatkan bahwa setiap pihak yang merasa memiliki hak atas suatu bidang tanah dapat menempuh jalur hukum melalui pengadilan dengan menunjukkan bukti-bukti kepemilikan yang sah.<hr></p><p>Ia menegaskan bahwa tindakan anarkis berupa perusakan atau penguasaan lahan secara sepihak tidak dapat dibenarkan karena status lahan HGU berada dalam kewenangan negara melalui Kementerian ATR/BPN.</p><p>Selain itu, Rudy menyoroti persoalan pajak sektor perkebunan. Menurutnya, perusahaan perkebunan kelapa sawit telah memiliki kewajiban perpajakan yang dibayarkan kepada pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP).</p><p>"Perusahaan perkebunan membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku kepada pemerintah pusat. Karena itu, persoalan HGU harus dipahami sesuai aturan dan kewenangan yang berlaku," ujarnya.</p><p>Rudy berharap polemik terkait HGU tidak mengalihkan perhatian pemerintah daerah dan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dprd/" target="_blank">DPRD</a> dari berbagai persoalan mendesak yang saat ini dihadapi masyarakat Batu Bara, terutama terkait kesejahteraan guru paruh waktu, sektor pertanian, dan upaya peningkatan ekonomi masyarakat.</p><p>Menanggapi kritik yang berkembang terkait pernyataannya mengenai potensi tunggakan pajak, Ketua Pansus PAD <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dprd/" target="_blank">DPRD</a> Batu Bara, Rohadi, menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan berbagai pihak. Ia mengakui bahwa penyebutan angka 115 tahun dalam pernyataan sebelumnya perlu diluruskan agar sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.</p><p>Rohadi menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP), batas waktu penagihan pajak paling lama adalah 10 tahun. Karena itu, informasi yang disampaikan sebelumnya merupakan temuan awal yang masih memerlukan verifikasi lebih lanjut, bukan sebuah keputusan atau kesimpulan akhir.</p><p>"Kami menghargai kritik yang disampaikan dan mengakui bahwa penyebutan angka 115 tahun perlu diluruskan sesuai batas hukum penagihan pajak yang paling lama 10 tahun menurut UU KUP," ujar Rohadi.</p><p>Ia menegaskan bahwa pihaknya akan segera menyerahkan seluruh data yang dimiliki kepada instansi perpajakan yang berwenang untuk dilakukan pemeriksaan dan verifikasi sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Hasil verifikasi tersebut nantinya akan menjadi dasar penyampaian informasi yang lebih akurat kepada masyarakat.</p><p>Menurut Rohadi, Pansus PAD <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dprd/" target="_blank">DPRD</a> Batu Bara tetap berkomitmen menjalankan tugas pengawasan dan penggalian potensi pendapatan daerah dengan berpedoman pada aturan hukum yang jelas serta mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyampaikan informasi kepada publik. (Ril/Dam)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_7160_FORMATSU--DPR-Jangan-Sibuk-Bahas-HGU--Nasib-Guru-Paruh-Waktu-Batu-Bara-Masih-Menunggu-Kepastian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/10615/formatsu-dpr-jangan-sibuk-bahas-hgu-nasib-guru-paruh-waktu-batu-bara-masih-menunggu-kepastian/</link>
            <author><![CDATA[jafar]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Karmila Purba Cewek Simalungun Orang Indonesia Pertama Tampil jadi Joki Tong Setan di Inggris</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 10:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Karmila Purba Cewek Simalungun Orang Indonesia Pertama Tampil jadi Joki Tong Setan di Inggris]]></title>
            <description><![CDATA[Karmila Purba Cewek Simalungun Orang Indonesia Pertama Tampil jadi Joki Tong Setan di Inggris]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>, Medan-<b></b><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/karmila-purba/" target="_blank">Karmila Purba</a>, perempuan asal Simalungun, Sumatera Utara, menjadi orang Indonesia pertama yang tampil sebagai <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/joki/" target="_blank">joki</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tong-setan/" target="_blank">tong setan</a> di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/inggris/" target="_blank">Inggris</a>.</p><p>Atraksi yang ia geluti dikenal secara internasional sebagai wall of death, sebuah pertunjukan mengendarai motor di dinding silinder vertikal.</p><p>Perjalanan Karmila jauh dari mudah. Sempat merantau demi bertahan hidup, ia bergabung dengan rombongan pasar malam dan mengawali kariernya dari wahana rumah hantu. </p><p>Rasa penasaran membawanya belajar <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tong-setan/" target="_blank">tong setan</a> pada tahun 2014, di tengah keraguan banyak orang karena saat itu belum ada <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/joki/" target="_blank">joki</a> perempuan di Indonesia.</p><p>Konsistensinya berbuah panggung internasional. Setelah tampil di Thailand pada 2018, ia berkenalan dengan Danny dari kelompok Ken Fox Wall of Death di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/inggris/" target="_blank">Inggris</a>. </p><p>Lewat koneksi itu, pada 2024 Karmila diundang tampil di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/inggris/" target="_blank">Inggris</a> dengan mengendarai motor Indian Scout, menjadikannya perempuan Indonesia pertama yang membawa kemampuannya hingga ke Eropa.</p><p>"Menjadi wanita pertama dari Indonesia yang bisa main <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tong-setan/" target="_blank">tong setan</a> sampai ke Eropa, proud of myself," ujar tulis <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/karmila-purba/" target="_blank">Karmila Purba</a> di akun IG @karmila_purba98.(IG)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_3100_Karmila-Purba-Cewek-Simalungun-Orang-Indonesia-Pertama-Tampil-jadi-Joki-Tong-Setan-di-Inggris.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/10614/karmila-purba-cewek-simalungun-orang-indonesia-pertama-tampil-jadi-joki-tong-setan-di-inggris/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tekuk Australia 2-0, Tuan Rumah Amerika Serikat Menyusul Lolos 32 Besar</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 10:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tekuk Australia 2-0, Tuan Rumah Amerika Serikat Menyusul Lolos 32 Besar]]></title>
            <description><![CDATA[Hasil Amerika Serikat vs Australia di Piala Dunia 2026 The Stars and Stripes Lolos ke 32 Besar Usai Menang 20.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Seattle&mdash; <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/amerika-serikat/" target="_blank">Amerika Serikat</a> memastikan tiket ke babak <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/32-besar/" target="_blank">32 besar</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/piala-dunia-2026/" target="_blank">Piala Dunia 2026</a> setelah menundukkan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/australia/" target="_blank">Australia</a> dengan skor 2-0 pada laga kedua Grup D di Stadion Lumen Field, Seattle, Sabtu (20/6/2026) dini hari WIB.</p><p>Kemenangan ini membuat The Stars and Stripes mengoleksi enam poin dan menjadi tim pertama dari grup tersebut yang mengamankan tempat di fase gugur.</p><p></p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/amerika-serikat/" target="_blank">Amerika Serikat</a> langsung menunjukkan ambisi besar sejak peluit awal dibunyikan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim tuan rumah tampil agresif dan terus menekan pertahanan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/australia/" target="_blank">Australia</a>.</p><p>Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-11. Upaya serangan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/amerika-serikat/" target="_blank">Amerika Serikat</a> berujung gol bunuh diri bek <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/australia/" target="_blank">Australia</a>, Cameron Burgess, yang salah mengantisipasi bola sehingga membuat timnya tertinggal 0-1.</p><p>Keunggulan cepat itu membuat permainan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/amerika-serikat/" target="_blank">Amerika Serikat</a> semakin berkembang. Mereka mampu mengontrol tempo pertandingan dan memaksa <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/australia/" target="_blank">Australia</a> lebih banyak bertahan di area sendiri.</p><p>Setelah unggul satu gol, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/amerika-serikat/" target="_blank">Amerika Serikat</a> tidak mengendurkan serangan. Kombinasi permainan cepat dari lini tengah dan sektor sayap terus merepotkan pertahanan Socceroos.</p><p>Hasilnya datang menjelang turun minum. Pada menit ke-43, Alex Freeman berhasil mencetak gol kedua <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/amerika-serikat/" target="_blank">Amerika Serikat</a> setelah memanfaatkan peluang di kotak penalti lawan.</p><p>Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/australia/" target="_blank">Australia</a> yang sedang berusaha menemukan ritme permainan. Skor 2-0 bertahan hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama.</p><p>Memasuki babak kedua, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/australia/" target="_blank">Australia</a> mencoba mengubah jalannya pertandingan. Tim Socceroos tampil lebih berani dengan meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan dua gol.<hr></p><p>Beberapa peluang berhasil diciptakan melalui pergerakan dari sisi lapangan. Tekanan yang diberikan sempat membuat lini belakang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/amerika-serikat/" target="_blank">Amerika Serikat</a> bekerja lebih keras dibandingkan babak pertama.</p><p>Namun, masalah utama <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/australia/" target="_blank">Australia</a> terletak pada efektivitas di depan gawang. Sejumlah peluang yang tercipta gagal dimaksimalkan menjadi gol karena penyelesaian akhir yang kurang tenang.</p><p>Selain itu, pertahanan disiplin <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/amerika-serikat/" target="_blank">Amerika Serikat</a> juga tampil solid sepanjang babak kedua. Para pemain belakang mampu mematahkan berbagai upaya serangan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/australia/" target="_blank">Australia</a> sebelum berkembang menjadi ancaman serius.</p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/australia/" target="_blank">Australia</a> terus berusaha mencari gol hingga menit-menit akhir pertandingan. Meski mendominasi beberapa fase permainan di babak kedua, mereka tetap gagal membobol gawang tuan rumah.</p><p>Skor 2-0 akhirnya bertahan hingga laga usai. Kemenangan tersebut memastikan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/amerika-serikat/" target="_blank">Amerika Serikat</a> meraih dua kemenangan beruntun dan mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.</p><p>Tambahan tiga poin membuat The Stars and Stripes resmi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lolos/" target="_blank">lolos</a> ke babak <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/32-besar/" target="_blank">32 besar</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/piala-dunia-2026/" target="_blank">Piala Dunia 2026</a>. Sementara itu, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/australia/" target="_blank">Australia</a> masih harus berjuang pada pertandingan berikutnya untuk menjaga peluang melangkah ke fase gugur.</p><p>Dengan dukungan penuh publik Seattle dan performa yang semakin meyakinkan, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/amerika-serikat/" target="_blank">Amerika Serikat</a> kini menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam perburuan gelar <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/piala-dunia-2026/" target="_blank">Piala Dunia 2026</a>. (JawaPos)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_8383_Tekuk-Australia-2-0--Tuan-Rumah-Amerika-Serikat-Menyusul-Lolos-32-Besar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sport/10613/tekuk-australia-20-tuan-rumah-amerika-serikat-menyusul-lolos-32-besar/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gila! Ayah Perkosa Anak Kandung Umur 3 Tahun Hingga Tewas</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 10:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gila! Ayah Perkosa Anak Kandung Umur 3 Tahun Hingga Tewas]]></title>
            <description><![CDATA[Seorang pria berinisial R (22) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), ditangkap polisi karena diduga memperkosa anak kandungnya.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>, Kolaka-<b></b>Seorang pria berinisial R (22) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sultra/" target="_blank">Sultra</a>), ditangkap polisi karena diduga mem<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/perkosa/" target="_blank">perkosa</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/anak/" target="_blank">anak</a> kandungnya yang masih berusia 3 tahun hingga meninggal dunia. Pelaku diamankan kurang dari 24 jam setelah kasus tersebut dilaporkan.</p><p>Hal tersebut dibenarkan Kasubsi Penmas Humas <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-kolaka/" target="_blank">Polres Kolaka</a>, Aiptu Riswandi. Ia mengatakan, saat ini pelaku telah diamankan di Mako <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-kolaka/" target="_blank">Polres Kolaka</a> untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.</p><p>Ia mengatakan penangkapan dilakukan oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Tim Elang Anti Bandit Satreskrim <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-kolaka/" target="_blank">Polres Kolaka</a> pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 13.15 Wita. Tim dipimpin KBO Satreskrim <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-kolaka/" target="_blank">Polres Kolaka</a>, Ipda Hendra bersama sejumlah personel.</p><p>"Penangkapan dilakukan di wil<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ayah/" target="_blank">ayah</a> Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka," ujar Riswandi melalui keterangan resminya kepada wartawan, Rabu (17/6).</p><p>Kasus itu terungkap setelah korban mengalami keluhan sakit pada bagian tubuhnya. Korban kemudian dibawa keluarga untuk mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Kolakaasi.</p><p>"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh keluarga dan mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Kolakaasi, korban dinyatakan meninggal dunia," ungkapnya.</p><p>Menerima laporan tersebut, Satreskrim <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-kolaka/" target="_blank">Polres Kolaka</a> langsung melakukan penyelidikan. Polisi mendatangi lokasi kejadian, memeriksa saksi-saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengamankan pelaku.</p><p>Ia mengatakan penyidik menjerat pelaku dengan pasal <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/perkosa/" target="_blank">perkosa</a>an terhadap <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/anak/" target="_blank">anak</a> yang mengakibatkan korban meninggal dunia sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Polisi memastikan proses hukum akan dilakukan secara profesional dan transparan.</p><p>"<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-kolaka/" target="_blank">Polres Kolaka</a> berkomitmen memberikan perlindungan terhadap <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/anak/" target="_blank">anak</a>, menindak tegas setiap bentuk kekerasan, serta memastikan proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan," tutupnya. (kendariinfo/wartadotcom)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_2431_Gila--Ayah-Perkosa-Anak-Kandung-Umur-3-Tahun-Hingaa-Tewas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/kriminal/10612/gila-ayah-perkosa-anak-kandung-umur-3-tahun-hingga-tewas/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gerakan Mahasiswa Dinilai Alami Anomali, Tokoh dan Akademisi Medan Tekankan Adab dalam Dialog Kebangsaan</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 09:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gerakan Mahasiswa Dinilai Alami Anomali, Tokoh dan Akademisi Medan Tekankan Adab dalam Dialog Kebangsaan]]></title>
            <description><![CDATA[Gerakan Mahasiswa Dinilai Alami Anomali, Tokoh dan Akademisi Medan Tekankan Adab dalam Dialog Kebangsaan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>- Sejumlah <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tokoh/" target="_blank">tokoh</a> dan akademisi menyoroti dinamika <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/gerakan/" target="_blank">gerakan</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mahasiswa/" target="_blank">mahasiswa</a>, etika dalam menyampaikan kritik, hingga implementasi berbagai program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam forum, "Temu Tokoh, Dialog dan Sikap Moral Menjaga Persatuan Bangsa" yang digelar di Rakan Khupi, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Jumat (19/6/2026) sore. </p><p>Selain membahas arah <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/gerakan/" target="_blank">gerakan</a> sosial di tengah perubahan zaman, forum tersebut juga menekankan pentingnya adab, literasi informasi, komunikasi publik, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga persatuan bangsa dan mengawal kebijakan yang berpihak kepada rakyat. </p><p>Forum ini menghadirkan berbagai pandangan lintas akademisi, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tokoh/" target="_blank">tokoh</a> masyarakat, hingga aktivis. Hadir sebagai narasumber Dr. Tappil Rambe, M.Si. (Akademisi UNIMED), Dr. Ara Auza, M.I.Kom. (Akademisi UMA), Dr. Iwan Nasution, M.H.I. (Akademisi UIN-SU), M. Ikhyar Velayati (Aktivis 98/Ketua Umum RPN), H. Alim Nur Nasution, S.E., M.M. (Tokoh Al Washliyah Sumut), serta Surya Kurniawan, S.T. (Tokoh Pemuda).</p><p>Perubahan arah <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/gerakan/" target="_blank">gerakan</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mahasiswa/" target="_blank">mahasiswa</a> dalam beberapa waktu terakhir menjadi sorotan dalam forum tersebut. Aktivis 98 sekaligus Ketua Umum RPN, M. Ikhyar Velayati, menilai kondisi itu sebagai anomali karena <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/gerakan/" target="_blank">gerakan</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mahasiswa/" target="_blank">mahasiswa</a> dinilai mulai bergeser dari fungsi historisnya sebagai kontrol sosial menjadi ruang yang rawan dipengaruhi kepentingan tertentu.</p><p>"Gerakan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mahasiswa/" target="_blank">mahasiswa</a> atau <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/gerakan/" target="_blank">gerakan</a> sosial sejatinya adalah agen perubahan. Dia mengkritisi persoalan yang ada pada zamannya. Tetapi sekarang kita perlu melihat, apakah <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/gerakan/" target="_blank">gerakan</a> itu benar-benar murni menyuarakan rakyat atau justru ada kepentingan lain yang ikut bermain," ujarnya.</p><p>Lebih lanjut, Ikhyar mengaitkan kondisi tersebut dengan perjalanan sejarah <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/gerakan/" target="_blank">gerakan</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mahasiswa/" target="_blank">mahasiswa</a> di Indonesia yang selalu lahir dari situasi konkret zamannya, seperti 1945, 1965, hingga 1998. Menurutnya, pada periode tersebut isu yang diangkat jelas dan mendapat dukungan publik secara luas karena langsung menyentuh persoalan rakyat.</p><p>"Dulu, isu yang diusung <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mahasiswa/" target="_blank">mahasiswa</a> menjawab persoalan masyarakat, sehingga mendapat dukungan publik luas. Tahun 1945 untuk kemerdekaan, 1965 krisis politik dan ekonomi, 1998 menolak militerisme, KKN, dan represifitas negara," katanya.</p><p>Namun, ia menilai kondisi saat ini menunjukkan pola berbeda. Gerakan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mahasiswa/" target="_blank">mahasiswa</a> dinilainya mulai mengarah pada isu yang tidak selalu berpihak langsung pada kepentingan publik, bahkan berpotensi dipengaruhi kepentingan elit hingga global.</p><p>"Yang sekarang terjadi adalah anomali. Tidak lazim. Gerakan yang seharusnya membawa isu rakyat justru ada yang mengarah pada kepentingan elit, oligarki, bahkan kapitalisme internasional," ujarnya.</p><p>Ia juga menambahkan bahwa metode <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/gerakan/" target="_blank">gerakan</a> saat ini turut menjadi perhatian.<hr></p><p>"Dulu rezim yang membubarkan diskusi, tapi sekarang justru <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mahasiswa/" target="_blank">mahasiswa</a> yang membubarkan diskusi. Ini sudah jauh dari tugas sejarah agen perubahan," katanya.</p><p>Tabayyun dalam Persepsi Publik Kebijakan</p><p>Setelah menyoroti fenomena <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/gerakan/" target="_blank">gerakan</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mahasiswa/" target="_blank">mahasiswa</a>, diskusi kemudian bergeser pada bagaimana masyarakat menerima dan memahami berbagai kebijakan pemerintah. Dalam konteks tersebut, Akademisi UIN Sumatera Utara, Dr. Iwan Nasution, menekankan pentingnya sikap tabayyun agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.</p><p>"Dalam Islam kita diminta untuk tabayyun terhadap setiap informasi. Niat pimpinan bisa saja baik, tapi tidak selalu ditangkap dengan benar oleh lingkungan di sekitarnya," ujarnya.</p><p>Ia menilai sejumlah program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat luas yang memiliki tujuan kemaslahatan.</p><p>"Pemerintah saat ini sangat perhatian kepada anak bangsa, salah satunya MBG. Dana yang digunakan juga berasal dari efisiensi dan pengelolaan negara," katanya.</p><p>Komunikasi Publik dan Risiko Disinformasi</p><p>Senada dengan itu, Akademisi Universitas <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Area (UMA), Dr. Ara Auza, M.I.Kom, menyoroti pentingnya komunikasi publik dalam keberhasilan program pemerintah. Ia menilai banyak kebijakan strategis seperti MBG, Sekolah Rakyat, dan revitalisasi pendidikan merupakan program besar yang kerap tidak dipahami secara utuh oleh masyarakat.</p><p>"Program ini sebenarnya sangat mulia, tapi tidak terlalu seksi bagi sebagian kalangan. Karena itu ada yang menyebutnya sebagai pendekatan yang cenderung neo-sosialis," ujarnya.</p><p>Menurutnya, kekosongan ruang komunikasi publik sering kali diisi oleh disinformasi dan hoaks yang memperburuk persepsi masyarakat terhadap suatu kebijakan.<hr></p><p>"Ketika ruang komunikasi kosong, akan diisi oleh informasi yang salah. Hoaks itu kadang memang sengaja diproduksi," katanya.</p><p>Ia menegaskan perlunya kolaborasi pemerintah dan akademisi dalam mengisi ruang publik dengan narasi yang tepat serta menyampaikan kritik secara etis.</p><p>"Program yang baik harus dikomunikasikan dengan baik, dan kritik juga harus disampaikan secara etis," ujarnya.</p><p>Transisi Kepemimpinan dan Beban Kebijakan Nasional</p><p>Dari aspek komunikasi publik, pembahasan kemudian mengarah pada tantangan implementasi kebijakan yang dihadapi pemerintah saat ini. Akademisi Universitas Negeri <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> (UNIMED), Dr. Tappil Rambe, M.Si, menyoroti beban akumulatif transisi kepemimpinan nasional dari era SBY, Jokowi hingga Prabowo yang menurutnya kini mencapai titik paling kompleks.</p><p>"SBY sudah mencanangkan blue print Indonesia, tapi tidak tuntas. Lalu dilanjutkan oleh Jokowi dengan cara instan dan pragmatis. Transisi ke Prabowo ini adalah beban puncak. Kalau tidak dikelola dengan baik, bisa memicu perpecahan," ujarnya.</p><p>Ia menilai beban tersebut merupakan hasil akumulasi panjang yang diwariskan antarperiode kepemimpinan, sehingga membutuhkan pengelolaan yang lebih matang. Tappil juga menyoroti karakter kepemimpinan Prabowo yang berlatar belakang militer dan membentuk pola kerja yang terstruktur.</p><p>"Prabowo lahir dari latar belakang militer, jadi pola yang terbentuk sangat militeristik. Sayangnya pembantu yang diangkat tidak semuanya memahami itu," katanya.</p><p>Terkait program MBG, ia menilai kebijakan tersebut memiliki tujuan baik dan telah berhasil diterapkan di sejumlah negara seperti Korea Selatan, Jepang, dan India. Namun keberhasilannya sangat bergantung pada tata kelola yang tepat.</p><p>"Kalau di kita tidak dikelola dengan baik, bisa jadi bancakan di banyak tempat," ujarnya.<hr></p><p>Ia menambahkan, salah satu persoalan mendasar kebijakan publik di Indonesia adalah lemahnya perencanaan yang sering tertinggal dari implementasi.</p><p>"Di kita ini barangnya jalan dulu baru dirancang. Jemarinya lebih cepat dibanding otaknya," katanya.</p><p>Etika Kritik dan Nilai Integritas Moral</p><p>Pembahasan selanjutnya mengerucut pada pentingnya etika dalam menyampaikan kritik di ruang publik. Tokoh Al Washliyah Sumatera Utara, H. Alim Nur Nasution, S.E., M.M., menekankan bahwa kritik harus disampaikan dengan cara yang baik sebagaimana diajarkan dalam nilai-nilai agama. </p><p>Ia mencontohkan perintah Allah kepada Nabi Musa dan Nabi Harun ketika menghadapi Fir&#039;aun agar tetap menggunakan perkataan yang lemah lembut.</p><p>Alim juga menyampaikan pesan moral melalui analogi "susu yang murni", bahwa manusia harus tetap menjaga integritas meskipun hidup di tengah lingkungan yang tidak sempurna.</p><p>"Seekor lembu yang makan rumput, di perutnya ada kotoran dan darah, tapi tetap menghasilkan susu yang murni dan bermanfaat. Begitu juga manusia, bagaimana pun rusaknya zaman, kalau kita tetap jadi orang baik, kita akan tetap seperti susu yang murni," ujarnya.</p><p>Ia menambahkan bahwa kehidupan berbangsa membutuhkan kepercayaan dan kontribusi nyata dari setiap warga negara.</p><p>"Negara ini butuh trust, bukan transaksi," katanya.</p><p>Akhlak, Persatuan, dan Kontribusi Nyata<hr></p><p>Pandangan serupa disampaikan Tokoh BKPRMI Sumatera Utara, Syafrizal Harahap. Menurutnya, demonstrasi merupakan bagian dari demokrasi, namun harus dilandasi akhlak, etika, dan pemikiran yang jelas.</p><p>"Akhlak itu etika dan moral. Demo itu boleh terjadi, tapi harus ada landasan dan pemikiran, bukan pragmatis dan sesaat," ujarnya.</p><p>Ia juga mengingatkan bahwa persatuan merupakan fondasi utama kehidupan berbangsa.</p><p>"Kalau persatuan itu tidak ada, kehancuran tinggal menunggu waktu," katanya.</p><p>Syafrizal turut mengapresiasi sejumlah program pemerintah yang dinilainya berdampak bagi masyarakat kecil. Ia mencontohkan pelaksanaan ibadah haji tahun ini yang menurutnya menunjukkan pentingnya penempatan orang yang tepat dalam menjalankan kebijakan.</p><p>"Prabowo menempatkan orang yang tepat, dan itu terlihat dari pelaksanaan haji tahun ini yang lebih baik," ujarnya.</p><p>Selain itu, ia mendorong generasi muda untuk ikut mengambil peran dalam rantai ekonomi program pemerintah, termasuk melalui budidaya ikan nila sistem bioflok yang dapat menjadi bagian dari suplai kebutuhan MBG.</p><p>"Saya memotivasi anak-anak muda, misalnya bikin kolam ikan nila sistem bioflok. Itu nanti bisa jadi suplai untuk MBG," katanya.</p><p>Pendidikan Karakter dan Gizi Generasi Bangsa</p><p>Sementara itu, Tokoh Pemuda Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Surya Kurniawan, S.T., menekankan pentingnya pendidikan karakter dan pemenuhan gizi sebagai fondasi pembangunan bangsa. Ia mengaitkan pandangannya dengan gagasan yang didapatnya dari beberapa buku tentang Prabowo Subianto. Menurutnya, Prabowo konsisten menekankan pentingnya kesejahteraan rakyat.<hr></p><p>"Dalam bukunya, Prabowo mengatakan secanggih apa pun senjata yang diberikan kepada pasukan, kalau perutnya tidak terisi baik, mereka tidak akan mampu mengangkat senjata. Sudah terisi perutnya, masih juga harus memikirkan anak istrinya. Dari sebelum dan sampai jadi presiden, Prabowo konsisten terhadap urusan ini. Muncullah MBG," ujarnya.</p><p>Menurut Surya, pemenuhan gizi melalui program MBG merupakan bagian dari upaya membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing. Di sisi lain, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ruang publik dari degradasi moral dan ujaran kebencian yang dapat memengaruhi generasi muda.</p><p>"Yang kita jaga sekarang adalah ruang publik dan karakter generasi. Ini tanggung jawab bersama," ujarnya.</p><p>Melalui forum yang juga dihadiri perwakilan organisasi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mahasiswa/" target="_blank">mahasiswa</a>, pelajar dan masyarakat itu, para narasumber berharap perbedaan pandangan yang berkembang di tengah masyarakat tidak menjadi pemicu perpecahan, melainkan menjadi ruang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dialog/" target="_blank">dialog</a> yang sehat untuk mencari solusi bersama. </p><p>Gerakan sosial, dunia akademik, pemerintah, dan masyarakat dinilai memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga persatuan bangsa serta mengawal pembangunan agar tetap berjalan sesuai kepentingan rakyat. (win)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_3523_Gerakan-Mahasiswa-Dinilai-Alami-Anomali--Tokoh-dan-Akademisi-Medan-Tekankan-Adab-dalam-Dialog-Kebangsaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/10611/gerakan-mahasiswa-dinilai-alami-anomali-tokoh-dan-akademisi-medan-tekankan-adab-dalam-dialog-kebangsaan/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ramalan Cuaca Kota Medan Sabtu 20 Juni 2026, Waspadai Hujan Lebat</guid>
            <pubDate>Sat, 20 Jun 2026 08:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ramalan Cuaca Kota Medan Sabtu 20 Juni 2026, Waspadai Hujan Lebat]]></title>
            <description><![CDATA[Ramalan cuaca Kota Medan Sabtu 20 Juni 2026, warga diminta mewaspadai kondisi hujan lebat.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b>- Ramalan cuaca kota Medan pada Sabtu 20 Juni 2026 bakalan diguyur hujan ringan, hujan sedang hingga <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/hujan-lebat/" target="_blank">hujan lebat</a>.</p><p>Sebagaimana catatan POSMETRO MEDAN yang dilihat dari website resmi BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) pada Sabtu 20 Juni 2026 kondisi hujan terjadi dengan intensitas suhu udara antara rata-rata 23 derajat celcius hingga 29 derajat celcius.</p><p>Warga diminta tetap waspada mengantisipasi cuaca ekstrem yang mungkin saja muncul kapan pun di luar prediksi Lembaga itu, terlebih hari ini diprediksi bakal turun <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/hujan-lebat/" target="_blank">hujan lebat</a> di sejumlah kawasan.<b>(dpt) </b></p><p></p><p></p><p><b>Data Cuaca Kota Medan Per Kecamatan:</b></p><p><b></p><p></b></p><p>Johor</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan lebat<hr></p><p>Medan Marelan</p><p>&gt;&gt;&gt; berawan</p><p>Labuhan</p><p>&gt;&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Tembung</p><p>&gt;&gt;&gt; hujan ringan</p><p></p><p>Medan Kota </p><p>&gt;&gt;&gt; hujan sedang</p><p>Sunggal<hr></p><p>&gt;&gt;&gt; hujan sedang</p><p>Helvetia</p><p>&gt;&gt;&gt; hujan sedang</p><p>Denai</p><p>&gt;&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Medan Barat</p><p>&gt;&gt;&gt; hujan sedang</p><p>Medan Deli </p><p>&gt;&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Tuntungan<hr></p><p>&gt;&gt;&gt; <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/hujan-lebat/" target="_blank">hujan lebat</a></p><p>Medan Belawan</p><p>&gt;&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Amplas</p><p>&gt;&gt;&gt; hujan sedang</p><p>Medan Area</p><p>&gt;&gt;&gt; hujan sedang</p><p>Maimun</p><p>&gt;&gt;&gt; hujan sedang</p><p>Medan Timur<hr></p><p>&gt;&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Selayang</p><p>&gt;&gt;&gt; hujan sedang</p><p>Polonia</p><p>&gt;&gt;&gt; hujan sedang</p><p>Medan Baru</p><p>&gt;&gt;&gt; hujan sedang</p><p>Perjuangan</p><p>&gt;&gt;&gt; hujan ringan</p><p>Petisah<hr></p><p>&gt;&gt;&gt; hujan sedang***<b></p><p></b></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_6813_Ramalan-Cuaca-Kota-Medan-Sabtu-20-Juni-2026--Waspadai-Hujan-Lebat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/10604/ramalan-cuaca-kota-medan-sabtu-20-juni-2026-waspadai-hujan-lebat/</link>
            <author><![CDATA[pandapotan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Brasil vs Haiti, Neymar Tak Main</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 23:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Brasil vs Haiti, Neymar Tak Main]]></title>
            <description><![CDATA[Neymar Jr kembali menjadi sorotan publik menjelang pertandingan Brasil melawan Haiti di ajang Piala Dunia 2026.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>, </b>Amerika Serikat - <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/neymar-jr/" target="_blank">Neymar Jr</a> kembali menjadi sorotan publik menjelang pertandingan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/brasil/" target="_blank">Brasil</a> melawan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/haiti/" target="_blank">Haiti</a> di ajang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/piala-dunia-2026/" target="_blank">Piala Dunia 2026</a>.</p><p>Namun kali ini bukan karena aksi gemilangnya di lapangan, melainkan momen emosional yang terjadi saat sesi latihan tim nasional <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/brasil/" target="_blank">Brasil</a>.</p><p>Pelatih <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/brasil/" target="_blank">Brasil</a>, Carlo Ancelotti, dikabarkan berbicara langsung dengan Neymar untuk menyampaikan keputusan yang cukup berat.</p><p>Dalam percakapan tersebut, Ancelotti menjelaskan bahwa Neymar belum masuk dalam rencana tim untuk pertandingan berikutnya dan tidak akan ikut bepergian bersama skuad.</p><p>Momen itu disebut berlangsung singkat namun penuh makna. Neymar mendengarkan penjelasan sang pelatih tanpa memberikan bantahan ataupun protes.</p><p>Setelah percakapan selesai, pemain berusia 34 tahun tersebut hanya menundukkan kepala sebelum meninggalkan area latihan.</p><p>Reaksi Neymar langsung menarik perhatian banyak penggemar sepak bola. Bukan karena kemarahan atau kekecewaan yang ditunjukkan secara terbuka, melainkan sikap tenang yang memperlihatkan betapa berat situasi yang sedang ia hadapi.</p><p>Kondisi fisik Neymar memang masih menjadi perhatian tim medis <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/brasil/" target="_blank">Brasil</a>. Sang pemain belum berada dalam kebugaran terbaik untuk tampil di pertandingan kompetitif.</p><p>Meski demikian, banyak pihak meyakini bahwa Neymar tetap berharap bisa berada di sekitar tim dan memberikan dukungan kepada rekan-rekannya selama turnamen berlangsung.</p><p>Bagi Neymar, Piala Dunia selalu memiliki arti yang sangat spesial. Sepanjang kariernya, ia menjadi salah satu sosok penting dalam perjalanan Tim Samba di berbagai edisi turnamen terbesar dunia tersebut.<hr></p><p>Karena itu, kesempatan untuk kembali terlibat di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/piala-dunia-2026/" target="_blank">Piala Dunia 2026</a> menjadi sesuatu yang sangat dinantikan.</p><p>Keputusan Ancelotti tentu diambil dengan mempertimbangkan kondisi tim secara keseluruhan.</p><p>Pelatih asal Italia itu harus memastikan setiap pemain yang masuk dalam skuad benar-benar siap secara fisik maupun mental untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat.</p><p>Meski harus menerima kenyataan pahit, Neymar diperkirakan tetap akan memberikan dukungan penuh kepada <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/brasil/" target="_blank">Brasil</a> dari luar lapangan.</p><p>Pengalaman dan pengaruhnya di ruang ganti masih dianggap penting bagi para pemain muda yang sedang berjuang membawa <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/brasil/" target="_blank">Brasil</a> meraih prestasi terbaik.</p><p>Bagi para pendukung <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/brasil/" target="_blank">Brasil</a>, pemandangan Neymar yang berjalan pergi dengan kepala tertunduk menjadi salah satu momen paling menyentuh di turnamen ini.</p><p>Sebuah gambaran tentang perjuangan seorang pemain besar yang masih ingin berkontribusi untuk negaranya, meski keadaan belum berpihak kepadanya. (JawaPos)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_5237_Brasil-vs-Haiti--Neymar-Tak-Main.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sport/10610/brasil-vs-haiti-neymar-tak-main/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pakai Baju Tahanan, Dokter Tifa Susul Roy Suryo Jalani Cek Medis</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 23:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pakai Baju Tahanan, Dokter Tifa Susul Roy Suryo Jalani Cek Medis]]></title>
            <description><![CDATA[Pakai baju tahanan, Dokter Tifa menyusul Roy Suryo menjalani cek medis di RS Polri.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>-</b>Roy Suryo dan Dokter Tifa yang sudah resmi jadi tersangka dan ditangkap Polda Metro Jaya kini Jumat (19/6) sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.</p><p>Menumpangi mobil tahanan dan dijaga ketat aparat Polda Metro Jaya, tersangka Roy Suryo tiba di RS Polri Kramat Jati, pada Jumat malam. </p><p></p><p>Kepada pers, Roy yang tidak mengenakan baju tahanan berteriak takbir seraya berjalan masuk ke ruangan pemeriksaan. Tidak lama berselang, menyusul tersangka Dokter Tifa yang mengenakan baju orange dan hanya terdiam ketika dilontarkan sejumlah pertanyaan wartawan. </p><p>Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, Rafly Harun yang turut mendampingi mengaku, sebenarnya kesehatan kliennya saat ini baik-baik saja. </p><p></p><p>Namun, penyidik Polda Metro Jaya mengharuskan untuk tetap memeriksakan kesehatan terhadap keduanya. Sedangkan kliennya sempat menolak karena tidak mau dipertontonkan. </p><p>"Sebenarnya begini, kami menolak dibawa keluar, dan Mas Roy sesungguhnya menolak, apalagi menggunakan baju tahanan, rompi tahanan, kita sudah bernegosiasi, tapi rupanya ada pemaksaan agar dicek ke RS Polri Kramat Jati," ungkap Rafly seperti disiarkan JPNN.</p><p><b>Pakai Baju Tahanan Kesadaran Sendiri</b></p><p>Rafly menegaskan kondisi kesehatan kedua kliennya dalam keadaan sehat walafiat. Dokter Tifa bahkan jam 08.00 WIB pagi tadi sebelum ditangkap dia mau ujian disertasi seminar hasil.<hr></p><p>Rafly menjelaskan Roy Suryo tidak menggunakan rompi tahanan, tetapi Dokter Tifa menggunakannya bukan karena paksaan, tetapi karena kesadarannya sendiri. </p><p>"Jadi sekali lagi, ini kan bukan sebuah kejahatan yang pantas dipertontonkan tersangkanya. Ini sebuah perbedaan pendapat yang berujung pada pelaporan oleh orang nomor satu di Republik ini, yang sebenarnya tidak layak," jelasnya.</p><p>Dalam kasusnya, dia mengungkapkan, seorang bapak bangsa mengadukan warga negara dan kemudian memaksa dalam tanda kutip menggunakan aparat untuk mengkriminalkan warga negaranya. </p><p> "Jadi, bukan soal perkara Dokter Tifa dan Mas Roy saja, tetapi perkara demokrasi, kebebasan berpendapat di republik ini yang harusnya kita juluki, termasuk kebebasan pendapat di media. Karena salah satu yang dipermasalahkan itu adalah yang di media," tukasnya. </p><p> Rafly menambahkan 2 kliennya itu sudah bertemu dengan keluarganya masing-masing. </p><p>"Sudah-sudah, yang mendampingi ada istrinya Mas Roy, keluarga Dokter Tifa juga datang. Siapa sih yang mau suaminya ditangkap?"***</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_4403_Pakai-Baju-Tahanan--Dokter-Tifa-Susul-Roy-Suryo-Jalani-Cek-Medis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/10607/pakai-baju-tahanan-dokter-tifa-susul-roy-suryo-jalani-cek-medis/</link>
            <author><![CDATA[pandapotan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Merawat Kemanusiaan Lewat Kurikulum Berbasis Cinta</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 22:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Merawat Kemanusiaan Lewat Kurikulum Berbasis Cinta]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN, Medan  Suasana di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Medan siang itu tampak begitu hidup. Riuh rendah tawa dan selebrasi s]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN, Medan - Suasana di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Medan siang itu tampak begitu hidup. Riuh rendah tawa dan selebrasi siswa memecah atmosfer madrasah pascapelaksanaan ujian akhir semester.</p><p>Di lapangan terbuka, sebagian siswa tampak asyik beradu ketangkasan dalam pertandingan badminton, futsal, dan kasti dalam gelaran Pekan Olahraga dan Seni (Porseni). Di sudut lain, sayup-sayup terdengar harmoni alat musik seperti suara gitar yang dipetik oleh guru dan siswa. Begitu juga langkah kaki yang ritmis dari siswa yang tengah berlatih tari.</p><p>Sementara itu, ketenangan justru merajai ruang perpustakaan dan keheningan yang khusyuk menyelimuti Masjid, tempat jemari dan bibir para siswa lincah melakukan murajaah hafalan Al-Qur&#039;an. Di antara riuhnya aktivitas, beberapa kelompok siswa tampak asyik berguyon sembari menikmati program makanan bergizi gratis.</p><p>Di taman mini, guru pendamping dan siswa &quot;Duta Lingkungan Hidup&quot; sedang asyik merawat tanaman-tanaman &quot;Apotek Hidup&quot;. Sebagian membersihkan batang dan daun usang, ada yang menyiram air, ada yang berdiskusi betapa berartinya tanaman bagi manusia.</p><p>Di bulan Juni 2026 ini, atmosfer<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-mtsn-2-medan/" target="_blank"> MTsN 2 Medan</a> seolah menjelma bait-bait puitis mahakarya Sapardi Djoko Darmono: Hujan Bulan Juni. Seperti siklus tahunan yang tak terelakkan, Juni selalu menjadi panggung tempat bertemunya rasa cinta dan getirnya perpisahan. Ada cinta yang mendalam karena mereka telah berhasil mengukir memori belajar, berproses, dan menorehkan prestasi bersama. Namun, ada pula perpisahan yang harus dihadapi karena gerbang kenaikan kelas telah melambaikan tangan&mdash;memaksa mereka meninggalkan ruang kelas lama demi menapaki anak tangga yang lebih tinggi.</p><p>Sejak madrasah ini mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), pertemuan dan perpisahan tak lagi dipandang sebagai akhir, melainkan dua sisi mata uang yang saling menggenapi. Output dari proses humanis ini mulai berbuah manis; para siswa kini tampil jauh lebih percaya diri dalam mengeksplorasi potensi diri mereka masing-masing.</p><p>Manifestasi KBC: Saat Kognitif dan Afektif Melebur di Ruang Kelas</p><p>Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta terbukti membawa lompatan kualitas yang signifikan, baik bagi lini pendidik maupun peserta didik di<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-mtsn-2-medan/" target="_blank"> MTsN 2 Medan</a>. Kurikulum ini berhasil mengawinkan aspek kognitif (kecerdasan intelektual) dan afektif (kecerdasan emosional) menjadi sebuah kolaborasi pembelajaran yang memikat.</p><p>Dafa, seorang siswa kelas VIII, merasakan betul transformasi spiritual dan emosional tersebut. Bagi Dafa, dinamika belajar di kelas VIII saat ini terasa sangat kontras jika dibandingkan dengan pengalamannya di kelas VII dahulu.</p><p>&quot;Melalui Kurikulum Cinta, nilai kasih sayang, toleransi, dan kepedulian ditanamkan dalam setiap aktivitas pembelajaran,&quot; ucap Dafa saat diwawancarai di kelasnya, Rabu (17/06/2026).<hr></p><p>Senada dengan Dafa, Nadrah, siswi kelas VIII lainnya, mengungkapkan bahwa KBC telah memperluas cakrawala pandangnya mengenai esensi kemanusiaan.</p><p>"Kurikulum ini menuntun kami untuk memahami cara mencintai sesama manusia dan merawat lingkungan, sekaligus bergerak bersama untuk mewujudkan cita-cita," ucapnya.</p><p>Perubahan paradigma ini juga dirasakan sebagai angin segar oleh para guru. Maimunah, salah satu guru di<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-mtsn-2-medan/" target="_blank"> MTsN 2 Medan</a>, mengakui bahwa pendekatan humanis dalam KBC telah mengikis sekat kaku antara guru dan murid. Ruang kelas tidak lagi mencekam, melainkan berubah menjadi hangat, inklusif, dan menyenangkan. Guru bertransformasi tidak hanya sebagai pengajar yang mentransfer ilmu, tetapi juga sebagai sahabat, mentor, dan pembimbing spiritual.</p><p>&quot;Kami ditantang untuk menyelami dan memahami kebutuhan psikologis siswa secara personal. Ketika hubungan emosional guru dan siswa semakin erat, proses transfer ilmu menjadi jauh lebih nyaman, organik, dan efektif,&quot; jelas Guru Maimunah.</p><p>KBC: Laksana Air di Tengah Gurun Pasir</p><p>Secara historis, Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan paradigma pendidikan transformatif yang diluncurkan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada 24 Juli 2025 di Makassar. Kehadiran KBC dirancang sebagai respons taktis dan strategis Kemenag terhadap situasi global saat ini dan juga bagaimana penerapan kurikulum klasik yang berbasis nilai belajar saja.</p><p></p><p>Selama bertahun-tahun, kurikulum konvensional dinilai terlalu menitikberatkan pada capaian akademik dan angka-angka kognitif mutlak. Dampaknya, dimensi afektif, empati, dan spiritualitas yang sejatinya merupakan ruh (jiwa) dari pendidikan Islam sering kali terabaikan. Proses pendidikan kerap terjebak dalam rutinitas administratif yang gersang akan makna kasih sayang, kehilangan orientasi transendental (kedekatan dengan Tuhan), serta kurang menyentuh kodrat kemanusiaan peserta didik secara utuh.</p><p>Melalui Kemenag, implementasi KBC di madrasah-madrasah kini diintegrasikan melalui rekonstruksi materi ajar, penguatan moderasi beragama yang inklusif, serta metode experiential learning (belajar berbasis pengalaman langsung). Kemenag berkomitmen menjadikan madrasah bukan sekadar pabrik kelulusan, melainkan ekosistem persemaian karakter mulia yang berbasis pada nilai Rahmatan lil &#039;Alamin (rahmat bagi semesta alam).</p><p>Kepala<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-mtsn-2-medan/" target="_blank"> MTsN 2 Medan</a>, Pesta Berampu, menegaskan bahwa denyut nadi nilai-nilai cinta dalam KBC tidak boleh mandek di balik dinding-dinding ruang kelas. Kurikulum ini dirancang untuk mendobrak batas madrasah guna melahirkan budaya gotong royong, kepekaan sosial, dan tanggung jawab moral terhadap lingkungan sekitar.<hr></p><p></p><p>"Kami menyaksikan sendiri bagaimana atmosfer madrasah bertumbuh menjadi jauh lebih harmonis. Relasi antar-siswa dan guru semakin solid. Bahkan, dampaknya meluas hingga ke lingkungan luar madrasah. Penerapan KBC berhasil membangun jembatan harmonisasi yang kuat antara siswa dan masyarakat sekitar, di mana mereka kini saling bahu-membahu," ucapnya.</p><p>Kepala<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-mtsn-2-medan/" target="_blank"> MTsN 2 Medan</a> berharap, resonansi Kurikulum Berbasis Cinta ini dapat terus dijaga dan diimplementasikan oleh para siswa di mana pun mereka berada&mdash;baik di lingkungan keluarga maupun di tengah masyarakat luas. Goal besarnya adalah mencetak generasi cendekiawan masa depan yang tidak hanya unggul dalam inovasi dan teknologi, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.</p><p>Sore pun menjemput di<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-mtsn-2-medan/" target="_blank"> MTsN 2 Medan</a>. Suasana senja di pertengahan Juni itu mendadak liris, seindah alunan musikalisasi puisi Sapardi yang dibawakan oleh duet legendaris Ari Reda. Petikan dawai gitar yang sunyi berpadu dengan vokal yang merdu, berhasil mengubah bait Hujan Bulan Juni menjadi sebuah simfoni yang menawan hati. Lewat Kurikulum Berbasis Cinta,<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-mtsn-2-medan/" target="_blank"> MTsN 2 Medan</a> tampaknya sedang memahat langkah pasti: mengantarkan anak-anak didiknya tumbuh menjadi manusia yang manusia seutuhnya.( Rel)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_8988_Merawat-Kemanusiaan-Lewat-Kurikulum-Berbasis-Cinta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/profil/10601/merawat-kemanusiaan-lewat-kurikulum-berbasis-cinta/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PH Rasiah Sukanthan: &quot;Klien Kami Tidak Disebut dalam Kesaksian&quot;</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 21:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PH Rasiah Sukanthan: "Klien Kami Tidak Disebut dalam Kesaksian"]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN, Medan   Persidangan perkara dugaan percobaan penyelundupan manusia dengan tiga terdakwa warga negara Sri Lanka kembali meng]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN, Medan -  Persidangan perkara dugaan percobaan penyelundupan manusia dengan tiga terdakwa warga negara Sri Lanka kembali mengungkap sejumlah fakta menarik di ruang sidang PN Medan.</p><p>Lima warga negara Sri Lanka yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-saksi/" target="_blank"> saksi</a> sekaligus korban memberikan keterangan terkait pihak yang merekrut mereka serta menerima uang untuk rencana keberangkatan ke Prancis. </p><p>Dalam perkara yang didakwa menggunakan Pasal 120 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, JPU Sofian Agung Maulana, SH menghadirkan lima<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-saksi/" target="_blank"> saksi</a> korban untuk memberikan keterangan di hadapan majelis hakim.</p><p>Berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan, para<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-saksi/" target="_blank"> saksi</a> menerangkan bahwa mereka awalnya berencana berangkat ke Prancis untuk mencari pekerjaan. Namun setelah berada di Indonesia dan menunggu selama kurang lebih dua bulan, rencana keberangkatan tersebut disebut berubah dari jalur udara menjadi jalur laut melalui Aceh.</p><p>Dalam kesaksiannya, para<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-saksi/" target="_blank"> saksi</a> juga menerangkan mengenai adanya rencana penggunaan sebuah kapal yang disebut berada di Aceh. Kapal tersebut, menurut keterangan yang terungkap di persidangan, memiliki nilai sekitar Rp1,7 miliar dan disebut telah dibayar panjar sebesar Rp60 juta. </p><p>Penasihat hukum terdakwa Rasiah Sukanthan, yakni Albert Paindoan Sianturi, SH, Susra Sianturi, SH, dan Jiwika Sonia, SH, menyoroti keterangan lima<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-saksi/" target="_blank"> saksi</a> korban yang dihadirkan oleh jaksa.</p><p>Menurut Albert, fakta yang muncul di persidangan justru menunjukkan bahwa para<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-saksi/" target="_blank"> saksi</a> menyebut nama terdakwa Kamal dan terdakwa Thilipan sebagai pihak yang merekrut mereka serta menerima uang dari para korban. </p><p>"Fakta yang terungkap di persidangan, lima<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-saksi/" target="_blank"> saksi</a> korban menerangkan bahwa yang merekrut dan menerima uang dari mereka adalah terdakwa Kamal dan terdakwa Thilipan.</p><p>"Sementara klien kami, Rasiah Sukanthan, tidak disebut merekrut maupun menerima uang dari lima korban yang dihadirkan sebagai<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-saksi/" target="_blank"> saksi</a> oleh Jaksa Penuntut Umum,  Sofian Agung Maulana," ujar Albert Paindoan Sianturi kepada wartawan usai sidang, Jumat, (19/6/2026). </p><p>Albert menjelaskan, kliennya dalam perkara ini didakwa oleh jaksa sebagai salah satu pihak yang diduga menerima uang dari para korban. Namun berdasarkan keterangan lima<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-saksi/" target="_blank"> saksi</a> yang telah diperiksa di persidangan, menurutnya belum ditemukan fakta yang mengarah kepada keterlibatan Rasiah Sukanthan dalam perekrutan maupun penerimaan uang dari para korban tersebut.<hr></p><p>Selain itu, persidangan juga menyoroti jumlah korban yang tercantum dalam surat dakwaan. Dalam dakwaan disebutkan jumlah korban mencapai 26 orang, sementara pada sidang pemeriksaan<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-saksi/" target="_blank"> saksi</a> yang berlangsung baru lima orang yang dihadirkan untuk memberikan keterangan.</p><p>Di sisi lain, terdakwa Kamal disebut membantah menerima uang secara langsung dari para korban sebagaimana yang diterangkan oleh para<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-saksi/" target="_blank"> saksi</a> di persidangan. Perbedaan keterangan antara para<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-saksi/" target="_blank"> saksi</a> dan terdakwa tersebut kini menjadi bagian dari proses pembuktian yang akan diuji lebih lanjut dalam persidangan berikutnya. </p><p>Sementara itu, kapal yang disebut dalam keterangan para<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-saksi/" target="_blank"> saksi</a> dikabarkan telah disita dan menjadi bagian dari barang bukti dalam perkara tersebut.</p><p>Namun identitas pemilik kapal maupun nahkoda kapal hingga kini belum terungkap dalam persidangan.</p><p>Perkara dugaan percobaan penyelundupan manusia ini masih terus bergulir. Majelis hakim, yang diketuai Hakim Ketua Yohana Tiora  Pangaribuan SH M Hum,   akan menilai seluruh keterangan<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-saksi/" target="_blank"> saksi</a>, alat bukti, serta fakta yang terungkap di persidangan sebelum mengambil keputusan terhadap masing-masing terdakwa(erni)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_7850_PH-Rasiah-Sukanthan---quot-Klien-Kami-Tidak-Disebut-dalam-Kesaksian-quot-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/10600/ph-rasiah-sukanthan-quotklien-kami-tidak-disebut-dalam-kesaksianquot/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jalur Menuju Bandara Silangit Bersih dan Asri, Pemkab Taput Hidupkan Kembali Semangat Gotong Royong</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 21:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jalur Menuju Bandara Silangit Bersih dan Asri, Pemkab Taput Hidupkan Kembali Semangat Gotong Royong]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN, Siborongborong Pemandangan berbeda terlihat di sepanjang jalur menuju Bandara Silangit, Jumat (19/6/2026). Ratusan aparatu]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN, Siborong-borong -</p><p>Pemandangan berbeda terlihat di sepanjang jalur menuju<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-bandara-silangit/" target="_blank"> Bandara Silangit</a>, Jumat (19/6/2026). Ratusan aparatur sipil negara (ASN), perangkat desa, pemerintah kecamatan, masyarakat, hingga sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) bahu-membahu membersihkan lingkungan dalam kegiatan gotong royong massal yang digagas Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.</p><p>Kegiatan yang dipusatkan di Desa Pariksabungan, Kecamatan Siborongborong, ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-taput/" target="_blank"> Taput</a> dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat budaya kebersamaan yang menjadi warisan masyarakat Indonesia.</p><p>Atas arahan Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, gerakan kebersihan lingkungan terus digelorakan sebagai bagian dari upaya menciptakan kawasan yang bersih, sehat, dan nyaman, khususnya pada jalur strategis menuju<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-bandara-silangit/" target="_blank"> Bandara Silangit</a> yang menjadi salah satu pintu masuk ke kawasan Danau Toba.</p><p>Sejak pagi hari, peserta gotong royong membersihkan saluran drainase, mengangkat sampah, memangkas rumput liar, serta menata lingkungan di sepanjang ruas jalan. Kehadiran para ASN bersama masyarakat mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.</p><p>Sekretaris Daerah Tapanuli Utara, Henry M.M. Sitompul, yang turut terjun langsung ke lokasi mengatakan bahwa gotong royong bukan sekadar kegiatan kebersihan, melainkan gerakan sosial yang memperkuat rasa persatuan dan kepedulian terhadap lingkungan.</p><p>"Semangat gotong royong harus terus dijaga dan diwariskan. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga memperkuat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah," ujarnya.</p><p>Menurut Sekda, Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat menjadi momentum penting untuk mengajak seluruh elemen masyarakat kembali menghidupkan nilai-nilai kebersamaan yang mulai tergerus oleh perkembangan zaman.</p><p>Ia menilai, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh program pemerintah, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, budaya gotong royong harus terus dipelihara sebagai kekuatan sosial yang mampu mendorong kemajuan dan kesejahteraan bersama.</p><p>Selain memberikan dampak positif terhadap kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan bekerja bersama, tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap pembangunan daerah.<hr></p><p>Pemkab<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-taput/" target="_blank"> Taput</a> berharap gerakan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah sehingga budaya gotong royong tetap hidup dan menjadi bagian dari karakter masyarakat Tapanuli Utara.</p><p>Melalui langkah sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan, semangat kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-taput/" target="_blank"> Taput</a> diharapkan semakin kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.( HCS,)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_7638_Jalur-Menuju-Bandara-Silangit-Bersih-dan-Asri--Pemkab-Taput-Hidupkan-Kembali-Semangat-Gotong-Royong.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/10599/jalur-menuju-bandara-silangit-bersih-dan-asri-pemkab-taput-hidupkan-kembali-semangat-gotong-royong/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jean Calvijn Negosiator, Bobby Gercep...Aman</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 21:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jean Calvijn Negosiator, Bobby Gercep...Aman]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN, Medan  Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak kembali turun langsung menjadi Negosiator ketika ratusan wa]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN, Medan - Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak kembali turun langsung menjadi Negosiator ketika ratusan warga tergabung dalam Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (LMP MBG) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Jumat (19/6/2026).</p><p>Berkat pendekatan yang humanis, situasi di lokasi unjuk rasa tetap berjalan kondusif dan aman.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/140f6969d5213fd0ece03148e62e461e_IMG-20260619-WA0076.jpg"></p><p></p><p>Aksi damai yang digelar ratusan massa LMP MBG ini langsung direspons cepat oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Orang nomor satu di Pemprov Sumut tersebut langsung menemui para pendemo di depan gerbang kantornya.</p><p>Di hadapan ratusan massa, Bobby menegaskan dukungannya terhadap program tersebut dan mengapresi kepedulian masyarakat Sumut. Ia juga berjanji akan meneruskan poin-poin evaluasi yang disampaikan warga langsung kepada Presiden RI, Prabowo Subianto. ( Dam)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_5343_Jean-Calvijn-Negosiator--Bobby-Gercep---Aman.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/10598/jean-calvijn-negosiator-bobby-gercepaman/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Karo Gelar Turnamen Voli Antarpersonel</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 18:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Karo Gelar Turnamen Voli Antarpersonel]]></title>
            <description><![CDATA[Posmetro Medan, Karo Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80, Polres Karo menggelar turnamen bola voli antarpersonel di Lapangan Voli Mapolres]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Posmetro Medan, Karo -Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Karo menggelar turnamen<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-bola-voli/" target="_blank"> bola voli</a> antarpersonel di Lapangan Voli Mapolres Karo, Jumat (19/6). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat soliditas, kekompakan, dan kebersamaan di lingkungan kepolisian.</p><p>Turnamen diikuti oleh berbagai satuan fungsi serta jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Karo. Pertandingan berlangsung meriah dengan semangat<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-sportivitas/" target="_blank"> sportivitas</a> yang tinggi, disaksikan langsung oleh para pejabat utama dan personel Polres Karo.</p><p>Kapolres Karo, Pebriandi Haloho, mengatakan bahwa kegiatan olahraga tersebut bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari upaya membangun kekompakan dan menjaga kebugaran personel dalam mendukung pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat.</p><p>"Melalui kegiatan olahraga ini, kita ingin memperkuat soliditas dan sinergi antarpersonel. Selain menyehatkan, perlombaan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Polres Karo dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80," ujar Kapolres.</p><p>Menurutnya, semangat<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-sportivitas/" target="_blank"> sportivitas</a> yang ditunjukkan seluruh peserta mencerminkan nilai kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan utama dalam menjalankan tugas kepolisian.</p><p>Kapolres berharap seluruh rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga mampu meningkatkan semangat pengabdian dan profesionalisme personel dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.</p><p>Turnamen<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-bola-voli/" target="_blank"> bola voli</a> ini menjadi salah satu agenda pembinaan internal Polres Karo yang diharapkan dapat mempererat hubungan antarpersonel sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menyongsong puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80.(jpg)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_3452_Semarak-Hari-Bhayangkara-ke-80--Polres-Karo-Gelar-Turnamen-Voli-Antarpersonel.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sport/10597/semarak-hari-bhayangkara-ke80-polres-karo-gelar-turnamen-voli-antarpersonel/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kajati Sumut Terima Kunjungan  Kodaeral I  Bersama Jajaran Bea Cukai Belawan  Serta PT.Pelindo Pelabuhan Belawan</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 18:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kajati Sumut Terima Kunjungan  Kodaeral I  Bersama Jajaran Bea Cukai Belawan  Serta PT.Pelindo Pelabuhan Belawan]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN,Medan  Kajati Sumut, Muhibuddin, SH., MH didampingi Asisten Intelijen Irfan Wibowo, SH., MH dan Asisten Tindak Pidana Umum S]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Medan - Kajati Sumut, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a>, SH., MH didampingi Asisten Intelijen Irfan Wibowo, SH., MH dan Asisten Tindak Pidana Umum Suhendri, SH., MH menerima kunjungan koordinasi dari Komandan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kodaeral-i/" target="_blank">Kodaeral I</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/laksamana-muda/" target="_blank">Laksamana Muda</a> TNI <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/deny-septiana/" target="_blank">Deny Septiana</a>, S.I.P., M.A.P.</p><p>Turut mendampingi Dankodaeral I saat pertemuan itu, Asintel Dankodaeral I Kolonel Laut (P) Bambang Widodo, S. E., M. Si, Asops Dankodaeral I, Kolonel Laut (P) Wirawan Ady Prasetya, S.Sos., M.Tr.Opsla., CRMP., CTMP, Kadiskum <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kodaeral-i/" target="_blank">Kodaeral I</a>, Kolonel Laut (H) Haridus, S.H., M.H., M.Tr.Opsla hingga Koorsmin <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kodaeral-i/" target="_blank">Kodaeral I</a> Letkol Laut (P) Akhbar Faisal Harahap.</p><p>Selain Dankodaeral I, turut mengikuti pertemuan itu jajaran Bea Cukai Pelabuhan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> dan Jajaran pejabat PT.Pelindo <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a>.</p><p>Kehadiran pejabat lintas sectoral tersebut dilaksanakan dalam rangka audiensi dengan Kajati Sumatera Utara serta menguatkan koordinasi kelembagaan khususnya dalam penegakan hukum aspek laut atau perairan.</p><p>Kajati Sumatera Utara pada kesempatan itu menyampaikan sambuatan hangat atas kehadiran dan kunjungan tersesebut, Kajati juga menyampaikan harapan positif dari kunjungan itu sebagai koordinasi aktif lintas Lembaga atau lintas sektoral sehingga dapat mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi pengamanan dan penegakan hukum yang tidak dapat dipisahkan. Ujarnya.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_6327_Kajati-Sumut-Terima-Kunjungan--Kodaeral-I--Bersama-Jajaran-Bea-Cukai-Belawan--Serta-PT-Pelindo-Pelabuhan-Belawan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/10596/kajati-sumut-terima-kunjungan-kodaeral-i-bersama-jajaran-bea-cukai-belawan-serta-ptpelindo-pelabuhan-belawan/</link>
            <author><![CDATA[salamudin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kanada Bantai Qatar 6-0, Horor! Ismael Kone Patah Kaki</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 18:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kanada Bantai Qatar 6-0, Horor! Ismael Kone Patah Kaki]]></title>
            <description><![CDATA[Kondisi Terkini Pemain Kanada Ismael Kone yang Alami Patah Kaki.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Jakarta - Pemain Timnas <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kanada/" target="_blank">Kanada</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ismael-kone/" target="_blank">Ismael Kone</a> mengalami <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/patah-kaki/" target="_blank">patah kaki</a> usai ditekel pemain <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/qatar/" target="_blank">Qatar</a> Assim Madibo. Kondisi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ismael-kone/" target="_blank">Ismael Kone</a> disebut baik-baik saja karena sudah ditangani oleh dokter.</p><p>Cedera <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/patah-kaki/" target="_blank">patah kaki</a> didapat <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ismael-kone/" target="_blank">Ismael Kone</a> saat <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kanada/" target="_blank">Kanada</a> membantai <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/qatar/" target="_blank">Qatar</a> 6-0 di laga Grup B <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/piala-dunia-2026/" target="_blank">Piala Dunia 2026</a> di BC Place Vancouver Jumat (18/6/2026). </p><p>Setengah lusin gol <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kanada/" target="_blank">Kanada</a> dibuat oleh hat-trick Jonathan David, Cyle Larin, Nathan Saliba, dan bunuh diri Mohammed Manai.</p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/qatar/" target="_blank">Qatar</a> pada laga ini harus mengakhiri laga dengan sembilan pemain. Hal itu terjadi karena Homam Ahmed dan Assim Madibo mendapatkan kartu merah.</p><p>Assim Madibo sendiri mendapat kartu merah setelah tekel horornya kepada <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ismael-kone/" target="_blank">Ismael Kone</a>. Kemenangan ini membawa <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kanada/" target="_blank">Kanada</a> ke puncak Grup B dengan empat angka. Poin mereka sama dengan Swiss di urutan kedua.</p><p>Pelatih <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kanada/" target="_blank">Kanada</a>, Jesse Marsch, awalnya memuji Kone karena selalu tampil maksimal saat diturunkan. Menurutnya Kone adalah pemain terbaik.</p><p>"Dia mewakili apa yang menjadi ciri khas tim ini. Saya pikir dia adalah pemain terbaik kami saat melawan Bosnia. Dia akan baik-baik saja, dia sedang bersama para dokter. Dia akan bersama kami lagi," ujar Jesse March dikutip detikSport dari BBC.</p><p></p><p>"Dia adalah bagian penting dari semua yang kami lakukan. Para pemain mewakili semua hal hebat tentang negara ini. Saya bangga menjadi pelatih mereka," jelasnya.(Detik)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_9874_Kanada-Bantai-Qatar-6-0--Horor--Ismael-Kone-Patah-Kaki.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sport/10595/kanada-bantai-qatar-60-horor-ismael-kone-patah-kaki/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mabes TNI Gelar Sertijab, Marsdya TNI M Khairil Lubis Menjabat Dansesko TNI</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 18:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mabes TNI Gelar Sertijab, Marsdya TNI M Khairil Lubis Menjabat Dansesko TNI]]></title>
            <description><![CDATA[Marsdya TNI M. Khairil Lubis menduduki jabatan sebagai Dansesko TNI dalam acara di Mabes TNI.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a> -</b>Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/richard-tampubolon/" target="_blank">Richard Tampubolon</a> mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin Acara Serah Terima Jabatan Komandan Sekolah Staf dan Komando (Dansesko) TNI dan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (17/6/2026).</p><p>Di sana, Marsdya TNI Arif Widianto, S.A.B., M.Tr.(Han)., CHRMP menyerahkan jabatan Dansesko TNI kepada Marsdya TNI M. Khairil Lubis. </p><p>Selanjutnya, jabatan Pangkogabwilhan II diserahterimakan dari Marsdya TNI M. Khairil Lubis kepada Marsda TNI Muzafar, S.Sos., M.M.</p><p>Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Kasum TNI, regenerasi kepemimpinan merupakan bagian penting dari pembinaan personel dan organisasi untuk menjamin kesinambungan pengabdian serta kesiapan TNI menghadapi dinamika lingkungan strategis.</p><p>"Serah terima Jabatan merupakan bagian dari kaderisasi TNI untuk memperkuat kepemimpinan dan kesinambungan pengabdian kepada bangsa dan negara. Di tengah dinamika strategis global, kesiapsiagaan operasional, dan kualitas kepemimpinan menjadi faktor penentu dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/nkri/" target="_blank">NKRI</a>," ujar Letjen TNI <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/richard-tampubolon/" target="_blank">Richard Tampubolon</a> dalam siaran Puspen TNI di website <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tni/" target="_blank">tni</a>.mil.id yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Jumat 19 Juni 2026.</p><p>Sertijab ini menjadi bagian dari upaya TNI memperkuat profesionalisme, menjaga kesinambungan kepemimpinan, serta meningkatkan kualitas organisasi agar semakin adaptif, modern, dan siap melaksanakan tugas dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/nkri/" target="_blank">NKRI</a>.***</p><p></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_5790_Mabes-TNI-Gelar-Sertijab--Marsdya-TNI-M-Khairil-Lubis-Menjabat-Dansesko-TNI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/profil/10580/mabes-tni-gelar-sertijab-marsdya-tni-m-khairil-lubis-menjabat-dansesko-tni/</link>
            <author><![CDATA[pandapotan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kodim 0203/Langkat Rampungkan Pembangunan Jembatan Gantung Antarlingkungan di Kelurahan Bela Rakyat</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 17:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kodim 0203/Langkat Rampungkan Pembangunan Jembatan Gantung Antarlingkungan di Kelurahan Bela Rakyat]]></title>
            <description><![CDATA[Kodim 0203/Langkat Rampungkan Pembangunan Jembatan Gantung Penghubung Antarlingkungan di Kelurahan Bela Rakyat.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Langkat &ndash; <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kodim-0203-langkat/" target="_blank">Kodim 0203/Langkat</a> bersama masyarakat berhasil merampungkan pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lingkungan/" target="_blank">Lingkungan</a> VII Basuki dengan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lingkungan/" target="_blank">Lingkungan</a> VI, Kampung Rel dan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lingkungan/" target="_blank">Lingkungan</a> VIII Undian, Kelurahan Bela Rakyat, Kecamatan Kuala, Jumat (19/6/2026). </p><p>Jembatan yang menjadi akses vital bagi warga tersebut kini telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan untuk menunjang berbagai aktivitas masyarakat.</p><p>Jembatan gantung berukuran 40 meter x 1,5 meter tersebut menjadi sarana penghubung yang memperlancar mobilitas masyarakat antarlingkungan.</p><p> Pembangunan infrastruktur ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap peningkatan konektivitas wilayah, sejalan dengan gagasan Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada pembangunan fasilitas publik guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat hingga ke daerah.</p><p>Pengerjaan jembatan dilaksanakan oleh personel <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kodim-0203-langkat/" target="_blank">Kodim 0203/Langkat</a> bersama masyarakat setempat melalui semangat gotong royong yang kuat. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan secara bertahap, mulai dari pembangunan fondasi, pemasangan konstruksi utama, perakitan besi ulir dan plat baja, hingga penyelesaian akhir berupa pengecatan jembatan. </p><p>Dalam pelaksanaannya digunakan berbagai peralatan kerja seperti mesin las, mesin gerinda, mesin pemotong besi, mesin molen, genset, perancah kerja, alat ukur konstruksi, serta peralatan tukang lainnya guna mendukung kelancaran pembangunan.</p><p>Dalam proses pembangunannya digunakan berbagai material konstruksi seperti semen, pasir, batu split, batu mangga, besi ulir, plat baja, besi H, besi L, kawat beton, serta material pendukung lainnya.</p><p> Berkat sinergi antara TNI dan masyarakat, seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dengan aman, tertib, dan lancar hingga mencapai progres 100 persen sehingga jembatan siap digunakan untuk mendukung mobilitas warga sehari-hari.</p><p>Menanggapi keberhasilan tersebut, Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Sandy, S.I.P., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat. </p><p>"Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kesejahteraan warga. Kehadirannya akan mempermudah mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, serta mempererat hubungan antarwilayah yang sebelumnya terkendala akses. TNI AD melalui satuan teritorial akan terus hadir dan berkontribusi dalam setiap upaya pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Kapendam. (REL/DAM).<hr></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_5381_Kodim-0203-Langkat-Rampungkan-Pembangunan-Jembatan-Gantung-Antarlingkungan-di-Kelurahan-Bela-Rakyat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/10594/kodim-0203langkat-rampungkan-pembangunan-jembatan-gantung-antarlingkungan-di-kelurahan-bela-rakyat/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Temui Massa Pendemo, Ini Kata Gubernur Sumut Bobby Nasution...</guid>
            <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 17:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Temui Massa Pendemo, Ini Kata Gubernur Sumut Bobby Nasution...]]></title>
            <description><![CDATA[Temui Massa Pendemo, Bobby Nasution Sebut MBG Jadi Kriteria Orang tua Pilih Sekolah Untuk anaknya.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Medan &ndash; Ratusan warga yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (LMP <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mbg/" target="_blank">MBG</a>) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/gubernur/" target="_blank">Gubernur</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumatera-utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> (Gubsu), Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Jumat (19/6/2026).</p><p>Kedatangan massa bertujuan menuntut agar program Makan Bergizi Gratis (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mbg/" target="_blank">MBG</a>) terus dilanjutkan dengan sejumlah evaluasi. </p><p>Aksi damai ini langsung direspons oleh <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/gubernur/" target="_blank">Gubernur</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumatera-utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a>, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Nasution. Di hadapan ratusan pen<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/demo/" target="_blank">demo</a>, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> menegaskan dukungannya dan berjanji akan meneruskan aspirasi tersebut langsung kepada Presiden RI, Prabowo Subianto. </p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> mengungkapkan, berdasarkan catatan dan kunjungannya ke berbagai daerah di Sumut, program <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mbg/" target="_blank">MBG</a> mendapatkan sambutan yang sangat luar biasa dari masyarakat bawah. </p><p>"Saya kalau ke daerah sering menanyakan bagaimana respons anak-anak kita, orang tua, yang mendapatkan manfaat secara langsung. Responsnya sangat positif," ujar <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> di hadapan massa aksi. </p><p>Begitu tingginya antusiasme warga, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> membeberkan fakta menarik di lapangan. Saat ini, program <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mbg/" target="_blank">MBG</a> bahkan telah bergeser menjadi salah satu indikator dan kriteria utama bagi orang tua dalam memilih sekolah untuk anak-anak mereka. </p><p>"Kita hari ini sedang melakukan ujian masuk sekolah. Salah satu kriteria orang tua memilih sekolah untuk anak-anaknya saat ini adalah sekolah yang sudah ada program <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mbg/" target="_blank">MBG</a>-nya. Ini membuktikan program ini memang sangat dibutuhkan," jelas Menantu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo tersebut.</p><p>Menanggapi tuntutan massa aksi terkait perbaikan sistem, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> menyatakan sepakat. Ia menilai evaluasi dan penyempurnaan regulasi memang perlu dilakukan demi kebaikan bersama, namun bukan berarti harus mengorbankan atau menghentikan program yang sudah berjalan dengan baik. </p><p>"Kita sepakat semua, mungkin kalau ada perlu perbaikan iya, perlu ada penyempurnaan iya. Tapi jangan sampai mengorbankan kebutuhan dan keperluan anak-anak yang manfaatnya sudah dirasakan nyata selama ini," tegasnya disambut riuh massa. (DAM)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_2603_Temui-Massa-Pendemo--Inia-Kata-Gubernur-Sumut-Bobby-Nasution---.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/10593/temui-massa-pendemo-ini-kata-gubernur-sumut-bobby-nasution/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>