Pasalnya, banyak harta benda warga yang kerap jadi sasaran pengguna sabu, bahkan fasilitas pendidikan juga jadi sasaran empuk bagi pecandu sabu.
"Barang yang menurut mereka bisa dijadikan uang diambil dari pekarangan rumah," keluh warga Dusun 7 Desa Teluk Sentosa.
Baca Juga:
Dicontohkannya, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di salah satu Sekolah Dasar (SD) kehilangan speaker aktif, ditengarai ulah oleh para pecandu narkotika sabu.
Warga juga singgung peristiwa penggerebekan diduga bandar sabu inisial GTK, beberapa waktu silam. Saat itu, GTK berhasil melarikan diri dengan posisi tangan diborgol.
Baca Juga:
Anehnya, hingga saat ini diduga GTK masih bebas edarkan sabu di wilayah hukum Polsek Panai Tengah.
"GTK itu jugalah pengedar di sini pak, anggota si Kojek juga dia," tutup warga.
Kapolsek Panai Tengah, AKP Amran saat dikonfirmasi, Rabu (20/5/2026) masih dengan bahasa klasiknya, berjanji akan melakukan penyelidikan.
"Terima kasih pak infonya, kami akan lidik pak," katanya
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Panai Tengah, Ipda Fernando Rajagukguk hingga saat ini belum bersedia memberikan tanggapan. (BS)
Tags
beritaTerkait
komentar