<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.posmetromedan.id/</link>
        <description>POSMETRO MEDAN</description>
        <lastBuildDate>Sat, 11 Apr 2026 15:14:30 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">KSPSI AGN Tampil Solid dalam Lomba Orasi Damai Piala Kapolrestabes Medan Cup 2026</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 14:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KSPSI AGN Tampil Solid dalam Lomba Orasi Damai Piala Kapolrestabes Medan Cup 2026]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN menunjukkan eksistensinya dalam memperjuangkan aspirasi buruh se]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b>&ndash; Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN menunjukkan eksistensinya dalam memperjuangkan aspirasi buruh secara santun dan beradab melalui partisipasi aktif dalam perlombaan orasi damai Piala Kapolrestabes Medan Cup 2026. Kegiatan ini digelar di halaman Markas Komando Polrestabes Medan pada Sabtu (11/04/2026) dan berlangsung dengan penuh semangat serta nuansa kebersamaan.</p><p></p><p>Dalam ajang tersebut, KSPSI AGN mengutus tiga perwakilan terbaiknya, yakni Rahmat, Adam Wizard, dan Reza Nasution. Ketiganya tampil penuh percaya diri dengan membawakan orasi yang tidak hanya lantang, tetapi juga sarat pesan moral, edukatif, serta menekankan pentingnya perjuangan buruh yang dilakukan secara damai dan konstitusional. Gaya penyampaian yang tegas namun tetap santun menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus mencerminkan wajah gerakan buruh yang semakin dewasa dan berintegritas.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/d1f491a404d6854880943e5c3cd9ca25_1000179484.jpg"></p><p>Perlombaan ini secara resmi dibuka oleh Kapolrestabes Medan, Jean Calvjn Simanjuntak. Dalam sambutannya, Kapolrestabes medan menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara, namun harus tetap dilakukan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai ketertiban, keamanan, serta menghormati hak orang lain. Ia juga mengapresiasi kehadiran berbagai elemen masyarakat, termasuk serikat pekerja, yang telah menunjukkan komitmen dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat dan damai.</p><p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PWI Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan yang memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah positif dalam menyalurkan aspirasi.</p><p>Dari internal organisasi, Ketua KSPSI AGN, T.M. Yusuf, hadir langsung di lokasi untuk memberikan dukungan moral kepada para peserta. Kehadiran beliau bersama Ketua Prabu, Rasyid Nasution, menjadi penyemangat tersendiri bagi tim KSPSI AGN Sumatera Utara. Mereka tampak kompak memberikan motivasi agar para peserta mampu tampil maksimal dan membawa nama baik organisasi.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/3988c7f88ebcb58c6ce932b957b6f332_1000179452.jpg"></p><p>Ajang lomba orasi damai ini tidak hanya menjadi kompetisi semata, tetapi juga sarana edukasi publik tentang pentingnya budaya dialog dan penyampaian aspirasi yang konstruktif. Di tengah dinamika hubungan industrial yang kerap diwarnai ketegangan, kegiatan seperti ini menjadi langkah strategis dalam membangun komunikasi yang lebih harmonis antara pekerja, pemerintah, dan aparat penegak hukum.</p><p>Partisipasi KSPSI AGN dalam kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen organisasi dalam mengawal perjuangan buruh melalui cara-cara yang bermartabat. Dengan mengedepankan orasi damai, KSPSI AGN ingin menunjukkan bahwa suara buruh dapat disampaikan dengan kuat tanpa harus menimbulkan konflik, serta tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku.<hr></p><p>Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta maupun tamu undangan. Momentum ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang memperkuat sinergi antara seluruh elemen masyarakat, sekaligus mempertegas bahwa Medan mampu menjadi contoh kota yang menjunjung tinggi demokrasi yang damai dan berkeadaban.(Rez)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_7717_KSPSI-AGN-Tampil-Solid-dalam-Lomba-Orasi-Damai-Piala-Kapolrestabes-Medan-Cup-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/Berita/8546/kspsi-agn-tampil-solid-dalam-lomba-orasi-damai-piala-kapolrestabes-medan-cup-2026/</link>
            <author><![CDATA[jafar]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Lepas Kafilah Pawai Ta&#039;aruf MTQ Ke-59 Tingkat Kota Medan</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 14:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Lepas Kafilah Pawai Ta'aruf MTQ Ke-59 Tingkat Kota Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Pawai ta&039aruf dilepas langsung Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, untuk menyemarakkan pembukaan MTQ sekaligus membangun silaturahmi]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Medan -- Meski di bawah terik panas matahari tidak menyurutkan semangat ribuan kafilah mengikuti pawai ta&#039;aruf sebagai rangkaian pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur&#039;an (MTQ) ke-59 Kota Medan 2026 di Jalan Gotot Subroto Km 5 / samping Tomang Elok,  Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (11/4/2026).</p><p>Pawai ta&#039;aruf dilepas langsung Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, untuk menyemarakkan pembukaan MTQ sekaligus membangun silaturahmi antar kafilah dengan warga sekitar guna mendukung suksesnya festival pemuliaan kitab suci Al Quran.</p><p>Antusiasme masyarakat menyaksikan pawai ta&#039;aruf cukup tinggi sambil memberikan tepuk tangan meriah setiap kali para kafilah dari 21 kecamatan di Kota Medan ini melintas di Jalan Gatot Subroto Medan.</p><p>Selain mengenakan batik Medan, para kafilah juga mengenakan baju adat dari semua etnis di Kota Medan sebagai bentuk kerukunan umat meski berbeda suku dan agama. Masing-masing barisan diisi marching band dan dipimpin camat.</p><p>Tidak hanya jajaran kecamatan, pawai ta&#039;aruf juga diikuti paskibraka, pramuka, ibu-ibu pengajian, organisasi kepemudaan serta pelajar.</p><p>Hal menarik lainnya, sejumlah kesenian daerah lengkap dengan peralatan musiknya dihadirkan sejumlah kecamatan agar pawai ta&#039;aruf lebih meriah.</p><p>Dengan tertib mereka menyusun barisan menunggu dimulainya pawai ta&#039;aruf tersebut.</p><p>Pelepasan prosesi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pawai-taaruf/" target="_blank">pawai taaruf</a> diawali dengan 59 peserta Paskibra membawa Bendera merah putih serta diiringi marching band dilanjutkan pramuka. </p><p>Setelah itu dibuka dengan kontingen Kecamatan Medan Selayang yang menjadi juara umum.</p><p>Dalam pawai ta&#039;aruf, Kecamatan Medan Selayang membawa piala bergilir yang mereka raih di MTQ ke-58 2025<hr></p><p>Pelepasan pawai ta&#039;aruf dilakukan Rico Waas didampingi Ketua TP PKK Medan, Airin Rico Waas, Sekda Medan Wiriya Alrahman dan istri beserta unsur Forkopimda melambaikan tangan kepada setiap kafilah yang melintas di depan panggung utama.</p><p>Iringan pawai ta&#039;aruf ditutup dengan kafilah dari Kecamatan Medan Sunggal selaku tuan rumah.</p><p>Tampak Walikota Medan Rico Waas memberikan apresiasi dengan melambaikan Tangan kepada sejumlah kecamatan yang menampilkan kreativitas di kontingen mereka. Tampak terlihat Rico Waas begitu menikmati setiap penampilan para kafilah. </p><p>"Alhamdulillah meski di tengah terik panas pawai ta&#039;aruf berjalan lancar," ujar Rico.</p><p>Terlihat Rico Waas bersama ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas menggunting Pita bertanda pembukaan MTQ Ke 59 Kota Medan Resmi dibuka.</p><p>(Atn)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_3838_Rico-Waas-Lepas-Kafilah-Pawai-Ta--039-aruf-MTQ-Ke-59-Tingkat-Kota-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/8545/rico-waas-lepas-kafilah-pawai-ta039aruf-mtq-ke59-tingkat-kota-medan/</link>
            <author><![CDATA[indrawan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Diincar Tim Papan Atas untuk Moto3 2027!</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 12:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Diincar Tim Papan Atas untuk Moto3 2027!]]></title>
            <description><![CDATA[Setelah finis runnerup di Red Bull Rookies Cup 2025, Veda Ega Pratama mendapat kesempatan eksis di Moto3 2026. Berstatus sebagai rookie, ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Jakarta -- Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, berpotensi hengkang ke tim papan atas untuk Moto3 2027. Rider 17 tahun ini dinilai memiliki kemampuan untuk membela tim yang lebih besar ketimbang timnya saat ini, Honda Team Asia.</p><p><b>1. Geliat Veda Ega Pratama di Moto3 2026</p><p></b></p><p>Setelah finis runner-up di Red Bull Rookies Cup 2025, Veda Ega Pratama mendapat kesempatan eksis di Moto3 2026. Berstatus sebagai rookie, Veda Ega Pratama tampil menggila di dua race awal Moto3 2026.</p><p>Setelah finis kelima di Moto3 Thailand 2026, Veda Ega Pratama naik podium di Moto3 Brasil 2026! Meski gagal finis di Moto3 Amerika Serikat 2026, pembalap kelahiran Gunungkidul, Jawa Tengah, itu tetap berada di papan atas klasemen sementara Moto3 2026.</p><p>Veda Ega Pratama saat ini menempati posisi tujuh klasemen dengan 27 angka. Ia terpaut 38 poin dari Maximo Quiles di puncak klasemen.</p><p><b>2. Dibidik Tim Papan Atas untuk Moto3 2027</p><p></b></p><p>Menurut pengamat MotoGP Hendry Wibowo, Veda Ega Pratama mendapat penawaran dari tim papan atas untuk Moto3 2027. Bukan tak mungkin di Moto3 2027, juara Asian Talent Cup 2023 itu akan hengkang ke salah satu tim papan atas.</p><p>&quot;Saya dapat bocoran kalau Veda sudah mulai diintip-intip oleh banyak tim papan atas di Moto3. Saya sempat bertemu seorang narasumber dari Indonesia yan&quot;Saat itu, ia dijapri oleh salah satu bos tim Moto3 dan menunjukkan chat-nya kepada saya. Saat ini timnya berada di Moto3, Moto2 dan sempat ada di MotoGP. Bosnya ini mengatakan tertarik kepada bakatnya Veda dan dianggap sebagai pembalap potensial,&quot; lanjut Hendry Wibowo.<hr></p><p>Jika melihat clue yang diungkap Hendry Wibowo, tim yang dimaksud bukan tak mungkin adalah tim Aspar. Tim Aspar sekarang eksis di Moto3 dan Moto2, tapi tak lagi bersaing di MotoGP. Sebelumnya, Aspar pernah menjadi tim satelit Ducati.</p><p><b>3. Veda Ega Pratama Berani Tinggalkan Honda?</p><p></b></p><p>Jika pindah ke Aspar atau tim lain, Veda Ega Pratama harus meninggalkan Honda. Honda sejak dulu telah memberikan segalanya kepada Veda Ega Pratama.</p><p>&quot;Situasi menarik jika Veda harus meninggalkan Honda. Sebab, Honda adalah pihak yang berjasa mengembangkan karier Veda sejak awal. Kalau memang ada tim lain yang lebih kompetitif, Veda berarti harus lepas kontak dengan Astra Honda dan Honda Team Asia,&quot; ujar Hendry Wibowo.</p><p>&quot;Tapi, Honda Team Asia dikenal sebagai tim yang sangat baik dalam mengasah bakat seorang pembalap muda. Ai Ogura yang kini main di MotoGP juga berasal dari Honda Team Asia,&quot; tutup Hendry Wibowo yang juga menjalani profesi sebagai jurnalis olahraga ini. </p><p></p><p>(wan/okezone)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_3231_Pembalap-Indonesia-Veda-Ega-Pratama-Diincar-Tim-Papan-Atas-untuk-Moto3-2027-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sport/8544/pembalap-indonesia-veda-ega-pratama-diincar-tim-papan-atas-untuk-moto3-2027/</link>
            <author><![CDATA[indrawan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Purbaya Ultimatum Rokok Ilegal Beralih ke Legal: Nggak Mau, Kita Tutup!</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 12:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Purbaya Ultimatum Rokok Ilegal Beralih ke Legal: Nggak Mau, Kita Tutup!]]></title>
            <description><![CDATA[Purbaya mengatakan, produk rokok ini juga berpotensi menyumbang terhadap pendapatan negara. Ia pun menargetkan peralihan produsen rokok ile]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Jakarta -- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengultimatum produsen rokok ilegal segera beralih ke jalur legal. Purbaya juga tak segan menutup pabrik rokok terkait jika enggan beralih ke pasar yang legal.</p><p>Purbaya mengatakan, produk rokok ini juga berpotensi menyumbang terhadap pendapatan negara. Ia pun menargetkan peralihan produsen rokok ilegal menjadi legal paling lambat bulan Mei mendatang.</p><p>"Kita sih pengennya Mei, itu paling telat sudah jalan supaya pendapatan ke kita masuk. Dan saya bisa betul-betul larang rokok-rokok yang ilegal, saya tutup betulan nanti karena mereka kita kasih kesempatan kan untuk main di pasar yang legal. Kalau nggak mau, kita tutup," ujar Purbaya di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/4/2026).</p><p>Menurut Purbaya legalisasi rokok ilegal ini masih dalam pembahasan bersama DPR. Ia berharap, kebijakan ini bisa diterima DPR dan segera diterapkan pemerintah.</p><p>"Sebentar lagi mau diskusi dengan DPR gimana bagusnya, tapi proposal udah selesai. Diharapkan nanti bisa diterima oleh DPR, baru kita jalankan nanti," jelasnya.</p><p>Ia menekankan, produsen rokok ilegal harus membayar cukai tertentu untuk beralih ke pasar legal.</p><p>"Dia harus masuk ke legal dengan membayar cukai tertentu," ujarnya.</p><p>Purbaya Yudhi Sadewa juga sedang menyiapkan tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk rokok lokal tanpa cukai. Dengan begitu, nantinya rokok lokal yang tanpa cukai ini akan menjadi rokok legal.</p><p>Meski begitu, Purbaya mengatakan belum ada keputusan terkait rincian besaran tarif yang akan diberikan kepada rokok lokal tersebut.</p><p>"Kita ciptakan cukai baru khusus. Belum diputusin. Tapi akan diputusin kira-kira akan memberi ruang pada rokok-rokok illegal untuk masuk ke situ," kata Purbaya.<hr></p><p>Purbaya mengatakan jika rokok lokal tersebut terdaftar menjadi rokok legal, namun masih melakukan praktik menyebarluaskan dengan merek tanpa cukai. Ia akan menutup pabrik rokok tersebut. Ia mengakui sudah mengantongi lokasi pabrikan rokok yang bakal dijadikan legal.</p><p>"Nanti begitu ada cukai, mereka masih main juga. Kita kan tahu pusat-pusat industri di mana, saya akan tutup," janji Purbaya.</p><p>Begitu juga terhadap rokok ilegal yang berasal dari luar negeri. Ia akan menindak tegas tanpa kompromi.</p><p>"Kalau yang luar ilegal ya saya tutup. Nggak ada ampun itu mah," tegas Purbaya.</p><p>(wan/dtc)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_760_Purbaya-Ultimatum-Rokok-Ilegal-Beralih-ke-Legal--Nggak-Mau--Kita-Tutup-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/inter-nasional/8543/purbaya-ultimatum-rokok-ilegal-beralih-ke-legal-nggak-mau-kita-tutup/</link>
            <author><![CDATA[indrawan]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Porwasu 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Wartawan se-Sumut Perebutkan Piala Gubernur</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 09:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Porwasu 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Wartawan se-Sumut Perebutkan Piala Gubernur]]></title>
            <description><![CDATA[Porwasu 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Wartawan seSumut Perebutkan Piala Gubernur.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Medan&ndash; Pekan Olahraga <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/wartawan/" target="_blank">Wartawan</a> Sumatera Utara (Porwasu) 2026 <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/piala-gubernur/" target="_blank">Piala Gubernur</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> Bobby Nasution resmi dibuka. Kegiatan ini diramaikan sekitar seribuan orang di Stadion Mini Dispora <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>, Jalan Willem Iskandar, Medan, Jumat (10/4/2026).</p><p>Gubernur Sumatera Utara (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>) Muhammad Bobby Afif Nasution melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> Mahfullah P Daulay menyampaikan, Porwasu 2026 menjadi ajang silaturahmi bagi wartawan dari seluruh kabupaten/kota di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>.</p><p>Sejumlah cabang olahraga dipertandingkan, di antaranya mini soccer, catur, tenis meja dan domino, yang berlangsung di kompleks Sport Center Dispora <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>. Antusiasme wartawan bersama para suporter membuat suasana stadion mini semakin meriah.</p><p>"Ini merupakan bentuk kedekatan Gubernur <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>, Pak Bobby Nasution kepada insan pers. Jadi memang selain tugasnya menulis, wartawan juga kita anjurkan untuk rutin berolahraga," kata Mahfullah yang hadir bersama Kadis Kominfo <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> Erwin Hotmansah Harahap.</p><p>Mahfullah juga menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi wartawan, baik sebagai peserta maupun panitia pelaksana yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.</p><p>"InsyaAllah, tahun depan akan ada dan menjadi event tahunan. Selamat bertanding," ujarnya dalam pidato pembukaan.</p><p>Untuk cabang sepak bola mini, panitia menyediakan total hadiah dengan rincian juara pertama sebesar Rp40 juta, juara kedua Rp25 juta, juara ketiga Rp15 juta, dan juara keempat Rp5 juta.</p><p>Sementara itu, Ketua Panitia Porwasu 2026 Zainul Abdi Nasution  mengucapkan terima kasih kepada seluruh wartawan yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, baik pada cabang olahraga mini soccer, catur, tenis meja dan domino. </p><p>Ia berharap Porwasu dapat terus digelar secara berkelanjutan guna mempererat silaturahmi dan kebersamaan di kalangan wartawan di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>.(REL)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_9139_Porwasu-2026-Resmi-Dibuka--Ratusan-Wartawan-se-Sumut-Perebutkan-Piala-Gubernur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/8542/porwasu-2026-resmi-dibuka-ratusan-wartawan-sesumut-perebutkan-piala-gubernur/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Cek..!!! Cuaca kota Medan Sabtu 11 April 2026, Labuhan dan Belawan Berawan</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 09:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Cek..!!! Cuaca kota Medan Sabtu 11 April 2026, Labuhan dan Belawan Berawan]]></title>
            <description><![CDATA[Cuaca kota Medan, Labuhan dan Belawan diramalkan berawan pada Sabtu 11 April 2026.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b>- Cuaca kota Medan pada Sabtu 11 April 2026 diramalkan diguyur hujan ringan untuk sebagian besar wilayah.</p><p>Dari catatan POSMETRO MEDAN yang dikutip dari data BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) menunjukkan untuk wilayah Kecamatan Medan Labuhan dan Belawan dilaporkan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/berawan/" target="_blank">berawan</a>. </p><p>Selain ke 2 daerah ini, 19 kecamatan lainnya diprakirakan bakalan diguyur hujan ringan.<b>(dpt)</b></p><p><b>Ramalan Cuaca Kota Medan:</b></p><p>Medan Tuntungan</p><p>hujan ringan</p><p>Medan Belawan</p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/berawan/" target="_blank">berawan</a></p><p>Medan Amplas</p><p>hujan ringan<hr></p><p>Medan Area</p><p>hujan ringan</p><p>Medan Johor</p><p>hujan ringan</p><p>Medan Marelan</p><p>hujan ringan</p><p>Medan Labuhan</p><p><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/berawan/" target="_blank">berawan</a></p><p>Medan Tembung</p><p>hujan ringan<hr></p><p>Medan Maimun</p><p>hujan ringan</p><p>Medan Polonia</p><p>hujan ringan</p><p>Medan Baru</p><p>hujan ringan</p><p>Medan Perjuangan</p><p>hujan ringan</p><p>Medan Petisah</p><p>hujan ringan<hr></p><p>Medan Timur</p><p>hujan ringan</p><p>Medan Selayang</p><p>hujan ringan.</p><p>Medan Kota</p><p>hujan ringan</p><p>Medan Sunggal</p><p>hujan ringan</p><p>Medan Helvetia</p><p>hujan ringan<hr></p><p>Medan Denai</p><p>hujan ringan</p><p>Medan Barat</p><p>hujan ringan</p><p>Medan Deli</p><p>hujan ringan.***</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_1058_Cek------Cuaca-kota-Medan-Sabtu-11-April-2026--Labuhan-dan-Belawan-Berawan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/8541/cek-cuaca-kota-medan-sabtu-11-april-2026-labuhan-dan-belawan-berawan/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Belajar dari Pekanbaru: Rudi Alfahri Rangkuti dan Jalan Panjang UMKM Sumatera Utara</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 07:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Belajar dari Pekanbaru: Rudi Alfahri Rangkuti dan Jalan Panjang UMKM Sumatera Utara]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN, Medan   Gedung DPRD Sumatera Utara tampak lengang.Para wakil rakyat itu sedang berada di luar kota menjalankan kunjungan ke]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN, Medan -  Gedung DPRD Sumatera Utara tampak lengang.Para wakil rakyat itu sedang berada di luar kota menjalankan kunjungan kerja, menyusuri daerah lain, mencari cermin bagi daerahnya sendiri.Salah satu di antaranya adalah Rudi Alfahri Rangkuti, anggota DPRD Sumut Komisi B dari Fraksi PAN,  memilih<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-pekanbaru/" target="_blank"> Pekanbaru</a> sebagai tujuan.</p><p> Selama tiga hari, hingga Sabtu, ia bersama rombongan menyambangi mitra kerja mereka di sektor perdagangan dan perindustrian. Bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan upaya membaca denyut ekonomi dari dekat khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a>).</p><p>Mendasarnya  sederhana, mengapa <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> di daerah lain bisa melesat, sementara di Sumatera Utara masih tertatih di banyak sisi. </p><p>Di<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-pekanbaru/" target="_blank"> Pekanbaru</a>, jawabannya tidak tunggal. Ia tersebar dalam praktik-praktik kecil yang konsisten dan kebijakan yang berpihak.</p><p>Rudi menemukan, pelaku <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> di sana tidak berjalan sendiri. Mereka ditopang oleh sistem. Salah satunya melalui dukungan perbankan, di mana pelaku usaha yang mengakses kredit mendapat subsidi bunga dari pemerintah. Skema ini membuat pelaku <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> berani berkembang tanpa dihantui beban finansial yang berat.</p><p>&quot;<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> di sana tumbuh karena ada keberpihakan nyata. Pemerintah hadir, bukan sekadar mengatur, tapi ikut menanggung risiko,&quot; ujar Rudi.</p><p>Dari Lidi ke Amerika, dari Madu ke Timur Tengah</p><p>Yang menarik, komoditas unggulan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-pekanbaru/" target="_blank"> Pekanbaru</a> bukan hanya produk umum. Ada yang sederhana bahkan sering dianggap remeh namun bernilai ekspor tinggi.</p><p>Produk berbahan lidi, misalnya, justru menjadi salah satu yang paling diminati hingga menembus pasar Amerika Serikat.</p><p>Sementara madu dari daerah itu menempuh jalur perdagangan yang lebih panjang, diekspor ke Malaysia, kemudian dikemas ulang dengan merek lokal, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke pasar Timur Tengah, termasuk Saudi Arabia.<hr></p><p>Strategi itu, menurut Rudi, bukan sekadar soal bisnis, melainkan cara menjaga posisi produk di pasar global.</p><p>&quot;Brand diganti di Malaysia untuk menjaga daya saing. Ini strategi dagang yang harus kita pelajari,&quot; katanya.</p><p>Tak hanya itu, komoditas lain seperti pisang kepok (pisang kipas) juga berhasil menembus pasar Australia. Dengan teknik sederhana digoreng setengah matang lalu dibekukan produk lokal itu mampu memenuhi standar ekspor. </p><p>Bahkan, tanaman seperti daun kelor diolah tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga masuk ke industri kecantikan (skin care). Sebuah bukti bahwa nilai tambah bisa lahir dari kreativitas.</p><p>Bagi Rudi, kunjungan ini bukan sekadar melihat keberhasilan daerah lain, tetapi juga membaca kekurangan sendiri.</p><p>Ia menilai, Sumatera Utara khususnya Medan memiliki potensi besar, namun belum dikelola secara optimal. <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> masih berjalan sendiri-sendiri, tanpa ekosistem yang kuat dan terintegrasi.</p><p>&quot;Kita ingin Medan dan Sumatera Utara bisa lebih maju. Apa yang dilakukan di<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-pekanbaru/" target="_blank"> Pekanbaru</a> bisa jadi contoh,&quot; ujarnya ketika dikonfirmasi Sabtu, (11/04/2926) pagi. </p><p>Dari hasil kunjungan itu, satu hal menjadi terang,  kemajuan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/umkm/" target="_blank">UMKM</a> tidak lahir dari kebetulan, melainkan dari keberpihakan kebijakan, keberanian berinovasi, dan konsistensi dalam membangun pasar.</p><p>Rudi menegaskan, langkah selanjutnya adalah mendorong agar praktik-praktik baik tersebut bisa diadaptasi di Sumatera Utara baik melalui regulasi, dukungan pembiayaan, maupun penguatan jaringan pemasaran.</p><p>Dari<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-pekanbaru/" target="_blank"> Pekanbaru</a>, Rudi Alfahri Rangkuti membawa satu pesan sederhana namun mendesak, <hr></p><p>bahwa kemajuan tidak perlu ditemukan cukup dipelajari, ditiru, lalu disesuaikan dengan keberanian.(erni)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_1240_Belajar-dari-Pekanbaru--Rudi-Alfahri-Rangkuti-dan-Jalan-Panjang-UMKM-Sumatera-Utara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/8540/belajar-dari-pekanbaru-rudi-alfahri-rangkuti-dan-jalan-panjang-umkm-sumatera-utara/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ingin Sertifikatkan Tanah untuk Pertama Kali secara Mandiri, Lengkapi Syarat Berikut</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 07:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ingin Sertifikatkan Tanah untuk Pertama Kali secara Mandiri, Lengkapi Syarat Berikut]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN, Jakarta  Ingin mengurus sertipikat sendiri, begini caranya. Kementerian ATR/BPN memberikan solusi lewat aplikasi yang ada t]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN, Jakarta - Ingin mengurus sertifikat sendiri, begini caranya. Kementerian ATR/BPN memberikan solusi lewat aplikasi yang ada tapi dengan syarat penuhi dulu persyaratan nya.</p><p>Dalam proses pengurusan sertipikat tanah secara mandiri, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021, pemohon perlu menyiapkan identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) terbaru sebagai bukti subjek hukum dalam proses pendaftaran tanah.</p><p>Selain identitas diri, pemohon juga perlu melampirkan dokumen yang menunjukkan riwayat penguasaan atau perolehan tanah sebagai bagian dari data yuridis. Dokumen tersebut dapat berupa girik, letter C, petok D, akta jual beli, maupun Surat Keterangan Riwayat Tanah dari pemerintah desa atau kelurahan setempat. Dokumen tersebut tidak lagi merupakan bukti kepemilikan hak atas tanah, melainkan menjadi dasar penelitian dalam proses penetapan hak.</p><p>Dalam hal tertentu, khususnya apabila tanah diperoleh melalui peralihan hak, pemohon juga perlu melengkapi dokumen perpajakan seperti Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) tahun berjalan serta bukti pelunasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.</p><p>Apabila bukti tertulis tidak tersedia secara lengkap, pembuktian hak dapat dilakukan melalui penguasaan fisik tanah secara terus-menerus dengan itikad baik selama 20 tahun atau lebih secara berturut-turut serta didukung oleh kesaksian pihak yang dapat dipercaya. Hal ini menjadi bagian dari penelitian data yuridis dalam rangka penetapan hak atas tanah.</p><p>Selain penelitian data yuridis, pendaftaran tanah juga mencakup pengumpulan data fisik, salah satunya melalui tahapan pengukuran bidang tanah. Dalam tahapan ini, pemohon wajib memasang tanda batas serta memastikan batas bidang tanah telah disepakati dengan pemilik tanah yang berbatasan langsung. Pengukuran dilakukan setelah batas dinyatakan jelas guna menjamin kepastian letak dan luas bidang tanah sesuai ketentuan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nomor 16 Tahun 2021.</p><p>Setelah seluruh tahapan pengumpulan serta penelitian data fisik dan data yuridis selesai dilakukan, Kantah akan melakukan pencatatan pada buku tanah dan menerbitkan sertipikat sebagai tanda bukti hak atas tanah yang memiliki kekuatan pembuktian yang kuat.</p><p>Adapun biaya yang timbul dalam proses pendaftaran tanah dibayarkan melalui mekanisme Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 128 Tahun 2015. Masyarakat juga dapat menghitung estimasi biaya melalui aplikasi Sentuh Tanahku.</p><p>Informasi mengenai prosedur pendaftaran tanah dapat diperoleh melalui kanal resmi Kementerian ATR/BPN, seperti Hotline WhatsApp Pengaduan di nomor 0811-1068-0000 serta aplikasi Sentuh Tanahku yang tersedia di iOS dan Android.</p><p>Bagi masyarakat yang mengurus sertipikat tanahnya sendiri, Kementerian ATR/BPN juga telah menyediakan loket khusus di Kantor Pertanahan agar proses pengurusan lebih mudah dan cepat. Dengan melengkapi seluruh persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku, proses sertipikasi tanah diharapkan berjalan lancar serta memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi pemegang hak atas tanah. (Rel/Lkt)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_4410_Buat-Sertipikat-Tanah-Sendiri--Begini-caranya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/inter-nasional/8539/ingin-sertifikatkan-tanah-untuk-pertama-kali-secara-mandiri-lengkapi-syarat-berikut/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perdana WFH di Pemko Medan, Rico Waas Targetkan Hemat Listrik dan BBM</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 07:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perdana WFH di Pemko Medan, Rico Waas Targetkan Hemat Listrik dan BBM]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kota Medan mulai menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk pertama ]]></description>
            <content><![CDATA[<p>POSMETRO MEDAN, Medan -Pemerintah Kota Medan mulai menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk pertama kalinya. Wali Kota Medan, Rico Waas, menargetkan kebijakan ini dapat menekan  pengeluaran anggaran, khususnya pada sektor listrik dan bahan bakar minyak (BBM).</p><p>Rico waas menyampaikan penerapan<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-wfh/" target="_blank"> WFH</a> sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk meningkatkan efisiensi anggaran. </p><p>Rico waas menilai pengurangan aktivitas di kantor secara langsung dapat berdampak pada penghematan penggunaan listrik serta konsumsi BBM.</p><p>Selain itu, pelaksanaan<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-wfh/" target="_blank"> WFH</a> ini akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala. Setiap perangkat daerah diminta untuk melaporkan kondisi dan perkembangan selama kebijakan berlangsung agar dapat menjadi bahan perbaikan ke depan", terang Rico. </p><p>Di hari pertama penerapan, suasana Kantor Wali Kota Medan tampak lebih lengang dari biasanya. Area parkir yang umumnya ramai terlihat sepi, dan aktivitas pegawai di dalam kantor juga berkurang signifikan.</p><p>Meski demikian, Pemkot Medan memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal. Beberapa sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap diwajibkan bekerja dari kantor sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p>Kebijakan ini diterapkan berdasarkan surat edaran resmi Pemkot Medan tentang transformasi budaya kerja ASN yang mulai berlaku sejak Jumat,10 April 2026.(ATN)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_389_Perdana-WFH-di-Pemko-Medan--Rico-Waas-Targetkan-Hemat-Listrik-dan-BBM.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/8538/perdana-wfh-di-pemko-medan-rico-waas-targetkan-hemat-listrik-dan-bbm/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MBG Diduga Basi, Puluhan Murid SD Negeri 064985 Medan Helvetia Alami Sakit Perut dan Muntah</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 22:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MBG Diduga Basi, Puluhan Murid SD Negeri 064985 Medan Helvetia Alami Sakit Perut dan Muntah]]></title>
            <description><![CDATA[MBG Diduga Basi, Puluhan Murid SD Negeri 064985 Medan Helvetia Alami Sakit Perut dan Muntah]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>,</b>Medan &ndash; Program Makan Bergizi Gratis (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mbg/" target="_blank">MBG</a>) di SD Negeri 064985, Jalan Kapten Muslim, Kecamatan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan-helvetia/" target="_blank">Medan Helvetia</a>, Kota Medan, Sumatera Utara, menuai sorotan. </p><p>Sejumlah murid dilaporkan mengalami <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sakit-perut/" target="_blank">sakit perut</a>, mual, hingga muntah setelah mengonsumsi makanan yang diduga sudah basi dan berbau, khususnya pada menu daging ayam.</p><p>Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 8 April 2026. Akibatnya, sebagian murid tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar karena mengalami gangguan kesehatan. </p><p>Hingga Kamis (9/4/2026), beberapa siswa bahkan masih harus pulang lebih awal dari sekolah karena kondisi perut yang belum membaik.</p><p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah murid yang terdampak tersebar di beberapa kelas. Di antaranya, kelas 1B tercatat tiga siswa mengalami keluhan, sementara di kelas lain seperti kelas 2 dan kelas 5C jumlahnya mencapai belasan siswa. Keluhan yang dialami meliputi diare, mual, dan muntah.</p><p>Dugaan makanan basi diperkuat oleh keluhan para orang tua murid yang disampaikan melalui grup WhatsApp. Mereka meminta pihak sekolah dan penyedia <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mbg/" target="_blank">MBG</a> untuk lebih teliti dalam memastikan kelayakan makanan.</p><p> Beberapa orang tua menyebut anak mereka mencium bau tidak sedap dari ayam yang disajikan, bahkan ada yang mengalami muntah dan diare setelah mengonsumsinya.</p><p>Selain itu, orang tua murid juga menyoroti proses penyajian makanan oleh pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). </p><p>Mereka menduga makanan telah disiapkan terlalu lama sejak subuh sehingga berpotensi mengalami penurunan kualitas. Para orang tua berharap jika makanan tidak layak konsumsi, pihak sekolah dapat menolak untuk diberikan kepada siswa demi menjaga kesehatan.</p><p>Guru kelas 1B, Ika Rosmawati, membenarkan adanya siswa yang mengalami <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sakit-perut/" target="_blank">sakit perut</a> dan muntah. Ia menyebut pihaknya telah melakukan pendataan terhadap siswa yang terdampak sesuai permintaan pihak <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mbg/" target="_blank">MBG</a>. <hr></p><p>Namun, ia menegaskan bahwa dari kelas yang diajarnya, hanya dua siswa yang tidak masuk sekolah akibat kondisi tersebut.</p><p>&quot;Iya bu, hari ini saya juga mendata anak-anak yang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sakit-perut/" target="_blank">sakit perut</a> dan muntah-muntah karena datanya diminta pihak <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mbg/" target="_blank">MBG</a>,&quot; ujar Rosmawati dalam pesan di grup WhatsApp.</p><p>Ia juga menambahkan bahwa kondisi makanan pada pagi hari masih terlihat baik, namun diduga makanan yang disajikan pada siang hari sudah tidak layak konsumsi.</p><p> Terkait penyedia <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mbg/" target="_blank">MBG</a>, Rosmawati mengaku tidak mengetahui secara pasti dan menyarankan agar konfirmasi dilakukan langsung kepada pihak kepala sekolah.</p><p>Sementara itu, saat dikonfirmasi pada Jumat (10/4/2026), Kepala SD Negeri 064985, Ernida Fauzia, tidak berada di tempat. Informasi diperoleh dari salah satu guru, Manik, yang juga bertugas sebagai penanggung jawab <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mbg/" target="_blank">MBG</a> di sekolah tersebut.</p><p>Manik menyampaikan bahwa pihak penyedia SPPG telah datang ke sekolah dan bertemu dengan kepala sekolah untuk menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Mereka juga menyatakan siap bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.</p><p>Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Benni Sinomba Siregar, serta Sekretaris Dinas, Andy Yudhistira, belum memberikan tanggapan meskipun telah dihubungi melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp.(WA/REL)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_6784_MBG-Diduga-Basi--Puluhan-Murid-SD-Negeri-064985-Medan-Helvetia-Alami-Sakit-Perut-dan-Muntah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/8537/mbg-diduga-basi-puluhan-murid-sd-negeri-064985-medan-helvetia-alami-sakit-perut-dan-muntah/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hanya Hitungan Menit Sepeda Motor Raib di Depan Mata, Polres Labuhanbatu Buru Pelaku</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 21:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hanya Hitungan Menit Sepeda Motor Raib di Depan Mata, Polres Labuhanbatu Buru Pelaku]]></title>
            <description><![CDATA[Hanya Hitungan Menit, Sepeda Motor Tulang Punggung Keluarga Raib di Depan Mata, Polres Labuhanbatu Buru Pelaku.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b>, Labuhanbatu &ndash; Aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang kian nekat kembali beraksi wilayah hukum <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-labuhanbatu/" target="_blank">Polres Labuhanbatu</a>. </p><p>Kali ini, nasib malang menimpa Fikry Ramadhan (20), seorang pemuda yang harus kehilangan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sepeda-motor/" target="_blank">sepeda motor</a>nya dalam sekejap mata saat singgah di sebuah warung kopi (warkop) di Jalan Diponegoro, Kelurahan Kartini, Kamis (09/04/2026) malam.</p><p>Kejadian yang berlangsung sekira pukul 23.17 WIB tersebut menyisakan duka mendalam bagi korban. Pasalnya, motor yang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/raib/" target="_blank">raib</a> bukan sekadar alat transportasi, melainkan "urat nadi" ekonomi bagi keluarganya.</p><p>Peristiwa bermula saat Fikry bersama rekannya memarkirkan satu unit Honda Beat hitam dengan plat nomor BK 2969 YBU tepat di depan warkop. </p><p>Namun, bak disambar petir di siang bolong, saat korban hendak kembali ke motor untuk mengambil barang di bagasi, kendaraan tersebut sudah hilang tanpa bekas.</p><p>Hanya butuh waktu hitungan menit bagi pelaku untuk melancarkan aksinya di tengah keramaian. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp 19.000.000 (Sembilan Belas Juta Rupiah).</p><p>"Saya benar-benar terpukul. Motor ini bukan sekadar alat transportasi, tapi modal utama saya mencari nafkah buat keluarga. Hilang begini saja, rasanya berat sekali," ungkap Fikry dengan nada bergetar kepada awak media, Jumat (10/04/2026).</p><p>Merespons laporan tersebut, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-labuhanbatu/" target="_blank">Polres Labuhanbatu</a> melalui Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) langsung mengambil langkah tegas. </p><p>Tim penyidik telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti-bukti guna mengidentifikasi identitas pelaku.</p><p>Kasat Reskrim <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/polres-labuhanbatu/" target="_blank">Polres Labuhanbatu</a>, AKP Muhammad Jihad Fajar menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam atas aksi kriminalitas yang meresahkan warga ini.<hr></p><p>"Kami sedang melakukan penyelidikan intensif terkait pelaku yang melakukan aksi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/curanmor/" target="_blank">curanmor</a> tersebut," ujar AKP Muhammad Jihad.</p><p>Pihak kepolisian kembali mengingatkan masyarakat luas agar meningkatkan kewaspadaan ekstra, terutama saat memarkirkan kendaraan di tempat umum pada malam hari. Pelaku kejahatan kerap memanfaatkan kelengahan korban meski hanya dalam durasi beberapa detik. (HBB)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_3760_Hanya-Hitungan-Menit-Sepeda-Motor-Raib-di-Depan-Mata--Polres-Labuhanbatu-Buru-Pelaku.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/kriminal/8536/hanya-hitungan-menit-sepeda-motor-raib-di-depan-mata-polres-labuhanbatu-buru-pelaku/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Duh! Selamatkan Nyawa Ayah Saat Dianiaya, Siswi SMA di Langkat Jadi Tersangka</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 21:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Duh! Selamatkan Nyawa Ayah Saat Dianiaya, Siswi SMA di Langkat Jadi Tersangka]]></title>
            <description><![CDATA[Selamatkan Nyawa Ayah saat Dianiaya, Siswi SMA di Langkat Justru Tersangka.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a>-- Kasus dugaan penganiayaan di Kabupaten <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a>, Sumatera Utara, memicu polemik setelah seorang <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/siswi/" target="_blank">siswi</a> berusia 15 tahun berinisial LB ditetapkan sebagai <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tersangka/" target="_blank">tersangka</a> bersama <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ayah/" target="_blank">ayah</a>nya, Japet Imanta Bangun (JIB).</p><p>Keduanya kini berstatus tahanan, meski pihak keluarga sebelumnya menyebut mereka sebagai korban dalam peristiwa yang terjadi pada 4 Oktober 2025 lalu.</p><p>LB yang merupakan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/siswi/" target="_blank">siswi</a> SMU Negeri 1 Salapian dilaporkan oleh pria dewasa berinisial IPB. Laporan tersebut tercatat dalam laporan polisi Nomor: LP/B/667/X/2025/SPKT/Polres <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a>/Polda Sumut tertanggal 11 Oktober 2025, dengan tuduhan pengeroyokan.</p><p>Pihak keluarga menyebut JIB lebih dahulu melaporkan IPB atas dugaan penganiayaan yang terjadi di kediamannya di Salapian. Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: LP/89/X/2025/SPKT/Polsek Salapian/Polres <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a>/Polda Sumut.</p><p>Dalam perkembangan perkara, IPB disebut telah menjalani proses hukum hingga divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Stabat dengan hukuman enam bulan penjara. </p><p>Namun, laporan yang diajukannya terhadap LB dan JIB tetap berlanjut. Proses hukum terhadap LB dan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ayah/" target="_blank">ayah</a>nya terus berjalan. Berkas perkara keduanya telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum.</p><p>JIB kemudian ditahan di Rumah Tahanan Tanjung Pura, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a>. Penahanan dilakukan setelah ia menjalani proses lanjutan usai mendampingi LB dalam sidang diversi di Kejaksaan Negeri <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a> pada Rabu (1/4/2026).</p><p>LB Minta Keadilan ke Presiden</p><p>Dalam keterangannya kepada awak media pada Selasa (7/4/2026), LB menyampaikan permohonan keadilan kepada pemerintah. Ia meminta perhatian Presiden Prabowo Subianto terkait kasus yang menjerat dirinya dan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ayah/" target="_blank">ayah</a>nya.</p><p>"Saya mohon kepada Bapak Presiden Prabowo agar membebaskan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ayah/" target="_blank">ayah</a> saya yang sudah ditahan di Rutan Tanjung Pura dan mohon keadilan bagi kami karena kami tidak melakukan pengeroyokan. Kami korban, kini menjadi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tersangka/" target="_blank">tersangka</a>," ujar LB dikutip fajar.co.id, Jumat (10/4/2026).<hr></p><p>LB juga meminta Komisi III DPR RI menelaah perkara tersebut. Ia berharap digelar rapat dengar pendapat dengan menghadirkan seluruh pihak terkait agar fakta perkara dapat diungkap secara objektif.</p><p></p><p>Sebelumnya, JIB juga mengungkap dugaan adanya permintaan uang puluhan juta rupiah oleh oknum kuasa hukum berinisial PPS. Uang itu disebut sebagai jaminan penangguhan penahanan terhadap LB.</p><p>Pengakuan tersebut disampaikan sebelum JIB ditahan pihak Kejaksaan Negeri <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a>. Ia juga mengklaim memiliki bukti transfer kepada oknum yang dimaksud.</p><p>Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tuduhan tersebut. Aparat kepolisian maupun kejaksaan juga belum memberikan penjelasan lanjutan terkait perkembangan perkara tersebut. (fajar)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_5342_Duh--Selamatkan-Nyawa-Ayah-Saat-Dianiaya--Siswi-SMA-di-Langkat-Jadi-Tersangka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/8535/duh-selamatkan-nyawa-ayah-saat-dianiaya-siswi-sma-di-langkat-jadi-tersangka/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lantik Dewan Hakim MTQ Ke-59,Rico Waas : &quot;Dari Tangan Anda Lahir Generasi Qurani Masa Depan Medan&quot;</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 21:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lantik Dewan Hakim MTQ Ke-59,Rico Waas : "Dari Tangan Anda Lahir Generasi Qurani Masa Depan Medan"]]></title>
            <description><![CDATA[Posmetro Medan,Medan Pelantikan Dewan Pengawas dan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke59 Kota Medan bukan sekadar seremoni bagi]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Posmetro Medan,Medan -</p><p>Pelantikan Dewan Pengawas dan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-59 Kota Medan bukan sekadar seremoni bagi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Di Gedung PKK Kota Medan, Jumat (10/4/2026) sore, ia menegaskan bahwa dari tangan para hakim inilah masa depan generasi Qurani Kota Medan ikut ditentukan.</p><p></p><p></p><p></p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/202cb962ac59075b964b07152d234b70_IMG-20260410-WA0062.jpg"></p><p>&quot;Di ruangan ini hari ini berkumpul orang-orang yang akan memilih anak-anak hebat masa depan,&quot; kata Rico Waas, menekankan besarnya tanggung jawab Dewan Pengawas dan Dewan Hakim yang baru saja dilantik. </p><p>Menurut Rico Waas, tugas tersebut tidak bisa dipandang ringan. Menjadi Dewan Pengawas dan Dewan Hakim MTQ bukan sekadar menilai kemampuan peserta, tetapi juga menuntut ketelitian, kepekaan, serta keberanian bersikap adil di tengah kemungkinan perbedaan penilaian. </p><p>Ia juga mengingatkan hal-hal teknis yang kerap dianggap sepele, seperti kualitas sound system. Gangguan suara, katanya, dapat memicu perdebatan dan berpotensi memengaruhi objektivitas penilaian. &quot;Kalau suara tidak terdengar dengan baik, nanti bisa jadi masalah di antara kita,&quot; ujarnya.</p><p><hr></p><p></p><p></p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/9fc3d7152ba9336a670e36d0ed79bc43_IMG-20260410-WA0063.jpg"></p><p>Rico Waas turut menegaskan agar para Dewan Hakim tidak terpengaruh kedekatan sosial dalam memberikan nilai. Ia mengingatkan bahwa yang harus dijaga adalah kedekatan kepada Allah SWT, bukan relasi personal, sehingga keputusan yang diambil benar-benar mencerminkan keadilan. </p><p>Menutup arahannya, Rico Waas mengaitkan pelaksanaan MTQ ke-59 dengan makna Surah An-Nisa ayat 59 dan mengajak seluruh pihak menjadikan Al-Qur&#039;an sebagai rujukan utama. Ia juga mengajak semua pihak menyatukan niat untuk menyukseskan MTQ agar berjalan lancar dan melahirkan generasi Qurani yang membanggakan. Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap dan Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman.(ATN)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_5189_Lantik-Dewan-Hakim-MTQ-Ke-59-Rico-Waas----quot-Dari-Tangan-Anda-Lahir-Generasi-Qurani-Masa-Depan-Medan-quot-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/8534/lantik-dewan-hakim-mtq-ke59rico-waas-quotdari-tangan-anda-lahir-generasi-qurani-masa-depan-medanquot/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Camat Medan Tuntungan Berani Perangin-Angin Sapa Warga dan Gotong Royong Bersama Warga Masyarakat Simalingkar B</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 21:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Camat Medan Tuntungan Berani Perangin-Angin Sapa Warga dan Gotong Royong Bersama Warga Masyarakat Simalingkar B]]></title>
            <description><![CDATA[Posmetro Medan, Medan Camat Medan Tuntungan Berani Perangin Angin menggelar kegiatan gotong royong serentak di seluruh kelurahan sebagai b]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Posmetro Medan, Medan -</p><p>Camat Medan Tuntungan Berani Perangin- Angin menggelar kegiatan gotong royong serentak di seluruh kelurahan sebagai bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). </p><p>Kegiatan sapa warga dan gotong royong ini ,dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Medan Nomor 600.4.15/254126 Tahun 2026, Jumat, 10 April 2026.</p><p>Kegiatan juga terintegrasi dengan program BRANDING (Bersih Drainase dan Lingkungan) yang menitikberatkan pada perawatan lingkungan secara berkelanjutan. </p><p>Sebelum gotong royong dimulai, warga masyarakat mengikuti senam bersama guna meningkatkan kebugaran sekaligus memperkuat dan mempererat kebersamaan.</p><p>Camat Medan Tuntungan Berani Perangin Angin hadir langsung dalam kegiatan yang di seputar Jalan Bunga Rampe 3, Kelurahan Simalingkar B. </p><p>Camat Medan Tuntungan Berani didampingi Lurah Simalingkar B Inganta Pulung serta Ketua TP PKK setempat.</p><p>Gotong royong difokuskan pada pembersihan parit, perapian rumput, serta pencabutan gulma di lingkungan permukiman dan fasilitas umum. </p><p>Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelancaran drainase dan mencegah potensi genangan air, sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata.</p><p>Di sela kegiatan, camat turut menyapa warga dan mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan serta mempererat kerukunan. Kolaborasi antara pemerintah dan warga dinilai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang Bersih ,aman, Nyaman, dan sehat.(ATN)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_3559_Camat-Medan-Tuntungan-Berani-Perangin-Angin-Sapa-Warga-dan-Gotong-Royong-Bersama-Warga-Masyarakat-Simalingkar-B.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/8533/camat-medan-tuntungan-berani-peranginangin-sapa-warga-dan-gotong-royong-bersama-warga-masyarakat-simalingkar-b/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sambut Tim Supervisi PKK Sumut, Airin Rico Waas Paparkan Kesiapan Medan di HKG PKK 2026</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 20:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sambut Tim Supervisi PKK Sumut, Airin Rico Waas Paparkan Kesiapan Medan di HKG PKK 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Posmetro MedanMedan  TP PKK Kota Medan menunjukkan kesiapan mengikuti Lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke54 tingkat Provinsi Sumatera ]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Posmetro Medan-Medan - TP PKK Kota Medan menunjukkan kesiapan mengikuti Lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Hal itu terlihat saat Ketua TP PKK Kota Medan<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-airin-/" target="_blank"> Airin </a>Rico Waas menyambut kunjungan Tim Supervisi TP PKK Provinsi Sumatera Utara di Gedung Serba Guna PKK Kota Medan, Jalan Rotan, Jumat (10/4/2026). </p><p>Tim supervisi yang dipimpin Ketua TP PKK Provinsi Sumut<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-kahiyang-ayu/" target="_blank"> Kahiyang Ayu</a> ini, hadir untuk menilai kesiapan Kota Medan dalam mengikuti berbagai kategori lomba PKK tingkat Provinsi Sumut sekaligus memperkuat sinergi program pemberdayaan keluarga. </p><p>Dalam paparannya,<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-airin-/" target="_blank"> Airin </a>menyampaikan TP PKK Kota Medan telah melakukan supervisi dan monitoring ke sejumlah kecamatan dan kelurahan guna menjaring wilayah terbaik yang akan mewakili Kota Medan. Adapun kategori lomba yang diikuti meliputi Tertib Administrasi PKK, PAAR, UP2K, Aku Hatinya PKK, serta IVA Test.</p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/8d5e957f297893487bd98fa830fa6413_IMG-20260410-WA0055.jpg"></p><p>&quot;Dalam menjalankan program PKK, kami menjalin kemitraan dengan OPD terkait, TP PKK kecamatan dan kelurahan, kelompok PKK lingkungan, serta kader PKK sebagai ujung tombak gerakan di masyarakat,&quot; kata<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-airin-/" target="_blank"> Airin </a>di hadapan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Medan HM Sofyan. </p><p>Airin menambahkan, TP PKK Kota Medan saat ini didukung 21 TP PKK kecamatan, 151 TP PKK kelurahan, 2.001 kelompok PKK lingkungan, 40.393 kelompok dasawisma, 794 kelompok UP2K, 18 koperasi, serta 1.349 posyandu. </p><p>Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumut<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-kahiyang-ayu/" target="_blank"> Kahiyang Ayu</a> berharap TP PKK Kota Medan dapat meraih hasil terbaik pada Lomba HKG PKK 2026. &quot;Selamat berjuang untuk TP PKK Kota Medan. Semoga bisa menjadi pemenang,&quot; harap<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/-kahiyang-ayu/" target="_blank"> Kahiyang Ayu</a>.(ATN)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_3684_Sambut-Tim-Supervisi-PKK-Sumut--Airin-Rico-Waas-Paparkan-Kesiapan-Medan-di-HKG-PKK-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/8532/sambut-tim-supervisi-pkk-sumut-airin-rico-waas-paparkan-kesiapan-medan-di-hkg-pkk-2026/</link>
            <author><![CDATA[evi]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Eksekusi Rumah di Komplek Damai Indah Picu Polemik, Warga Mengaku 20 Tahun Tinggal Tanpa Masalah, Lurah Sebut Sudah Lewati SP1&ndash;SP3</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 18:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Eksekusi Rumah di Komplek Damai Indah Picu Polemik, Warga Mengaku 20 Tahun Tinggal Tanpa Masalah, Lurah Sebut Sudah Lewati SP1–SP3]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDANPembongkaran sebuah rumah di kawasan Komplek Perumahan Damai Indah, Jalan Brigjen Zein Hamid, Kelurahan Titi Kuning, Kecamata]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>-</b>Pembongkaran sebuah rumah di kawasan Komplek Perumahan Damai Indah, Jalan Brigjen Zein Hamid, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Johor, memunculkan polemik di tengah masyarakat. Di satu sisi, keluarga yang terdampak mengaku telah tinggal lebih dari dua dekade tanpa pernah dipersoalkan. Namun di sisi lain, pemerintah menyebut penertiban dilakukan sesuai prosedur dan telah melalui tahapan administrasi.</p><p>Saat dimintai keterangan oleh awak media di lokasi pembongkaran pada Jumat (10/4/2026), seorang warga bernama Bukit Barus mengaku terpukul dengan eksekusi rumah yang telah mereka tempati sejak lama.</p><p>Bukit mengatakan keluarganya telah tinggal di rumah tersebut sejak 2007, dan selama bertahun-tahun tidak pernah ada persoalan terkait keberadaan mereka di dalam kompleks tersebut.</p><p>&quot;Selama ini gak ada masalah bang. Tapi semenjak ada ketua komplek, barulah ada masalah. Disuruh kami bongkar, tapi gak ada ganti ruginya,&quot; ujar Bukit kepada wartawan.</p><p>Menurutnya, keputusan pembongkaran itu menjadi pukulan berat bagi keluarganya, terutama bagi anak-anaknya yang harus menyaksikan langsung proses eksekusi rumah mereka.</p><p>Ia bahkan mengaku anak-anaknya kini mengalami ketakutan dan trauma sejak peristiwa tersebut terjadi.</p><p>&quot;Anak-anak sudah dua hari gak sekolah bang. Takut mereka rumah digusur. Trauma mereka. Listrik sudah diputus, kamar mandi pun kami gak bisa pakai,&quot; tuturnya.</p><p>Bukit berharap Wali Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Rico Waas dapat melihat persoalan ini dari sisi kemanusiaan. Ia mengatakan, jika memang rumah tersebut harus dibongkar karena persoalan legalitas, setidaknya ada kompensasi bagi keluarganya yang telah lama tinggal di lokasi tersebut.</p><p>&quot;Kalau memang harus digusur, kami terima. Tapi kami berharap ada keadilan. Setidaknya ada kompensasi bagi kami,&quot; katanya.</p><p>Sementara itu, Lurah Titi Kuning Taufik Harahap, saat ditemui wartawan di kantornya pada Jumat (10/4/2026), menjelaskan bahwa proses penertiban bangunan tersebut telah melalui tahapan administrasi yang panjang dan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) serta Satpol PP Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.<hr></p><p><img src="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/c45147dee729311ef5b5c3003946c48f_IMG-20260410-WA0106.jpg"></p><p>Menurut Taufik, proses bermula setelah adanya Berita Acara Serah Terima (BAST) dari Wali Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> pada 1 Desember 2025. Setelah itu, Dinas SDABMBK mulai melayangkan surat peringatan kepada pihak yang menempati bangunan tersebut.</p><p>&quot;Dari awal sudah ada peringatan dari OPD Dinas SDABMBK. Peringatan pertama sampai ketiga sudah disampaikan, yang terakhir sekitar bulan Februari,&quot; jelas Taufik.</p><p>Ia mengatakan setelah tiga kali peringatan dilayangkan, Dinas SDABMBK kemudian mengajukan permohonan kepada Satpol PP untuk melakukan penertiban.</p><p>Namun sebelum eksekusi dilakukan, pihak kelurahan sempat mengajukan permohonan agar pembongkaran tidak dilakukan pada bulan Ramadan.</p><p>&quot;Kami dari kelurahan menyampaikan permohonan masyarakat supaya jangan sampai penggusuran dilakukan di bulan Ramadan. Kami usulkan kalau bisa setelah Lebaran saja, dari sisi kemanusiaan juga kita pertimbangkan,&quot; ujarnya.</p><p>Taufik menambahkan, secara prosedural sebenarnya eksekusi dapat dilakukan lebih cepat karena dalam ketentuan surat peringatan memiliki tenggat waktu yang singkat.</p><p>&quot;Dalam aturan, SP1 itu tiga hari, SP2 dua hari, SP3 satu hari. Kalau mengikuti aturan, sebenarnya sebelum Lebaran itu sudah bisa dilakukan eksekusi,&quot; katanya.</p><p>Setelah masa penundaan tersebut, proses kembali berjalan. SP2 diterbitkan pada 2 April, kemudian SP3 disampaikan kepada penghuni rumah, baik secara langsung maupun melalui penjaga keamanan dan kepala lingkungan.</p><p>&quot;Ada yang menerima langsung, ada juga yang setelah diterima dikembalikan. Bahkan ada yang sedang bekerja saat kami datang, jadi suratnya kami selipkan di pintu,&quot; ungkapnya.<hr></p><p>Setelah SP3 diberikan, Satpol PP juga memberikan masa pemberitahuan dua hari kepada penghuni untuk mengosongkan rumah atau mengajukan keberatan.</p><p>&quot;Selama dua hari itu ditunggu, kalau mau ajukan banding atau keberatan bisa disampaikan ke OPD terkait atau Satpol PP. Tapi sampai hari eksekusi tidak ada pengajuan,&quot; jelas Taufik.</p><p>Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya sempat ada upaya mediasi antara penghuni rumah dan pengurus lingkungan kompleks terkait kemungkinan pemberian tali asih dari warga. Namun rencana tersebut tidak menemukan kesepakatan.</p><p>&quot;Katanya dulu sempat dihubungkan dengan tokoh yang dituakan di komplek. Ada rencana tali asih dari iuran warga, tapi pihak rumah meminta hampir di atas Rp10 juta. Mungkin pihak komplek tidak sanggup sampai sebesar itu, akhirnya tidak jadi,&quot; katanya.</p><p>Saat eksekusi berlangsung, Taufik mengaku masih berupaya memberikan ruang kompromi agar bangunan tidak dihancurkan sepenuhnya.</p><p>&quot;Saya bermohon supaya tidak dihancurkan total. Masih ada sisa dua bagian luar rumah. Saya minta diberikan waktu empat hari untuk pengosongan atau dibongkar sendiri oleh mereka,&quot; ujarnya.</p><p>Dalam proses pembongkaran tersebut, aliran listrik di rumah itu juga langsung diputus oleh pihak PLN.</p><p>&quot;Memang kemarin waktu eksekusi listrik langsung diputus oleh PLN. Karena mereka sudah tahu itu bukan bangunan resmi, jadi sulit untuk diajukan kembali,&quot; katanya.</p><p>Kasus penertiban ini pun memunculkan perdebatan di tengah masyarakat. Di satu sisi pemerintah menegaskan tindakan dilakukan sesuai aturan dan prosedur hukum, namun di sisi lain muncul sorotan terkait aspek kemanusiaan, terutama bagi keluarga yang harus kehilangan tempat tinggal setelah puluhan tahun bermukim di lokasi tersebut. (Dam)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_1358_Eksekusi-Rumah-di-Komplek-Damai-Indah-Picu-Polemik--Warga-Mengaku-20-Tahun-Tinggal-Tanpa-Masalah--Lurah-Sebut-Sudah-Lewati-SP1-ndash-SP3.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/8531/eksekusi-rumah-di-komplek-damai-indah-picu-polemik-warga-mengaku-20-tahun-tinggal-tanpa-masalah-lurah-sebut-sudah-lewati-sp1ndashsp3/</link>
            <author><![CDATA[jafar]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Heboh! Video Pegawai SPPG Joget dan Tabur Uang di Dapur MBG</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 18:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Heboh! Video Pegawai SPPG Joget dan Tabur Uang di Dapur MBG]]></title>
            <description><![CDATA[Heboh Video Pegawai SPPG Joget dan Tabur Uang di Dapur, Tak Pantas Dicontoh.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b>, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumenep/" target="_blank">Sumenep</a> &ndash; Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan aksi tak pantas yang diduga dilakukan oleh sejumlah pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sppg/" target="_blank">SPPG</a>) Cendekia Waskita di Kecamatan Kangayan, Kabupaten <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumenep/" target="_blank">Sumenep</a>, Jawa Timur.</p><p>Video tersebut viral setelah diunggah akun Instagram @feedgramindo pada Rabu (8/4/2026). Dalam rekaman itu, tampak beberapa pegawai perempuan berseragam <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sppg/" target="_blank">SPPG</a> asyik ber<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/joget/" target="_blank">joget</a> dan bernyanyi di dalam ruangan yang diduga merupakan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dapur/" target="_blank">dapur</a> program Makan Bergizi Gratis (MBG).</p><p>Tak hanya bernyanyi dan ber<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/joget/" target="_blank">joget</a>, sejumlah pegawai juga terlihat menaburkan uang pecahan Rp100 ribu layaknya aksi saweran, yang sontak menuai sorotan publik. "Karyawan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sppg/" target="_blank">SPPG</a><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sumenep/" target="_blank">Sumenep</a> karaoke di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dapur/" target="_blank">dapur</a> sambil <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/tabur/" target="_blank">tabur</a> uang," demikian keterangan dalam unggahan yang beredar.</p><p>Aksi tersebut dinilai mencederai rasa empati masyarakat. Pasalnya, di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, perilaku tersebut dianggap tidak mencerminkan sikap yang seharusnya ditunjukkan oleh petugas pelayanan publik.</p><p>Alih-alih menjadi teladan, tindakan para pegawai itu justru menuai kecaman, terutama karena dilakukan di area <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/dapur/" target="_blank">dapur</a> yang semestinya steril dari aktivitas non-operasional.</p><p>Dalam video yang beredar, terlihat beberapa pegawai ber<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/joget/" target="_blank">joget</a> mengikuti irama musik dari speaker. Suasana tampak santai layaknya hiburan, bukan lingkungan kerja yang berkaitan dengan pelayanan gizi masyarakat.</p><p>Sorotan publik semakin tajam ketika terlihat aksi saweran uang oleh beberapa pegawai, yang dinilai tidak etis dilakukan di lingkungan kerja, terlebih di fasilitas pelayanan publik.</p><p>Kecaman datang dari warga setempat. Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kangayan, Pongli, menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk ketidakpekaan. "Ini sangat tidak patut dicontoh," tegas Pongli, Selasa (7/4/2026).</p><p>Ia juga mengungkapkan bahwa persoalan terkait <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sppg/" target="_blank">SPPG</a> sebelumnya pernah terjadi, termasuk soal kualitas menu makanan yang dibagikan kepada siswa yang sempat menuai kritik. "Bukan memperbaiki kualitas, ini malah bikin masalah lagi," ujarnya.</p><p>Warga pun mendesak pemerintah pusat untuk segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja petugas <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/sppg/" target="_blank">SPPG</a> di wilayah tersebut.<hr></p><p>Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai video viral tersebut.(NTTHits)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_7784_Heboh--Video-Pegawai-SPPG-Joget-dan-Tabur-Uang-di-Dapur-MBG.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/peristiwa/8530/heboh-video-pegawai-sppg-joget-dan-tabur-uang-di-dapur-mbg/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Harga Ayam di Pasar Gelugur Labuhanbatu Bertahan Rp40 Ribu per Kg</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 18:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Harga Ayam di Pasar Gelugur Labuhanbatu Bertahan Rp40 Ribu per Kg]]></title>
            <description><![CDATA[Harga Ayam di Pasar Gelugur Labuhanbatu Tinggi, Program MBG Diduga Jadi Pemicu.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b><a href="https://www.posmetromedan.id/tag/labuhanbatu/" target="_blank">Labuhanbatu</a> &ndash; Harga komoditas <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ayam-potong/" target="_blank">ayam potong</a> (broiler) dan ayam kampung di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pasar-gelugur/" target="_blank">Pasar Gelugur</a>, Rantauprapat, Kabupaten <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/labuhanbatu/" target="_blank">Labuhanbatu</a>, terpantau stabil namun tetap bertahan di level tinggi pasca Hari Raya Idul Fitri 2026.</p><p>Meski tidak mengalami fluktuasi tajam, para pedagang mengeluhkan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> yang tak kunjung turun ke level normal seperti tahun-tahun sebelumnya.</p><p>Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (10/4/2026), <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ayam-potong/" target="_blank">ayam potong</a> bervariasi berdasarkan klasifikasi bagian tubuh. Bagian paha dibanderol se<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> Rp39.000 per kilogram, sedangkan bagian dada menyentuh angka Rp40.000 per kilogram.</p><p>Alim, salah seorang pedagang di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/pasar-gelugur/" target="_blank">Pasar Gelugur</a>, mengungkapkan bahwa tren <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> tinggi ini sudah bertahan sejak berakhirnya masa Lebaran. Menurutnya, pergeseran <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> dasar <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ayam-potong/" target="_blank">ayam potong</a> mulai terasa signifikan sejak implementasi program Makan Bergizi Gratis (<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mbg/" target="_blank">MBG</a>).</p><p>"Harga melonjak sejak ada program <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/mbg/" target="_blank">MBG</a> itu. Sekarang ini belum pernah lagi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> ayam turun di bawah Rp35.000 per kilogram. Biasanya bertahan di kisaran Rp40.000 sampai Rp42.000," ujar Alim.</p><p>Senada dengan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/ayam-potong/" target="_blank">ayam potong</a>, komoditas ayam kampung juga tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan. Regar, pedagang ayam kampung setempat, menyebutkan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> masih stagnan di angka Rp80.000 per kilogram.</p><p> "Belum ada perubahan sejak Lebaran, masih tetap di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> yang sama," tambahnya.</p><p>Kondisi <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> yang bertahan di level tinggi ini mulai menekan margin keuntungan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner.</p><p>Ani, seorang pengusaha ayam geprek, mengaku terpaksa melakukan penyesuaian teknis guna menghindari kerugian tanpa harus menaikkan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> jual ke konsumen.</p><p>"Jika biasanya satu kilogram ayam dibagi menjadi 12 potong, kini Ani membaginya menjadi 13 sampai 14 potong," akunya.<hr></p><p>Tingginya <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> pangan ini memicu kekhawatiran terkait penurunan daya beli masyarakat secara luas. Baik pedagang maupun konsumen di <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/labuhanbatu/" target="_blank">Labuhanbatu</a> berharap pemerintah melalui dinas terkait dapat melakukan intervensi pasar atau meninjau kembali rantai pasok guna menekan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> ke level yang lebih terjangkau. (HBB)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_4682_Harga-Ayam-di-Pasar-Gelugur-Labuhanbatu-Bertahan-Rp40-Ribu-per-Kg.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/8529/harga-ayam-di-pasar-gelugur-labuhanbatu-bertahan-rp40-ribu-per-kg/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota Medan Diisukan Rekrut Pejabat dari Luar Daerah, Nezar Djoeli: Itu Hak Prerogatif Pimpinan</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 17:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota Medan Diisukan Rekrut Pejabat dari Luar Daerah, Nezar Djoeli: Itu Hak Prerogatif Pimpinan]]></title>
            <description><![CDATA[POSMETRO MEDANKetua LP3NKRI (Lembaga Pemantau Penyelenggaraan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia), HM Nezar Djoeli ST angkat b]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a>-</b>Ketua LP3NKRI (Lembaga Pemantau Penyelenggaraan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia), HM Nezar Djoeli ST angkat bicara terkait isu yang beredar akhir-akhir ini, yang menyebutkan Wali Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Rico Waas akan merekrut pejabat dari luar daerah untuk ditempatkan di Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Konstruksi (SDABMBK) Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.</p><p>Menurut Anggota DPRD Sumut Periode 2014-2019 ini, kebijakan yang diambil oleh Wali Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> sudah tepat.</p><p>"Hari ini Pemerintah Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> kepengin menciptakan good goverment melalui proses-proses penseleksian kepala dinas yang notabene belum terkontaminasi atas pengaruh kekuasaan yang lama," sebut Nezar, Jumat (10/4/2026).</p><p>Lanjutnya, apa yang dilakukan Wali Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> merupakan terobosan dalam mengangkat pejabat eselon II yang menjadi kepala dinas di Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.</p><p>"Walaupun masih berupa isu, tapi ini merupakan hak prerogatif Wali Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, yang mana Wali Kota harus memilih kepala dinas yang bisa bekerjasama dalam membangun Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>," tegasnya.</p><p>Hanya saja, Nezar mengingatkan, "Jangan sampai proses seleksi tersebut tercederai oleh oknum-oknum yang tak pernah merasa puas terhadap kinerja Wali Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> walaupun Wakil Wali Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>."</p><p>Untuk itu, ia berharap kepada masyarakat untuk tetap mendukung Wali Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dalam menciptakan good goverment yang clear and clean Pemerintahan Kota <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> saat ini. (Dam)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_8570_Wali-Kota-Medan-Diisukan-Rekrut-Pejabat-dari-Luar-Daerah--Nezar-Djoeli--Itu-Hak-Prerogatif-Pimpinan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/medan/8528/wali-kota-medan-diisukan-rekrut-pejabat-dari-luar-daerah-nezar-djoeli-itu-hak-prerogatif-pimpinan/</link>
            <author><![CDATA[jafar]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Gelugur Rantauprapat Terpantau Stabil</guid>
            <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 17:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Gelugur Rantauprapat Terpantau Stabil]]></title>
            <description><![CDATA[Pasca Lebaran 2026, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Gelugur Rantauprapat Terpantau Stabil.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a class="c_primary" href="https://www.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN</a></b>, Labuhanbatu &ndash; Memasuki pekan pertama setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/stabil/" target="_blank">stabil</a>itas <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> sejumlah komoditas pangan utama di Pasar Gelugur, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/rantauprapat/" target="_blank">Rantauprapat</a> , Kabupaten Labuhanbatu masih terjaga. </p><p>Berdasarkan pantauan lapangan hingga Jumat (10/4/2026), tidak ditemukan lonjakan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> yang signifikan pada komoditas beras, minyak goreng, maupun gula pasir.</p><p>Stabilitas <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> ini terlihat jelas pada sektor beras. Beras kualitas premium saat ini dibanderol se<a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> Rp156.000 per karung (10 kg). </p><p>Sementara itu, beras lokal menunjukkan selisih <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> yang tipis, yakni lebih rendah sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000 per kilogram dibandingkan varian premium.</p><p>Berikut adalah tabel <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> komoditas di Pasar Gelugur per 10 April 2026:</p><p>Beras Premium Rp156.000/10 Kg, Gula Putih Rp19.000/Kg, Minyak Goreng Curah Rp20.000 / Kg dan Minyak Goreng Kemasan Rp18.000 / Liter.</p><p>Jun, salah satu pedagang sembako di Pasar Gelugur, mengonfirmasi bahwa pergerakan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> relatif landai sejak operasional pasar kembali normal usai libur Lebaran.</p><p>"Sejak habis Lebaran kemarin, <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> masih sama. Beras premium tetap seratus lima puluh enam ribu per goni sepuluh kilo, beras lokal beda tipis saja," ujar Jun saat ditemui di lapak dagangannya, Jumat (10/4/2026).</p><p>Kondisi ini disambut baik oleh para konsumen, meskipun pola belanja masyarakat cenderung lebih selektif. Siti, seorang ibu rumah tangga yang sedang berbelanja, mengaku tidak melakukan aksi borong (stock piling) karena meyakini pasokan dan <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> masih aman.</p><p>"Iya bang, aku belanja secukupnya saja seperti beras, gula putih, minyak goreng curah. Tidak perlu stok banyak lagi karena <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> masih <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/stabil/" target="_blank">stabil</a>," tutur Siti.<hr></p><p>Stabilitas <a href="https://www.posmetromedan.id/tag/harga/" target="_blank">harga</a> pasca hari besar keagamaan menjadi krusial untuk menjaga daya beli masyarakat yang biasanya terkuras selama masa perayaan. </p><p>Para pedagang di Pasar Gelugur berharap tren positif ini dapat bertahan lama agar sirkulasi ekonomi di tingkat pasar tradisional tetap sehat.</p><p>Pemerintah daerah melalui dinas terkait diharapkan terus melakukan pengawasan distribusi agar tidak terjadi hambatan pasokan yang berpotensi memicu inflasi di tingkat daerah pada periode kuartal kedua tahun 2026 ini. (HBB)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://posmetromedan.id/cdn/uploads/images/2026/04/_5106_Pasca-Lebaran-2026--Harga-Kebutuhan-Pokok-di-Pasar-Gelugur-Rantauprapat-Terpantau-Stabil.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.posmetromedan.id/sumut/8527/pasca-lebaran-harga-kebutuhan-pokok-di-pasar-gelugur-rantauprapat-terpantau-stabil/</link>
            <author><![CDATA[faliruddin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>