Sabtu, 14 Februari 2026

Rekonstruksi Pembakaran Mobil di Kisaran Ricuh, Empat Pelaku Diamankan

Faliruddin Lubis - Sabtu, 14 Februari 2026 19:47 WIB
Rekonstruksi Pembakaran Mobil di Kisaran Ricuh, Empat Pelaku Diamankan
Liputan Viral
Rekonstruksi Pembakaran Mobil di Kisaran Timur Ricuh, Empat Pelaku Diamankan.

POSMETRO MEDAN,Asahan –Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) melalui Unit Jahtanras Polres Kabupaten Asahan menggelar rekonstruksi kasus pembakaran mobil milik pasangan suami istri, Een Hasibuan (32) dan Elsa Rantika, SE (33), di Jalan Lembayung, Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.

Rekonstruksi yang digelar Jumat (13/2/2026) tersebut sempat berakhir ricuh akibat reaksi keluarga pelaku.

Rekonstruksi dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Immanuel P. Simamora, SH, MH, didampingi Kanit Jahtanras Ipda Asido Selamat Nababan, SH, MH, serta Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Asahan, Naharuddin Rambe.

Baca Juga:

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 41 adegan diperagakan oleh empat tersangka di tiga lokasi berbeda dengan pengawasan penyidik dan Jaksa Penuntut Umum.

Adapun tiga lokasi rekonstruksi meliputi Terminal Kisaran, Warung Kopi Konco di Jalan Sumantri Kisaran Timur, serta rumah korban yang menjadi lokasi pembakaran mobil di garasi.

Baca Juga:

Pada rekonstruksi di Terminal Kisaran, terungkap bahwa para pelaku berinisial Ahmad Ginsa, Bayu alias Birong, dan Irwansyah Putra alias Tomok bertemu untuk membahas rencana pembakaran mobil.

Dalam adegan tersebut, dua oknum polisi berinisial N dan M turut dihadirkan sebagai saksi karena berada di lokasi sebelum kejadian.

Selanjutnya, para tersangka kembali berkumpul di Warung Kopi Konco Jalan Sumantri. Di lokasi ini, tersangka Hidayat alias Dayat, Ahmad Ginsa, Birong, dan Andre mematangkan rencana. Setelah rencana disepakati, Dayat dan Damek Sibarani ditunjuk sebagai eksekutor pembakaran.

Damek kemudian membawa bensin dengan dibonceng Dayat menuju rumah korban. Saat rekonstruksi dilanjutkan ke lokasi ketiga, yakni rumah korban, situasi sempat memanas karena keluarga korban merasa emosi melihat para pelaku. Demi menjaga kondusivitas, rekonstruksi akhirnya dialihkan ke Mapolres Asahan.

Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Immanuel P. Simamora saat dikonfirmasi tidak memberikan keterangan rinci terkait rekonstruksi maupun dugaan keterlibatan oknum polisi.

"Nanti saja ya, karena rekonstruksi belum selesai dan sementara dialihkan ke Polres," singkatnya.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Sholahuddin Marpaung, SH, menjelaskan bahwa rekonstruksi dilakukan di tiga titik utama. Terkait kericuhan, ia menyebut keluarga korban ingin melihat langsung para pelaku, namun tidak diperkenankan oleh petugas.

"Keluarga korban ingin melihat wajah pelaku karena hingga kini mereka belum pernah melihat secara langsung," ujarnya.

Ia menambahkan, peristiwa tersebut meninggalkan trauma mendalam bagi keluarga korban. Oleh karena itu, pihaknya berharap rekonstruksi dapat membuka fakta secara terang benderang tanpa ada yang ditutupi.

"Tujuannya agar perkara ini benar-benar jelas dan transparan," tegasnya.

Menanggapi keberadaan oknum polisi, Sholahuddin menyebutkan bahwa berdasarkan keterangan penyidik, dua oknum tersebut berada di warung dekat Terminal Kisaran sebelum peristiwa pembakaran terjadi dan dihadirkan sebagai saksi.

Di tempat terpisah, korban Een Hasibuan bersama istrinya Elsa Rantika meminta penyidik Polres Asahan mengusut tuntas kasus tersebut.

"Saya tidak merasa punya musuh. Dari empat pelaku, saya hanya mengenal satu orang, yaitu Birong. Siapa pun yang terlibat harus diproses hukum seberat-beratnya," tegas Een.

Sebagaimana diketahui, peristiwa pembakaran mobil tersebut terjadi pada Jumat, 17 Oktober 2025 sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Lembayung Lingkungan IV, Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.

Saat kejadian, korban tidak berada di rumah. Namun, sepupu korban yang berada di lokasi serta seorang wartawan yang melintas segera mengabarkan kejadian tersebut kepada korban yang saat itu berada di Medan.(Liputan Viral)

Tags
beritaTerkait
Mengaku Tak Sengaja, Suami yang Bunuh Istri di Asahan Menangis di Hadapan Polisi
Pria Ini Diamankan Miliki 9,40 Gram Sabu
Innalillahi Wainnailaihi Roji'un, Kapolsek Kisaran Meninggal Dunia
Ini Penampakan Pelaku Pembunuh Istri di Asahan, Dijerat Pasal Berlapis
Dulu Latihan Nikah di TK, 20 Tahun Kemudian Benaran Jadi Suami Istri
Di Asahan, Suami Juga Habisi Istrinya
komentar
beritaTerbaru