Senin, 12 Oktober 2026

Seperti Tsunami! Banjir Bandang di Nepal-Tibet Renggut 165 Nyawa, 1.300 Hilang

Faliruddin Lubis - Kamis, 27 Agustus 2026 18:10 WIB
Seperti Tsunami! Banjir Bandang di Nepal-Tibet Renggut 165 Nyawa, 1.300 Hilang
Reuters
Banjir bandang dahsyat menerjang wilayah Rasuwa, Nepal bagian utara, pada Rabu (26/8/2026).

Perusahaan pendakian Himalayan Glacier mengatakan kepada AFP, bahwa 47 orang dari sebuah kelompok termasuk dua anak, hilang di Nepal.

"Tim kami sedang memeriksa rumah sakit tempat para korban datang," kata direktur perusahaan tersebut, Sanket Pandey.

Baca Juga:

Gelombang lumpur dan puing-puing yang tiba-tiba itu seperti tsunami daratan, yang bergerak hampir 170 kilometer menyusuri lembah Bhote Koshi ke Nepal Tengah," kata sejarawan lingkungan Ruth Gamble dari Universitas La Trobe di Australia.

"Ini adalah rute populer bagi wisatawan internasional yang bepergian dari Kathmandu ke Lhasa," tambahnya.

Baca Juga:

Presiden China Xi Jinping mengatakan bahwa, "Tugas yang paling mendesak adalah melakukan segala upaya untuk mencari dan menyelamatkan orang-orang yang hilang."

"Para pejabat pemerintah Tibet mengerahkan hampir 800 pekerja darurat dan 150 kendaraan serta anjing pelacak dan perahu cepat untuk membantu upaya penyelamatan," lapor kantor berita pemerintah China, Xinhua.

Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) mengatakan pihaknya mengirimkan pasokan darurat termasuk selimut, kotak P3K, tandu, dan kantong jenazah.

Jumlah korban meninggal dunia maupun orang yang dilaporkan hilang masih terus diperbarui oleh pihak berwenang. Proses pencarian dan pendataan juga masih berlangsung sehingga angka korban dapat berubah seiring perkembangan operasi di lapangan.

Sementara itu, penyebab pasti banjir masih dalam penyelidikan. Otoritas Nepal dan para ahli tengah mengkaji kemungkinan adanya longsor yang berkaitan dengan fenomena glasial sebagai salah satu pemicu bencana tersebut.

Selain itu, gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,4 juga disebut menjadi salah satu faktor yang sedang dianalisis untuk mengetahui kemungkinan kaitannya dengan peristiwa banjir dan longsor.

Tags
beritaTerkait
Ssst... Kota Pematangsiantar Terima Bantuan Bedah Rumah tak Layak Huni 634 Unit
Pria Ini Jual Hasil Curian Cuma Rp200 Ribu Padahal Barangnya AC dan Televisi
Rumah Zakat Dukung Kemandirian Ekonomi 8 Pedagang Sekolah melalui Bantuan Modal Usaha
Mobil PLN Hantam Tiang Listrik di Jalan Suprapto, Bagian Depan Hancur
Istri Mahathir Mohamad Berusia 100 Tahun akan Dimakamkan Secara Kenegaraan
Polsek Medan Baru Amankan Terduga Pelaku Pencurian HP dan Laptop di Rumah Kos
komentar
beritaTerbaru