Polres Pelabuhan Belawan Gelar Sertijab Wakapolres dan Kapolsek Hamparan Perak, Sejumlah Pejabat Baru Dilantik
Polres Pelabuhan Belawan Gelar Sertijab Wakapolres dan Kapolsek Hamparan Perak, Sejumlah Pejabat Baru Dilantik.
Medan 32 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Padang Pariaman - Polisi mengamankan seorang pria berinisial SJ, terduga pelaku pembunuhan dan mutilasi yang menghebohkan warga sekitar Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar). Seperti diketahui, potongan jasad korban ditemukan secara terpisah, mulai dari Padang Pariaman hingga Kota Padang.
"Alhamdulillah, pelaku sudah kita amankan. Masih dalam pemeriksaan intensif," kata Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, Kamis (19/6/2025).
Faisol menyebut, tersangka berinisial SJ itudiamankan pada dinihari tadi. Tersangka kini masih dalam proses pengembangan kasus, karena diduga ada korban lain yang telah dihabisinya.
"Pelaku mutilasi yang tiga hari terakhir menghebohkan. Tersangka dengan Inisial SJ, kita amankan dinihari tadi," katanya.
SJ kini dalam pemeriksaan intensif, berkaitan dengan motif dari aksi kejinya tersebut.
Sebelumnya diberitakan, misteri penemuan mayat tanpa kaki dan kepala yang bikin heboh warga di sekitar Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman sejak dua hari terakhir, mulai terkuak. Potongan kaki dan kepala korban ditemukan di lokasi berbeda.
Potongan kepala korban ditemukan di lokasi TPI Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Lokasi ini masih menjadi bagian dari aliran Sungai Batang Anai. Adapun jarak ditemukan kepala dengan tubuh kurang lebih sejauh 6 kilometer.
Beberapa jam sebelumnya, warga di aliran sungai Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, juga ada menemukan potongan tubuh, yang diduga berkaitan dengan penemuan mayat tanpa kaki dan kepala sebelumnya.
Sejumlah warga yang kehilangan anggota keluarganya mendatangi RS Bhayangkara Padang untuk mengecek mayat korban mutilasi tersebut. Warga yang mengecek jasad tersebut mengaku kehilangan anggota keluarga mereka bernama Septia Adinda, wanita berusia 25 tahun. Adinda telah beberapa hilang.
Mayat korban mutilasi tersebut disimpan di RS Bhayangkara Padang sejak Rabu malam hingga Kamis (19/6/2025) dinihari. Warga yang mendatangi RS tersebut terdiri dari perempuan dan laki paruh baya yang yang terdiri dari keluarga Septia Adinda dan teman-temannya. Mereka pun histeris usai melihat jasad korban.
Polres Pelabuhan Belawan Gelar Sertijab Wakapolres dan Kapolsek Hamparan Perak, Sejumlah Pejabat Baru Dilantik.
Medan 32 menit lalu
Kapolres Tanjungbalai, AKBP Welman Feri, S.I.K., M.I.K., menghadiri upacara pengukuhan Pasukan Pengibara Bendera Pusaka Kota Tanjung Balai.
Sumut satu jam lalu
Transaksi Sabu di Depan Gereja, Pria Berusia 41 Tahun Ini &039Gol&039
Peristiwa 2 jam lalu
Semarak HUT ke68 Korem 023/KS dan HUT ke81 RI, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga Ikuti Lomba Tradisional.
Sumut 3 jam lalu
Semangat Membumbung Tinggi, Lapas Lubuk Pakam Resmi Buka Pekan Olahraga HUT RI ke81
Sumut 3 jam lalu
Kapolrestabes Medan Pimpin Sertijab dan Pisah Sambut PJU, Tekankan Profesionalisme dan Soliditas.
Medan 3 jam lalu
Babinsa dan Tiga Pilar Turun ke Jalan, Bagikan Bendera untuk Kobarkan Nasionalisme.
Sumut 3 jam lalu
Pemusnahan Barang Bukti yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht).
Peristiwa 17 jam lalu
Polres Humbang Hasundutan masih menyelidiki seorang pria bermarga Situmorang, warga Tarutung, yang diduga menerima setoran togel.
Peristiwa 18 jam lalu
Bupati Karo Bersama Forkopimda Tinjau Kembali Penanganan Pasien Dugaan Keracunan MBG di RS Efarina Etaham.
Sumut 19 jam lalu