Lebih lanjut, Bahlil menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, sistem meritokrasi akan menjadi landasan utama dalam menentukan arah kebijakan dan kaderisasi Partai Golkar. Menurutnya, kolaborasi antara kader senior dan junior harus terus diperkuat untuk menciptakan lompatan kerja politik yang lebih efektif.
"Kita butuh kolaborasi senior dan junior. Kita butuh kader terbaik di partai dan kader terbaik di parlemen. Inilah kekuatan kita untuk melakukan akselerasi kerja-kerja politik dan strategi politik ke depan," pungkasnya.
Baca Juga:
Forum MubeslubMKGR sendiri menjadi momentum penting dalam konsolidasi organisasi sekaligus regenerasi kepemimpinan guna memperkuat peran MKGR sebagai salah satu organisasi pendiri Partai Golkar dalam menghadapi tantangan politik nasional ke depan.(SAN)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar