Sabtu, 28 Februari 2026

Ikan Arsik, Menu Berbuka Puasa yang Kaya Rempah dan Gizi

Faliruddin Lubis - Jumat, 27 Februari 2026 22:45 WIB
Ikan Arsik, Menu Berbuka Puasa yang Kaya Rempah dan Gizi
IST
Ikan Arsik, Menu Berbuka Puasa Khas Batak yang Kaya Rempah dan Gizi.

POSMETRO MEDAN, Medan- Ikan Arsik (atau Dekke Na Niarsik) adalah makanan khas Batak Toba, Sumatera Utara, yang berbahan dasar ikan mas (terkadang menggunakan ikan nila atau kakap) yang dimasak dengan bumbu rempah kuning kaya rasa.

"Arsik" memiliki arti ikan yang dimasak hingga kering, atau lebih tepatnya dimasak dengan metode "mangarsik", di mana ikan disiram-siram dengan bumbu selama proses memasak.

Ikan arsik menjadi salah satu pilihan menu berbuka puasa yang mulai banyak diminati masyarakat, khususnya pecinta kuliner tradisional Nusantara.

Baca Juga:

Hidangan khas dari Sumatera Utara ini dikenal dengan cita rasa gurih, asam, dan pedas yang berasal dari perpaduan rempah-rempah alami, sehingga cocok untuk mengembalikan energi tubuh setelah seharian berpuasa.

Ikan arsik umumnya menggunakan ikan mas sebagai bahan utama, yang dimasak dengan bumbu khas seperti andaliman, bawang merah, bawang putih, kunyit, lengkuas, serai, serta asam patikala atau asam cikala. Proses memasaknya dilakukan tanpa santan, sehingga menghasilkan hidangan yang lebih ringan namun tetap kaya rasa.

Baca Juga:

Selain lezat, ikan arsik juga memiliki nilai gizi yang tinggi. Kandungan protein pada ikan mas membantu memperbaiki sel tubuh, sementara rempah-rempah yang digunakan berkhasiat untuk melancarkan pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Hal ini menjadikan ikan arsik sebagai menu berbuka puasa yang tidak hanya nikmat, tetapi juga menyehatkan.

Di bulan Ramadan, sejumlah rumah makan dan pelaku UMKM kuliner di Sumatera Utara mulai menghadirkan ikan arsik sebagai menu spesial berbuka puasa. Bahkan, beberapa keluarga menjadikan masakan ini sebagai sajian utama saat berbuka bersama, karena mampu menghadirkan kehangatan dan kebersamaan.

Penyajian ikan arsik biasanya dilengkapi dengan nasi putih hangat dan lalapan sederhana. Perpaduan rasa asam dan pedas dari bumbu arsik dipercaya mampu membangkitkan selera makan setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

Dengan cita rasa autentik dan manfaat kesehatan yang dimilikinya, ikan arsik layak menjadi alternatif menu berbuka puasa bagi masyarakat. Hidangan tradisional ini tidak hanya memperkaya khazanah kuliner Ramadan, tetapi juga menjadi bentuk pelestarian warisan budaya kuliner Indonesia.

Karakteristik dan Filosofi

Bumbu Khas: Andaliman (merica Batak) adalah bahan wajib yang memberikan sensasi getir/pedas, serta bunga kecombrang (rias) dan asam cikala/gelugur yang memberikan aroma dan rasa asam segar.

Ikan mas arsik melambangkan karunia, berkat (pasu-pasu) kehidupan, serta simbol hubungan kekeluargaan dalam adat Batak (pernikahan, kelahiran, atau acara adat lainnya).

Karena dimasak dengan waktu yang cukup lama, tulang ikan mas sering kali menjadi lunak dan bisa dimakan.

Bahan Utama & Bumbu (Bumbu Arsik):

Ikan: Ikan mas (biasanya tidak dibersihkan sisiknya).

Rempah: Andaliman, kunyit, jahe, lengkuas, serai, bawang merah, bawang putih, kemiri, cabai.

Pelengkap: Kacang panjang, bawang Batak (lokio), bunga kecombrang, asam gelugur/asam cikala.

Cara Memasak (Metode Mangarsik):

Persiapan: Ikan mas dicuci bersih dan dimarinasi dengan jeruk nipis dan garam.

Menyusun: Wajan dilapisi dengan batang serai, daun jeruk, dan kecombrang di bagian dasar untuk mencegah ikan gosong.

Memasak: Ikan diletakkan di atas bahan alas, lalu disiram bumbu halus dan air hingga terendam. Ikan dimasak dengan api kecil hingga air menyusut habis (kering).

Penyelesaian: Masakan tidak perlu sering diaduk agar ikan tidak hancur. (BBS)

Tags
beritaTerkait
Lemang Tapai, Sajian Tradisional Favorit untuk Menu Berbuka Puasa
Ini Dia 5 Menu Berbuka Puasa Unik di Kota Medan
Bubur Pedas Khas Melayu, Sajian Sehat dan Lezat untuk Berbuka Puasa
Dukung Ketahanan Pangan, Polrestabes Medan Resmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
Kapolrestabes Medan Perkuat Sinergi dengan Serikat Buruh demi Kamtibmas
Kasus Korupsi Pembangunan Gedung Merah Putih Disorot DPP MPBI, Kajari : Menunggu Putusan Pengadilan
komentar
beritaTerbaru