Jumat, 20 Maret 2026

Prabowo Minta Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Diusut: Ini Terorisme!

Faliruddin Lubis - Jumat, 20 Maret 2026 01:17 WIB
Prabowo Minta Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Diusut: Ini Terorisme!
Dok/YouTube Setpres
Presiden Prabowo Subianto.

POSMETRO MEDAN,Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, merupakan tindakan kejahatan serius. Ia mendorong kasus itu diusut tuntas hingga ke aktor intelektual.

"Ini terorisme, ya kan? tindakan biadab, harus kita kejar, harus kita usut, harus kita usut," kata Prabowo saat diskusi bersama jurnalis dan pengamat dikutip dari video yang dibagikan, Kamis (19/3/2026).

Prabowo menekankan pengusutan tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan semata, melainkan harus menelusuri pihak yang menyuruh dan mendanai aksi tersebut.

Baca Juga:

"Siapa yang nyuruh, siapa yang bayar," ujarnya.

Ketika ditanya kemungkinan keterlibatan aparat negara, Prabowo memastikan tidak akan ada perlindungan bagi pelaku, termasuk jika berasal dari institusi resmi.

Baca Juga:

"Ya jelas dong. Saya menjamin, tapi sebaliknya. Kalau ini provokator yang bukan dari pemerintah, bukan dari aparat, jelas harus kita usut kok," ujarnya.

Prabowo juga memberikan jaminan bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi tindakan kekerasan semacam itu.

"Percayalah saya tidak akan mengizinkan hal-hal seperti itu terjadi. Percayalah saya dipilih oleh rakyat, untuk membela rakyat, tapi kita waspada, saya minta diusut bener sampai aktornya," ujarnya.

Terkait batas waktu pengusutan, Prabowo menyerahkan proses hukum kepada aparat penegak hukum. Tidak hanya Polri, tapi juga aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional.

"Saya ini orang realistis dan adil, dari segi kapasitas kita biarkanlah mereka bekerja. Tapi tidak hanya Polri, banyak lembaga lain juga harus bekerja," ujarnya.

Prabowo juga menyatakan terbuka terhadap pembentukan tim independen mengusut kasus tersebut. Dengan catatan tim tersebut benar-benar bersifat netral.

"Kita bisa pertimbangkan, asal independen ya, jangan semua LSM-LSM yang sudah apriori benci dengan pemerintah yang dapat uang dari luar negeri," ujarnya.(detiknews)

Tags
beritaTerkait
Mabes TNI Buka Suara: 4 Anggota BAIS Terlibat Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Aktivis KontraS Andrie Yunus Alami Luka Bakar 24%, Polda Metro Jaya Buru Pelaku
Tepat Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati-Wabup Resmikan Kantor Damkar Deli Serdang
Sugiat Santoso Pimpin Apel Ajak Pemerintah dan Masyarakat Dukung Program Indonesia ASRI
Gerindra 18 Tahun ; Kompak, Bergerak , Berdampak
Saat Negara Menjaga Hutan, Yahdi Khoir Membaca Arah Pulang
komentar
beritaTerbaru