POSMETRO MEDAN
- Kepolisian Resor Dairi melalui BhabinkamtibmasPolsek Silima Pungga-Pungga terus mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan memberikan edukasi dan imbauan langsung kepada masyarakat.
Baca Juga:
Kegiatan ini dilaksanakan Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul 09.30 WIB bertempat di Desa Sumbul, Dusun II Bantu Kerbo, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi.
Baca Juga:
Dalam kegiatan tersebut, Kapos Pol Lae Parira bersama Bhabinkamtibmas AIPTU Juspen Simbolon dan perangkat desa Hasan Ali Angkat menyambangi masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, khususnya terkait bahaya dan dampak pembakaran hutan maupun lahan.
Masyarakat diingatkan agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan, karena selain berpotensi menimbulkan kebakaran yang meluas, tindakan tersebut juga dapat berdampak buruk terhadap kelestarian lingkungan, kesehatan masyarakat, serta keselamatan warga.
"Mari kita jaga lingkungan bersama. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api dapat dengan mudah menyebar dan menimbulkan dampak yang lebih besar," imbau Bhabinkamtibmas kepada masyarakat, sebagaimana dikutip dari sebuah postingan anonim facebook @Polres Dairi yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Sabtu 29 Agustus 2026.
Polri juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah Karhutla dengan segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas pembakaran hutan dan lahan yang berpotensi membahayakan lingkungan dan masyarakat.
Masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada Polri atas kepedulian serta imbauan Kamtibmas yang diberikan.
Melalui kegiatan sambang dan edukasi secara langsung, Polsek Silima Pungga-Pungga berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga lingkungan tetap aman, sehat, dan terhindar dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.***
Tags
beritaTerkait
komentar