Abaikan Standar K3, Pembongkaran Reklame oleh Satpol PP Medan Menuai Kecaman Keras
Abaikan Standar K3, Pembongkaran Reklame oleh Satpol PP Medan Menuai Kecaman Keras.
Medan 3 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan – Polrestabes Medan berhasil mengungkap praktik perdagangan bayi yang dioperasikan melalui media sosial. Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah tersangka, termasuk seorang ibu kandung, pembeli, hingga asisten rumah tangga (ART) yang terlibat dalam proses pemasaran.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat mengenai adanya dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di sebuah lokasi di Medan.
Saat melakukan penggerebekan, petugas pertama kali mengamankan tersangka berinisial BS, yang merupakan ibu kandung dari bayi tersebut. Awalnya, BS memberikan keterangan palsu kepada petugas untuk mengelabui proses penyidikan.
"Pada saat diwawancara pertama, tersangka BS mengaku disekap selama beberapa hari, bahkan sampai sebulan lebih. Namun, berdasarkan interogasi mendalam, ternyata dia memang selalu berada di tempat tersebut," ujar Jean Calvijn, Kamis (15/1/2025).

Polisi menemukan fakta bahwa tidak ada penyekapan. Sebaliknya, telah terjadi kesepakatan transaksional antara BS dengan tersangka HD (pembeli).
"Sudah ada pembayaran di awal. Kesepakatannya adalah saat si ibu melahirkan, bayinya akan langsung dikuasai oleh tersangka HD," lanjutnya.
Keunikan kasus ini terletak pada pembagian tugas para pelaku dalam memasarkan bayi di media sosial. Selain mengamankan BS dan HD, polisi juga menangkap seorang ART yang bekerja untuk tersangka HD.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, sindikat ini memiliki manajemen yang terorganisir, Asisten Rumah Tangga (ART):Bertugas mengoperasikan aplikasi media sosial dan memantau calon pembeli. Sedangkan Majikan (HD) Bertugas mencari pelanggan dan melakukan negosiasi langsung.
"Modusnya sangat unik karena ada kerja sama antara majikan dan asistennya. Si asisten yang memegang aplikasi, sementara majikannya yang mencari pelanggan. Jika ada yang berminat di aplikasi, komunikasi dilanjutkan melalui jalur pribadi (private chat) di WhatsApp," jelas Jean Calvijn.
Penyelidikan sementara menunjukkan bahwa praktik ini bukan pertama kalinya dilakukan. Berdasarkan keterangan para saksi dan tersangka, setidaknya sudah dua kali terjadi proses perdagangan bayi di lokasi tersebut.
Abaikan Standar K3, Pembongkaran Reklame oleh Satpol PP Medan Menuai Kecaman Keras.
Medan 3 menit lalu
Biawak terjepit di sok breker dan roda depan sepeda motor yang ditunggangi emakemak.
Peristiwa 33 menit lalu
POSMETROMEDAN, Galang Di tengah berbagai tantangan kehidupan saat ini, tidak semua masyarakat berada dalam kondisi yang sama. Masih banyak
Sumut 48 menit lalu
Dua Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Sumatera Utara resmi dicopot dari jabatannya setelah sempat diperiksa oleh Kejaksaan Agung.
Peristiwa 49 menit lalu
Kelurahan Sukamaju Raih Juara Umum MTQ ke59 Kecamatan Medan Johor.
Medan 57 menit lalu
Kelurahan Pulo Brayan Darat II Rebut Kembali Juara Umum MTQ ke59 Kecamatan Medan Timur.
Medan satu jam lalu
Sebuah pesawat milik PT Smart Air Aviation menjadi sasaran penembakan di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026)
Inter-Nasional satu jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Warga Jalan Bilal Komplek Prima No B9, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur, Selasa (10/2/2026) pag
Peristiwa 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Bapenda Sumut (Badan Pendapatan Daerah Sumatera Utara) tahun 2025 membukukan pendapatan sebesar Rp5.062.093.148.068.
Sumut 2 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Di sebuah desa bernama Gunung Baringin atau Mosa, Kecamatan Angkola Selatan, suara warga tidak terdengar lantang sepe
Politik 2 jam lalu