Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah David dibawa ke rumah duka di Jalan Betet.
Beberapa jam kemudian, tim INAFIS Polrestabes Medan tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Jenazah korban lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara II Medan untuk dilakukan autopsi guna kepentingan penyelidikan.
"Tadi polisi datang, bawa jenazah ke rumah sakit Bhayangkara untuk autopsi dan pakaikan baju korban," ujar Christina lagi.
Usai autopsi, jenazah David diserahkan kembali ke pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif tawuran dan memburu para pelaku yang menyebabkan korban jiwa.
Kasus ini menambah panjang daftar aksi tawuran di Kota Medan yang kian meresahkan warga.
"Kami minta aparat segera bertindak tegas. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi," ucap seorang warga sekitar, yang mengaku sering melihat kelompok remaja berkumpul di sekitar rel pada malam hari.(ATN)
Tags
beritaTerkait
komentar