Abaikan Standar K3, Pembongkaran Reklame oleh Satpol PP Medan Menuai Kecaman Keras
Abaikan Standar K3, Pembongkaran Reklame oleh Satpol PP Medan Menuai Kecaman Keras.
Medan 8 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta - Salah satu pendiri Microsoft dan pakar teknologi terkemuka, Bill Gates, menyampaikan pandangan optimis mengenai masa depan profesi tertentu di tengah ancaman kecerdasan buatan (AI).
Bill Gates yakin bahwa ada satu pekerjaan yang tak akan mampu digantikan oleh AI, bahkan dalam kurun waktu seabad: pemrograman (programming). Bill Gates menegaskan bahwa pekerjaan ini akan selalu membutuhkan keahlian dan otak manusia, menukil laporan The Economic Times, dikutip Selasa (25/11/2025).
Meskipun mengakui bahwa ia "juga takut" terhadap AI—mengingat prediksi Forum Ekonomi Dunia (WEF) bahwa AI dapat menghilangkan 85 juta pekerjaan global pada tahun 2030 — Bill Gates melihat AI lebih sebagai alat pendukung. Ia meyakini AI berpotensi menciptakan 97 juta pekerjaan baru, khususnya di sektor teknologi dan industri yang sedang berkembang.
Baca Juga:
"AI dapat meningkatkan produktivitas dan memberi kita banyak waktu luang," ujarnya, menekankan pentingnya penggunaan AI yang cerdas untuk meningkatkan kualitas hidup.
Alasan utama mengapa Bill Gates menempatkan pemrograman sebagai profesi yang kebal terhadap otomatisasi adalah kebutuhannya akan kreativitas dan penilaian manusia.
Baca Juga:
Bill Gates menjelaskan, meskipun AI mampu membantu dalam tugas-tugas rutin seperti debugging (pencarian dan perbaikan bug), pekerjaan inti dalam pemrograman—yaitu memecahkan masalah, memahami konteks yang kompleks, dan menciptakan solusi inovatif—adalah keterampilan unik manusia.
"Menulis kode bukan hanya mengetik, ini adalah berpikir mendalam," kata Bill Gates. Ia menambahkan bahwa tidak ada algoritma yang dapat meniru "lompatan kreatif" (creative leap) dari seorang coder manusia. Percikan inovasi inilah yang membuat perancang perangkat lunak tak tergantikan.
Profesi Lain yang Aman dan Terancam
Selain pemrograman, Bill Gates juga menyebut bahwa pekerjaan di bidang energi dan biologi relatif aman dari penggantian oleh AI, karena membutuhkan keahlian dan kearifan yang sulit dipalsukan mesin.
Sebaliknya, beberapa profesi diperkirakan akan sangat terdampak, termasuk asisten administrasi dan desainer grafis, di mana alat AI kini dapat melakukan pekerjaan rutin dengan lebih cepat dan efisien.
Bill Gates menyimpulkan bahwa pasar kerja sedang dalam proses transformasi, bukan kepunahan. Untuk tetap relevan, pekerja perlu secara berkelanjutan meningkatkan keterampilan, terutama dalam berpikir kritis dan pemecahan masalah yang kompleks, yang kini menjadi keterampilan inti di era AI. (fik/web/Bloomberg Technoz)
Abaikan Standar K3, Pembongkaran Reklame oleh Satpol PP Medan Menuai Kecaman Keras.
Medan 8 menit lalu
Biawak terjepit di sok breker dan roda depan sepeda motor yang ditunggangi emakemak.
Peristiwa 38 menit lalu
POSMETROMEDAN, Galang Di tengah berbagai tantangan kehidupan saat ini, tidak semua masyarakat berada dalam kondisi yang sama. Masih banyak
Sumut 53 menit lalu
Dua Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Sumatera Utara resmi dicopot dari jabatannya setelah sempat diperiksa oleh Kejaksaan Agung.
Peristiwa 54 menit lalu
Kelurahan Sukamaju Raih Juara Umum MTQ ke59 Kecamatan Medan Johor.
Medan satu jam lalu
Kelurahan Pulo Brayan Darat II Rebut Kembali Juara Umum MTQ ke59 Kecamatan Medan Timur.
Medan satu jam lalu
Sebuah pesawat milik PT Smart Air Aviation menjadi sasaran penembakan di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026)
Inter-Nasional satu jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Warga Jalan Bilal Komplek Prima No B9, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur, Selasa (10/2/2026) pag
Peristiwa 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Bapenda Sumut (Badan Pendapatan Daerah Sumatera Utara) tahun 2025 membukukan pendapatan sebesar Rp5.062.093.148.068.
Sumut 2 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Di sebuah desa bernama Gunung Baringin atau Mosa, Kecamatan Angkola Selatan, suara warga tidak terdengar lantang sepe
Politik 2 jam lalu