Kamis, 29 Oktober 2026

UMSU Punya WR Baru dengan tak Tinggalkan Pembeda Utama

Evi Tanjung - Senin, 27 Juli 2026 15:18 WIB
UMSU Punya WR Baru dengan tak Tinggalkan Pembeda Utama
ist
Empat wakil rektor UMSU yang baru dilantik foto bersama dengan Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd dan Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Ahmad Muttaqin.

POSMETRO MEDAN, Medan – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) resmi memasuki babak baru kepemimpinan dengan melantik empat wakil rektor masa jabatan 2026–2030. Pelantikan yang berlangsung di Auditorium Kampus UMSU, Jalan Muchtar Basri No. 3 Medan, Sabtu (25/7). Pelantikan ini momentum memperkuat transformasi UMSU menuju perguruan tinggi berkelas dunia yang tetap berakar pada nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Empat wakil rektor yang dilantik masing-masing adalah Dr. Marah Doly Nasution, SPd, M.Si. sebagai Wakil Rektor Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Pendidikan, Pengajaran, dan Digitalisasi; Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A. sebagai Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan; Dr. Faisal, S.H., M.Hum. sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni; serta Dr. Rudianto, S.Sos., M.Si. sebagai Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Pengabdian, dan Internasionalisasi.

Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan serta penandatanganan sumpah jabatan yang disaksikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dr. H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes., dan Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Ahmad Muttaqin, S.Ag., M.Ag., M.A., Ph.D.

Baca Juga:

Dalam arahannya, Ketua PP Muhammadiyah menegaskan UMSU tidak cukup hanya menjadi kampus unggul, tetapi harus menjadi kampus se-unggul-unggulnya dengan identitas Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai pembeda utama.

"UMSU harus menjadi kampus se-unggul-unggulnya. Keunggulannya bukan hanya akademik, tetapi juga moral, spiritual, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan harus menjadi kekuatan utama yang membedakan UMSU dari perguruan tinggi lainnya," tegasnya.

Baca Juga:

Menurut Agus Taufiqurrahman, ukuran keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh kualitas lulusan serta kontribusinya dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

Ia juga mengapresiasi perkembangan pesat UMSU, termasuk keberhasilan mengakuisisi STIKES Indah Medan senilai lebih dari Rp65 miliar. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti kemajuan institusi yang harus terus dilanjutkan melalui kepemimpinan baru.

"Kita melanjutkan perjuangan para pendahulu. Kepemimpinan periode ini harus mampu menjaga laju pertumbuhan UMSU dengan mengedepankan militansi spiritual," ujarnya.

Selain itu, Agus berharap UMSU mampu menjadi tuan rumah Muktamar Muhammadiyah ke-49 yang sukses dan menjadi teladan bagi seluruh Persyarikatan Muhammadiyah.

Senada dengan itu, Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Ahmad Muttaqin, menegaskan bahwa predikat Akreditasi Unggul bukanlah garis akhir, melainkan awal untuk menghasilkan dampak yang lebih besar.

Tags
beritaTerkait
Sawadee Kha, Rektor Sambut Hangat 8 Mahasiswa Thailand Studi di UINSU Medan
UINSU dan Komisi XIIII  DPR RI Bahas Pengembangan Pendidikan Dan Fasilitas Kampus
Cegah Konflik Sejak Dini, Kanwil Kemenag Sumut Perkuat Implementasi SI-RUKUN di Tapanuli Selatan
Inovasi KISAH-KITA Bawa Duo MAN 3 Medan ke Top 80 Nasional
Kanwil DJP Sumut I, dan Komunitas Hidroponik: Perkuat Literasi Pajak Hingga Kewirausahaan Hijau
Siswi MTsN 3 Medan Juara, Anggi Anggraini Raih Dua Emas di FPAN Tingkat Nasional
komentar
beritaTerbaru