Ssst... Kota Pematangsiantar Terima Bantuan Bedah Rumah tak Layak Huni 634 Unit
Kota Pematangsiantar Terima Bantuan Bedah Rumah tak Layak Huni 634 Unit.
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta - Seorang ibu di Kota Medan menjadi korban love scam setelah ditipu pria yang mengaku ganteng dan berasal dari Singapura.
Dalam kurun empat bulan, pelaku berhasil menguras uang korban hingga Rp 120 miliar. Padahal, belakangan diketahui pelaku juga berasal dari Medan dan memakai identitas palsu yang dipoles dengan AI.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berbagai modus tindak penipuan atau scam di sektor jasa keuangan. Salah satu yang belakangan paling banyak memakan korban adalah modus berkedok asmara atau love scam.
Baca Juga:
Ketua Satgas PASTI, Rizal Ramadhani, menjelaskan baik laki-laki dan perempuan bisa menjadi korban love scam. Pelaku biasanya menggoda korban dengan 'sosok' berparas menarik, dan kebanyakan hanya hasil rekayasa AI.
"Modusnya biasanya perempuan, ngakunya perempuan. Karena semua pakai AI, suara bisa mirip, muka bisa mirip. Jadi waktu dicek muka bisa pakai AI karena mereka tampaknya perempuan," kata Rizal, saat ditemui di sela-sela acara Seminar on Scams, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026).
Baca Juga:
Dengan sosok palsu buatan AI inilah pelaku sering kali melakukan pendekatan kepada para korban. Setelah korban merasa nyaman, pelaku akan meminta dana dengan berbagai cara, baik meminta secara langsung maupun meminta korban membeli produk tertentu.
"Terus akhirnya dimintai uang, uang itulah yang ditransfer, orangnya hilang. Kira-kira gitu sih gampangnya," jelas Rizal.
Melanjutkan penjelasan Rizal terkait modus love scam, Direktur Satgas PASTI Brigjen Pol. Djoko Prihadi mengatakan salah satu kasus dengan nilai kerugian paling besar dialami korban perempuan asal Medan yang bekerja di angkutan publik.
"Nah itu ada korban yang paling besar itu di Medan, Rp 120 miliar, ibu-ibu, dia angkutan publik," kata Djoko.
Ia menjelaskan modus love scam ini dilakukan oleh seorang pemuda yang juga berasal dari Medan. Namun dengan AI, pelaku bisa 'memoles' penampilan dan menggunakan identitas palsu agar terlihat menarik di mata korban.
"Jadi mereka memang pendekatannya luar biasa. Ganteng banget di akunnya, dia ngakunya orang Singapura, padahal sama-sama orang Medan. Korban orang Medan, pelaku orang Medan," terangnya.
Djoko mengatakan dalam kasus ini pelaku melakukan love scam selama empat bulan dan berhasil meraup Rp 120 miliar dari korban. Setelah itu pelaku langsung hilang dan tak bisa dikontak, sementara korban baru sadar telah tertipu dan melapor tiga bulan kemudian.
"Salah satu yang paling besar itu. Satu orang loh, Rp 120 miliar, empat bulan sudah amblas. Dia lapor sudah sekitar tiga bulan kemudian. Jadi kita juga tracing money-nya, money trail-nya itu sudah sulit. Ya sudah habis semua, sudah hilang," tandas Djoko.(DetikNews)
Kota Pematangsiantar Terima Bantuan Bedah Rumah tak Layak Huni 634 Unit.
Sumut 13 jam lalu
Bayi Perempuan Siapa Ini? Usia 3 Bulan Ditemukan di Tapanuli Tengah
Sumut 13 jam lalu
Wakapolri Berantas Premanisme, Jaga Dunia Usaha!
Peristiwa 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Sibolga Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid MAN Sibolga. Muhammad Luthfi, murid kelas XI, berhasil melanjutka
Sumut 14 jam lalu
Maruli Simanjuntak Undang Pemimpin Redaksi Media ke Mabesad
Inter-Nasional 14 jam lalu
POSMETRO MEDANUnit Reskrim Polsek Medan Kota berhasil membekuk seorang pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) modus bongkar rumah kosong
Kriminal 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Rudianto Sinaga, SE., M.Si. resmi dilantik sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Provinsi Sumatera Utara
Medan 19 jam lalu
POSMETRO MEDAN Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan membangun generas
Medan 24 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Labuhanbatu Sebuah peristiwa dugaan penembakan oleh oknum aparat kepolisian terhadap warga sipil terjadi di areal perkebunan
Peristiwa kemarin
Posmetro Medan,Labuhanbatu Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Parsadaan Pompar
Sumut kemarin