Polisi Bekuk Maling Kabel Anti Petir Milik Stasiun Radio Pantai Sibolga
Polisi Bekuk Maling Kabel anti petir milik Stasiun Radio Pantai Sibolga.
Sumut 10 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Pemerintah meluncurkan program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi 2025. Program ini bertujuan mempermudah akses pekerja untuk memiliki rumah melalui skema pembiayaan dengan bunga lebih ringan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa program ini akan menyasar 1.050 unit penerima manfaat. Skema yang ditawarkan mencakup relaksasi bunga kredit, di mana bunga KPR/KPA/PUMP/PRP maksimum adalah BI Rate +3 persen dan kredit pengembang maksimum BI Rate +4 persen. Saat ini, BI Rate berada di level 5,00 persen.
"Besaran manfaat mulai dari relaksasi bunga KPR/KPA/PUMP/PRP maksimum BI Rate +3 persen dan kredit developer maksimum BI Rate +4 persen, serta relaksasi SLIK OJK. Estimasi anggaran untuk 2025 sebesar Rp150 miliar, selisih bunga ditanggung BPJS," kata Airlangga usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Senin (15/9/2025).
Baca Juga:
Airlangga menekankan pentingnya langkah ini agar pembiayaan rumah bagi pekerja tidak kalah bersaing dengan skema komersial lainnya. Ia memaparkan, jika bunga KPA terlalu tinggi, program tersebut akan kalah dengan KPR komersial. Namun, dengan bunga BI Rate +3 persen, program ini bisa lebih kompetitif.
"Sekarang untuk rumah itu, bunganya minimal tambah cost of fund, BI Rate plus 1 persen sampai 5 persen. Nah, itu yang kami turunkan ke 3 persen. Kalau tinggi, program KPA kalah dengan KPR komersial. Tetapi kalau BI Rate plus 3 persen, tidak akan kalah," jelasnya.
Baca Juga:
Dia menambahkan, iuran BPJS Ketenagakerjaan dari lebih dari 40 juta peserta kini bisa dikembalikan dalam bentuk manfaat tambahan, termasuk untuk uang muka pembelian rumah.
Selain itu, pemerintah juga menurunkan suku bunga di sisi suplai.
"Tadinya minimal 1 persen sampai 6 persen, tetapi kalau regulasinya seperti itu, orang pasti ambil range maksimal. Itu juga kami turunkan ke 4 persen," ujar Airlangga.
Airlangga menekankan bahwa pemerintah kini memiliki berbagai insentif perumahan melalui FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan), KUR Perumahan, dan kini melalui dana BPJS Ketenagakerjaan.
Adapun, anggaran sebesar Rp150 miliar untuk implementasi kebijakan ini ditanggung sepenuhnya oleh BPJS.
(wan/bbs)
Polisi Bekuk Maling Kabel anti petir milik Stasiun Radio Pantai Sibolga.
Sumut 10 menit lalu
Samosir Sukses Jadi Tuan Rumah Toba Caldera Culture Festival 2026, Bupati Vandiko Dorong Budaya Batak ke Dunia.
Global satu jam lalu
Polres Tapanuli Tengah Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Toko Sepatu di Pandan.
Peristiwa 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menegaskan komitmennya dalam memberantas berbagai tindak kejahatan 3
Sumut 3 jam lalu
Perkuat Sinergitas TNIPolri, Kapolrestabes Medan Silaturahmi Hangat ke Kodim 0201/Medan.
Medan 3 jam lalu
Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus Residivis Pengedar Narkoba7 Paket Sabu Disita
Peristiwa 3 jam lalu
Tinjau Drainase Sei Asahan, Rico Waas Dorong Percepatan Penanganan Genangan.
Sumut 3 jam lalu
Ganja 10 Kilogram Gagal Edar di Padangsidimpuan, Seorang Terduga Pelaku Diamankan.
Sumut 3 jam lalu
Skandal Moral Bongkar Jabatan! Terbukti Plesiran Mesra, Ketua Bawaslu Labuhanbatu Wahyudi Resmi Dicopot DKPP RI.
Peristiwa 4 jam lalu
Polres Humbahas Gerebek Judi Tembak Ikan di Desa Hutajulu, Tiga Pelaku Diamankan.
Sumut 4 jam lalu