Matiti Belum Usai: Kuasa Hukum Minta Aparat Bongkar Rangkaian Peristiwa 12 September
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut 46 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Madina-Penyidik Polres Mandailing Natal (Madina), Polda Sumatera Utara (Sumut), menetapkan MS sebagai tersangka pelaku pembunuhan ibu kandung di Desa Huta Toras, Kecamatan Pakantan.
Ketika ditangkap, MS memakai baju kaos warna putih abu-abu bertuliskan CRS 91. Dia menggunakan celana jeans warna biru. Saat diamankan, MS tidak melakukan perlawanan.
Korban bernama Suharni Lubis (61) dinyatakan tewas setelah mengalami luka yang cukup para di tubuhnya.
Baca Juga:
Plh Kasi Humas, Polres Madina, Iptu Bagus Seto menyebut dasar penetapan tersangka ini merujuk pada laporan polisi yang dimasukkan oleh Sekretaris Desa Huta Toras Arpanuddin.
Laporan tersebut tertuang dalam LP/B/275/VII/2025/SPKT/POLRES MADINA/POLDA SUMUT tanggal 31 juli 2025.
Baca Juga:
Bagus Seto menerangkan awal mula diketahuinya Suharni Lubis tergeletak bersimbah darah di ruang tamu rumahnya atas laporan dari masyarakat setempat kepada Polsek Muara Batang Gadis pada, Kamis (31/7/2025) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
"Informasi dari masyarakat tersebut ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polsek Muara Sipongi. Hasilnya ditemukan seorang wanita dalam posisi terbaring di lantai rumah," kata Bagus.
"Korban juga mengalami luka berat pada bagian kepala. Lantai dipenuhi cucuran darah. Di dekat korban juga ditemukan sebilah parang panjang 30 Cm dan kaos oblong terdapat bercak darah," sambungnya.
Menyikapi peristiwa itu, jelas Bagus, Unit Reskrim Polsek Muara Sipongi meminta bantuan pihak Puskesmas setempat untuk melakukan pemeriksaan. Petugas medis menyatakan korban telah meninggal dunia.
Bagus menjelaskan Unit Reskrim Polsek Muara Sipongi langsung melakukan penyelidikan atas peristiwa itu. Dua orang saksi yang merupakan tetangga korban turut diperiksa. Selain keduanya, anak kandung korban juga diamankan.
"Dugaan sementara waktu itu menurut keterangan saksi pelaku adalah anak korban. Anak korban diamankan di sebelah TKP berjarak 10 meter," jelasnya.
Bagus Seto, juga menjabat Kaur Bin Opsnal Satreskrim Polres Madina menyebut pelaku sudah mengakui perbuatannya."Setelah beberapa jam diinterogasi penyidik, MS selaku anak kandung korban telah mengakui bahwasanya korban meninggal karena dibunuhnya," ujarnya.
Hingga saat ini penyidik masih bekerja melakukan penyidikan. Motif peristiwa pembunuhan tersebut belum diketahui.
"Informasi selengkapnya akan kami sampaikan setelah pemeriksaan rampung," tegas Bagus Seto.(lti)
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut 46 menit lalu
Anggota DPR RI Musa Rajekshah meninjau pembangunan dinding penahan banjir di Tebing Tinggi.
Sumut 2 jam lalu
Pengusaha Konstruksi Lokal Bersama PERMADA Turun ke Jalan, Desak Klarifikasi Polemik Paket Proyek Disdik Langkat
Sumut 2 jam lalu
Lima Ekor Lembu Milik Warga Ditemukan Mati Diduga Diracun di Perkebunan Serbelawan
Sumut 2 jam lalu
Dua Pelaku Curat Toko Rp 157 Juta Dibekuk Satreskrim Binjai.
Sumut 2 jam lalu
Diulosi di Istana Maimun, Sultan Deli Doakan Mubes I dan Pelantikan DPP HBB
Sumut 3 jam lalu
Di Hadapan Mahasiswa Al Wasliyah, Kapolrestabes Medan Bicara Bela Negara dan Narkoba.
Medan 4 jam lalu
Pimpinan Sinode GKPS Bergerak Cepat Mengamankan Aset Legal Gereja.
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDANSIMALUNGUNPEMATANGSIANTAR Bagi Darma Putra Rangkuti, S.Hut., M.Si., reses bukan sebatas pertemuan, menyerap aspirasi, lal
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN Di hari Jumat Berkah DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menerima bantuan sosial berupa se
Medan 4 jam lalu