<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.posmetromedan.id/</link>
        <description>POSMETRO MEDAN</description>
        <lastBuildDate>Sat, 06 Jun 2026 02:01:54 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Zakiyuddin Ajak Semua Bersinergi</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 21:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Zakiyuddin Ajak Semua Bersinergi]]></title>
            <description><![CDATA[Posmetro Medan, Medan  Upaya mewujudkan Belawan yang lebih tertata, nyaman, dan berkembang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Posmetro Medan, Medan - Upaya mewujudkan Belawan yang lebih tertata, nyaman, dan berkembang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan warga dinilai menjadi kunci percepatan perubahan di kawasan pesisir tersebut.</p><p>Hal ini terungkap dalam pertemuan Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap dengan pengurus Kolaborasi Belawan Berkah (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kbb/" target="_blank">KBB</a>) di kediaman pribadinya, Jalan Gurila, Medan, Jumat (5/6/2026). Selain bersilaturahmi, kedua pihak juga berdiskusi mengenai berbagai persoalan dan potensi yang dimiliki Belawan.</p><p></p><p>Pengurus <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kbb/" target="_blank">KBB</a> memaparkan sejumlah program sosial yang telah dijalankan untuk masyarakat Belawan. Berbagai masukan dan gagasan juga disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penataan kawasan yang dilakukan Pemko Medan.</p><p></p><p>Menanggapi itu, Zakiyuddin Harahap menegaskan Pemko Medan berkomitmen terus melakukan pembenahan Belawan secara bertahap. Menurutnya, perubahan tidak bisa dilakukan secara instan karena kompleksitas persoalan yang ada, namun berbagai langkah terus dilakukan untuk menghadirkan perubahan yang lebih baik. </p><p>&quot;Tujuan kita sama, bagaimana ke depan Belawan bisa dikelola lebih baik lagi. Pemko Medan juga sudah melakukan berbagai upaya agar wajah Belawan ke depan bisa berubah menjadi lebih baik,&quot; ujar Zakiyuddin. </p><p>Ia menambahkan, koordinasi juga telah dilakukan dengan Pelindo dan PT KAI untuk memperkuat penataan kawasan. &quot;Saya berharap teman-teman <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kbb/" target="_blank">KBB</a> ikut membantu mengedukasi masyarakat agar mendukung berbagai upaya yang dilakukan Pemko Medan. Dengan kolaborasi semua pihak, kita optimistis Belawan dapat menjadi kawasan yang lebih tertata, nyaman, dan berkembang,&quot; pungkasnya.(ATN)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_7771_Zakiyuddin-Ajak-Semua-Bersinergi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/10137/zakiyuddin-ajak-semua-bersinergi/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Puji Tuhan Hasil USG Kandungan Saya Sehat...</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 21:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Puji Tuhan Hasil USG Kandungan Saya Sehat...]]></title>
            <description><![CDATA[Mulana Kartika Nainggolan (31), ibu hamil yang menjadi korban penganiayaan di kawasan Terowongan Tembung, Jalan Baru, Medan Tembung.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Medan &ndash; Kabar melegakan datang dari <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mulana-kartika-nainggolan/" target="_blank">Mulana Kartika Nainggolan</a> (31), <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ibu-hamil/" target="_blank">ibu hamil</a> yang menjadi korban penganiayaan di kawasan Terowongan Tembung, Jalan Baru, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. </p><p>Setelah sempat mengalami kekerasan fisik dan tendangan di bagian perut, kondisi janin yang dikandungnya dipastikan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sehat/" target="_blank">sehat</a> usai menjalani pemeriksaan medis dan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/usg/" target="_blank">USG</a>.</p><p>Peristiwa yang viral di media sosial tersebut terjadi pada Rabu (3/6/2026) saat Mulana bersama suaminya melintas di bawah rel kereta api kawasan Terowongan Tembung. Saat itu, keduanya melihat aksi tawuran yang disebut sering terjadi di lokasi tersebut.</p><p>Karena sedang hamil tujuh minggu dan khawatir terhadap keselamatan, Mulana dan suaminya memilih berhenti di pinggir jalan dan tidak berani melintas di tengah situasi yang masih diwarnai lemparan batu.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/a597e50502f5ff68e3e25b9114205d4a_717038438_2507831892994078_4901385620028047984_n.jpg"></p><p>"Keadaan saya sekarang, puji Tuhan sudah mendingan. Tadi hasil <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/usg/" target="_blank">USG</a> kandungan saya juga <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sehat/" target="_blank">sehat</a>, tidak ada masalah apa-apa," ujar Mulana saat ditemui wartawan, Kamis (4/6/2026).</p><p>Meski kondisi fisik dan kandungannya dinyatakan aman, Mulana mengaku masih mengalami trauma berat akibat kekerasan yang dialaminya. </p><p>Kehamilan yang sedang dijalaninya juga memiliki arti penting bagi dirinya dan sang suami, karena sebelumnya ia pernah mengalami keguguran pada akhir tahun lalu.</p><p>Mulana juga membantah pengakuan pelaku yang menyebut dirinya merekam aksi tawuran sebelum insiden penganiayaan terjadi. Ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak merekam tawuran tersebut.</p><p>"Kami tidak merekam tawuran itu. Saya sedih karena disebut merekam kejadian tawuran yang viral tersebut," katanya.<hr></p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/73278a4a86960eeb576a8fd4c9ec6997_713883175_1334622335433391_6806318564426837762_n.jpg"></p><p>Menurut Mulana, saat mereka berhenti di lokasi, kondisi lalu lintas tidak mengalami kemacetan. Namun, dua pria yang belakangan diketahui sebagai pelaku diduga memaksa mereka untuk tetap melintas di area tawuran.</p><p>Ia mengaku sudah menjelaskan kepada pelaku bahwa dirinya sedang hamil dan takut melintas karena situasi tidak aman. Namun, penjelasan itu diduga tidak dihiraukan.</p><p>"Saya bilang kami tidak berani lewat karena ada tawuran. Tetapi setelah itu suami saya langsung dipukul," tuturnya.</p><p>Melihat suaminya <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dianiaya/" target="_blank">dianiaya</a>, Mulana sempat berusaha merekam kejadian tersebut sebagai bukti untuk laporan polisi. Namun, telepon genggamnya terjatuh saat keributan berlangsung.</p><p>Tak hanya menyaksikan suaminya dipukul, Mulana juga mengaku menjadi korban kekerasan fisik. Ia menyebut salah seorang pelaku menendang bagian perutnya yang sedang hamil.</p><p>"Setelah itu datang satu pelaku lagi dan menendang perut saya. Jadi memang ada dua pelaku," ungkapnya.</p><p>Selain melakukan penganiayaan, para pelaku juga disebut sempat mengancam korban menggunakan senjata api. Akibat kejadian itu, Mulana mengaku mengalami tekanan psikologis dan kelelahan karena harus menjalani pemeriksaan serta mengurus proses hukum selama dua hari terakhir.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Mulana turut menyampaikan apresiasi kepada saksi yang merekam kejadian dan kepada pihak kepolisian yang bergerak cepat menangani kasus hingga para pelaku berhasil diamankan.</p><p>"Saya berterima kasih kepada saksi yang merekam kejadian dan kepada pihak kepolisian yang sudah membantu menyelesaikan persoalan ini sampai pelakunya ditangkap," ujarnya.<hr></p><p>Sebelumnya, Unit Resmob Polrestabes Medan telah menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut. </p><p>Kedua pelaku diketahui bernama Zulyarham dan Zulfikar. Mereka diamankan di kediaman masing-masing di kawasan Jalan Bersama, Gang Bantan, Kota Medan.</p><p>Kasus penganiayaan terhadap <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ibu-hamil/" target="_blank">ibu hamil</a> tersebut kini masih dalam penanganan pihak kepolisian. (Mistar/FB)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_9627_Puji-Tuhan-Hasil-USG-Kandungan-Saya-Sehat---.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/10136/puji-tuhan-hasil-usg-kandungan-saya-sehat/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tim Tabur Kejati Sumut dan Intelijen Kejari Tanjungbalai Amankan A Hock DPO Kasus Penggelapan</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 20:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tim Tabur Kejati Sumut dan Intelijen Kejari Tanjungbalai Amankan A Hock DPO Kasus Penggelapan]]></title>
            <description><![CDATA[Tim Tabur Kejati Sumut dan Intelijen Kejari Tanjungbalai Amankan DPO Kasus Penggelapan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>- Tim Tangkap Buron (Tabur) Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bersama Tim Intelijen Kejaksaan Negeri <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, berhasil mengamankan seorang terpidana yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dpo/" target="_blank">DPO</a>) kasus <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/penggelapan/" target="_blank">penggelapan</a>, Jumat (5/6/2026).</p><p>Terpidana yang diamankan bernama Albert A Hock. Ia ditangkap sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Muchtar No. 73, Lingkungan III, Kelurahan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Kota I, Kecamatan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Selatan, Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>.</p><p>Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor 864 K/Pid/2020 yang menyatakan Albert A Hock terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/penggelapan/" target="_blank">penggelapan</a> secara bersama-sama. Dalam putusan itu, terpidana dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun.</p><p>Mahkamah Agung juga mengabulkan permohonan kasasi Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Asahan, sekaligus membatalkan Putusan Pengadilan Negeri <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Nomor 433/Pid.B/2019/PN/Tjb tanggal 9 April 2020.</p><p>Selain itu, majelis hakim memerintahkan agar terpidana segera ditahan untuk menjalani hukuman yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.</p><p>Usai diamankan, Albert A Hock langsung dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> untuk menjalani proses administrasi dan penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan ke Bidang Tindak Pidana Umum guna pelaksanaan eksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>.</p><p>Pihak kejaksaan menyebutkan, proses penangkapan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa hambatan berarti. Tim gabungan juga terus berkoordinasi untuk memastikan proses pemindahan dan eksekusi terpidana berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p><p>Keberhasilan penangkapan tersebut disebut sebagai bentuk komitmen Kejaksaan Republik Indonesia, khususnya <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kejati-sumut/" target="_blank">Kejati Sumut</a> dan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kejari/" target="_blank">Kejari</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, dalam menegakkan supremasi hukum serta melaksanakan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.</p><p>Melalui program Tangkap Buron (Tabur), kejaksaan menegaskan tidak ada tempat aman bagi para buronan yang mencoba menghindari pelaksanaan putusan pengadilan.</p><p>Kepala Kejaksaan Negeri <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, Bobon Robiana, SH, MH menegaskan pihaknya akan terus melakukan pencarian dan penangkapan terhadap para buronan yang masih masuk dalam <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dpo/" target="_blank">DPO</a>, sebagai bentuk kepastian hukum dan penegakan keadilan bagi masyarakat.(REL/RED)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_3001_Tim-Tabur-Kejati-Sumut-dan-Intelijen-Kejari-Tanjungbalai-Amankan-A-Hock-DPO-Kasus-Penggelapan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/kriminal/10135/tim-tabur-kejati-sumut-dan-intelijen-kejari-tanjungbalai-amankan-a-hock-dpo-kasus-penggelapan/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sudah Banyak Korban, Jalan Veteran Dibiarkan Jadi Kubangan</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 20:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sudah Banyak Korban, Jalan Veteran Dibiarkan Jadi Kubangan]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDANSelama dua tahun terakhir, Jalan Veteran IX di Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, dibiarkan seper]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b></p><p>Selama dua tahun terakhir, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/jalan-veteran/" target="_blank">Jalan Veteran</a> IX di Desa Manunggal, Kecamatan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/labuhan/" target="_blank">Labuhan</a> Deli, Kabupaten Deli Serdang, dibiarkan seperti kubangan. Jalan yang menjadi jalur utama menuju <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/marelan/" target="_blank">Marelan</a>, Hamparan Perak, dan Belawan itu, dilalui segala macam kendaraan: sepeda motor, mobil pribadi, hingga truk tronton.</p><p>&quot;Macam belum merdeka negara ini kalau nengok jalan ini, Bang. Dan ini terhitung masih di kawasan perkotaan, lo. Sudah banyak jatuh korban di sini,&quot; kata Fadlan, warga sekitar kepada Posmetro Medan di lokasi, Jumat (5/62026).</p><p>Dia menyebut, warga sudah nyaris bosan mengeluhkan hal itu, sudah pula berkali-kali dibagikan di media sosial, tetapi tak kunjung ada perhatian.</p><p>&quot;Kami manalah pula tahu ini urusan pemerintah mana? Apa status jalannya pun awak tak paham. Yang jelas ini bukan jalan tikus. Ini jalan besar. Semua kendaraan lewat. Masih kawasan kota pula. Kan, aneh kalau ini pun tak bisa dibetulkan?&quot; Kata Fadlan dengan ekspresi kesal.<img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/47d1e990583c9c67424d369f3414728e_WhatsApp Image 2026-06-05 at 20.22.12.jpeg"></p><p>Dari pantauan awak media, tak hanya badan jalan yang rusak, sistem drainase di sepanjang jalan tersebut juga tidak berfungsi sehingga selalu menggenang. Ketika hujan turun, genangan itu menjelma menjadi kubangan. Pengendara sepeda motor tidak tahu di mana ada lubang. Sudah banyak kecelakaan bahkan sampai yang fatal.</p><p>Seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan, menyebut parit di depan rumahnya maupun di sepanjang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/jalan-veteran/" target="_blank">Jalan Veteran</a> IX sudah tidak berfungsi. Air hujan tidak lagi mengalir ke saluran pembuangan, melainkan menggenangi jalan hingga masuk ke rumah warga.</p><p>&quot;Air hujan tidak mengalir ke drainase, jadi menggenangi jalan. Bahkan masuk ke rumah saya. Comberan kami juga tidak jalan,&quot; tuturnya sambil menunjukkan kondisi rumahnya.</p><p>Menurutnya, selama puluhan tahun tinggal di Desa Manunggal, belum pernah ada perbaikan signifikan terhadap sistem drainase di lingkungannya.</p><p>Parit yang dulunya besar kini tertimbun tanah dan tidak pernah dikeruk.<hr></p><p>Akibat buruknya drainase, banjir kerap terjadi setiap musim hujan. Kondisi itu bahkan membuat dirinya dan keluarga terpaksa pindah rumah.</p><p>&quot;Tolong kepada pemerintah setempat supaya segera diperbaiki. Ini sudah menjadi kesengsaraan bagi saya sampai saya dan anak terpaksa pindah rumah karena banjir terus saat musim hujan,&quot; ungkapnya dengan suara bergetar.</p><p>Selain banjir, kondisi jalan yang rusak parah juga sering menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh.</p><p>&quot;Sering pengendara motor jatuh karena jalan rusak dan drainasenya tidak berfungsi,&quot; katanya.</p><p>Dia mengaku sudah berulang kali melaporkan kondisi tersebut ke pemerintah desa hingga kecamatan.</p><p></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_1735_Sudah-Banyak-Korban--Jalan-Veteran-Dibiarkan-Jadi-Kubangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/10134/sudah-banyak-korban-jalan-veteran-dibiarkan-jadi-kubangan/</link>
            <author><![CDATA[toga]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bank Sumut Dukung Lahirnya Bintang Sepak Bola Masa Depan Indonesia</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 20:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bank Sumut Dukung Lahirnya Bintang Sepak Bola Masa Depan Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN,Medan  Komitmen PT Bank Sumut (Perseroda) dalam mendukung pengembangan generasi muda Indonesia kembali mendapat apresiasi.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Medan &ndash; Komitmen PT <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> (Perseroda) dalam mendukung pengembangan generasi muda Indonesia kembali mendapat apresiasi. Ketua Umum <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pssi/" target="_blank">PSSI</a>, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/erick-thohir/" target="_blank">Erick Thohir</a>, menilai dukungan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> terhadap penyelenggaraan ASEAN U19 Boys&#039; <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> Championship 2026 sebagai bentuk nyata kontribusi dunia usaha dalam mendorong kemajuan sepak bola nasional dan pembinaan talenta muda Indonesia.</p><p>Menanggapi hal tersebut, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/direktur-utama/" target="_blank">Direktur Utama</a> PT <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> (Perseroda), Heru Mardiansyah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> untuk menjadi sponsor utama turnamen sepak bola usia muda paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara tersebut.</p><p>Menurut <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/heru-murdiansyah/" target="_blank">Heru Murdiansyah</a>, keterlibatan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> dalam ajang internasional ini bukan sekadar dukungan sponsorship, melainkan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun masa depan bangsa melalui pengembangan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berprestasi.</p><p>"Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang disampaikan Bapak <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/erick-thohir/" target="_blank">Erick Thohir</a>. Bagi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a>, dukungan terhadap <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/asean-u-19/" target="_blank">ASEAN U-19</a> Boys&#039; <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> Championship 2026 bukan sekadar sponsorship, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk mendukung lahirnya generasi muda yang sehat, disiplin, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia," ujar Heru Mardiansyah, Minggu (31/5).</p><p>Heru menegaskan bahwa sepak bola memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar olahraga. Sepak bola menjadi sarana pembentukan karakter yang mengajarkan kerja keras, kedisiplinan, sportivitas, kepemimpinan, kerja sama tim, serta semangat pantang menyerah yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan masa depan.</p><p>Sebagai Bank Pembangunan Daerah yang tumbuh bersama masyarakat Sumatera Utara, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> terus memperluas kontribusinya tidak hanya melalui layanan perbankan dan penguatan ekonomi daerah, tetapi juga melalui dukungan terhadap sektor pendidikan, sosial, budaya, dan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.</p><p>"Investasi terbaik adalah investasi pada generasi muda. Karena itu, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> merasa bangga dapat menjadi bagian dari ajang yang mempertemukan talenta-talenta terbaik Asia Tenggara. Kami berharap turnamen ini menjadi panggung lahirnya pemain-pemain masa depan yang kelak membawa Merah Putih berprestasi dan mengharumkan nama bangsa di level internasional," kata <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/heru-murdiansyah/" target="_blank">Heru Murdiansyah</a>.</p><p>Lebih lanjut, Heru menambahkan bahwa keterlibatan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> dalam ajang ini juga menunjukkan bahwa perusahaan daerah mampu berperan aktif dalam mendukung agenda strategis nasional, termasuk pengembangan olahraga sebagai instrumen penting dalam membangun kebanggaan, persatuan, dan daya saing bangsa.</p><p>"Kami ingin <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Ketika generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi, daerah semakin maju, dan Indonesia semakin diperhitungkan di tingkat global, maka di situlah kami merasa turut mengambil bagian dalam perjalanan besar tersebut," tamba Heru.</p><p>Dukungan terhadap <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/asean-u-19/" target="_blank">ASEAN U-19</a> Boys&#039; <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> Championship 2026 sekaligus menjadi cerminan semangat transformasi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> untuk terus Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi, dengan menghadirkan kontribusi yang berdampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.<hr></p><p>Melalui kolaborasi ini, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> menegaskan posisinya sebagai bank kebanggaan masyarakat Sumatera Utara yang tidak hanya berperan dalam menggerakkan ekonomi daerah, tetapi juga aktif mendukung lahirnya generasi unggul sebagai fondasi Indonesia Emas di masa depan.(HBSU)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_6447_Bank-Sumut-Dukung-Lahirnya-Bintang-Sepak-Bola-Masa-Depan-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sport/10133/bank-sumut-dukung-lahirnya-bintang-sepak-bola-masa-depan-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[salamudin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tokoh Lingkungan Toba dan Fakultas Kehutanan USU Gelar Tanam Pohon</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 20:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tokoh Lingkungan Toba dan Fakultas Kehutanan USU Gelar Tanam Pohon]]></title>
            <description><![CDATA[Fakultas Kehutanan USU bekerjasama dengan Tokoh Lingkungan Toba Manrandus Sirait melakukan gerakan menanam pohon.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>, Medan- <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/fakultas-kehutanan/" target="_blank">Fakultas Kehutanan</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/usu/" target="_blank">USU</a> bekerjasama dengan Tokoh Lingkungan Toba Manrandus Sirait melakukan gerakan menanam pohon pada peringatan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/hari-lingkungan-hidup-sedunia/" target="_blank">Hari Lingkungan Hidup Sedunia</a>, Jumat (5/6/2026). </p><p>Dekan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/fakultas-kehutanan/" target="_blank">Fakultas Kehutanan</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/usu/" target="_blank">USU</a> Prof Dr Arida Susilowati menyebutkan kegiatan ini bermula saat Marandus menghubungi dirinya dan membahas tentang rencana menanam pohon. Hal itu langsung mendapatkan respon baik dari pihak dekanat <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/fakultas-kehutanan/" target="_blank">Fakultas Kehutanan</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/usu/" target="_blank">USU</a>. </p><p>"Ternyata kita memiliki tujuan yang serupa dalam menjaga lingkungan. Nantinya pohon yang ditanam hari ini akan kita rawat dan dimonitoring secara periodik," ujar Prof Arida.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/698d51a19d8a121ce581499d7b701668_WhatsApp Image 2026-06-05 at 19.30.14 (2).jpeg"></p><p>Menurut Prof Arida, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/fakultas-kehutanan/" target="_blank">Fakultas Kehutanan</a> merupakan salah satu institusi akademik yang tidak hanya memberikan keilmuan tentang teori saja. Namun keilmuannya harus berdampak bagi banyak pihak.</p><p>"Seperti kegiatan menanam hari ini. Kolaborasi dengan mitra kita untuk mencintai lingkungan. Mengingat bencana akhir tahun kemarin cukup dar der dor. Disitu kita tahu pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, tak hanya teori tapi harus berdampak," ucap Prof Arida.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/b73ce398c39f506af761d2277d853a92_WhatsApp Image 2026-06-05 at 19.30.13 (3).jpeg"></p><p>Sementara itu, Tokoh Lingkungan Toba, Marandus Sirait mengaku membawa bibit Tanaman Khas Toba yang tak kalah unggul dari tanaman dari luar. Seperti Cemara Toba yang mampu tumbuh di tanah tandus dan bebatuan. </p><p>"Ada juga pohon paling bersejarah untuk membuat tongkat raja yang sakti. Dipercaya cuma pohon itu yang bisa membuat tongkat buat raja," ucapnya.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/a3c65c2974270fd093ee8a9bf8ae7d0b_WhatsApp Image 2026-06-05 at 19.30.14 (1).jpeg"><hr></p><p>Marandus berharap kegiatan positif ini mampu menambah minat para rimbawan semakin mencintai lingkungan sekitar. Terutama di wilayah Danau Toba dan sekitarnya. (DEN)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_4352_Tokoh-Lingkungan-Toba-dan-Fakultas-Kehutanan-USU-Gelar-Tanam-Pohon.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/10132/tokoh-lingkungan-toba-dan-fakultas-kehutanan-usu-gelar-tanam-pohon/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ombudsman RI Soroti Temuan Ganja 6,8 Kg di Lapas IIB Padang Sidempuan</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 19:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ombudsman RI Soroti Temuan Ganja 6,8 Kg di Lapas IIB Padang Sidempuan]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN,MEDAN  Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara soroti sekaligus sampaikan keprihatinan atas ditemukannya 6,8 kilogra]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>MEDAN - <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ombudsman/" target="_blank">Ombudsman</a> RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara soroti sekaligus sampaikan keprihatinan atas ditemukannya 6,8 kilogram narkotika jenis ganja, di dalam area <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> (Lembaga Pemasyarakatan) Kelas IIB <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/padang-sidimpuan/" target="_blank">Padang Sidimpuan</a>, yang diduga melibatkan empat orang narapidana.</p><p>Temuan tersebut diperoleh melalui razia gabungan yang melibatkan aparat Kepolisian, TNI, Pemerintah Kota Padangsidimpuan, dan Pihak <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a>.</p><p>Ketua <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ombudsman/" target="_blank">Ombudsman</a> Sumut, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/herdensi/" target="_blank">Herdensi</a>, kepada media, Jumat (5/6/2026) menilai, lapas/rutan merupakan tempat pembinaan terhadap para terpidana, untuk kemudian dikembalikan kepada masyarakat jika masa hukumannya telah selesai.</p><p>"<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a>/rutan seharus menjadi tempat steril dari potensi tindakan pidana baru, termasuk peredaran narkotika," katanya.</p><p>Dijelaskannya, apa yang terjadi pada <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Kelas IIB Padangsidimpuan adalah bukti nyata bahwa <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kalapas/" target="_blank">Kalapas</a> (Kepala Lembaga Pemasyarakatan) dan jajarannya gagal mengawasi, mengendalikan, dan memastikan sirkulasi barang dan orang masuk kedalam lapas.</p><p>"Semestinya ada pemeriksaan ketat yang dilakukan oleh lapas terhadap sirkulasi orang dan barang yang akan masuk dan keluar lapas," tegasnya.</p><p>Temuan 6,8 kilogram narkotika jenis ganja d lapas, lanjutnya, menunjukkan adanya standar operasional prosedur yang diabaikan oleh petugas, dan ini adalah cermin buruk tatakelola <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Kelas IIB Kota Padangsidimpuan.</p><p>Oleh karena itu Perwakilan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ombudsman/" target="_blank">Ombudsman</a> Provinsi Sumatera Utara meminta <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kakanwil-ditjenpas/" target="_blank">Kakanwil Ditjenpas</a> Sumatera Utara melakukan evaluasi menyeluruh dan terbuka terhadap <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kalapas/" target="_blank">Kalapas</a> Kelas IIB Padangsidimpuan dan seluruh jajaranya.</p><p>"Mengambill tindakan tegas terhadap semua oknum yang terlibat.Melakukan perbaikan Standar Operasional Prosedur  pemeriksaan terhadap mobilitas orang dan barang kedalam dan keluar lapas, sehinggal  peristiwa yang tidak kembali terulang," pungkas <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/herdensi/" target="_blank">Herdensi</a>.</p><p><b>RAZIA LAPAS DAN APH</b><hr></p><p>Menanggapi hal ini, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kakanwil-ditjenpas/" target="_blank">Kakanwil Ditjenpas</a> Sumut Yudi Suseno kepada media, Jumat (7/6/2026) menjelaskan, mereka telah mengambil keterangan dari <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kalapas/" target="_blank">Kalapas</a> Kelas IIB Padangsidimpuan dan jajaran.</p><p>"Kami sdh meminta keterangan kpd <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kalapas/" target="_blank">Kalapas</a> Sidempuan dan jajaran. Bahwa razia yg dilakukan itu atas dasar inisiatif dari <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kalapas/" target="_blank">Kalapas</a> setelah mendapat informasi intelijen terkait dugaan adanya barang terlarang masuk," kata Yudi Suseno.</p><p>Dijelaskannya, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kalapas/" target="_blank">Kalapas</a> menggandeng TNI Polri melaksanakan razia dan ternyata terbukti ditemukannya ganja 6,8 kg itu.</p><p>"Saat itu juga <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kalapas/" target="_blank">Kalapas</a> menyerahkan beberapa orang warga binaan kepada pihak polisi uttuk dilakukan pengembangan," ujarnya.</p><p>Yudi Suseno mengaku, Kanwil Ditjenpas Sumut mendukung penegakan hukum atas temuan narkoba di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Kelas IIB Padang Sidempuan itu.</p><p>"Dlm hal ini kami sangat mendukung proses penegakan hukum terkait temuan tsb.siapapun nanti yg terlibat terkait barang tsb kita sangat mendukung langkah2 proses penegakan hukum," paparnya.</p><p>Kanwil Ditjenpas Sumut juga akan melakukan proses administrasi dan penindakan, jika ditemukan adanya kelalaian.</p><p>"Selain juga proses administratif, kami sdg menunggu perkembangan dari pengembangan kasus tsb di polisi. Demikian bang," pungkasnya. (lam)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_1919_Ombudsman-RI-Soroti-Temuan-Ganja-6-8-Kg-di-Lapas-IIB-Padang-Sidempuan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/10131/ombudsman-ri-soroti-temuan-ganja-68-kg-di-lapas-iib-padang-sidempuan/</link>
            <author><![CDATA[salamudin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Berbicara Melalui Kinerja</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 19:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Berbicara Melalui Kinerja]]></title>
            <description><![CDATA[Ada bermacammacam gaya kepemimpinan. Banyak yang memilih terbuka, tidak pelit atau bahkan sampai mengumbar kata. Ada pula yang memutuskan b]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Ada bermacam-macam gaya kepemimpinan. Banyak yang memilih terbuka, tidak pelit atau bahkan sampai mengumbar kata. Ada pula yang memutuskan berbicara seperlunya, lalu membiarkan hasil kerja menjadi penjelasan yang paling meyakinkan. Di lingkungan penegakan hukum, tipe yang kedua sering kali justru lebih menarik untuk dicermati.</p><p>Di tengah era ketika jabatan publik sering diiringi derasnya pernyataan dan publikasi, hadirnya sosok yang lebih memilih bekerja daripada berbicara menjadi sesuatu yang menarik untuk dicermati.</p><p>Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a>, tampaknya termasuk dalam kategori itu. Sejak dipercaya memimpin Kejati Sumut, publik belum banyak mendengar pernyataan-pernyataan yang mengundang perhatian. Tidak ada janji yang berlebihan. Tidak pula terlihat upaya membangun popularitas melalui ruang publik.</p><p>Yang justru kerap disampaikannya adalah kebutuhan untuk melakukan konsolidasi internal. Sebuah pernyataan yang sederhana, bahkan mungkin terdengar biasa. Namun dalam organisasi penegakan hukum yang besar dan kompleks, konsolidasi bukanlah pekerjaan kecil. Ia merupakan fondasi bagi lahirnya langkah-langkah yang lebih besar.</p><p>Pilihan sikap tersebut tidak lahir dari ruang kosong. Ia dibentuk oleh perjalanan karier yang panjang dan beragam. <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a> bukanlah figur yang tiba-tiba muncul di puncak organisasi. Jaksa senior kelahiran Medan tahun 1968 yang berasal dari Peudada, Bireuen, Aceh, itu menapaki kariernya dari berbagai penugasan strategis yang menuntut ketelitian, kesabaran, dan kemampuan bekerja secara sistematis.</p><p>Lulusan Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala yang kemudian meraih gelar Magister Hukum di kampus yang sama itu pernah dipercaya sebagai Koordinator Bidang Pelacakan Aset dan Eksekusi di Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebuah bidang yang jauh dari gemerlap pencitraan, tetapi sangat menentukan dalam memastikan penegakan hukum benar-benar menghasilkan efek nyata.</p><p>Ia juga pernah menjadi Atase Hukum di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh, menduduki sejumlah posisi penting di lingkungan Kejaksaan, mulai dari bidang perdata dan tata usaha negara, tindak pidana umum, hingga menjadi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh. Sebelum dipercaya memimpin Kejati Sumut, ia sempat menjabat Direktur Pelanggaran HAM Berat di Kejaksaan Agung dan kemudian menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.</p><p>Rekam jejak semacam itu biasanya membentuk satu kesadaran penting: bahwa hasil kerja lebih bernilai daripada riuhnya kata-kata. Bahwa keberhasilan sebuah institusi tidak ditentukan oleh seberapa sering pemimpinnya muncul di hadapan publik, melainkan oleh seberapa efektif organisasi menjalankan tugas dan fungsinya.</p><p>Tentu publik tetap membutuhkan keterbukaan informasi. Transparansi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola pemerintahan dan penegakan hukum yang baik. Namun keterbukaan tidak selalu identik dengan banyak berbicara. Ada kalanya sebuah institusi justru menunjukkan keseriusannya melalui ketepatan langkah, konsistensi kebijakan, dan capaian yang dapat diukur.</p><p>Karena itu, pendekatan yang diperlihatkan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a> patut dipandang sebagai pilihan kepemimpinan yang sah dan relevan. Terlebih dalam dunia penegakan hukum, kehati-hatian sering kali menjadi bagian dari profesionalisme. Tidak semua hal perlu diumumkan sebelum waktunya. Tidak semua pekerjaan harus dipertontonkan ketika prosesnya masih berlangsung.<hr></p><p>Sejarah juga menunjukkan bahwa banyak pekerjaan besar lahir bukan dari kegaduhan, melainkan dari ketekunan yang nyaris tidak terlihat. Mereka yang bekerja dalam senyap sering kali sedang menyiapkan perubahan yang hasilnya baru tampak kemudian.</p><p>Pada akhirnya, publik akan menilai bukan dari banyaknya pernyataan yang disampaikan, melainkan dari kualitas kinerja yang dihasilkan. Dan bagi pemimpin seperti <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a>, mungkin di situlah letak bahasa yang paling fasih: bahasa kerja, bahasa hasil, bahasa kinerja.</p><p></p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a> adalah jaksa senior asal Aceh.</p><p>Ia lahir di Kota Medan, pada tahun 1968.</p><p>Meski lahir di Medan, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a> merupakan putra asli Peudada, Bireuen, Aceh.</p><p>Adapun latar belakang pendidikannya, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a> menyelesaikan studi S1 Hukumnya di Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (USK).</p><p>Ia kemudian melanjutkan Magister Hukum di kampus yang sama.</p><p>Kariernya mencakup jabatan strategis di lingkungan Kejaksaan dan lembaga lain.</p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a> Kajati Sumut eks Sumbar<hr></p><p>Ia pernah bertugas di KPK sebagai Koordinator Bidang Pelacakan Aset dan Eksekusi, menjadi Atase Hukum di KBRI Riyadh pada 2014, lalu kembali ke Indonesia sebagai Kasubdit Pendapat Hukum di Jamdatun, Koordinator I Bidang Datun, Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Aceh, dan Wakajati Aceh pada 2024.</p><p>Setelah itu, ia dilantik sebagai Direktur Pelanggaran HAM Berat di Kejaksaan Agung.</p><p>Pada 13 Oktober 2025, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a> ditunjuk sebagai Kajati Sumatera Barat menggantikan Yuni Daru Winarsih.</p><p>Kemudian, April 2026, ia kembali mendapat promosi jabatan sebagai Kajati Sumatera Utara.</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_3954_Berbicara-Melalui-Kinerja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/editorial/10130/berbicara-melalui-kinerja/</link>
            <author><![CDATA[toga]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tanaman Ganja Ditemukan di Perladangan Juhar, Tiga Warga Diamankan</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 19:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tanaman Ganja Ditemukan di Perladangan Juhar, Tiga Warga Diamankan]]></title>
            <description><![CDATA[Posmetro Medan, Karo ,Berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat, jajaran Polsek Juhar berhasil mengungkap dugaan penanaman ganja d]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Posmetro Medan, Karo ,-Berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat, jajaran Polsek Juhar berhasil mengungkap dugaan penanaman<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-ganja/" target="_blank"> ganja</a> di kawasan perladangan Lau Rengu, Desa Namosuro, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo. Dalam pengungkapan tersebut, tiga pria yang diduga terlibat diamankan bersama puluhan batang tanaman yang diduga<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-ganja/" target="_blank"> ganja</a>.</p><p>Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, SH, SIK, MSi melalui Kapolsek Juhar AKP Pelita Ginting menjelaskan, pengungkapan kasus itu terjadi pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Penyelidikan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat mengenai keberadaan tanaman mencurigakan di sebuah perladangan.</p><p>"Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Juhar langsung melakukan penyelidikan ke lokasi dan menemukan tanaman yang diduga<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-ganja/" target="_blank"> ganja</a>. Dari hasil penyelidikan, petugas kemudian mengamankan seorang pria berinisial J (44) yang diduga sebagai salah satu pemilik tanaman tersebut,&quot; ujar AKP Pelita Ginting, Jumat (5/6/2026) pagi di Mapolsek Juhar.</p><p>Dari hasil pemeriksaan awal, J mengakui tanaman tersebut dimiliki bersama dua rekannya. Berdasarkan pengembangan yang dilakukan petugas, dua pria lainnya masing-masing berinisial S (50) dan MSG (29) berhasil diamankan di Desa Namosuro, Kecamatan Juhar.</p><p>Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa 20 batang tanaman yang diduga<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-ganja/" target="_blank"> ganja</a> dengan tinggi bervariasi antara 30 hingga 60 sentimeter. Seluruh tanaman masih dalam kondisi basah dan terdiri dari daun, ranting, serta batang.</p><p>Selanjutnya, ketiga tersangka bersama barang bukti dibawa ke Polsek Juhar sebelum diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Karo guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.</p><p>AKP Pelita Ginting menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus menindak tegas segala bentuk tindak pidana narkotika, termasuk budidaya tanaman<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-ganja/" target="_blank"> ganja</a> yang berpotensi merusak generasi muda.</p><p>&quot;Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Kami juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga kasus ini dapat segera terungkap,&quot; tegasnya.</p><p>Atas perbuatannya, ketiga tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 609 Ayat (2) juncto Pasal VII Poin 50 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.</p><p>Saat ini, para tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satresnarkoba Polres Karo untuk proses hukum lebih lanjut.(jpg)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_8910_Tanaman-Ganja-Ditemukan-di-Perladangan-Juhar--Tiga-Warga-Diamankan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/kriminal/10129/tanaman-ganja-ditemukan-di-perladangan-juhar-tiga-warga-diamankan/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Formalin Kosong, Ambulans Rusak, Pelayanan Puskesmas Payung Payah</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 18:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Formalin Kosong, Ambulans Rusak, Pelayanan Puskesmas Payung Payah]]></title>
            <description><![CDATA[Posmetro Medan, Karo Pelayanan kesehatan di Puskesmas Payung, Kabupaten Karo, kembali menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah persoalan mendas]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Posmetro Medan, Karo -Pelayanan kesehatan di Puskesmas Payung, Kabupaten Karo, kembali menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah persoalan mendasar yang seharusnya menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan justru diduga tidak tersedia dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.</p><p>Kondisi tersebut mencuat setelah keluarga Barselona Sembiring mengalami kesulitan saat menangani anggota keluarganya yang meninggal dunia pada Rabu (3/6/2026) malam.</p><p>Kepada Posmetro Medan, Jumat (5/6/2026), Barselona Sembiring menceritakan bahwa salah satu anggota keluarganya tiba-tiba jatuh di sebuah warung kopi di Desa Gurukinayan sekitar pukul 23.30 WIB.</p><p>"Saya panik dan langsung membawa keluarga saya ke Puskesmas Payung dibantu saudara yang ada di lokasi," ujar Sembiring melalui pesan suara.</p><p>Namun setibanya di Puskesmas Payung, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Persoalan kemudian muncul ketika pihak keluarga meminta<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-formalin/" target="_blank"> formalin</a> untuk penanganan jenazah.</p><p>"Kami minta<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-formalin/" target="_blank"> formalin</a>, tetapi petugas mengatakan<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-formalin/" target="_blank"> formalin</a> tidak tersedia di puskesmas. Kami kemudian mencari ke beberapa bidan desa, namun juga tidak mendapatkannya," ungkapnya.</p><p>Menurut Sembiring, petugas puskesmas sempat menghubungi rumah sakit umum untuk mencari ketersediaan<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-formalin/" target="_blank"> formalin</a>. Namun hasilnya nihil. Formalin akhirnya diketahui tersedia di Rumah Sakit Efarina.</p><p>Ironisnya, saat keluarga berharap bantuan ambulans untuk mengambil<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-formalin/" target="_blank"> formalin</a> tersebut, mereka justru mendapat informasi bahwa ambulans Puskesmas Payung sedang rusak.</p><p>"Katanya ambulans rusak. Akhirnya kami terpaksa meminjam mobil pribadi untuk mengambil<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-formalin/" target="_blank"> formalin</a> ke Rumah Sakit Efarina," katanya.</p><p>Peristiwa ini memunculkan pertanyaan serius mengenai kesiapan fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ketiadaan<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-formalin/" target="_blank"> formalin</a> serta tidak berfungsinya ambulans dinilai sebagai persoalan mendasar yang dapat menghambat pelayanan, terutama dalam situasi darurat.<hr></p><p>Masyarakat berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Karo segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi sarana dan prasarana di Puskesmas Payung. Sebab, fasilitas kesehatan seharusnya hadir memberikan solusi bagi masyarakat, bukan justru menambah kesulitan di tengah situasi duka.</p><p>Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, Imanuel Sinuhaji, dan Kepala Puskesmas Payung, Cristiani Lorencia Sitepu, yang telah dikonfirmasi Posmetro Medan belum memberikan tanggapan terkait ketersediaan<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-formalin/" target="_blank"> formalin</a> maupun kondisi ambulans yang disebut mengalami kerusakan.(jpg)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_958_Formalin-Kosong--Ambulans-Rusak--Pelayanan-Puskesmas-Payung-Payah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/10128/formalin-kosong-ambulans-rusak-pelayanan-puskesmas-payung-payah/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Awas! Ternyata Begini Risiko Pelat Nomor Kendaraan tak Sesuai Aturan, Polantas Razia  8&ndash;21 Juni 2026</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 18:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Awas! Ternyata Begini Risiko Pelat Nomor Kendaraan tak Sesuai Aturan, Polantas Razia  8–21 Juni 2026]]></title>
            <description><![CDATA[ Polantas razia 8&ndash21 Juni 2026 khususnya bagi pengendara pemilik pelat nomor yang tak sesuai aturan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b></p><p><b></p><p></b></p><p></p><p></p><p>- Operasi Patuh yang dilaksanakan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). </p><p>Salah satu aspek penting dalam identifikasi kendaraan bermotor di jalan raya adalah penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau yang lebih dikenal sebagai pelat nomor.</p><p>Penting bagi seluruh pemilik kendaraan bermotor untuk memahami bahwa pelat nomor bukanlah aksesori kendaraan yang dapat dimodifikasi sesuka hati, melainkan dokumen identifikasi resmi negara. </p><p>Hal itu dikatakan Kepala Korps Lalu Lintas (Ka<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/korlantas/" target="_blank">korlantas</a>) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum baru-baru ini.</p><p>Menurutnya, aturan mengenai kewajiban penggunaan dan standar pelat nomor diatur secara tegas di Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) dan Peraturan Polri (Perpol) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.<hr></p><p>Berdasarkan Pasal 68 UU No. 22 Tahun 2009, sebagaimana dikutip dari humas.polri.go.id, setiap kendaraan bermotor yang di<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/operasi/" target="_blank">operasi</a>kan di Jalan wajib dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).</p><p>TNKB harus memuat kode wilayah, nomor registrasi, dan masa berlaku.</p><p>TNKB harus memenuhi syarat bentuk, ukuran, bahan, warna, dan cara pemasangan yang telah ditetapkan.</p><p>Spesifikasi lebih lanjut, termasuk perubahan warna dasar pelat (seperti pelat dasar putih tulisan hitam untuk kendaraan pribadi), diatur melalui Perpol No. 7 Tahun 2021 agar lebih mudah teridentifikasi oleh kamera tilang elektronik (ETLE).</p><p>Polantas sering mendapati pemilik kendaraan yang mengubah wujud pelat nomor untuk alasan estetika atau agar terbaca seperti susunan kata tertentu. </p><p>Modifikasi semacam ini ilegal dan menyalahi aturan hukum.</p><p>Bentuk modifikasi TNKB yang dilarang karena tidak sesuai dengan standar Kepolisian sebagaimana dilansir dari website resmi Korlantas Polri tersebut menjelaskan:</p><p>Mengubah Huruf atau Angka: Memodifikasi huruf atau angka agar menyerupai nama atau kata tertentu, baik dengan cara menggeser jarak antar huruf/angka maupun menambah stiker/garis.</p><p>Mengubah Jenis Huruf (Font): Mengganti bentuk huruf atau angka standar Polri dengan huruf jenis lain (misalnya huruf miring, huruf sambung, atau gaya digital).</p><p>Mengubah Ukuran: Mengecilkan atau membesarkan ukuran pelat nomor dari dimensi standar yang telah ditetapkan oleh Korlantas Polri.<hr></p><p>Menghilangkan Garis Batas atau Emblem: Menghapus atau menutup logo Korlantas Polri maupun tulisan &quot;POLRI&quot; yang tercetak timbul (emboss) pada pelat.</p><p>Menggunakan Bahan yang Memantulkan Cahaya Berlebih: </p><p>Menggunakan bahan akrilik atau stiker reflektif (glow in the dark) yang menyilaukan atau justru membuat pelat tak terbaca kamera ETLE.</p><p>Pemasangan Tidak Standar: Menempatkan pelat nomor di posisi yang tersembunyi, memiringkan pelat, atau menggunakan kaca pelindung gelap maupun buram.</p><p>Korlantas Polri mengingatkan kepatuhan terhadap penggunaan TNKB sesuai standar menjadi salah satu fokus dalam pelaksanaan Operasi Patuh 2026 yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada 8&ndash;21 Juni 2026 itu. </p><p>Dalam <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/operasi/" target="_blank">operasi</a> tersebut, petugas akan menindak berbagai pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan maupun menghambat proses identifikasi kendaraan.</p><p>Salah satu sasaran penegakan hukum dalam Operasi Patuh 2026 adalah penggunaan pelat nomor yang tidak sesuai ketentuan, termasuk pelat nomor yang dimodifikasi, dipalsukan, ditutup akses identifikasinya, menggunakan font tidak standar, atau dipasang dengan cara yang menyulitkan pembacaan oleh petugas maupun sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).***</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_4065_Awas--Ternyata-Begini-Risiko-Pelat-Nomor-Kendaraan-tak-Sesuai-Aturan--Polantas-Razia--8-ndash-21-Juni-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/lifestyle/10126/awas-ternyata-begini-risiko-pelat-nomor-kendaraan-tak-sesuai-aturan-polantas-razia-8ndash21-juni-2026/</link>
            <author><![CDATA[pandapotan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tukang Kue Basah Keliling di Desa Suka Maju dapat Bantuan Modal dari Rumah Zakat</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 17:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tukang Kue Basah Keliling di Desa Suka Maju dapat Bantuan Modal dari Rumah Zakat]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN, Batubara  Rumah Zakat kembali menyalurkan bantuan modal usaha kepada pelaku usaha kecil melalui program pemberdayaan ekonom]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN, Batubara - <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/rumah-zakat/" target="_blank">Rumah Zakat</a> kembali menyalurkan bantuan modal usaha kepada pelaku usaha kecil melalui program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan bersama Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMAS). Kali ini, bantuan diberikan kepada<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-erawani/" target="_blank"> Erawani</a>, seorang pedagang kue basah keliling yang tinggal di Dusun IX Jalan Pantai Terang Bulan, Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara.</p><p>Bagi<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-erawani/" target="_blank"> Erawani</a>, usaha berjualan kue basah bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan menjadi sumber penghidupan utama untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Setiap pagi, ia menyiapkan berbagai jenis kue basah yang kemudian dijual dengan cara berkeliling ke pasar tradisional dan lingkungan masyarakat di sekitar Tanjung Tiram.</p><p>Meski dijalankan dengan penuh semangat dan ketekunan, usaha yang dirintis<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-erawani/" target="_blank"> Erawani</a> selama ini tidak lepas dari berbagai tantangan, terutama keterbatasan modal usaha. Kondisi tersebut sering kali membatasi jumlah produksi dan variasi kue yang dapat dibuat setiap harinya. Akibatnya, peluang untuk meningkatkan pendapatan dan memperluas pasar belum dapat dimaksimalkan.</p><p>Melihat kondisi tersebut, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/rumah-zakat/" target="_blank">Rumah Zakat</a> hadir memberikan dukungan melalui bantuan modal usaha sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pelaku usaha mikro yang memiliki semangat kuat untuk berkembang. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-erawani/" target="_blank"> Erawani</a> dalam menambah persediaan bahan baku, meningkatkan kapasitas produksi, memperbaiki kualitas produk, serta memperluas jangkauan pemasaran.</p><p>Program bantuan modal usaha ini merupakan bagian dari ikhtiar <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/rumah-zakat/" target="_blank">Rumah Zakat</a> dalam menciptakan masyarakat yang berdaya secara ekonomi. Melalui pendekatan pemberdayaan, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/rumah-zakat/" target="_blank">Rumah Zakat</a> tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga mendorong tumbuhnya kemandirian dan keberlanjutan usaha bagi para penerima manfaat.</p><p>Erawani mengaku sangat bersyukur dan bahagia atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi penyemangat baru untuk terus mengembangkan usaha yang selama ini dijalankan dengan segala keterbatasan.</p><p>"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan modal usaha yang diberikan oleh <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/rumah-zakat/" target="_blank">Rumah Zakat</a> dan para donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi saya untuk menambah modal usaha, membeli bahan baku yang lebih banyak, dan meningkatkan hasil jualan setiap harinya. Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah peduli dan membantu usaha kecil seperti saya. Semoga Allah membalas semua kebaikan dengan keberkahan yang berlipat ganda," ungkap<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-erawani/" target="_blank"> Erawani</a> penuh haru.</p><p>Ahmad Fauzi selaku Fasilitator Desa Berdaya <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/rumah-zakat/" target="_blank">Rumah Zakat</a> Desa Suka Maju menjelaskan bahwa dukungan terhadap pelaku usaha mikro menjadi salah satu fokus program pemberdayaan ekonomi yang terus dijalankan. Menurutnya, banyak masyarakat yang memiliki potensi usaha dan kemauan kuat untuk berkembang, namun terkendala oleh keterbatasan modal dan akses pengembangan usaha.</p><p>"Kami berharap bantuan ini dapat menjadi stimulan bagi Ibu<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-erawani/" target="_blank"> Erawani</a> untuk meningkatkan produktivitas usahanya. Dengan bertambahnya modal usaha, diharapkan pendapatan keluarga juga meningkat sehingga mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/rumah-zakat/" target="_blank">Rumah Zakat</a> akan terus berupaya menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujarnya.( Evi/r)</p><p><hr></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_7074_Tukang-Kue-Basah-Keliling-di-Desa-Suka-Maju-dapat-Bantuan-Modal-dari-Rumah-Zakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/bisnis/10127/tukang-kue-basah-keliling-di-desa-suka-maju-dapat-bantuan-modal-dari-rumah-zakat/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hati-hati Ya Sis...!!! Pacar Ajukan Pinjol Diam-diam, Rugi Rp28 Juta</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 17:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hati-hati Ya Sis...!!! Pacar Ajukan Pinjol Diam-diam, Rugi Rp28 Juta]]></title>
            <description><![CDATA[Ajukan pinjol (pinjaman online) secara diamdiam, tak disangka ternyata pacarnya sendiri. Duh!]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b>- Ajukan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pinjol/" target="_blank">pinjol</a> (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pinjaman-online/" target="_blank">pinjaman online</a>) secara diam-diam, tak disangka ternyata pacar sendiri.</p><p>Inilah yang sedang diselidiki Polsek Majalengka Kota.</p><p>Kasus dugaan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/penipuan/" target="_blank">penipuan</a> dan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/penggelapan/" target="_blank">penggelapan</a> ini dialami seorang mahasiswi di Kabupaten Majelengka.</p><p>Korban menderita kerugian hingga Rp28 juta, setelah ditipu dengan modus pacaran. </p><p>Korban diketahui berinisial K (22 tahun), warga Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, melaporkan kejadian itu setelah mengetahui adanya sejumlah <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pinjaman-online/" target="_blank">pinjaman online</a> (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pinjol/" target="_blank">pinjol</a>) yang tidak dia ajukan.</p><p>Kapolsek Majalengka Kota, Iptu Piki Krismanto mengatakan, kasus ini berawal saat korban menjalin hubungan asmara dengan terduga pelaku berinisial HDO, pria asal Sidoarjo, Jawa Timur. </p><p>"Pelaku diduga memanfaatkan kedekatan dengan korban untuk memperoleh akses terhadap telepon genggam dan akun keuangan digital milik korban," kata Piki Jumat (5/6/2026) seperti diberitakan JPNN. </p><p>Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diketahui menggunakan akses itu untuk melakukan sejumlah transaksi tanpa seizin korban. Peristiwa itu diduga berlangsung dalam rentang waktu 15 hingga 30 Mei 2026.</p><p>Pelaku sempat meminjam satu unit telepon genggam milik korban dan diduga menggunakan perangkat itu untuk mengakses layanan pinjaman digital setelah mengetahui kata sandi korban. </p><p>Salah satu transaksi yang terungkap terjadi pada 15 Mei 2026 saat pelaku diduga mencairkan dana Rp3 juta melalui layanan pinjaman digital milik korban.<hr></p><p>Dana yang masuk ke rekening korban kemudian ditransfer ke rekening pelaku setelah korban diyakinkan uang itu merupakan hasil penjualan sepeda motor.</p><p>"Korban tidak menaruh curiga karena pelaku memberikan alasan yang meyakinkan terkait asal-usul dana yang masuk ke rekening korban. Belakangan diketahui dana tersebut berasal dari fasilitas pinjaman digital atas nama korban," ujarnya. </p><p>Kasus ini baru terungkap saat korban memeriksa mutasi dan tagihan pada sejumlah aplikasi keuangan digital yang digunakannya. </p><p>Dari pengecekan itu, korban menemukan adanya kewajiban pembayaran pinjaman yang tidak pernah dia lakukan.</p><p>Akibat kejadian ini pula korban menderita kerugian materiil sebesar Rp28.012.176. </p><p>Dalam penanganan perkara ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit telepon genggam Samsung Galaxy A54 5G milik korban serta kartu ATM yang diduga digunakan pelaku untuk menerima aliran dana hasil kejahatan. </p><p>"Saat ini Unit Reskrim Polsek Majalengka Kota mendalami dan melengkapi administrasi penyidikan. Kami juga akan berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum agar proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," tutupnya.***<b></p><p></b></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_8963_Hati-hati-Ya-Sis-------Pacar-Ajukan-Pinjol-Diam-diam--Rugi-Rp28-Juta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/10121/hatihati-ya-sis-pacar-ajukan-pinjol-diamdiam-rugi-rp28-juta/</link>
            <author><![CDATA[pandapotan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tanpa Pandang Agama dan Latar Belakang, GRIB Jaya Medan Konsisten Berbagi di Jumat Berkah</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 16:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tanpa Pandang Agama dan Latar Belakang, GRIB Jaya Medan Konsisten Berbagi di Jumat Berkah]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDANDewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan menggelar aksi sosial bertajuk Jumat Ber]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b>-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> menggelar aksi sosial bertajuk "<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/jumat-berkah/" target="_blank">Jumat Berkah</a>".Dalam aksi tersebut, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/grib-jaya/" target="_blank">Grib Jaya</a> Kiota Medan membagikan ratusan hingga ribuan porsi makanan kepada warga di beberapa titik strategis <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>, salah satunya di Kantor DPC di Jalan Sei Serayu. </p><p>Selain di kawasan Sei Serayu, DPC GRIB Jaya <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> juga berkolaborasi dengan PAC GRIB Jaya Medan Denai di bawah komando Sekretaris Cabang, Dr. Toyib Marbun. Kolaborasi ini menyasar Panti Asuhan Nasrani Kharisma Harapan Anak Bangsa, serta masyarakat pejalan kaki dan sopir angkutan kota (angkot) di seputaran Jalan Bromo.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/2723d092b63885e0d7c260cc007e8b9d_IMG-20260605-WA0084.jpg"></p><p>Di kawasan tersebut, pengurus menyajikan hidangan prasmanan sebanyak 500 porsi yang dinikmati hangat-hangat oleh pengguna jalan hingga jemaah masjid yang melintas. </p><p>Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPC GRIB Jaya <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>, Dudi Efni Pasaribu, menegaskan bahwa perbedaan latar belakang dan agama sama sekali bukan penghalang bagi pihaknya untuk konsisten berbagi kepada sesama. </p><p>"Jumat kali ini menjadi momentum bagi kami untuk konsisten menebar kebaikan. Siapapun, agama apapun, silakan datang. Kami menyediakan sedikitnya 700 porsi makanan di kantor DPC untuk dinikmati masyarakat, mulai dari pejalan kaki hingga jemaah masjid," ujar Dudi Efni, Jumat (5/6/2026). </p><p>Dudi menambahkan, keberhasilan program yang sudah berjalan dua tahun lebih menyentuh hati warga ini tidak lepas dari koordinasi internal yang solid serta arahan langsung dari Pembina DPC GRIB Jaya <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>, Ferdy Sanjaya Sembiring.</p><p></p><p></p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/0336dcbab05b9d5ad24f4333c7658a0e_IMG-20260605-WA0082.jpg"><hr></p><p>Dukungan penuh juga terus mengalir dari jajaran pengurus inti, termasuk Ketua DPC GRIB Jaya <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> Rudi Ginting dan Bendahara DPC Rio Siahaan. </p><p>"Kegiatan ini berjalan sukses berkat dukungan penuh pembina kami, Bapak Ferdy Sanjaya Sembiring, serta Ketua Rudi Ginting. Kami mendoakan semoga beliau-beliau selalu diberikan kesehatan dan kemudahan rezeki agar program ini terus berkelanjutan," ungkap Dudi. </p><p>Berdasarkan pantauan di lapangan, suasana pembagian makanan berlangsung humanis. Para kader GRIB Jaya tampak membaur tanpa sekat dengan masyarakat luas. Jabat tangan erat dan senyum tulus yang terpancar seolah mengikis habis kesan &#039;sangar&#039; yang selama ini kerap melekat pada organisasi kemasyarakatan. </p><p>Melalui aksi nyata ini, GRIB Jaya <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> berharap bisa terus menjadi bagian dari solusi dan menghadirkan dampak positif di tengah-tengah masyarakat urban. </p><p>"Semoga kehadiran organisasi ini memberikan warna positif. Kami ingin membuktikan bahwa GRIB Jaya hadir sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kondisi masyarakat di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>," pungkas Dudi. (Dam)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_2645_Pandang-Agama-dan-Latar-Belakang--GRIB-Jaya-Medan-Konsisten-Berbagi-di-Jumat-Berkah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/10125/tanpa-pandang-agama-dan-latar-belakang-grib-jaya-medan-konsisten-berbagi-di-jumat-berkah/</link>
            <author><![CDATA[jafar]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Elmi Hanum Harahap: Sangat Penting Menjaga Etika Profesi di Lapangan</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 16:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Elmi Hanum Harahap: Sangat Penting Menjaga Etika Profesi di Lapangan]]></title>
            <description><![CDATA[Sangat penting untuk menjaga etika profesi di lapangan, kata Elmi Hanum Harahap  diselasela Pelatihan Pemandu Wisata Geopark.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b>- Pemandu senior dari Himpunan Pramu<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/wisata/" target="_blank">wisata</a> Indonesia (HPI), Elmi Hanum Harahap menekankan pentingnya pemahaman dan praktik menjalankan etika dalam profesi memandu turis di lapangan.</p><p>Menurutnya, setiap orang dapat melakukan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pemandu/" target="_blank">pemandu</a>an, tetapi yang membedakan antara <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pemandu/" target="_blank">pemandu</a> profesional dengan yang bukan adalah pada etikanya. </p><p>"Ada beberapa hal prinsip yang perlu kita jaga dalam memandu, misalnya menghindari sikap diskriminatif, merendahkan, atau menghina suatu identitas yang berkaitan dengan SARA, menjelek-jelekkan suatu pihak, memberikan penjelasan palsu, dan menyinggung perasaan tamu. Untuk itu, diperlukan pemahaman budaya, bahasa, dan nilai-nilai universal yang telah mengatur pergaulan antar-bangsa," papar Elmi Hanum Harahap di hadapan 10 peserta pelatihan intensif penguatan kapasitas untuk Pemandu Wisata Geopark yang diselenggarakan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba bekerja sama dengan Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark, 3-4 Juni 2026, di meeting room Kantor Operasional BPODT Sibisa, Kabupaten Toba. </p><p>Elmi Hanum selanjutnya menekankan seorang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pemandu/" target="_blank">pemandu</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/wisata/" target="_blank">wisata</a> memiliki peran penting dalam wajah diplomasi antar budaya. </p><p>Sebab, katanya lagi, sepanjang kunjungan para tamu, mereka akan lebih banyak berinteraksi dengan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pemandu/" target="_blank">pemandu</a>. </p><p>Dari <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pemandu/" target="_blank">pemandu</a>lah informasi pertama mereka peroleh, dan dari interaksi yang intens itu citra destinasi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/wisata/" target="_blank">wisata</a> akan terbentuk di benak para tamu. </p><p>"Oleh sebab itu, penting sekali untuk memperhatikan sikap, gesture, kesopanan, berpakaian rapi, dan menunjukkan identitas kepada para tamu, agar mereka merasa nyaman, tenang, dan menikmati perjalanan dengan orang atau tim yang mereka sukai," ungkap <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pemandu/" target="_blank">pemandu</a> profesional yang menguasai beberapa bahasa Eropa itu, terutama untuk spesialisasi Bahasa Spanyol. </p><p>Selain itu, Elmi Hanum Harahap menambahkan penguasaan materi pengetahuan di destinasi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/wisata/" target="_blank">wisata</a> akan selalu menjadi standar yang harus dipenuhi. </p><p>"Setiap tamu cenderung menganggap bahwa <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pemandu/" target="_blank">pemandu</a>nya adalah orang yang serba tahu tentang daerah tujuan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/wisata/" target="_blank">wisata</a>. Oleh sebab itu, seorang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pemandu/" target="_blank">pemandu</a> harus semampu mungkin menguasai pengetahuan tentang berbagai hal di lapangan. Nah, berkenaan dengan topik kita tentang memandu di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/geopark/" target="_blank">geopark</a>, maka kita perlu menguasai sebanyak mungkin apa itu <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/geopark/" target="_blank">geopark</a>, kisah geologisnya, dan apa saja ruang lingkupnya. Ini suatu pengetahuan tersendiri, yang penting secara khusus dikuasai para <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pemandu/" target="_blank">pemandu</a> di Danau Toba, sebab kawasan ini telah diakui sebagai salah satu UNESCO Global Geopark," paparnya. </p><p>Sebelumnya, General Manager Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark, Dr Azizul Kholis, telah memberikan pembekalan tentang prinsip-prinsip dan nilai dalam pengelolaan suatu taman bumi. <hr></p><p>Di hadapan peserta intensive course itu, ia memaparkan ruang lingkup pengelolaan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/geopark/" target="_blank">geopark</a> yang terdiri dari kekayaan geologi, kekayaan hayati, dan kekayaan budaya (geo, bio, culture). </p><p>Selain itu, Azizul juga menjelaskan tiga pilar yang harus dibangun dan dikembangkan, yaitu edukasi, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat. </p><p>"Jadi, sebenarnya pengelolaan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/geopark/" target="_blank">geopark</a> itu tidak secara langsung berkaitan dengan pari<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/wisata/" target="_blank">wisata</a>. Namun apabila <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/geopark/" target="_blank">geopark</a> itu dianggap sebagai produk, maka ia dapat dijadikan sebagai tujuan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/wisata/" target="_blank">wisata</a> khusus yang dirancang untuk menghormati ketiga pilar tersebut, bersifat berkelanjutan, dan selaras dengan tujuan global yang tertuang dalam Sustainable Development Goals," katanya. </p><p>Oleh karena itu, tambah Azizul, seorang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pemandu/" target="_blank">pemandu</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/wisata/" target="_blank">wisata</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/geopark/" target="_blank">geopark</a> dituntut untuk memahami tujuan pengelolaan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/geopark/" target="_blank">geopark</a> itu sendiri, prinsip-prinsip yang mendasarinya, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai atraksi pokok berbasis sains untuk disajikan kepada pengunjung dengan cara yang menyenangkan. </p><p>Untuk materi geologi, biodiversity dan cultural diversity yang dimiliki Toba Caldera UNESCO Global Geopark, dua pembicara sebelumnya telah memberikan pembekalan, baik selama kegiatan kunjungan lapangan di Desa Girsang dan Geosite Sibaganding, Parapat, maupun ketika memberikan penguatan teoritis di dalam ruangan. </p><p>Keduanya masing-masing Petrus Parlindungan Purba, Manajer Divisi Pengelolaan Geologi, Kekayaan Geologi, Kekayaan Hayati, dan Kekayaan Budaya, yang juga adalah geolog dari UGM, serta Corry Paroma Panjaitan, Koordinator Pengelola Geosites di Kabupaten Toba yang juga dikenal sebagai aktivis, budayawan, dan seniman tari di Sumatera Utara. </p><p>Selain memaparkan materi tentang geologi dan seni budaya, masing-masing juga menekankan pentingnya membangun sinergi dan ekosistem kepari<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/wisata/" target="_blank">wisata</a>an yang sejalan dengan nilai-nilai <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/geopark/" target="_blank">geopark</a>. </p><p>Maka semua pihak diperlukan untuk terlibat dalam usaha dan kepentingan bersama memperkuat identitas dan posisi Kaldera Toba sebagai <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/geopark/" target="_blank">geopark</a> dengan universal outstanding values-nya yang meliputi super-volcano, super-lake, super bio-diversity, dan cultural diversity yang sangat kaya.***<b></p><p></b></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_8097_Elmi-Hanum-Harahap--Sangat-Penting-Menjaga-Etika-Profesi-di-Lapangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/lifestyle/10124/elmi-hanum-harahap-sangat-penting-menjaga-etika-profesi-di-lapangan/</link>
            <author><![CDATA[pandapotan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPC Pro-Gibran Tapanuli Utara Resmi Dikukuhkan</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 16:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPC Pro-Gibran Tapanuli Utara Resmi Dikukuhkan]]></title>
            <description><![CDATA[Menyatakan dirinya siap menjadi mitra strategis pemerintah dan penjembatan aspirasi rakyat DPC ProGibran Tapanuli Utara pun dikukuhkan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>-</b>Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Masyarakat Pro-Gibran Sumatera Utara mengambil langkah strategis dengan resmi menetapkan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Tapanuli Utara.</p><p>Penetapan ini lewat Surat Keputusan Nomor 001/SK/DPC/Kab/Tapanuli Utara/PG/V/2026 tertanggal 25 Mei 2026 di Kota Medan, dan berlaku hingga 24 Mei 2029.</p><p>SK yang ditandatangani Ketua DPD Pro-Gibran Sumut, Pratama Saragih, SE menjadi tonggak awal konsolidasi organisasi di Tapanuli Utara. </p><p>Ketua DPD Pro-Gibran Sumut, Pratama Saragih, SE menegaskan kehadiran DPC di daerah merupakan upaya memperkuat pengawasan masyarakat terhadap penyelenggaraan negara, baik di tingkat pusat maupun daerah, agar program pemerintah berjalan tepat sasaran sesuai amanah UUD 1945.</p><p><b>Kepemimpinan Baru, Semangat Baru</b></p><p>DPD Pro-Gibran Sumut menunjuk tiga figur utama untuk menakhodai DPC Pro-Gibran Tapanuli Utara masa bakti 2026&ndash;2029 yakni Parlindungan Sinaga sebagai Ketua, Hendra Christian Siregar sebagai Sekretaris dan Krista Pardede sebagai Bendahara.  </p><p>Selain itu, Robinson Simamora ditugaskan sebagai Korwil Pro-Gibran Sumut 2, memperkuat jaringan koordinasi di wilayah Tapanuli.</p><p>Menurut Pratama Saragih, SE, formasi ini diharapkan mampu menerjemahkan visi Pro-Gibran menjadi kerja nyata di lapangan. </p><p>Fokus utamanya, kata Pratama Saragih, SE, membangun sinergi dengan pemerintah yang sah, mengawal kebijakan pembangunan, dan memastikan kepentingan masyarakat Tapanuli Utara tersalurkan dengan baik.</p><p>Dalam pertimbangan SK, DPD Pro-Gibran Sumut menyoroti pentingnya peran organisasi di tengah dinamika ekonomi dan politik. <hr></p><p>Pihaknya memperhatikan kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil serta dinamika politik praktis yang perlu dijaga kedewasaannya agar tidak mengganggu kestabilan nasional.</p><p>Karena itu, Pro-Gibran Tapanuli Utara memposisikan diri sebagai mitra kritis sekaligus konstruktif. </p><p>Organisasi berkomitmen mengawal program pemerintah pusat dan daerah, sekaligus menjaga kepentingan kepemimpinan nasional, termasuk Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan arahan DPP yang saat ini dipimpin Dr. C.M. Firdaus Oiwobo, S.H., S.H.I., M.H.</p><p>Dengan sekretariat di Jalan SM Raja Tarutung, DPC Pro-Gibran Tapanuli Utara membuka ruang dialog seluas-luasnya dengan masyarakat, tokoh adat, pemuda, dan kelompok profesi. </p><p>Organisasi menargetkan diri sebagai jembatan antara aspirasi rakyat dan kebijakan pemerintah, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman.</p><p>Pembentukan DPC ini menegaskan Pro-Gibran Tapanuli Utara siap bekerja kolektif, bergerak cepat, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat. </p><p>"Dengan semangat mengawal untuk membangun, kepengurusan baru menatap masa bakti 2026&ndash;2029 sebagai momentum memperkuat konsolidasi, memperluas jaringan, dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Tapanuli Utara dan Sumatera Utara," kata Pratama Saragih, SE.<b>(hcs)</b></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_444_DPC-Pro-Gibran-Tapanuli-Utara-Resmi-Dikukuhkan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/politik/10123/dpc-progibran-tapanuli-utara-resmi-dikukuhkan/</link>
            <author><![CDATA[pandapotan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BPJPH Ingatkan Produsen  Makanan Minuman Oktober 2026:Wajib Halal</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 16:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BPJPH Ingatkan Produsen  Makanan Minuman Oktober 2026:Wajib Halal]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN, Medan  Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM menyatakan dukungan atas t]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN, Medan - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM menyatakan dukungan atas terselenggaranya Sosialisasi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/wajib-halal-oktober/" target="_blank">Wajib Halal Oktober</a> (WHO) Tahun 2026. Hal ini disampaikan Kakanwil sewaktu menghadiri kegiatan Sosialisasi Wajib Halal pada Kamis (4/6/ 2026) di salah satu pusat perbelanjaan di Medan.</p><p></p><p>Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar Sosialisasi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/wajib-halal-oktober/" target="_blank">Wajib Halal Oktober</a> 2026 secara serentak di 1.621 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BPJPH secara nasional untuk meningkatkan literasi halal masyarakat sekaligus memastikan pelaku usaha memahami dan mempersiapkan diri menghadapi implementasi kebijakan Wajib Halal yang akan berlaku pada Oktober 2026 mendatang.</p><p></p><p>Ahmad Qosbi menyampaikan bahwa Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera dalam jangka dekat akan segera menginstruksikan kebijakan bagi seluruh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kantor Urusan Agama (KUA) dan madrasah untuk mendukung <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/wajib-halal-oktober/" target="_blank">Wajib Halal Oktober</a> 2026 dengan menyampaikan informasi ini secara masif ditengah tengah masyarakat Sumatera Utara.</p><p></p><p>"Kanwil Kemenag Sumut akan dukung kewajiban halal ini, kita akan berkolaborasi dengan BPJPH Provinsi Sumatera Utara dalam mensukseskan program ini ditengah tengah masyarakat", tambah Qosbi.</p><p></p><p>Melalui kolaborasi berbagai pihak, BPJPH bersama Kementerian, pemerintah daerah, UPT Penyelenggara Jaminan Produk Halal Provinsi, perguruan tinggi, asosiasi pelaku usaha, Pendamping Proses Produk Halal (P3H), komunitas, organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan, serta berbagai mitra strategis BPJPH berupaya memastikan informasi mengenai kewajiban sertifikasi halal dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha hingga ke daerah-daerah, termasuk usaha mikro dan kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.</p><p>Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kewajiban sertifikasi halal merupakan amanat Undang-Undang yang harus dipahami oleh masyarakat dan pelaku usaha. Karena itu negara hadir tidak hanya melalui regulasi, tetapi juga melalui edukasi dan pendampingan agar seluruh pelaku usaha dapat mempersiapkan diri dengan baik menyambut wajib halal Oktober 2026.<hr></p><p> "Halal itu inklusif, untuk semua orang, bukan hanya satu agama saja, namun berlaku untuk semuanya", ungkapnya.</p><p>Haikal Hasan yang akrab disapa Babe Haikal ini memaparkan bahwa sertifikasi halal bukanlah  hambatan usaha namun merupakan peluang ekonomi yang lebih besar lagi. Produk halal memiliki nilai tambah, tingkat kepercayaan yang lebih tinggi, dan peluang pasar yang lebih luas. </p><p>Babe Haikal menambahkan bahwa sektor ekonomi halal telah menjadi salah satu kontributor penting bagi perekonomian nasional. Aktivitas yang terkait dengan rantai pasok halal (halal supply chain) memberikan kontribusi signifikan sebesar 27% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2025, dan terus menunjukkan tren pertumbuhan positif seiring meningkatnya permintaan terhadap produk halal di pasar domestik maupun global. ( Maldi)</p><p></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_9424_BPJPH-Ingatkan-Produsen--Oktober-2026-Wajib-Halal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/10122/bpjph-ingatkan-produsen-makanan-minuman-oktober-2026wajib-halal/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">IPW: Rekor Sejarah! Hadiah Terbesar Hari Bhayangkara ke-80</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 16:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[IPW: Rekor Sejarah! Hadiah Terbesar Hari Bhayangkara ke-80]]></title>
            <description><![CDATA[Sindikat judi Online Internasional digulung polisi. Sedikitnya 320 WNA (warga negara asing) terpaksa diamankan petugas. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b>- Direktorat Tindak Pidana Umum (Ditipidum) Bareskrim Polri berhasil mencetak rekor terbesar dalam sejarah penegakan hukum di Indonesia.</p><p>Faktanya, sebanyak 320 Warga Negara Asing (WNA) yang tergabung dalam <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sindikat/" target="_blank">sindikat</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/judi-online/" target="_blank">judi online</a> (judol) jaringan internasional berhasil diringkus dalam sebuah operasi senyap berskala besar di sebuah gedung di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta, Sabtu (9/5/2026).</p><p>​Keberhasilan spektakuler ini langsung mendapat apresiasi tinggi dari Indonesia Police Watch (IPW). </p><p>Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, menegaskan penangkapan massal ini jadi pencapaian paling monumental sekaligus kado terindah bagi institusi Polri menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026 mendatang.</p><p>​"Ini menjadi hadiah tertinggi institusi Polri pada Hari Bhayangkara ke-80 dalam mengawal Asta Cita Presiden Prabowo Subianto," ujar Sugeng Teguh Santoso dalam rilis resminya diterima POSMETRO MEDAN, Jumat (5/6/2026).</p><p>​Operasi besar-besaran ini langsung menggeser rekor penangkapan kasus <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/judi-online/" target="_blank">judi online</a> sebelumnya. </p><p>Sebagai perbandingan, pada Agustus 2023, Ditsiber Bareskrim Polri hanya menangkap 37 orang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sindikat/" target="_blank">sindikat</a> judol di Bali. </p><p>Sementara pada November 2024, kasus serupa yang mengguncang tanah air di Kementerian Komunikasi dan Digital (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/komdigi/" target="_blank">Komdigi</a>) "hanya" menyeret 24 tersangka internal pemerintahan.</p><p>​Dengan angka 320 WNA yang diringkus sekaligus, operasi di Jalan Hayam Wuruk ini resmi menjadi operasi pembongkaran <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sindikat/" target="_blank">sindikat</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/judi-online/" target="_blank">judi online</a> dengan jumlah tersangka terbanyak sepanjang sejarah Indonesia.</p><p>​IPW menilai, keberhasilan Subdit 3 Ditipidum Bareskrim Polri dalam "memasak" dan membongkar jaringan lintas negara ini membutuhkan keuletan, analisis tajam, serta kehati-hatian yang luar biasa. <hr></p><p>Operasi ini, urai Sugeng Teguh Santoso, harus melibatkan pasukan Brimob dan berkoordinasi ketat secara lintas sektoral dengan Direktorat Imigrasi.</p><p>​Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, mengungkapkan bahwa ratusan WNA yang ditangkap berasal dari berbagai negara di Asia.</p><p>​Komposisi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sindikat/" target="_blank">sindikat</a> internasional ini didominasi oleh 228 warga negara Vietnam, diikuti 57 warga negara China, 13 warga negara Myanmar, 11 warga negara Laos, 5 warga negara Thailand, serta masing-masing 3 warga negara dari Malaysia dan Kamboja.</p><p>​"Perlu kami sampaikan bahwa terhadap 321 pelaku, yang kami akan titipkan adalah 320 orang karena mereka adalah warga negara asing. Sedangkan yang 1 orang (WNI) akan tetap kami bawa ke Bareskrim," tegas Brigjen Wira Satya Triputra, Minggu (10/5/2026).</p><p>​Dengan mengenakan baju tahanan, ratusan WNA tersebut langsung digiring dan dikawal ketat untuk dititipkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) di wilayah Jakarta guna proses hukum dan keimigrasian lebih lanjut.</p><p>​Meskipun memberikan apresiasi yang luar biasa, IPW mengingatkan Polri agar tidak berpuas diri dengan hanya menangkap para pekerja lapangan. Sugeng Teguh Santoso mendesak institusi Polri untuk terus bergerak ke atas demi memenggal kepala dari gurita bisnis haram ini.</p><p>​"IPW mendorong institusi Polri untuk mendalami aktor-aktor intelektualnya dan bandar-bandar judi besar. Sebab, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/judi-online/" target="_blank">judi online</a> ini akan merusak mental masyarakat Indonesia, terutama di kalangan bawah," pungkas Sugeng. <b>(HBB)</b></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_8763_IPW--Rekor-Sejarah--Hadiah-Terbesar-Hari-Bhayangkara-ke-80.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/10120/ipw-rekor-sejarah-hadiah-terbesar-hari-bhayangkara-ke80/</link>
            <author><![CDATA[pandapotan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sengkarut LPG 3 Kg! DPRD Labuhanbatu &#039;Panggil Paksa&#039; Pemkab dan Pertamina, Gelar RDP Darurat</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 15:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sengkarut LPG 3 Kg! DPRD Labuhanbatu 'Panggil Paksa' Pemkab dan Pertamina, Gelar RDP Darurat]]></title>
            <description><![CDATA[DPRD Labuhanbatu terpaksa memanggil paksa Pemkab dan Pertamina untuk menggelar RDP Darurat terkait LPG 3 Kg hilang di pasaran.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>-</b>Misteri &#039;lenyapnya&#039; gas LPG 3 kg subsidi di pasaran Kabupaten <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/labuhanbatu/" target="_blank">Labuhanbatu</a> yang memicu jeritan histeris kaum emak-emak, akhirnya memasuki babak baru yang semakin memanas.</p><p>Berang melihat rakyatnya dicekik kelangkaan fiktif, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/labuhanbatu/" target="_blank">Labuhanbatu</a> langsung mengambil langkah ekstrem dengan menjadwalkan pemanggilan &#039;paksa&#039; seluruh stakeholder terkait.</p><p>Aksi sigap parlemen ini menyusul temuan mengejutkan dari Unit Pidana Khusus (Pidsus) Sat Reskrim Polres <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/labuhanbatu/" target="_blank">Labuhanbatu</a>. </p><p>Polisi membongkar fakta mencengangkan bahwa di tingkat distributor, stok gas melon sebenarnya melimpah ruah hingga puluhan ton.</p><p>Kondisi ini berbanding terbalik dengan realita di lapangan, pasalnya warga harus mengurut dada karena harga di tingkat pengecer meroket tajam hingga menembus angka bervariasi Rp25.000 hingga Rp30.000 per tabung.</p><p>H. Abdul Karim Hasibuan, SH, MH, Anggota Komisi 2 DPRD <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/labuhanbatu/" target="_blank">Labuhanbatu</a> yang membidangi Perekonomian dan Keuangan menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam melihat sengkarut yang menyengsarakan masyarakat kecil ini. </p><p>Ketua DPC Partai Gerindra <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/labuhanbatu/" target="_blank">Labuhanbatu</a> itu memastikan, sebuah Rapat Dengar Pendapat (RDP) berskala besar akan digelar demi membongkar titik sumbat distribusi gas subsidi tersebut.</p><p>"Ya, saya sudah mengajak teman-teman di Komisi 2 untuk RDP Senin (8/6) siang, biar kita mendapat penjelasan dari stakeholder terkait permasalahan ini," tegas Abdul Karim saat dikonfirmasi awak media, Jumat (5/6/2026) siang.</p><p>Sinyal perang terhadap oknum yang bermain di balik kelangkaan ini terlihat dari daftar manifes pihak-pihak yang bakal diseret ke gedung dewan. </p><p>Abdul Karim memaparkan, pihaknya akan &#039;menguliti&#039; seluruh rantai pasok tanpa pandu bulu pada Senin, 8 Juni 2026 mendatang.</p><hr><p></p><p>Pihak yang dipanggil secara resmi, paparnya, antara lain, Asisten 2 Pemkab <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/labuhanbatu/" target="_blank">Labuhanbatu</a> beserta Kabag Perekonomian (sebagai representasi pengawas pemerintah).</p><p>Selain itu pihak SPBE dan PT Pertamina (selaku penyedia hulu). </p><p>Tidak itu saja, seluruh distributor Rresmi di Kabupaten <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/labuhanbatu/" target="_blank">Labuhanbatu</a>.</p><p>Pun Perwakilan Pangkalan Gas yang diduga menjadi titik rawan permainan harga.</p><p>"Semalam sudah kami diskusikan dengan Ketua Komisi 2, Wakil Ketua, Sekretaris, dan kawan-kawan Komisi 2. Direncanakan hari Senin siang," tegas Abdul Karim.</p><p>Langkah agresif DPRD <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/labuhanbatu/" target="_blank">Labuhanbatu</a> ini dinilai sangat beralasan. </p><p>Sebelumnya, hasil sidak besar-besaran yang dipimpin Kanit II Pidsus Sat Reskrim Polres <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/labuhanbatu/" target="_blank">Labuhanbatu</a>, IPDA Seniman, ke SPBE PT. Lobusona Perdana Tri Jaya di Jalan H. Adam Malik, Kelurahan Lobusona, sukses mengocok perut publik. </p><p>Bagaimana tidak, polisi menemukan data logistik yang sangat kontras dengan penderitaan warga.</p><p>Hasil penggeledahan data dan fisik oleh Korps Bhayangkara itu mengungkap fakta mencengangkan. </p><p>Pihak manajemen PT. Lobusona Perdana Tri Jaya membeberkan bahwa pasokan gas sebenarnya berada dalam kondisi sangat aman dan melimpah.</p><hr><p></p><p>Data logistik yang ditemukan polisi di lapangan bahwa Stok Tangki Timbun Tersedia 77,249 ton LPG. Sudah Disalurkan Sebanyak 48,720 ton.</p><p>Sementara, Pasokan Harian Sebanyak 16.240 tabung LPG 3 kg digelontorkan setiap hari dan Jalur Distribusi Disebarkan ke 10 agen resmi gas melon itu untuk diteruskan ke pangkalan-pangkalan di seluruh Kabupaten <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/labuhanbatu/" target="_blank">Labuhanbatu</a>.</p><p>"Dari hasil pengecekan komprehensif, kami tidak menemukan adanya keterlambatan pengiriman maupun pengurangan kuota distribusi LPG subsidi. Ketersediaan stok dinyatakan masih sangat mencukupi dan proses penyaluran dari SPBE berjalan normal sesuai mekanisme," jelas IPDA Seniman seperti diberitakan POSMETRO MEDAN, Rabu (3/6/2026). <b>(HBB)</b><b></b></p><p></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_8151_Sengkarut-LPG-3-Kg--DPRD-Labuhanbatu---039-Panggil-Paksa--039--Pemkab-dan-Pertamina--Gelar-RDP-Darurat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/10119/sengkarut-lpg-3-kg-dprd-labuhanbatu-039panggil-paksa039-pemkab-dan-pertamina-gelar-rdp-darurat/</link>
            <author><![CDATA[pandapotan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">IPW Desak Sidang Propam Penyidik Polres Metro Depok</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 15:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[IPW Desak Sidang Propam Penyidik Polres Metro Depok]]></title>
            <description><![CDATA[IPW mendesak agar Sidang Propam penyidik Polres Metro Depok segera dilaksanakan karena dianggap tak profesional.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b>- Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Sub Bidang Pertanggungjawaban Profesi (subbidwabprof) Propam <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polda-metro-jaya/" target="_blank">Polda Metro Jaya</a> secepatnya menyidangkan ketidakprofesionalan penyidik Polres Metro Depok Brigadir Ari Siswanto yang telah diadukan melalui laporan polisi nomor: LP.A/22/I/2026/Subbagyanduan tertanggal 12 Januari 2026.</p><p>Ini penting agar keberpihakan dan kriminalisasi penyidik terhadap buruh harian lepas, Suharyono yang menjadi tersangka pengeroyokan melalui laporan polisi Nomor: LP/B/990/V/2025/SPKT/Polres Metro Depok/ <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polda-metro-jaya/" target="_blank">Polda Metro Jaya</a> </p><p>tanggal 19 Mei 2025 dengan pelapor Indra Gunawan menjadi terang benderang dan dapat dihentikan. </p><p>Pasalnya, dari Surat Pemberitahuan Perkembangan Penanganan Dumas (SP3D) ke-3 yang ditujukan kepada kuasa hukum Suharyono, Arianto Hulu tanggal 27 April 2026 pada angka 3 disebutkan bahwa rencana tindak lanjut akreditor Subbidwabprof Bid<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/propam/" target="_blank">propam</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polda-metro-jaya/" target="_blank">Polda Metro Jaya</a> akan melakukan sidang Kode Etik Profesi Polri terhadap terduga pelanggar atas nama Brigadir Ari Siswanto Nrp 95040688 Penyidik Pembantu Unitkrimum Satreskrim Polres Metro Depok. </p><p>Hal itu dikemukakan Sugeng Teguh Santoso, Ketua Indonesia Police Watch dalam siaran persnya yang diterima POSMETRO MEDAN pada Jumat 5 Juni 2026.</p><p>Menurut Sugeng Teguh Santoso, dalam SP3D ke-3 bernomor: B/1325/IV/HUK.12./2026/Bid<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/propam/" target="_blank">propam</a> tersebut, pada angka 2 dijelaskan bahwa terhadap dugaan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri yang diduga dilakoni Brigadir Ari Siswanto terkait dugaan tidak profesional dalam menangani perkara Laporan Polisi Nomor: LP/B/990/V/2025/SPKT/Polres Metro Depok/ <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polda-metro-jaya/" target="_blank">Polda Metro Jaya</a> </p><p>tanggal 19 Mei 2025 dengan dugaan tindak pidana pengeroyokan dan melakukan pertemuan diluar dengan pihak terkait perkara. </p><p>Akreditor Subbidwabprof Bid<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/propam/" target="_blank">propam</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polda-metro-jaya/" target="_blank">Polda Metro Jaya</a> sendiri telah melakukan proses audit investigasi dan pemeriksaan pendahuluan dengan melakukan klarifikasi terhadap Rianto, Gazali Ismail, Indra Gunawan, Ipda Sudarto Nrp 75080578 jabatan Kasubnit 2 Unitkrimum Satreskrim Polres Metro Depok, Brigadir Ari Siswanto Nrp 95040688, dan Iptu Uyat Ruhyat Nrp 80120516 Jabatan Kanit 2/Harda Satreskrim Polres Depok (Mantan Kanitkrimum Satreskrim Polres Metro Depok) sebelum dilakukan gelar perkara. </p><p>Setelahnya, urai Sugeng Teguh Santoso, Akreditor Subbidwabprof Bid<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/propam/" target="_blank">propam</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polda-metro-jaya/" target="_blank">Polda Metro Jaya</a> memeriksa saksi terhadap Arianto Hulu kuasa hukum Suharyono, Rianto, Gazali Ismail, Indra Gunawan, AKP E.M. Siahaan jabatan Kanitkrimum Satreskrim Polres Metro Depok. Iptu Uyat Ruhyat, Ipda Sudarto jabatan Kasubnit 2 Unitkrimum Satreskrim Polres Metro Depok, dan melakukan pemeriksaan terduga pelanggar Brigadir Ari Siswanto. </p><p>Bahkan saat ini, tambah Sugeng Teguh Santoso, Akreditor telah menyusun berkas perkara terduga pelanggar untuk di sidang etik. <hr></p><p>Oleh karena itu, lanjutnya, dengan dilakukannya pemberkasan perkara itu, IPW berharap sidang Kode Etik Profesi Polri terhadap Brigadir Ari Siswanto secepatnya dilaksanakan karena akan membuka &quot;kotak pandora&quot; ketidakprofesionalan dan keberpihakan aparat penegak hukum. </p><p>Bahkan, menurut dia, pihak Propam harus meneruskan adanya dugaan tindak pidana percobaan pemerasan dari Brigadir Ari Siswanto ke Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polda-metro-jaya/" target="_blank">Polda Metro Jaya</a> dengan adanya permintaan 100 juta rupiah kepada Rianto yang tidak ada sangkut pautnya dengan perkara pengeroyokan. Sebab, permintaan uang itu dilakukan secara sistematis kepada orang yang tidak ada hubungannya dengan kasus pengeroyokan. </p><p>Sementara penyidik tahu persis bahwa Suharyono cuma buruh harian lepas yang tidak memiliki uang. </p><p><b>KEYAKINAN TERBUKTI</b></p><p>Menurut Sugeng Teguh Santoso, tahun lalu, tepatnya 7 Oktober 2025, IPW sudah merilis adanya uang damai 100 juta dan keberpihakan penyidik Brigadir Ari Siswanto. </p><p>Rilis itu kemudian diberi judul: &quot;Buntut Kasus Pengeroyokan di Depok, IPW Desak Kapolda Metro Bentuk Tim Investigasi&quot; yang ditayangkan salah satu media online nasional pada Selasa, 7 Oktober 2025 pukul 12.14 WIB. </p><p>Rilis itu dipicu karena Polres Metro Depok membiarkan penyidik bermasalah, Brigadir Ari Siswanto yang masih menangani kasus pengeroyokan dengan pelapor Indra Gunawan sebagai pemeriksa. </p><p>Padahal, menurut IPW, Brigadir Ari Siswanto jelas-jelas melanggar kode etik dengan menghadiri mediasi di luar Kantor Kepolisian diantara para pihak yang berkasus, yang pada akhirnya ada permintaan uang Rp100 juta kalau ingin kasusnya damai alias tidak dilanjutkan. </p><p>Keyakinan pelanggaran Brigadir Ari Siswanto itu, akhirnya terbukti setelah pihak Propam <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polda-metro-jaya/" target="_blank">Polda Metro Jaya</a> mengeluarkan laporan polisi bernomor: LP.A/22/I/2026/Subbagyanduan tertanggal 12 Januari 2026 untuk menjerat Brigadir Ari Siswanto. </p><p>Dengan terbitnya LP.A/22/I/2026 itu, 10 hari kemudian, Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama mengeluarkan Sprindik bernomor: SP. Sidik/82/1/RES.1.24./2026/Satreskrim tanggal 22 Januari 2026. Kemudian keluar lagi Sprindik baru bernomor: SP. Sidik/269/IV/RES.1.24./2026/Satreskrim tanggal 8 April 2026. Surat perintah penyidikan awal tertanggal 28 Agustus 2025 bernomor: Sp.Sidik/667/VIII/RES.1.24./2025/Satreskrim.<hr></p><p>Pada 8 April 2026 juga, Satreskrim mengeluarkan surat penetapan tersangka terhadap Suharyono yang tidak pernah memukul Indra Gunawan karena hanya hendak mengejar Danu karena membentak-bentak dan menunjuk-nunjuk Suharyono. </p><p>Anehnya, dalam kasus ini hanya Suharyono yang dijadikan tersangka, padahal pasal yang dipakai pengeroyokan. </p><p>Menurut IPW, tertanggal 30 April 2026, Suharyono diperiksa sebagai tersangka dan dilarang pulang dengan alasan dilakukan penahanan. </p><p>Akhirnya setelah berdebat dengan kuasa hukumnya Arianto Hulu dan Michael Marco Abraham, pihak penyidik mengeluarkan surat penangkapan bernomor: SP. Kap/95/IV/RES.24./2026/Satreskrim pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB. </p><p>Dalam surat lampiran perintah penangkapan, ternyata Brigadir Ari Siswanto masih sebagai penyidik yang menangani perkara. </p><p>Padahal kuasa hukum Suharyono dari Tim Bantuan Hukum IPW sudah lama meminta Brigadir Ari Siswanto tidak menangani perkara. </p><p>Permintaan ini dilakukan melalui surat tertanggal 2 Oktober 2025 perihal pergantian penyidik dan pengawasan melekat yang ditujukan kepada Kapolres Depok. </p><p>Tembusan ditujukan kepada Ketua Kompolnas, Kapolda Metro Jaya, Kabid Propam Polda Metro, Kabag Wassidik Ditreskrimum <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polda-metro-jaya/" target="_blank">Polda Metro Jaya</a>, dan penyidik yang menangani perkara LP/B/990 dengan pelapor Indra Gunawan. </p><p>Dengan keberadaan Brigadir Ari Siswanto selaku pemeriksa saksi-saksi sejak awal penyelidikan dan penyidikan masih ada dalam tim penyidik tersebut, maka pengawasan melekat dalam penanganan perkara tidak dilaksanakan oleh Kapolres Depok. </p><p>Ini sangatlah bertentangan dengan Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2022 tentang pengawasan melekat. <hr></p><p>Sebab, katanya lagi, tujuan adanya Perkap pengawasan melekat yang ditandatangani Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu bertujuan meningkatkan disiplin, etika, kinerja, dan mencegah penyimpangan prilaku anggota Polri. </p><p>Tim Bantuan Hukum IPW ketika keluar dari ruangan unit 1 Krimum Satreskrim Polres Metro Depok melihat perlakuan penyidik Unit Resmob Satreskrim polres metro Depok menyiksa seorang laki-laki yang diborgol tangan dan kakinya dengan tis warna merah. </p><p>Peristiwa ini terjadi 30 April 2026 sekitar pukul 22.26 Wib. Laki-laki berusia sekitar 50 tahun itu dipukul dan diinjak-injak dan berteriak-teriak minta tolong dan meminta dihentikan penyiksaannya. </p><p>Karenanya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo harus menurunkan tim ke Polres Metro Depok lantaran adanya penyimpangan-penyimpangan prilaku anggota Polri yang dapat menurunkan citra dan marwah Institusi Polri.(***)<b></p><p></b></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_9719_IPW-Desak-Sidang-Propam-Penyidik-Polres-Metro-Depok.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/10117/ipw-desak-sidang-propam-penyidik-polres-metro-depok/</link>
            <author><![CDATA[pandapotan]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>