Sabtu, 24 Oktober 2026

Rocky Gerung Ajak Mahasiswa Berpikir Kritis

Evi Tanjung - Jumat, 23 Oktober 2026 22:38 WIB
Rocky Gerung Ajak Mahasiswa Berpikir Kritis
ist
Anggota Wantimpres Rocky Gerung, Plt Deputi IV Bakom RI, Hariqo Wibawa Satria, diabadikan bersama Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd, Ketua Senat Unimed Prof. Dr. Martina Restuati, M.Si dan para wakil rektor seusai pembukaan Seminar Algoritma B

Ia mempertentangkan algoritma bernegara, yang berorientasi pada kepentingan bersama dan cita-cita kebangsaan, dengan algoritma pasar yang cenderung menempatkan keuntungan sebagai pertimbangan utama.

Menurut Rocky, memperoleh keuntungan bukanlah persoalan dengan sendirinya. Namun, persoalan muncul ketika kepentingan material diletakkan di atas kepentingan bangsa dan masa depan republik.

Baca Juga:

Karena itu, setiap gagasan, keputusan, dan kebijakan politik harus diuji melalui argumentasi yang masuk akal, bukti yang memadai, serta dampaknya terhadap kepentingan publik.

Masyarakat tidak boleh menerima suatu gagasan hanya karena disampaikan tokoh berpengaruh, didukung kekuatan modal, atau dikemas melalui kepentingan politik tertentu.

Baca Juga:

Bagi Rocky, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis untuk memastikan tradisi berpikir kritis tetap hidup, terutama ketika Indonesia semakin mendekati siklus pemilihan umum berikutnya.

Ia memperkirakan, dalam sekitar 18 bulan ke depan, pembicaraan politik akan semakin mendominasi ruang publik. Berbagai promosi, manuver, dan aktivitas politik diperkirakan semakin marak seiring persiapan menuju kontestasi elektoral.

Dalam situasi tersebut, kampus tidak boleh sekadar menjadi penonton. Perguruan tinggi harus menjadi ruang untuk menguji gagasan, rekam jejak, dan orientasi para calon pemimpin. Mahasiswa dan kalangan akademisi perlu memiliki kemampuan membedakan gagasan yang rasional dan berpihak pada masyarakat dari manuver yang semata-mata mengejar kekuasaan.

Demokrasi, menurut pesan yang disampaikan Rocky, tidak cukup hanya diukur dari terselenggaranya pemilihan umum. Demokrasi juga membutuhkan warga negara yang mampu berpikir mandiri, menilai gagasan secara kritis, dan menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan rasional.

Sementara itu, Plt. Deputi IV Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Hariqo Wibawa Satria, menekankan bahwa kehidupan bernegara yang sehat membutuhkan kebebasan berpikir, kualitas gagasan, kecepatan merespons persoalan, serta keberanian mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan.

Menurut Hariqo, masyarakat harus memiliki ruang untuk menyampaikan pendapat dan kritik tanpa dihantui ketakutan akan kriminalisasi.

Tags
beritaTerkait
Sawadee Kha, Rektor Sambut Hangat 8 Mahasiswa Thailand Studi di UINSU Medan
UNIMED Gelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan SNPMB 2026 di Hotel Berbintang
Sah! Dr. Agus Purwanto Pimpin KAHMI Binjai 2026 - 2031 Secara Aklamasi
Rektor UNIMED Kukuhkan 10.046 Mahasiswa Baru  di  PKKMB 2026
Wali Kota Tanjungbalai Lepas M Rijal Hafiz Al Muttaqin Nasution Calon Mahasiswa Universitas Al-Ahgaff Hadhramaut Yaman
Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta Terima Audiensi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia
komentar
beritaTerbaru