<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.posmetromedan.id/</link>
        <description>POSMETRO MEDAN</description>
        <lastBuildDate>Sat, 06 Jun 2026 13:51:29 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Makam Dibongkar, Apakah Boy Simamora Meninggal Karena Diterkam Buaya?</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 13:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Makam Dibongkar, Apakah Boy Simamora Meninggal Karena Diterkam Buaya?]]></title>
            <description><![CDATA[Makam dibongkar di Tapanuli Tengah untuk memastikan apakah Boy Simamora meninggal dunia akibat diterkam buaya atau ada hal lainnya.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b>&ndash; Penyidik Satreskrim Polres Tapanuli Tengah bersama Polsek Manduamas membongkar <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/makam/" target="_blank">makam</a> (ekshumasi) terhadap jenazah Boy Simamora (20).</p><p>Peristiwa pembongkaran <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/makam/" target="_blank">makam</a> itu terjadi di Pe<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/makam/" target="_blank">makam</a>an Umum Dusun II, Desa Sampang Maruhur, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (4/6/2026).</p><p>Langkah hukum ini diambil berdasarkan permohonan resmi pihak keluarga yang mencabut surat penolakan otopsi sebelumnya. </p><p>Keluarga berharap proses ini dapat memberikan kejelasan terkait penyebab pasti kematian korban yang dinilai mengalami kejanggalan.</p><p>Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Muhammad Alan Haikel seperti  disampaikan Humas Polres Tapanuli Tengah yang dimuat dipostingan anonim Facebook@ Polres Tapanuli Tengah seperti terlihat POSMETRO MEDAN Sabtu 6 Juni 2026 mengonfirmasi bahwa proses ekshumasi berjalan aman dan kondusif dengan pengamanan ketat dari personel gabungan Polres Tapteng dan Polsek Manduamas yang dipimpin Kapolsek Manduamas, AKP Marulitua Simanjorang.</p><p>Peristiwa bermula saat Kepala Desa Sampang Maruhur, Master Rudi Sigalingging, melaporkan ada warga yang belum kembali ke rumah pada Rabu 27 Mei 2026 sore.</p><p>Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan saksi, korban bersama beberapa rekannya diketahui masuk ke area perkebunan PT Nauli Sawit Blok 41.A pada Rabu dini hari sekira pukul 01.00 WIB diduga untuk melakukan pencurian buah kelapa <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sawit/" target="_blank">sawit</a>. Namun, sekira pukul 02.00 WIB, petugas keamanan perusahaan yang sedang berpatroli memergoki aksi tersebut.</p><p>Saat hendak diamankan, para pelaku melarikan diri dengan cara melompati parit pembatas keluar dari lahan perkebunan. </p><p>Saat pelarian berlangsung, salah satu rekan korban sempat mendengar suara benda jatuh ke dalam Sungai Saga Matua. </p><p><b>Petani Lihat Seekor Buaya</b><hr></p><p>Setelah situasi kondusif, pihak rekan dan keluarga yang menyadari korban belum kembali kemudian melakukan pencarian di sekitar area sungai.</p><p>Titik terang keberadaan korban mulai terungkap pada pukul 11.00 WIB, ketika seorang petani di seberang sungai melihat seekor <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/buaya/" target="_blank">buaya</a> melintas sambil membawa tubuh manusia. </p><p>Pengurus gereja setempat langsung membunyikan lonceng sebagai tanda agar masyarakat berkumpul membantu pencarian. </p><p>Warga akhirnya berhasil menemukan jasad korban dan mengevakuasinya ke daratan pada dini hari berikutnya, sekira pukul 01.30 WIB.</p><p>Awalnya, orang tua korban, Lamsehat Simamora sempat membuat surat pernyataan menolak tindakan visum luar maupun autopsi, sehingga jenazah langsung di<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/makam/" target="_blank">makam</a>kan.</p><p><b>Ditemukan Bekas Luka yang tak Wajar</b></p><p></p><p>Namun, saat proses pemandian jenazah, pihak keluarga menemukan sejumlah kondisi fisik yang dinilai tidak wajar pada jasad korban.</p><p>Setelah bermusyawarah, pihak keluarga memutuskan untuk mencabut surat penolakan autopsi dan resmi membuat laporan ke Polsek Manduamas pada 1 Juni 2026 agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut.</p><p>Proses pemeriksaan jenazah berlangsung selama kurang lebih 3 jam, dipimpin Ahli Kedokteran Kehakiman dan Forensik dari RSUD Pandan, dr. Binsar Halomoan Lubis, Sp.FM.<hr></p><p>Guna memperkuat bukti ilmiah, Tim Forensik bersama Unit Reskrim Polsek Manduamas mengamankan sampel organ korban untuk diuji di laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara di Medan.</p><p>Hingga kini tim kedokteran forensik bersama penyidik Satreskrim Polres Tapanuli Tengah masih melakukan serangkaian prosedur ilmiah demi memastikan penyebab utama kematian korban. </p><p>Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.</p><p>Kepolisian menegaskan untuk terus menyelidiki hingga tabir kematian pemuda itu terungkap secara nyata.***<b></p><p></b></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_993_Makam-Dibongkar--Apakah-Boy-Simamora-Meninggal-Karena-Diterkam-Buaya-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/10152/makam-dibongkar-apakah-boy-simamora-meninggal-karena-diterkam-buaya/</link>
            <author><![CDATA[pandapotan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jadwal MotoGP Hungaria 2026, Sprint Race Disiarkan Nanti Malam</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 12:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jadwal MotoGP Hungaria 2026, Sprint Race Disiarkan Nanti Malam]]></title>
            <description><![CDATA[MotoGP kembali menyambangi Sirkuit Balaton Park, Hungaria. Ini merupakan kali kedua perlombaan digelar di lintasan yang baru berusia tiga ta]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Balaton Park -- MotoGP kembali menyambangi Sirkuit Balaton Park, Hungaria. Ini merupakan kali kedua perlombaan digelar di lintasan yang baru berusia tiga tahun tersebut. Biar tak ketinggalan serunya kualifikasi, Sprint Race hingga balapan inti, berikut kami rangkum jadwal <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/motogp-hungaria-2026/" target="_blank">MotoGP Hungaria 2026</a>.</p><p>Rangkaian jadwal <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/motogp-hungaria-2026/" target="_blank">MotoGP Hungaria 2026</a> telah dimulai sejak Jumat (5/6) melalui latihan bebas yang dimenangkan pebalap Ducati asal Spanyol, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/marc-marquez/" target="_blank">Marc Marquez</a>. Perlombaan akan berlanjut ke sesi kualifikasi dan Sprint Race, Sabtu (6/6), kemudian ditutup balapan inti atau Race pada Minggu (7/6).</p><p>Musim lalu, saat MotoGP Hungaria pertama kali digelar, balapan inti dimenangkan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/marc-marquez/" target="_blank">Marc Marquez</a> usai mengalahkan Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi yang sama-sama tampil gemilang.</p><p>Sementara Sprint Race atau balapan pendeknya juga dimenangkan pebalap berjuluk The Baby Alien tersebut. Marquez mampu mengasapi dua pebalap VR46 Racing Team, Fabio Diggia dan Franco Morbidelli.</p><p>Lantas, akankah Marquez yang baru sembuh dari cedera mampu mengulang kisah manis di Hungaria? Atau ada pebalap lain yang sanggup membuat kejutan? Biar tak ketinggalan, berikut kami rangkum jadwal lengkapnya!</p><p><b>Jadwal <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/motogp-hungaria-2026/" target="_blank">MotoGP Hungaria 2026</a>:</p><p></b></p><p><b>Sabtu, 6 Juni 2026</p><p></b>13:40-14:10 WIB: Moto3 - Free Practice 2</p><p>14:25-14:55 WIB: Moto2 - Free Practice 2<hr></p><p>15:10-15:40 WIB: MotoGP - Free Practice 2</p><p>15:50-16:05 WIB: MotoGP - Qualifying 1</p><p>16:15-16:30 WIB: MotoGP - Qualifying 2</p><p>17:45-18:00 WIB: Moto3 - Qualifying 1</p><p>18:10-18:25 WIB: Moto3 - Qualifying 2</p><p>18:40-18:55 WIB: Moto2 - Qualifying 1</p><p>19:05-19:20 WIB: Moto2 - Qualifying 2</p><p>20:00 WIB: MotoGP - Tissot Sprint (13 lap)</p><p><b>Minggu, 7 Juni 2026</p><p></b><hr></p><p>14:40-14:50 WIB: MotoGP - Warm Up</p><p>16:00 WIB: Moto3 - Grand Prix Race (20 lap)</p><p>17:15 WIB: Moto2 - Grand Prix Race (22 lap)</p><p>19:00 WIB: MotoGP - Grand Prix Race (26 lap).</p><p>(wan/detikcom)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_9679_Jadwal-MotoGP-Hungaria-2026--Sprint-Race-Disiarkan-Nanti-Malam.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sport/10151/jadwal-motogp-hungaria-2026-sprint-race-disiarkan-nanti-malam/</link>
            <author><![CDATA[indrawan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tepis Penalti Oman Raih Man of The Match, Kiper Emil Audero Tak Mau Diumbang</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 11:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tepis Penalti Oman Raih Man of The Match, Kiper Emil Audero Tak Mau Diumbang]]></title>
            <description><![CDATA[Emil Audero Tepis Penalti Oman dan Raih Man of The Match, Puji Peran Elkan Baggott Cs.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Jakarta- Penjaga gawang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/timnas/" target="_blank">Timnas</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a>, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/emil-audero/" target="_blank">Emil Audero</a>, tampil gemilang saat membawa Garuda meraih kemenangan 3-0 atas <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/oman/" target="_blank">Oman</a> dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026).</p><p>Berkat sejumlah penyelamatan penting, termasuk menggagalkan tendangan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/penalti/" target="_blank">penalti</a> lawan, Audero dinobatkan sebagai pemain terbaik atau Man of The Match pada pertandingan tersebut.</p><p>Momen krusial terjadi pada menit ke-38 ketika <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/oman/" target="_blank">Oman</a> mendapat hadiah <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/penalti/" target="_blank">penalti</a> setelah Justin Hubner dinilai melakukan pelanggaran terhadap Amjad Abdullah Alharthi di dalam kotak <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/penalti/" target="_blank">penalti</a>.</p><p>Namun kesempatan emas itu gagal dimanfaatkan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/oman/" target="_blank">Oman</a>. Eksekusi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/penalti/" target="_blank">penalti</a> yang dilakukan Hatem Sultan Alrushadi berhasil ditepis Audero yang dengan tepat membaca arah bola. Penyelamatan tersebut menjaga keunggulan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> dan menjadi titik penting dalam jalannya pertandingan.</p><p>"Ya, itu memang bagian dari tugas seorang penjaga gawang. Itulah sisi baik dan buruk dari peran kami. Menjaga fokus adalah hal yang paling sulit bagi seorang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kiper/" target="_blank">kiper</a>," ujar Audero usai pertandingan.</p><p>Meski menjadi sorotan berkat aksinya menggagalkan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/penalti/" target="_blank">penalti</a>, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kiper/" target="_blank">kiper</a> berusia 29 tahun itu menolak mengambil seluruh pujian (umbang) untuk dirinya sendiri. Ia justru menilai keberhasilan menjaga gawang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> tetap nirbobol merupakan hasil kerja kolektif seluruh lini pertahanan.</p><p>Menurut Audero, tugas seorang penjaga gawang tidak hanya berhenti saat melakukan penyelamatan. Ia menekankan pentingnya respons cepat para pemain bertahan dalam mengantisipasi bola kedua atau bola muntah yang berpotensi dimanfaatkan lawan.</p><p>"Hari ini, saya pikir kami sebagai lini pertahanan telah melakukan pekerjaan yang sangat baik. Misalnya, sering kali Anda melihat seorang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kiper/" target="_blank">kiper</a> melakukan penyelamatan, tetapi siapa yang datang lebih dulu menyambar bola pantul? Jika yang datang adalah penyerang lawan, berarti mungkin para pemain bertahan atau rekan setim saya belum cukup siap," kata Audero.</p><p>Pernyataan tersebut merujuk pada situasi setelah <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/penalti/" target="_blank">penalti</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/oman/" target="_blank">Oman</a>. Meski berhasil menepis tendangan Alrushadi, bola sempat memantul di area berbahaya. Beruntung, bek jangkung <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/timnas/" target="_blank">Timnas</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a>, Elkan Baggott, dengan sigap menyapu bola dan menghilangkan ancaman di depan gawang.</p><p>"Namun, jika melihat situasi setelah <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/penalti/" target="_blank">penalti</a> tadi, Elkan datang dan langsung membuang bola karena dia tetap fokus. Jadi, saya pikir kami melakukan pekerjaan yang baik," ujar Audero.<hr></p><p>Ia menambahkan bahwa keberadaan rekan-rekan setim yang disiplin dan selalu siap membantu menjadi faktor penting bagi seorang penjaga gawang untuk tampil maksimal.</p><p>"Menurut saya, memiliki rekan setim yang hebat di sekitar Anda sangat penting dalam peran seperti ini," lanjutnya.</p><p>Audero juga menegaskan bahwa kunci utama dalam menjalankan tugas sebagai penjaga gawang adalah menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Menurutnya, fokus yang terjaga selama 90 menit menjadi modal utama untuk menghadapi berbagai situasi yang bisa muncul kapan saja.</p><p>"Tentang penyelamatan tersebut, bagi saya yang paling penting adalah tetap berada dalam permainan dan tetap fokus. Saya berusaha mempertahankan konsentrasi yang sama sepanjang pertandingan," tegasnya.</p><p>Penampilan impresif Audero menjadi salah satu faktor utama kemenangan meyakinkan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/timnas/" target="_blank">Timnas</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> atas <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/oman/" target="_blank">Oman</a>. Selain mengamankan gawang dari kebobolan, ia juga menunjukkan kepemimpinan dan ketenangan di bawah mistar, sekaligus memperlihatkan soliditas lini belakang Garuda yang dikomandoi pemain-pemain seperti Elkan Baggott dan Justin Hubner.(Inilah)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_6179_Tepis-Penalti-Oman-Raih-Man-of-The-Match--Kiper-Emil-Audero-Tak-Mau-Diumbang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sport/10150/tepis-penalti-oman-raih-man-of-the-match-kiper-emil-audero-tak-mau-diumbang/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Cemburu! Habisi Istri Ketahuan VC Sambil Tunjukkan Payudara, Budi Divonis 10 Tahun Penjara</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 10:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Cemburu! Habisi Istri Ketahuan VC Sambil Tunjukkan Payudara, Budi Divonis 10 Tahun Penjara]]></title>
            <description><![CDATA[Suami Bunuh Istri gegara VCS dengan Pria Lain Divonis 10 Tahun Penjara.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b>S, Deli Serdang - Pria di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) bernama Budi Sulaiman (33) tega mem<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bunuh/" target="_blank">bunuh</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/istri/" target="_blank">istri</a>nya sendiri, Dini Gusnimar (31) karena kesal korban video call sex (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/vcs/" target="_blank">VCS</a>) dengan pria lain. Dalam kasus ini, Budi di<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/vonis/" target="_blank">vonis</a> 10 tahun penjara.</p><p>Dilihat di laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pengadilan-negeri/" target="_blank">Pengadilan Negeri</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lubuk-pakam/" target="_blank">Lubuk Pakam</a>, Jumat (5/6/2026), <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/vonis/" target="_blank">vonis</a> itu dibacakan Selasa (2/6/2026). </p><p>Majelis hakim meyakini terdakwa telah terbukti mem<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bunuh/" target="_blank">bunuh</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/istri/" target="_blank">istri</a>nya sebagaimana dalam dakwaan alternatif kedua jaksa penuntut umum (JPU).</p><p>"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 10 tahun," demikian isi putusan itu.</p><p>Vonis ini lebih rendah dari tuntutan JPU yang sebelumnya meminta terdakwa dihukum 15 tahun penjara.</p><p>"Meminta majelis hakim <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pengadilan-negeri/" target="_blank">Pengadilan Negeri</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lubuk-pakam/" target="_blank">Lubuk Pakam</a> menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Budi Sulaiman dengan pidana penjara selama 15 tahun," demikian isi tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) seperti dikutip dari SIPP <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pengadilan-negeri/" target="_blank">Pengadilan Negeri</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lubuk-pakam/" target="_blank">Lubuk Pakam</a>, Rabu (29/4).</p><p>Dalam dakwaan itu, jaksa menyatakan peristiwa tersebut terjadi di Jalan Veteran Pasar VIII Dusun V Kampung Banjar, Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli, Sabtu (16/8/2025) sekira pukul 05.15 WIB.</p><p>Saat itu, korban tengah berada di dalam kamar, sedangkan pelaku berada di ruang tamu. Kemudian, terdakwa mendengar korban tengah mengobrol dengan seorang laki-laki melalui handphone.</p><p>Korban sempat menyampaikan bahwa pria yang divideo call-nya itu tengah berada di penjara.</p><p>"Terdakwa sempat mendengar percakapan korban dengan laki-laki tersebut. Korban bertanya kepada laki-laki tersebut &#039;aku tau abang dimana, pasti di penjara kan?&#039;. Kemudian, laki-laki tersebut menjawab &#039;iya penjara, Jakarta&#039;, sehingga terdakwa mengetahui bahwa orang yang di-video call korban tidak merupakan pacar korban yang biasa di-video call," demikian isi dakwaan itu.<hr></p><p>Pelaku pun mengintip melalui tirai kamar. Sontak, pelaku kaget saat melihat korban tengah <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/vcs/" target="_blank">VCS</a> sambil menunjukkan payudaranya kepada pria yang di-VC itu.</p><p>Pelaku pun geram dan langsung masuk ke dalam kamar. Terdakwa lalu memarahi korban dan hendak berupaya merampas hp tersebut.</p><p>Namun, korban menendang dada terdakwa sambil mengeluarkan perkataan kotor. Akibatnya, emosi pelaku memuncak hingga pelaku pergi mengambil pisau dan menikam korban secara membabi buta.</p><p>Saat menikam korban, pelaku sempat menanyakan alasan korban melakukan VC dengan pria lain. Usai menikam korban berulang kali, pelaku langsung pergi melarikan diri. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, korban mengalami sejumlah luka tusuk di badannya. (DetikSumut)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_4140_Cemburu--Habisi-Istri-Ketahuan-VC-Sambil-Tunjukkan-Payudara--Budi-Divonis-10-Tahun-Penjara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/kriminal/10149/cemburu-habisi-istri-ketahuan-vc-sambil-tunjukkan-payudara-budi-divonis-10-tahun-penjara/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Belasan Tower SUTET dan SUTT Rusak Picu Pemadaman Listrik, Audit Anggaran Manajemen Care 4 Asset PLN</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 09:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Belasan Tower SUTET dan SUTT Rusak Picu Pemadaman Listrik, Audit Anggaran Manajemen Care 4 Asset PLN]]></title>
            <description><![CDATA[Belasan Tower SUTET dan SUTT di Sumut Rusak Hingga Picu Pemadaman, Audit Anggaran Manajemen Care 4 Asset PLN.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Medan- Cuaca buruk disertai hujan deras dan angin kencang yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera Utara pada Kamis malam (4/6/2026), kembali memicu <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pemadaman/" target="_blank">pemadaman</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/listrik/" target="_blank">listrik</a> di sejumlah wilayah.</p><p>Berdasarkan data yang dirilis PT <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> (Persero), <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pemadaman/" target="_blank">pemadaman</a> yang terjadi mulai pukul 18.30 WIB itu dipicu <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/rusak/" target="_blank">rusak</a>nya 12 <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tower/" target="_blank">tower</a> transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang meliputi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tower/" target="_blank">tower</a> T18, T19, dan T20 serta bengkoknya <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tower/" target="_blank">tower</a> T17 dan T21 pada jalur SUTET 275 kV Galang&ndash;Simangkuk. </p><p>Selain itu, pada jalur SUTT 150 kV Tebing Tinggi&ndash;Sei Rotan, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tower/" target="_blank">tower</a> T77, T78, T79, T80, T81, dan T82 mengalami roboh, sementara <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tower/" target="_blank">tower</a> T76 mengalami bengkok.</p><p>Akibatnya, peristiwa itu berdampak pada sistem ke<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/listrik/" target="_blank">listrik</a>an di sebagian wilayah Sumatera Utara. Pada Jumat dinihari (5/6/2026) sekitar pukul 02.38 WIB, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> yang melakukan manuver sistem dan upaya pemulihan yang dilakukan secara intensif, pasokan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/listrik/" target="_blank">listrik</a> berhasil dinormalkan kembali.</p><p>Namun di balik kejadian tersebut, muncul indikasi bahwa peristiwa itu tak hanya sekadar post majeure semata, namun ada kelalaian yang dilakukan pihak <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dalam merawat aset miliknya. </p><p>"Harusnya peristiwa blackout Sumatera pada awal Mei 2026 lalu yang disebutkan akibat ke<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/rusak/" target="_blank">rusak</a>an kabel SUTET 275 kV di Muaro Bungo, Jambi jadi pelajaran bahwa perlu perawatan intensif untuk merawat aset <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pln/" target="_blank">PLN</a>," ungkap Koordinator Nasional Relawan Listrik Untuk Negeri (Kornas Re-LUN) Teuku Yudhistira di Jakarta, Jumat (5/6/2026).</p><p>Tapi kejadian di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> ini, lanjur Yudhis, semakin menguatkan indikasi lalainya <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dalam melakukan perawatan aset. </p><p>"Padahal jelas <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> memiliki manajemen Care For Asset. Lantas, kenapa peristiwa ini berulang. Saya rasa, Kejaksaan Agung dan KPK bersama BPK RI, perlu turun tangan mengusut kasus ini termasuk mengaudit penggunaan anggaran care for asset <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> lewat P3BS yang tidak sedikit," tegasnya. </p><p>Atas kejadian ini, Yudhistira berharap ada perhatian serius dari Presiden Prabowo Subianto, mengingat <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pemadaman/" target="_blank">pemadaman</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/listrik/" target="_blank">listrik</a> khususnya di Sumatera terus berulang selama era kepemimpinan Darmo.</p><p>"Presiden harus peka terkait masalah ini. Sudah saatnya ada penyegaran di tubuh <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pln/" target="_blank">PLN</a>. Copot Darmawan Prasodjo bersama kroninya dan diharapkan presiden mampu menggerakkan instrumen hukumnya untuk memeriksa dan menangkap Dirut <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> tersebut sebagai pertanggungjawaban selama rezim kepemimpinannya yang kami nilai sangat minus dan terus merugikan negara," katanya. <hr></p><p>"Kepala BGN aja bisa dicopot dan langsung ditangkap, kenapa Dirut <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> tidak bisa? Kebal hukumkah Darmawan Prasodjo?" pungkasnya. (REL/WIK)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_2889_Belasan-Tower-SUTET-dan-SUTT-Rusak-Picu-Pemadaman-Listrik--Audit-Anggaran-Manajemen-Care-4-Asset-PLN.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/10148/belasan-tower-sutet-dan-sutt-rusak-picu-pemadaman-listrik-audit-anggaran-manajemen-care-4-asset-pln/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Soroti Dugaan Pelanggaran Paspor, Menteri Imipas Tegaskan Sanksi Pidana bagi Oknum Nakal</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 09:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Soroti Dugaan Pelanggaran Paspor, Menteri Imipas Tegaskan Sanksi Pidana bagi Oknum Nakal]]></title>
            <description><![CDATA[Soroti Dugaan Pelanggaran Paspor, Menteri Imipas Tegaskan Sanksi Pidana bagi Oknum Nakal.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>, Jakarta- <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/menteri/" target="_blank">Menteri</a> Imigrasi dan Pemasyarakatan (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/imipas/" target="_blank">Imipas</a>), Agus Andrianto, menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap pejabat atau pegawai di lingkungan Imigrasi maupun Pemasyarakatan yang menyalahgunakan wewenang. </p><p>Hal ini merespons sorotan publik terkait dugaan penerbitan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/paspor/" target="_blank">paspor</a> anak di bawah umur tanpa persetujuan ibu kandung yang diduga melibatkan atensi dari unsur pimpinan masa lalu.</p><p>Agus Andrianto menyatakan bahwa seluruh jajaran di Kementerian <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/imipas/" target="_blank">Imipas</a> wajib memahami fungsi dan batasan kewenangan mereka sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Menurutnya, kepatuhan terhadap prosedur baku adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.</p><p>"Seharusnya semua tahu fungsi dan peran dalam berbagai jenjang struktur organisasi di setiap Kementerian/Lembaga. Tahu mana yang harus dikerjakan, dan aturan apa yang harus dipedomani," ujar Agus saat dimintai keterangan di Jakarta, Jumat (5/6/2026).</p><p>Kasus dugaan maladministrasi penerbitan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/paspor/" target="_blank">paspor</a> ini mencuat setelah sebuah sumber membeberkan adanya <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/paspor/" target="_blank">paspor</a> anak berusia 16 tahun yang tetap terbit melalui Kantor Imigrasi Jakarta Selatan pada 31 Januari 2025. </p><p>Padahal, permohonan yang diajukan oleh sang ayah diduga kuat tidak mengantongi surat persetujuan dari ibu kandungnya, Lisa. </p><p>Berdasarkan data, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/paspor/" target="_blank">paspor</a> anak tersebut sebelumnya diterbitkan oleh Kantor Imigrasi Jakarta Utara untuk periode 10 Mei 2022 hingga 10 Mei 2027.</p><p>Menanggapi permasalahan integritas seperti ini, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/menteri/" target="_blank">Menteri</a> Agus mengimbau elemen masyarakat dan media massa untuk terus berperan aktif mengawal performa jajarannya. Ia berjanji tidak akan menutup mata terhadap setiap laporan penyimpangan yang masuk.</p><p>"Informasikan saja kalau ada bentuk penyimpangan dan pasti akan kami dalami. Kalau informasi tersebut benar, tentu akan ada <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sanksi/" target="_blank">sanksi</a> kepada pelakunya. Sudah cukup banyak pegawai yang di<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sanksi/" target="_blank">sanksi</a> demosi bahkan pidana. Dari media sosial dan informasi teman-teman media, saya banyak mendapat masukan," tegas Agus.</p><p>Ia menambahkan, sistem pengawasan di keimigrasian dan pemasyarakatan saat ini sebenarnya sudah berjalan dengan baik. Namun, efektivitas sistem tersebut kembali lagi pada integritas moral individu yang mengawakinya. Karena itu, Agus memberikan pesan kuat agar seluruh pegawai berani menolak perintah yang melanggar hukum.<hr></p><p>"Setiap pegawai tahu risiko dari apa yang mereka kerjakan. Kalau ada perintah yang enggak bener, ya jangan dikerjakan, tolak saja. Walau arahan itu datang dari <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/menteri/" target="_blank">Menteri</a> sekalipun," pungkasnya.</p><p>Di sisi lain, selain memperketat pengawasan di sektor imigrasi yang sebelumnya sempat dibagi tugas dengan mantan Wamen, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/menteri/" target="_blank">Menteri</a> Agus kini tengah mengerahkan konsentrasi besar pada sektor pemasyarakatan. Kementerian <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/imipas/" target="_blank">Imipas</a> sedang melakukan pembenahan masif terkait pembinaan warga binaan serta optimalisasi aset negara.</p><p>Langkah ini diambil guna menyelesaikan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait keberadaan lahan-lahan kosong (idle) milik kementerian agar bisa dialihkan menjadi sektor produktif yang bermanfaat bagi negara.</p><p>"Banyak terfokus di sana, pembinaan dan pembimbingan WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) dan tahanan titipan, serta pemanfaatan lahan idle yang selalu menjadi temuan BPK. Lahan tersebut saya fokuskan mendukung Program Ketahanan Pangan yang menjadi prioritas Bapak Presiden," jelas Agus.(Bgs)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_3183_Soroti-Dugaan-Pelanggaran-Paspor--Menteri-Imipas-Tegaskan-Sanksi-Pidana-bagi-Oknum-Nakal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/inter-nasional/10147/soroti-dugaan-pelanggaran-paspor-menteri-imipas-tegaskan-sanksi-pidana-bagi-oknum-nakal/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hajar Oman, Indonesia Naik 4 Tangga Ranking FIFA</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 08:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hajar Oman, Indonesia Naik 4 Tangga Ranking FIFA]]></title>
            <description><![CDATA[Posisi Timnas Indonesia dalam ranking FIFA terbaru naik empat tangga setelah menghajar Oman dengan skor 30, di Gelora Bung Karno.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Jakarta- Posisi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/timnas/" target="_blank">Timnas</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> dalam ranking FIFA terbaru naik empat tangga setelah menghajar <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/oman/" target="_blank">Oman</a> dengan skor 3-0, di Gelora Bung Karno, Jumat (5/6).</p><p>Dilansir dari laman resmi FIFA, kini <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> berada di urutan ke-118 dari sebelumnya ke-122. <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> mendapat tambahan 6,56 poin dari laga melawan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/oman/" target="_blank">Oman</a> (tim ke-79 FIFA).</p><p>Saat ini, total poin yang dikumpulkan tim Merah Putih adalah 1151,45. Posisi ke-118 ini sama dengan pencapaian <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> pada 10 Juli 2025 saat masih ditangani Patrick Kluivert.</p><p>Adapun <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/oman/" target="_blank">Oman</a> tetap berada di urutan ke-79. Kendati kehilangan 6,56 poin, total poin <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/oman/" target="_blank">Oman</a> belum bisa digeser Montenegro dan Haiti, karena keduanya saat ini sedang bertanding.</p><p>Sebagai catatan, posisi ini bisa berubah dalam hitungan jam, sebab FIFA kini menerapkan ranking secara faktual. Begitu selesai pertandingan, ranking terbaru langsung dipublikasi.</p><p>Ranking <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> pun masih berpotensi naik kembali, sebab masih ada satu pertandingan lagi dalam kalender internasional FIFA Matchday periode Juni 2026 ini.</p><p>Pada Selasa (9/6), Rizky Ridho dan kawan-kawan akan menjalani satu pertandingan lagi, yakni melawan Mozambik. Pertandingan ini akan digelar di Gelora Bung Karno.</p><p>Mozambik adalah tim penghuni peringkat ke-101 FIFA. Karena posisinya lebih baik dari <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a>, ada potensi ranking <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> naik satu hingga dua tangga jika meraih kemenangan.</p><p></p><p>Dalam laga itu, pemain Mathew Baker Mathew debut dalam laga <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/timnas/" target="_blank">Timnas</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> vs <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/oman/" target="_blank">Oman</a> di usia 17 tahun 23 hari, membuatnya menjadi pemain termuda yang turun untuk skuad Garuda.<hr></p><p>Pelatih <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/timnas/" target="_blank">Timnas</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a>, John Herdman, mengatakan bahwa Mathew Baker layak diberi kesempatan untuk turun sekaligus debut di skuad senior saat menghadapi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/oman/" target="_blank">Oman</a> dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6) malam.</p><p>Mathew Baker dimasukan pada menit ke-80, menggantikan Rizky Ridho saat <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/timnas/" target="_blank">Timnas</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> unggul 3-0 lewat gol Justin Hubner (13&#039;), Ole Romeny (27&#039;), Ragnar Oratmangoen (56&#039;).</p><p>Ia debut dalam usia 17 tahun 23 hari, membuatnya menjadi pemain termuda yang turun untuk tim nasional. Ia melewati rekor sebelumnya yang dipegang Arkhan Kaka saat bermain di Piala AFF 2024. Usia Arkhan Kaka ketika itu 17 tahun, 3 bulan, 7 hari.</p><p>Mathew Baker menunjukkan kualitas dan mentalnya yang sangat baik meski menghadapi para pemain <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/oman/" target="_blank">Oman</a> yang jauh lebih senior.</p><p>Ia berhasil membantu lini belakang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/timnas/" target="_blank">Timnas</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> tetap bersih alias clean sheet sampai laga berakhir. <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/timnas/" target="_blank">Timnas</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> kemudian mengunci kemenangan 3-0.</p><p>"Dia memang layak mendapatkan kesempatan bermain itu dan saya bangga. Ini adalah momen yang membanggakan," kata John Herdman.</p><p>"Sekarang dia menjadi pemain termuda dalam sejarah <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> yang tampil di lapangan bersama tim nasional," tambah dia.</p><p>Herdman mengaku ingin mempercepat perkembangan pemain muda potensial dengan memberikannya pengalaman bermain untuk tim nasional senior.</p><p>Dia mencontohkan senior Baker, Kevin Diks, yang memulai pertandingan profesionalnya dalam usia 17 tahun dan kini pemain berusia 29 tahun itu bermain di Bundesliga Jerman bersama Borussia Moenchengladbach.</p><p>Dia juga juga menyingung Jonathan David dan Liam Millar, yang ia turunkan memperkuat tim nasional senior Kanada dalam usia 18 tahun.<hr></p><p>David yang membela Juventus sudah memiliki 79 cap dengan 39 gol untuk Kanada, sementara Millar memiliki 39 cap dengan satu gol untuk The Canuks. Dia berperan besar mengantarkan Hull City promosi ke Liga Inggris setelah absen sembilan tahun.</p><p>"Semakin muda mereka mendapatkan pengalaman bersama tim nasional, semakin besar peluang mereka naik ke level sepak bola profesional berikutnya," kata Herdman. (CNN/Merah Putih)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_118_Hajar-Oman--Indonesia-Naik-4-Tangga-Ranking-FIFA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sport/10146/hajar-oman-indonesia-naik-4-tangga-ranking-fifa/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Alamak! 1 Tersangka Preman yang Aniaya Wanita Hamil dan Suaminya Positif Makek Narkoboy</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 07:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Alamak! 1 Tersangka Preman yang Aniaya Wanita Hamil dan Suaminya Positif Makek Narkoboy]]></title>
            <description><![CDATA[Polrestabes Medan melakukan pemeriksaan narkoba ke 2 preman yang menganiaya wanita hamil dan suaminya, di terowongan Tembung.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Medan - <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a> melakukan pemeriksaan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/narkoba/" target="_blank">narkoba</a> ke 2 <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/preman/" target="_blank">preman</a> yang meng<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/aniaya/" target="_blank">aniaya</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/wanita-hamil/" target="_blank">wanita hamil</a> dan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/suami/" target="_blank">suami</a>nya, di terowongan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tembung/" target="_blank">Tembung</a>, Kabupaten Deli Serdang. Hasil tes urine, salah satu di antaranya dinyatakan positif <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/narkoba/" target="_blank">narkoba</a>.</p><p>"Satu orang negatif, satu orang lainnya positif," kata Kasat Reskrim <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a>, AKBP Adrian Risky Lubis saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (5/6/2026).</p><p>Adrian mengatakan yang dinyatakan positif <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/narkoba/" target="_blank">narkoba</a> itu adalah Zul Yarham Lubis alias ZYL (46). "(Yang positif) ZYL," sebutnya.</p><p>Untuk diketahui, aksi penendangan dan penodongan senjata air gun itu terjadi di terowongan Jalan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Rabu (3/6) sekira pukul 18.30 WIB.</p><p>Saat itu, korban Mulana Kartina Nainggolan (31) tengah menaiki sepeda motor bersama <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/suami/" target="_blank">suami</a>nya Manongap Purba (34). Korban baru saja pulang bekerja.</p><p>Atas kejadian itu, polisi menangkap dua pelaku, yakni Zul Yarham Lubis dan Julpikar Lubis.</p><p>Kartina mengatakan telah melakukan pengecekan kandungannya usai kejadian tersebut. Dia bersyukur kandungannya yang kini masih berusia 7 minggu itu dalam keadaan sehat.</p><p>"Puji Tuhan juga tadi hasil USG-nya, kandungan saya itu sehat," kata Kartina saat diwawancarai di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polrestabes-medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a>, Kamis (4/6).</p><p>Kartina mengatakan ini merupakan anak pertamanya. Sebelumnya, Kartina memang sudah sempat hamil, tetapi sayangnya harus mengalami keguguran. (detikSumut)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_3181_Alamak--1-Tersangka-Preman-yang-Aniaya-Wanita-Hamil-dan-Suaminya-Positif-Makek-Narkoboy.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/kriminal/10144/alamak-1-tersangka-preman-yang-aniaya-wanita-hamil-dan-suaminya-positif-makek-narkoboy/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mati Lampu Ngadem di Mobil, Suami Istri Ditemukan Tewas</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 07:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mati Lampu Ngadem di Mobil, Suami Istri Ditemukan Tewas]]></title>
            <description><![CDATA[Pasangan suami istri (pasutri), Suharlin (49) dan Dame Lamria br Pakpahan (47), ditemukan tewas di dalam mobil Chevrolet yang terparkir.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>, Medan- Pasangan suami istri (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pasutri/" target="_blank">pasutri</a>), Suharlin (49) dan Dame Lamria br Pakpahan (47), ditemukan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tewas/" target="_blank">tewas</a> di dalam <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a> Chevrolet yang terparkir di depan rumah keluarga mereka, di Jalan Harapan Pasti, Kecamatan Medan Denai, Jumat (5/6/2026).</p><p>Polisi menduga sementara kedua korban meninggal akibat <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/keracunan/" target="_blank">keracunan</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/gas/" target="_blank">gas</a> saat beristirahat di dalam <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a> yang mesinnya masih menyala dan seluruh kaca kendaraan tertutup rapat.</p><p>Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin, mengatakan korban sebelumnya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a> sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RS Muhammadiyah Medan.</p><p>"Dugaan sementara yang bisa kami sampaikan dari fakta-fakta yang ada di lapangan, kemungkinan karena <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/keracunan/" target="_blank">keracunan</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/gas/" target="_blank">gas</a> di dalam <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a>, karena kendaraan dalam keadaan menyala," ujar Ainul, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (5/6/2026).</p><p>Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi dan keluarga, peristiwa bermula ketika listrik di rumah korban padam pada Kamis (4/6/2026) malam. Sekitar pukul 23.00 WIB, pasangan tersebut kemudian menuju rumah kakak dan ibu mereka di kawasan Jalan Harapan Pasti.</p><p>Namun setibanya di lokasi, keduanya tidak masuk ke dalam rumah dan memilih beristirahat di dalam <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a> yang diparkir di depan rumah keluarga tersebut.</p><p>"Informasi dari saksi dan keluarga, yang bersangkutan tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB karena di rumahnya mati lampu. Kemudian mereka menuju tempat keluarga, ke rumah kakak dan ibunya. Tetapi saat tiba di sini, yang bersangkutan tidak masuk ke dalam rumah, hanya beristirahat di dalam <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a> yang diparkir di depan rumah," jelasnya.</p><p>Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan seluruh kaca <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a> dalam kondisi tertutup rapat. Mesin kendaraan juga masih menyala saat korban ditemukan.</p><p>"Informasinya demikian, kendaraan hidup dan kondisi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mobil/" target="_blank">mobil</a> tertutup semua," kata Ainul.</p><p>Petu<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/gas/" target="_blank">gas</a> Polsek Medan Area bersama Tim Inafis Polrestabes Medan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.<hr></p><p>Meski dugaan awal mengarah pada <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/keracunan/" target="_blank">keracunan</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/gas/" target="_blank">gas</a>, polisi mene<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/gas/" target="_blank">gas</a>kan penyelidikan masih terus dilakukan. Kepastian penyebab kematian akan diketahui setelah hasil pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut selesai dilakukan.</p><p>"Hingga saat ini penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab kematian korban," tutup Ainul.(SIB)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_4309_Mati-Lampu-Ngadem-di-Mobil--Suami-Istri-Ditemukan-Tewas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/10142/mati-lampu-ngadem-di-mobil-suami-istri-ditemukan-tewas/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Awas! Hari Ini Kota Medan Diguyur Hujan Lebat, Cek Data Lengkap per Kecamatan Sabtu 6 Juni 2026</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 06:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Awas! Hari Ini Kota Medan Diguyur Hujan Lebat, Cek Data Lengkap per Kecamatan Sabtu 6 Juni 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Hari Ini Sabtu 6 Juni 2026, kota Medan terancam bakal diguyur hujan lebat. Siakan cek data lengkap per kecamatan. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b>- Cuaca kota Medan pada Sabtu 6 Juni 2026,-sesuai data BMKG- dilaporkan seluruh kecamatan bakalan diguyur <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/hujan/" target="_blank">hujan</a>.</p><p>Sebagian besar kecamatan di kota ini diramal bakal diguyur <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/hujan/" target="_blank">hujan</a> lebat dengan intensitas sudah udara rata-rata 24 derajat celcius hingga 31 derajat celcius.</p><p>Menurut data itu, beberapa Kecamatan diguyur <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/hujan/" target="_blank">hujan</a> ringan dan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/hujan/" target="_blank">hujan</a> sedang.</p><p>Demikian catatan POSMETRO MEDAN yang dikutip dari data BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) seperti terlihat di website resmi lembaga itu, Sabtu 6 Juni 2026.</p><p>Warga kota ini diminta tetap mewaspadai kemungkinan munculnya cuaca ekstrem diluar prediksi hingga bisa menyebabkan air tergenang yang memicu banjir.<b>(dpt)</b></p><p></p><p></p><p></p><p></p><p><hr></p><p></p><p><b>Ramalan Cuaca Kota Medan:</b></p><p>Medan Amplas</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan Lebat</p><p>Medan Area</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan Lebat</p><p>Medan Johor</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan Lebat</p><p>Medan Marelan</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan ringan<hr></p><p>Medan Labuhan</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan ringan</p><p>Medan Tembung</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan Lebat</p><p>Medan Maimun</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan Lebat</p><p>Medan Polonia</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan Lebat</p><p>Medan Baru</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan Lebat<hr></p><p>Medan Perjuangan</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan Lebat</p><p>Medan Petisah</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan Lebat</p><p>Medan Timur</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan Lebat</p><p>Medan Selayang</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan Lebat</p><p>Medan Kota</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan Lebat<hr></p><p>Medan Sunggal</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan Lebat</p><p>Medan Helvetia</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan Lebat</p><p>Medan Denai</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan Lebat</p><p>Medan Barat</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan Lebat</p><p>Medan Deli</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan Sedang<hr></p><p>Medan Tuntungan</p><p>&gt;&gt;&gt; Hujan Lebat</p><p>Medan Belawan</p><p>&gt;&gt;&gt; <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/hujan/" target="_blank">hujan</a> ringan***</p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_973_Awas--Hari-Ini-Kota-Medan-Diguyur-Hujan-Lebat--Cek-Data-Lengkap-per-Kecamatan-Sabtu-6-Juni-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/10138/awas-hari-ini-kota-medan-diguyur-hujan-lebat-cek-data-lengkap-per-kecamatan-sabtu-6-juni-2026/</link>
            <author><![CDATA[pandapotan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Zakiyuddin Ajak Semua Bersinergi</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 21:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Zakiyuddin Ajak Semua Bersinergi]]></title>
            <description><![CDATA[Posmetro Medan, Medan  Upaya mewujudkan Belawan yang lebih tertata, nyaman, dan berkembang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Posmetro Medan, Medan - Upaya mewujudkan Belawan yang lebih tertata, nyaman, dan berkembang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan warga dinilai menjadi kunci percepatan perubahan di kawasan pesisir tersebut.</p><p>Hal ini terungkap dalam pertemuan Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap dengan pengurus Kolaborasi Belawan Berkah (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kbb/" target="_blank">KBB</a>) di kediaman pribadinya, Jalan Gurila, Medan, Jumat (5/6/2026). Selain bersilaturahmi, kedua pihak juga berdiskusi mengenai berbagai persoalan dan potensi yang dimiliki Belawan.</p><p></p><p>Pengurus <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kbb/" target="_blank">KBB</a> memaparkan sejumlah program sosial yang telah dijalankan untuk masyarakat Belawan. Berbagai masukan dan gagasan juga disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penataan kawasan yang dilakukan Pemko Medan.</p><p></p><p>Menanggapi itu, Zakiyuddin Harahap menegaskan Pemko Medan berkomitmen terus melakukan pembenahan Belawan secara bertahap. Menurutnya, perubahan tidak bisa dilakukan secara instan karena kompleksitas persoalan yang ada, namun berbagai langkah terus dilakukan untuk menghadirkan perubahan yang lebih baik. </p><p>&quot;Tujuan kita sama, bagaimana ke depan Belawan bisa dikelola lebih baik lagi. Pemko Medan juga sudah melakukan berbagai upaya agar wajah Belawan ke depan bisa berubah menjadi lebih baik,&quot; ujar Zakiyuddin. </p><p>Ia menambahkan, koordinasi juga telah dilakukan dengan Pelindo dan PT KAI untuk memperkuat penataan kawasan. &quot;Saya berharap teman-teman <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kbb/" target="_blank">KBB</a> ikut membantu mengedukasi masyarakat agar mendukung berbagai upaya yang dilakukan Pemko Medan. Dengan kolaborasi semua pihak, kita optimistis Belawan dapat menjadi kawasan yang lebih tertata, nyaman, dan berkembang,&quot; pungkasnya.(ATN)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_7771_Zakiyuddin-Ajak-Semua-Bersinergi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/10137/zakiyuddin-ajak-semua-bersinergi/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Puji Tuhan Hasil USG Kandungan Saya Sehat...</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 21:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Puji Tuhan Hasil USG Kandungan Saya Sehat...]]></title>
            <description><![CDATA[Mulana Kartika Nainggolan (31), ibu hamil yang menjadi korban penganiayaan di kawasan Terowongan Tembung, Jalan Baru, Medan Tembung.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Medan &ndash; Kabar melegakan datang dari <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mulana-kartika-nainggolan/" target="_blank">Mulana Kartika Nainggolan</a> (31), <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ibu-hamil/" target="_blank">ibu hamil</a> yang menjadi korban penganiayaan di kawasan Terowongan Tembung, Jalan Baru, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. </p><p>Setelah sempat mengalami kekerasan fisik dan tendangan di bagian perut, kondisi janin yang dikandungnya dipastikan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sehat/" target="_blank">sehat</a> usai menjalani pemeriksaan medis dan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/usg/" target="_blank">USG</a>.</p><p>Peristiwa yang viral di media sosial tersebut terjadi pada Rabu (3/6/2026) saat Mulana bersama suaminya melintas di bawah rel kereta api kawasan Terowongan Tembung. Saat itu, keduanya melihat aksi tawuran yang disebut sering terjadi di lokasi tersebut.</p><p>Karena sedang hamil tujuh minggu dan khawatir terhadap keselamatan, Mulana dan suaminya memilih berhenti di pinggir jalan dan tidak berani melintas di tengah situasi yang masih diwarnai lemparan batu.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/a597e50502f5ff68e3e25b9114205d4a_717038438_2507831892994078_4901385620028047984_n.jpg"></p><p>"Keadaan saya sekarang, puji Tuhan sudah mendingan. Tadi hasil <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/usg/" target="_blank">USG</a> kandungan saya juga <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sehat/" target="_blank">sehat</a>, tidak ada masalah apa-apa," ujar Mulana saat ditemui wartawan, Kamis (4/6/2026).</p><p>Meski kondisi fisik dan kandungannya dinyatakan aman, Mulana mengaku masih mengalami trauma berat akibat kekerasan yang dialaminya. </p><p>Kehamilan yang sedang dijalaninya juga memiliki arti penting bagi dirinya dan sang suami, karena sebelumnya ia pernah mengalami keguguran pada akhir tahun lalu.</p><p>Mulana juga membantah pengakuan pelaku yang menyebut dirinya merekam aksi tawuran sebelum insiden penganiayaan terjadi. Ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak merekam tawuran tersebut.</p><p>"Kami tidak merekam tawuran itu. Saya sedih karena disebut merekam kejadian tawuran yang viral tersebut," katanya.<hr></p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/73278a4a86960eeb576a8fd4c9ec6997_713883175_1334622335433391_6806318564426837762_n.jpg"></p><p>Menurut Mulana, saat mereka berhenti di lokasi, kondisi lalu lintas tidak mengalami kemacetan. Namun, dua pria yang belakangan diketahui sebagai pelaku diduga memaksa mereka untuk tetap melintas di area tawuran.</p><p>Ia mengaku sudah menjelaskan kepada pelaku bahwa dirinya sedang hamil dan takut melintas karena situasi tidak aman. Namun, penjelasan itu diduga tidak dihiraukan.</p><p>"Saya bilang kami tidak berani lewat karena ada tawuran. Tetapi setelah itu suami saya langsung dipukul," tuturnya.</p><p>Melihat suaminya <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dianiaya/" target="_blank">dianiaya</a>, Mulana sempat berusaha merekam kejadian tersebut sebagai bukti untuk laporan polisi. Namun, telepon genggamnya terjatuh saat keributan berlangsung.</p><p>Tak hanya menyaksikan suaminya dipukul, Mulana juga mengaku menjadi korban kekerasan fisik. Ia menyebut salah seorang pelaku menendang bagian perutnya yang sedang hamil.</p><p>"Setelah itu datang satu pelaku lagi dan menendang perut saya. Jadi memang ada dua pelaku," ungkapnya.</p><p>Selain melakukan penganiayaan, para pelaku juga disebut sempat mengancam korban menggunakan senjata api. Akibat kejadian itu, Mulana mengaku mengalami tekanan psikologis dan kelelahan karena harus menjalani pemeriksaan serta mengurus proses hukum selama dua hari terakhir.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Mulana turut menyampaikan apresiasi kepada saksi yang merekam kejadian dan kepada pihak kepolisian yang bergerak cepat menangani kasus hingga para pelaku berhasil diamankan.</p><p>"Saya berterima kasih kepada saksi yang merekam kejadian dan kepada pihak kepolisian yang sudah membantu menyelesaikan persoalan ini sampai pelakunya ditangkap," ujarnya.<hr></p><p>Sebelumnya, Unit Resmob Polrestabes Medan telah menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut. </p><p>Kedua pelaku diketahui bernama Zulyarham dan Zulfikar. Mereka diamankan di kediaman masing-masing di kawasan Jalan Bersama, Gang Bantan, Kota Medan.</p><p>Kasus penganiayaan terhadap <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ibu-hamil/" target="_blank">ibu hamil</a> tersebut kini masih dalam penanganan pihak kepolisian. (Mistar/FB)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_9627_Puji-Tuhan-Hasil-USG-Kandungan-Saya-Sehat---.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/10136/puji-tuhan-hasil-usg-kandungan-saya-sehat/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tim Tabur Kejati Sumut dan Intelijen Kejari Tanjungbalai Amankan A Hock DPO Kasus Penggelapan</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 20:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tim Tabur Kejati Sumut dan Intelijen Kejari Tanjungbalai Amankan A Hock DPO Kasus Penggelapan]]></title>
            <description><![CDATA[Tim Tabur Kejati Sumut dan Intelijen Kejari Tanjungbalai Amankan DPO Kasus Penggelapan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>- Tim Tangkap Buron (Tabur) Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bersama Tim Intelijen Kejaksaan Negeri <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, berhasil mengamankan seorang terpidana yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dpo/" target="_blank">DPO</a>) kasus <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/penggelapan/" target="_blank">penggelapan</a>, Jumat (5/6/2026).</p><p>Terpidana yang diamankan bernama Albert A Hock. Ia ditangkap sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Muchtar No. 73, Lingkungan III, Kelurahan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Kota I, Kecamatan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Selatan, Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>.</p><p>Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor 864 K/Pid/2020 yang menyatakan Albert A Hock terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/penggelapan/" target="_blank">penggelapan</a> secara bersama-sama. Dalam putusan itu, terpidana dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun.</p><p>Mahkamah Agung juga mengabulkan permohonan kasasi Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Asahan, sekaligus membatalkan Putusan Pengadilan Negeri <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Nomor 433/Pid.B/2019/PN/Tjb tanggal 9 April 2020.</p><p>Selain itu, majelis hakim memerintahkan agar terpidana segera ditahan untuk menjalani hukuman yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.</p><p>Usai diamankan, Albert A Hock langsung dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> untuk menjalani proses administrasi dan penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan ke Bidang Tindak Pidana Umum guna pelaksanaan eksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>.</p><p>Pihak kejaksaan menyebutkan, proses penangkapan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa hambatan berarti. Tim gabungan juga terus berkoordinasi untuk memastikan proses pemindahan dan eksekusi terpidana berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p><p>Keberhasilan penangkapan tersebut disebut sebagai bentuk komitmen Kejaksaan Republik Indonesia, khususnya <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kejati-sumut/" target="_blank">Kejati Sumut</a> dan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kejari/" target="_blank">Kejari</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, dalam menegakkan supremasi hukum serta melaksanakan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.</p><p>Melalui program Tangkap Buron (Tabur), kejaksaan menegaskan tidak ada tempat aman bagi para buronan yang mencoba menghindari pelaksanaan putusan pengadilan.</p><p>Kepala Kejaksaan Negeri <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, Bobon Robiana, SH, MH menegaskan pihaknya akan terus melakukan pencarian dan penangkapan terhadap para buronan yang masih masuk dalam <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dpo/" target="_blank">DPO</a>, sebagai bentuk kepastian hukum dan penegakan keadilan bagi masyarakat.(REL/RED)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_3001_Tim-Tabur-Kejati-Sumut-dan-Intelijen-Kejari-Tanjungbalai-Amankan-A-Hock-DPO-Kasus-Penggelapan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/kriminal/10135/tim-tabur-kejati-sumut-dan-intelijen-kejari-tanjungbalai-amankan-a-hock-dpo-kasus-penggelapan/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sudah Banyak Korban, Jalan Veteran Dibiarkan Jadi Kubangan</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 20:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sudah Banyak Korban, Jalan Veteran Dibiarkan Jadi Kubangan]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDANSelama dua tahun terakhir, Jalan Veteran IX di Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, dibiarkan seper]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b></p><p>Selama dua tahun terakhir, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/jalan-veteran/" target="_blank">Jalan Veteran</a> IX di Desa Manunggal, Kecamatan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/labuhan/" target="_blank">Labuhan</a> Deli, Kabupaten Deli Serdang, dibiarkan seperti kubangan. Jalan yang menjadi jalur utama menuju <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/marelan/" target="_blank">Marelan</a>, Hamparan Perak, dan Belawan itu, dilalui segala macam kendaraan: sepeda motor, mobil pribadi, hingga truk tronton.</p><p>&quot;Macam belum merdeka negara ini kalau nengok jalan ini, Bang. Dan ini terhitung masih di kawasan perkotaan, lo. Sudah banyak jatuh korban di sini,&quot; kata Fadlan, warga sekitar kepada Posmetro Medan di lokasi, Jumat (5/62026).</p><p>Dia menyebut, warga sudah nyaris bosan mengeluhkan hal itu, sudah pula berkali-kali dibagikan di media sosial, tetapi tak kunjung ada perhatian.</p><p>&quot;Kami manalah pula tahu ini urusan pemerintah mana? Apa status jalannya pun awak tak paham. Yang jelas ini bukan jalan tikus. Ini jalan besar. Semua kendaraan lewat. Masih kawasan kota pula. Kan, aneh kalau ini pun tak bisa dibetulkan?&quot; Kata Fadlan dengan ekspresi kesal.<img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/47d1e990583c9c67424d369f3414728e_WhatsApp Image 2026-06-05 at 20.22.12.jpeg"></p><p>Dari pantauan awak media, tak hanya badan jalan yang rusak, sistem drainase di sepanjang jalan tersebut juga tidak berfungsi sehingga selalu menggenang. Ketika hujan turun, genangan itu menjelma menjadi kubangan. Pengendara sepeda motor tidak tahu di mana ada lubang. Sudah banyak kecelakaan bahkan sampai yang fatal.</p><p>Seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan, menyebut parit di depan rumahnya maupun di sepanjang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/jalan-veteran/" target="_blank">Jalan Veteran</a> IX sudah tidak berfungsi. Air hujan tidak lagi mengalir ke saluran pembuangan, melainkan menggenangi jalan hingga masuk ke rumah warga.</p><p>&quot;Air hujan tidak mengalir ke drainase, jadi menggenangi jalan. Bahkan masuk ke rumah saya. Comberan kami juga tidak jalan,&quot; tuturnya sambil menunjukkan kondisi rumahnya.</p><p>Menurutnya, selama puluhan tahun tinggal di Desa Manunggal, belum pernah ada perbaikan signifikan terhadap sistem drainase di lingkungannya.</p><p>Parit yang dulunya besar kini tertimbun tanah dan tidak pernah dikeruk.<hr></p><p>Akibat buruknya drainase, banjir kerap terjadi setiap musim hujan. Kondisi itu bahkan membuat dirinya dan keluarga terpaksa pindah rumah.</p><p>&quot;Tolong kepada pemerintah setempat supaya segera diperbaiki. Ini sudah menjadi kesengsaraan bagi saya sampai saya dan anak terpaksa pindah rumah karena banjir terus saat musim hujan,&quot; ungkapnya dengan suara bergetar.</p><p>Selain banjir, kondisi jalan yang rusak parah juga sering menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh.</p><p>&quot;Sering pengendara motor jatuh karena jalan rusak dan drainasenya tidak berfungsi,&quot; katanya.</p><p>Dia mengaku sudah berulang kali melaporkan kondisi tersebut ke pemerintah desa hingga kecamatan.</p><p></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_1735_Sudah-Banyak-Korban--Jalan-Veteran-Dibiarkan-Jadi-Kubangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/10134/sudah-banyak-korban-jalan-veteran-dibiarkan-jadi-kubangan/</link>
            <author><![CDATA[toga]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bank Sumut Dukung Lahirnya Bintang Sepak Bola Masa Depan Indonesia</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 20:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bank Sumut Dukung Lahirnya Bintang Sepak Bola Masa Depan Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN,Medan  Komitmen PT Bank Sumut (Perseroda) dalam mendukung pengembangan generasi muda Indonesia kembali mendapat apresiasi.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Medan &ndash; Komitmen PT <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> (Perseroda) dalam mendukung pengembangan generasi muda Indonesia kembali mendapat apresiasi. Ketua Umum <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pssi/" target="_blank">PSSI</a>, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/erick-thohir/" target="_blank">Erick Thohir</a>, menilai dukungan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> terhadap penyelenggaraan ASEAN U19 Boys&#039; <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> Championship 2026 sebagai bentuk nyata kontribusi dunia usaha dalam mendorong kemajuan sepak bola nasional dan pembinaan talenta muda Indonesia.</p><p>Menanggapi hal tersebut, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/direktur-utama/" target="_blank">Direktur Utama</a> PT <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> (Perseroda), Heru Mardiansyah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> untuk menjadi sponsor utama turnamen sepak bola usia muda paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara tersebut.</p><p>Menurut <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/heru-murdiansyah/" target="_blank">Heru Murdiansyah</a>, keterlibatan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> dalam ajang internasional ini bukan sekadar dukungan sponsorship, melainkan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun masa depan bangsa melalui pengembangan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berprestasi.</p><p>"Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang disampaikan Bapak <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/erick-thohir/" target="_blank">Erick Thohir</a>. Bagi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a>, dukungan terhadap <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/asean-u-19/" target="_blank">ASEAN U-19</a> Boys&#039; <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> Championship 2026 bukan sekadar sponsorship, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk mendukung lahirnya generasi muda yang sehat, disiplin, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia," ujar Heru Mardiansyah, Minggu (31/5).</p><p>Heru menegaskan bahwa sepak bola memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar olahraga. Sepak bola menjadi sarana pembentukan karakter yang mengajarkan kerja keras, kedisiplinan, sportivitas, kepemimpinan, kerja sama tim, serta semangat pantang menyerah yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan masa depan.</p><p>Sebagai Bank Pembangunan Daerah yang tumbuh bersama masyarakat Sumatera Utara, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> terus memperluas kontribusinya tidak hanya melalui layanan perbankan dan penguatan ekonomi daerah, tetapi juga melalui dukungan terhadap sektor pendidikan, sosial, budaya, dan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.</p><p>"Investasi terbaik adalah investasi pada generasi muda. Karena itu, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> merasa bangga dapat menjadi bagian dari ajang yang mempertemukan talenta-talenta terbaik Asia Tenggara. Kami berharap turnamen ini menjadi panggung lahirnya pemain-pemain masa depan yang kelak membawa Merah Putih berprestasi dan mengharumkan nama bangsa di level internasional," kata <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/heru-murdiansyah/" target="_blank">Heru Murdiansyah</a>.</p><p>Lebih lanjut, Heru menambahkan bahwa keterlibatan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> dalam ajang ini juga menunjukkan bahwa perusahaan daerah mampu berperan aktif dalam mendukung agenda strategis nasional, termasuk pengembangan olahraga sebagai instrumen penting dalam membangun kebanggaan, persatuan, dan daya saing bangsa.</p><p>"Kami ingin <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Ketika generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi, daerah semakin maju, dan Indonesia semakin diperhitungkan di tingkat global, maka di situlah kami merasa turut mengambil bagian dalam perjalanan besar tersebut," tamba Heru.</p><p>Dukungan terhadap <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/asean-u-19/" target="_blank">ASEAN U-19</a> Boys&#039; <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> Championship 2026 sekaligus menjadi cerminan semangat transformasi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> untuk terus Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi, dengan menghadirkan kontribusi yang berdampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.<hr></p><p>Melalui kolaborasi ini, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/bank-sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> menegaskan posisinya sebagai bank kebanggaan masyarakat Sumatera Utara yang tidak hanya berperan dalam menggerakkan ekonomi daerah, tetapi juga aktif mendukung lahirnya generasi unggul sebagai fondasi Indonesia Emas di masa depan.(HBSU)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_6447_Bank-Sumut-Dukung-Lahirnya-Bintang-Sepak-Bola-Masa-Depan-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sport/10133/bank-sumut-dukung-lahirnya-bintang-sepak-bola-masa-depan-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[salamudin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tokoh Lingkungan Toba dan Fakultas Kehutanan USU Gelar Tanam Pohon</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 20:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tokoh Lingkungan Toba dan Fakultas Kehutanan USU Gelar Tanam Pohon]]></title>
            <description><![CDATA[Fakultas Kehutanan USU bekerjasama dengan Tokoh Lingkungan Toba Manrandus Sirait melakukan gerakan menanam pohon.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>, Medan- <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/fakultas-kehutanan/" target="_blank">Fakultas Kehutanan</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/usu/" target="_blank">USU</a> bekerjasama dengan Tokoh Lingkungan Toba Manrandus Sirait melakukan gerakan menanam pohon pada peringatan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/hari-lingkungan-hidup-sedunia/" target="_blank">Hari Lingkungan Hidup Sedunia</a>, Jumat (5/6/2026). </p><p>Dekan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/fakultas-kehutanan/" target="_blank">Fakultas Kehutanan</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/usu/" target="_blank">USU</a> Prof Dr Arida Susilowati menyebutkan kegiatan ini bermula saat Marandus menghubungi dirinya dan membahas tentang rencana menanam pohon. Hal itu langsung mendapatkan respon baik dari pihak dekanat <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/fakultas-kehutanan/" target="_blank">Fakultas Kehutanan</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/usu/" target="_blank">USU</a>. </p><p>"Ternyata kita memiliki tujuan yang serupa dalam menjaga lingkungan. Nantinya pohon yang ditanam hari ini akan kita rawat dan dimonitoring secara periodik," ujar Prof Arida.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/698d51a19d8a121ce581499d7b701668_WhatsApp Image 2026-06-05 at 19.30.14 (2).jpeg"></p><p>Menurut Prof Arida, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/fakultas-kehutanan/" target="_blank">Fakultas Kehutanan</a> merupakan salah satu institusi akademik yang tidak hanya memberikan keilmuan tentang teori saja. Namun keilmuannya harus berdampak bagi banyak pihak.</p><p>"Seperti kegiatan menanam hari ini. Kolaborasi dengan mitra kita untuk mencintai lingkungan. Mengingat bencana akhir tahun kemarin cukup dar der dor. Disitu kita tahu pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, tak hanya teori tapi harus berdampak," ucap Prof Arida.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/b73ce398c39f506af761d2277d853a92_WhatsApp Image 2026-06-05 at 19.30.13 (3).jpeg"></p><p>Sementara itu, Tokoh Lingkungan Toba, Marandus Sirait mengaku membawa bibit Tanaman Khas Toba yang tak kalah unggul dari tanaman dari luar. Seperti Cemara Toba yang mampu tumbuh di tanah tandus dan bebatuan. </p><p>"Ada juga pohon paling bersejarah untuk membuat tongkat raja yang sakti. Dipercaya cuma pohon itu yang bisa membuat tongkat buat raja," ucapnya.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/a3c65c2974270fd093ee8a9bf8ae7d0b_WhatsApp Image 2026-06-05 at 19.30.14 (1).jpeg"><hr></p><p>Marandus berharap kegiatan positif ini mampu menambah minat para rimbawan semakin mencintai lingkungan sekitar. Terutama di wilayah Danau Toba dan sekitarnya. (DEN)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_4352_Tokoh-Lingkungan-Toba-dan-Fakultas-Kehutanan-USU-Gelar-Tanam-Pohon.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/10132/tokoh-lingkungan-toba-dan-fakultas-kehutanan-usu-gelar-tanam-pohon/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ombudsman RI Soroti Temuan Ganja 6,8 Kg di Lapas IIB Padang Sidempuan</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 19:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ombudsman RI Soroti Temuan Ganja 6,8 Kg di Lapas IIB Padang Sidempuan]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN,MEDAN  Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara soroti sekaligus sampaikan keprihatinan atas ditemukannya 6,8 kilogra]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>MEDAN - <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ombudsman/" target="_blank">Ombudsman</a> RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara soroti sekaligus sampaikan keprihatinan atas ditemukannya 6,8 kilogram narkotika jenis ganja, di dalam area <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> (Lembaga Pemasyarakatan) Kelas IIB <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/padang-sidimpuan/" target="_blank">Padang Sidimpuan</a>, yang diduga melibatkan empat orang narapidana.</p><p>Temuan tersebut diperoleh melalui razia gabungan yang melibatkan aparat Kepolisian, TNI, Pemerintah Kota Padangsidimpuan, dan Pihak <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a>.</p><p>Ketua <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ombudsman/" target="_blank">Ombudsman</a> Sumut, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/herdensi/" target="_blank">Herdensi</a>, kepada media, Jumat (5/6/2026) menilai, lapas/rutan merupakan tempat pembinaan terhadap para terpidana, untuk kemudian dikembalikan kepada masyarakat jika masa hukumannya telah selesai.</p><p>"<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a>/rutan seharus menjadi tempat steril dari potensi tindakan pidana baru, termasuk peredaran narkotika," katanya.</p><p>Dijelaskannya, apa yang terjadi pada <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Kelas IIB Padangsidimpuan adalah bukti nyata bahwa <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kalapas/" target="_blank">Kalapas</a> (Kepala Lembaga Pemasyarakatan) dan jajarannya gagal mengawasi, mengendalikan, dan memastikan sirkulasi barang dan orang masuk kedalam lapas.</p><p>"Semestinya ada pemeriksaan ketat yang dilakukan oleh lapas terhadap sirkulasi orang dan barang yang akan masuk dan keluar lapas," tegasnya.</p><p>Temuan 6,8 kilogram narkotika jenis ganja d lapas, lanjutnya, menunjukkan adanya standar operasional prosedur yang diabaikan oleh petugas, dan ini adalah cermin buruk tatakelola <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Kelas IIB Kota Padangsidimpuan.</p><p>Oleh karena itu Perwakilan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ombudsman/" target="_blank">Ombudsman</a> Provinsi Sumatera Utara meminta <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kakanwil-ditjenpas/" target="_blank">Kakanwil Ditjenpas</a> Sumatera Utara melakukan evaluasi menyeluruh dan terbuka terhadap <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kalapas/" target="_blank">Kalapas</a> Kelas IIB Padangsidimpuan dan seluruh jajaranya.</p><p>"Mengambill tindakan tegas terhadap semua oknum yang terlibat.Melakukan perbaikan Standar Operasional Prosedur  pemeriksaan terhadap mobilitas orang dan barang kedalam dan keluar lapas, sehinggal  peristiwa yang tidak kembali terulang," pungkas <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/herdensi/" target="_blank">Herdensi</a>.</p><p><b>RAZIA LAPAS DAN APH</b><hr></p><p>Menanggapi hal ini, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kakanwil-ditjenpas/" target="_blank">Kakanwil Ditjenpas</a> Sumut Yudi Suseno kepada media, Jumat (7/6/2026) menjelaskan, mereka telah mengambil keterangan dari <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kalapas/" target="_blank">Kalapas</a> Kelas IIB Padangsidimpuan dan jajaran.</p><p>"Kami sdh meminta keterangan kpd <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kalapas/" target="_blank">Kalapas</a> Sidempuan dan jajaran. Bahwa razia yg dilakukan itu atas dasar inisiatif dari <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kalapas/" target="_blank">Kalapas</a> setelah mendapat informasi intelijen terkait dugaan adanya barang terlarang masuk," kata Yudi Suseno.</p><p>Dijelaskannya, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kalapas/" target="_blank">Kalapas</a> menggandeng TNI Polri melaksanakan razia dan ternyata terbukti ditemukannya ganja 6,8 kg itu.</p><p>"Saat itu juga <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/kalapas/" target="_blank">Kalapas</a> menyerahkan beberapa orang warga binaan kepada pihak polisi uttuk dilakukan pengembangan," ujarnya.</p><p>Yudi Suseno mengaku, Kanwil Ditjenpas Sumut mendukung penegakan hukum atas temuan narkoba di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Kelas IIB Padang Sidempuan itu.</p><p>"Dlm hal ini kami sangat mendukung proses penegakan hukum terkait temuan tsb.siapapun nanti yg terlibat terkait barang tsb kita sangat mendukung langkah2 proses penegakan hukum," paparnya.</p><p>Kanwil Ditjenpas Sumut juga akan melakukan proses administrasi dan penindakan, jika ditemukan adanya kelalaian.</p><p>"Selain juga proses administratif, kami sdg menunggu perkembangan dari pengembangan kasus tsb di polisi. Demikian bang," pungkasnya. (lam)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_1919_Ombudsman-RI-Soroti-Temuan-Ganja-6-8-Kg-di-Lapas-IIB-Padang-Sidempuan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/10131/ombudsman-ri-soroti-temuan-ganja-68-kg-di-lapas-iib-padang-sidempuan/</link>
            <author><![CDATA[salamudin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Berbicara Melalui Kinerja</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 19:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Berbicara Melalui Kinerja]]></title>
            <description><![CDATA[Ada bermacammacam gaya kepemimpinan. Banyak yang memilih terbuka, tidak pelit atau bahkan sampai mengumbar kata. Ada pula yang memutuskan b]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Ada bermacam-macam gaya kepemimpinan. Banyak yang memilih terbuka, tidak pelit atau bahkan sampai mengumbar kata. Ada pula yang memutuskan berbicara seperlunya, lalu membiarkan hasil kerja menjadi penjelasan yang paling meyakinkan. Di lingkungan penegakan hukum, tipe yang kedua sering kali justru lebih menarik untuk dicermati.</p><p>Di tengah era ketika jabatan publik sering diiringi derasnya pernyataan dan publikasi, hadirnya sosok yang lebih memilih bekerja daripada berbicara menjadi sesuatu yang menarik untuk dicermati.</p><p>Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a>, tampaknya termasuk dalam kategori itu. Sejak dipercaya memimpin Kejati Sumut, publik belum banyak mendengar pernyataan-pernyataan yang mengundang perhatian. Tidak ada janji yang berlebihan. Tidak pula terlihat upaya membangun popularitas melalui ruang publik.</p><p>Yang justru kerap disampaikannya adalah kebutuhan untuk melakukan konsolidasi internal. Sebuah pernyataan yang sederhana, bahkan mungkin terdengar biasa. Namun dalam organisasi penegakan hukum yang besar dan kompleks, konsolidasi bukanlah pekerjaan kecil. Ia merupakan fondasi bagi lahirnya langkah-langkah yang lebih besar.</p><p>Pilihan sikap tersebut tidak lahir dari ruang kosong. Ia dibentuk oleh perjalanan karier yang panjang dan beragam. <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a> bukanlah figur yang tiba-tiba muncul di puncak organisasi. Jaksa senior kelahiran Medan tahun 1968 yang berasal dari Peudada, Bireuen, Aceh, itu menapaki kariernya dari berbagai penugasan strategis yang menuntut ketelitian, kesabaran, dan kemampuan bekerja secara sistematis.</p><p>Lulusan Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala yang kemudian meraih gelar Magister Hukum di kampus yang sama itu pernah dipercaya sebagai Koordinator Bidang Pelacakan Aset dan Eksekusi di Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebuah bidang yang jauh dari gemerlap pencitraan, tetapi sangat menentukan dalam memastikan penegakan hukum benar-benar menghasilkan efek nyata.</p><p>Ia juga pernah menjadi Atase Hukum di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh, menduduki sejumlah posisi penting di lingkungan Kejaksaan, mulai dari bidang perdata dan tata usaha negara, tindak pidana umum, hingga menjadi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh. Sebelum dipercaya memimpin Kejati Sumut, ia sempat menjabat Direktur Pelanggaran HAM Berat di Kejaksaan Agung dan kemudian menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.</p><p>Rekam jejak semacam itu biasanya membentuk satu kesadaran penting: bahwa hasil kerja lebih bernilai daripada riuhnya kata-kata. Bahwa keberhasilan sebuah institusi tidak ditentukan oleh seberapa sering pemimpinnya muncul di hadapan publik, melainkan oleh seberapa efektif organisasi menjalankan tugas dan fungsinya.</p><p>Tentu publik tetap membutuhkan keterbukaan informasi. Transparansi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola pemerintahan dan penegakan hukum yang baik. Namun keterbukaan tidak selalu identik dengan banyak berbicara. Ada kalanya sebuah institusi justru menunjukkan keseriusannya melalui ketepatan langkah, konsistensi kebijakan, dan capaian yang dapat diukur.</p><p>Karena itu, pendekatan yang diperlihatkan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a> patut dipandang sebagai pilihan kepemimpinan yang sah dan relevan. Terlebih dalam dunia penegakan hukum, kehati-hatian sering kali menjadi bagian dari profesionalisme. Tidak semua hal perlu diumumkan sebelum waktunya. Tidak semua pekerjaan harus dipertontonkan ketika prosesnya masih berlangsung.<hr></p><p>Sejarah juga menunjukkan bahwa banyak pekerjaan besar lahir bukan dari kegaduhan, melainkan dari ketekunan yang nyaris tidak terlihat. Mereka yang bekerja dalam senyap sering kali sedang menyiapkan perubahan yang hasilnya baru tampak kemudian.</p><p>Pada akhirnya, publik akan menilai bukan dari banyaknya pernyataan yang disampaikan, melainkan dari kualitas kinerja yang dihasilkan. Dan bagi pemimpin seperti <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a>, mungkin di situlah letak bahasa yang paling fasih: bahasa kerja, bahasa hasil, bahasa kinerja.</p><p></p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a> adalah jaksa senior asal Aceh.</p><p>Ia lahir di Kota Medan, pada tahun 1968.</p><p>Meski lahir di Medan, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a> merupakan putra asli Peudada, Bireuen, Aceh.</p><p>Adapun latar belakang pendidikannya, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a> menyelesaikan studi S1 Hukumnya di Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (USK).</p><p>Ia kemudian melanjutkan Magister Hukum di kampus yang sama.</p><p>Kariernya mencakup jabatan strategis di lingkungan Kejaksaan dan lembaga lain.</p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a> Kajati Sumut eks Sumbar<hr></p><p>Ia pernah bertugas di KPK sebagai Koordinator Bidang Pelacakan Aset dan Eksekusi, menjadi Atase Hukum di KBRI Riyadh pada 2014, lalu kembali ke Indonesia sebagai Kasubdit Pendapat Hukum di Jamdatun, Koordinator I Bidang Datun, Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Aceh, dan Wakajati Aceh pada 2024.</p><p>Setelah itu, ia dilantik sebagai Direktur Pelanggaran HAM Berat di Kejaksaan Agung.</p><p>Pada 13 Oktober 2025, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/muhibuddin/" target="_blank">Muhibuddin</a> ditunjuk sebagai Kajati Sumatera Barat menggantikan Yuni Daru Winarsih.</p><p>Kemudian, April 2026, ia kembali mendapat promosi jabatan sebagai Kajati Sumatera Utara.</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_3954_Berbicara-Melalui-Kinerja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/editorial/10130/berbicara-melalui-kinerja/</link>
            <author><![CDATA[toga]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tanaman Ganja Ditemukan di Perladangan Juhar, Tiga Warga Diamankan</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 19:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tanaman Ganja Ditemukan di Perladangan Juhar, Tiga Warga Diamankan]]></title>
            <description><![CDATA[Posmetro Medan, Karo ,Berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat, jajaran Polsek Juhar berhasil mengungkap dugaan penanaman ganja d]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Posmetro Medan, Karo ,-Berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat, jajaran Polsek Juhar berhasil mengungkap dugaan penanaman<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-ganja/" target="_blank"> ganja</a> di kawasan perladangan Lau Rengu, Desa Namosuro, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo. Dalam pengungkapan tersebut, tiga pria yang diduga terlibat diamankan bersama puluhan batang tanaman yang diduga<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-ganja/" target="_blank"> ganja</a>.</p><p>Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, SH, SIK, MSi melalui Kapolsek Juhar AKP Pelita Ginting menjelaskan, pengungkapan kasus itu terjadi pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Penyelidikan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat mengenai keberadaan tanaman mencurigakan di sebuah perladangan.</p><p>"Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Juhar langsung melakukan penyelidikan ke lokasi dan menemukan tanaman yang diduga<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-ganja/" target="_blank"> ganja</a>. Dari hasil penyelidikan, petugas kemudian mengamankan seorang pria berinisial J (44) yang diduga sebagai salah satu pemilik tanaman tersebut,&quot; ujar AKP Pelita Ginting, Jumat (5/6/2026) pagi di Mapolsek Juhar.</p><p>Dari hasil pemeriksaan awal, J mengakui tanaman tersebut dimiliki bersama dua rekannya. Berdasarkan pengembangan yang dilakukan petugas, dua pria lainnya masing-masing berinisial S (50) dan MSG (29) berhasil diamankan di Desa Namosuro, Kecamatan Juhar.</p><p>Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa 20 batang tanaman yang diduga<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-ganja/" target="_blank"> ganja</a> dengan tinggi bervariasi antara 30 hingga 60 sentimeter. Seluruh tanaman masih dalam kondisi basah dan terdiri dari daun, ranting, serta batang.</p><p>Selanjutnya, ketiga tersangka bersama barang bukti dibawa ke Polsek Juhar sebelum diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Karo guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.</p><p>AKP Pelita Ginting menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus menindak tegas segala bentuk tindak pidana narkotika, termasuk budidaya tanaman<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-ganja/" target="_blank"> ganja</a> yang berpotensi merusak generasi muda.</p><p>&quot;Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Kami juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga kasus ini dapat segera terungkap,&quot; tegasnya.</p><p>Atas perbuatannya, ketiga tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 609 Ayat (2) juncto Pasal VII Poin 50 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.</p><p>Saat ini, para tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satresnarkoba Polres Karo untuk proses hukum lebih lanjut.(jpg)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_8910_Tanaman-Ganja-Ditemukan-di-Perladangan-Juhar--Tiga-Warga-Diamankan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/kriminal/10129/tanaman-ganja-ditemukan-di-perladangan-juhar-tiga-warga-diamankan/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Formalin Kosong, Ambulans Rusak, Pelayanan Puskesmas Payung Payah</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 18:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Formalin Kosong, Ambulans Rusak, Pelayanan Puskesmas Payung Payah]]></title>
            <description><![CDATA[Posmetro Medan, Karo Pelayanan kesehatan di Puskesmas Payung, Kabupaten Karo, kembali menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah persoalan mendas]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Posmetro Medan, Karo -Pelayanan kesehatan di Puskesmas Payung, Kabupaten Karo, kembali menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah persoalan mendasar yang seharusnya menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan justru diduga tidak tersedia dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.</p><p>Kondisi tersebut mencuat setelah keluarga Barselona Sembiring mengalami kesulitan saat menangani anggota keluarganya yang meninggal dunia pada Rabu (3/6/2026) malam.</p><p>Kepada Posmetro Medan, Jumat (5/6/2026), Barselona Sembiring menceritakan bahwa salah satu anggota keluarganya tiba-tiba jatuh di sebuah warung kopi di Desa Gurukinayan sekitar pukul 23.30 WIB.</p><p>"Saya panik dan langsung membawa keluarga saya ke Puskesmas Payung dibantu saudara yang ada di lokasi," ujar Sembiring melalui pesan suara.</p><p>Namun setibanya di Puskesmas Payung, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Persoalan kemudian muncul ketika pihak keluarga meminta<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-formalin/" target="_blank"> formalin</a> untuk penanganan jenazah.</p><p>"Kami minta<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-formalin/" target="_blank"> formalin</a>, tetapi petugas mengatakan<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-formalin/" target="_blank"> formalin</a> tidak tersedia di puskesmas. Kami kemudian mencari ke beberapa bidan desa, namun juga tidak mendapatkannya," ungkapnya.</p><p>Menurut Sembiring, petugas puskesmas sempat menghubungi rumah sakit umum untuk mencari ketersediaan<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-formalin/" target="_blank"> formalin</a>. Namun hasilnya nihil. Formalin akhirnya diketahui tersedia di Rumah Sakit Efarina.</p><p>Ironisnya, saat keluarga berharap bantuan ambulans untuk mengambil<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-formalin/" target="_blank"> formalin</a> tersebut, mereka justru mendapat informasi bahwa ambulans Puskesmas Payung sedang rusak.</p><p>"Katanya ambulans rusak. Akhirnya kami terpaksa meminjam mobil pribadi untuk mengambil<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-formalin/" target="_blank"> formalin</a> ke Rumah Sakit Efarina," katanya.</p><p>Peristiwa ini memunculkan pertanyaan serius mengenai kesiapan fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ketiadaan<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-formalin/" target="_blank"> formalin</a> serta tidak berfungsinya ambulans dinilai sebagai persoalan mendasar yang dapat menghambat pelayanan, terutama dalam situasi darurat.<hr></p><p>Masyarakat berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Karo segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi sarana dan prasarana di Puskesmas Payung. Sebab, fasilitas kesehatan seharusnya hadir memberikan solusi bagi masyarakat, bukan justru menambah kesulitan di tengah situasi duka.</p><p>Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, Imanuel Sinuhaji, dan Kepala Puskesmas Payung, Cristiani Lorencia Sitepu, yang telah dikonfirmasi Posmetro Medan belum memberikan tanggapan terkait ketersediaan<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-formalin/" target="_blank"> formalin</a> maupun kondisi ambulans yang disebut mengalami kerusakan.(jpg)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/06/_958_Formalin-Kosong--Ambulans-Rusak--Pelayanan-Puskesmas-Payung-Payah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/10128/formalin-kosong-ambulans-rusak-pelayanan-puskesmas-payung-payah/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>