Jumat, 21 Agustus 2026

Film 'Istimewa' Memulai Perjalanan di Pulau Sumatera, Medan Jadi Kota Pertama Disapa

Salamuddin Tandang - Jumat, 21 Agustus 2026 22:00 WIB
Film 'Istimewa' Memulai Perjalanan di Pulau Sumatera, Medan Jadi Kota Pertama Disapa
foto ist
Produser film Istimewa, Abdullah Mansuribersama, Aldi Yanni Melwani mengapit Aldo, di Centre Point XXI Medan, Kamis (20/8/2026).

"Bertemu langsung dengan penonton di Medan memberikan energi yang luar biasa bagi kami. Setiap kota selalu meninggalkan kesan tersendiri, dan antusiasme di Medan membuktikan bahwa cerita tentang ikatan keluarga dan ketulusan di Rumah Istimewa ini mampu menyentuh hati penonton dari berbagai kalangan," ungkap Yanni.

Ia berharap pesan yang disampaikan melalui film tersebut tidak berhenti ketika penonton meninggalkan studio bioskop.

"Semoga pesan yang kami bawa dapat terus melekat di hati para penonton setelah keluar dari studio bioskop," tambahnya.

Harapan serupa disampaikan Prija Iska (Priijay), Aldi, dan Anggi. Mereka berharap perjalanan Istimewa di Sumatera dapat menginspirasi masyarakat untuk melihat seseorang berdasarkan sisi kemanusiaannya, bukan berdasarkan keterbatasan fisik maupun kondisi yang dimiliki.

"Perjalanan film ini adalah tentang bagaimana kita membuka mata dan hati kita. Harapan saya, setelah menyaksikan Istimewa, penonton dapat semakin menghargai satu sama lain dan melihat bahwa setiap manusia memiliki keistimewaannya masing-masing," kata Priijay.

Kisah Keluarga di Rumah Istimewa

Film Istimewa berkisah tentang lima anak dengan disabilitas, yakni Aldo (Aldi), Bimo (Bambang), Ken (Rein), Nita (Niatus), dan Mul (Mustofa), yang hidup sebagai sebuah keluarga di Rumah Istimewa bersama Pak Mahendra (Mathias Muchus).

Pak Mahendra merupakan sosok ayah yang penuh kasih. Sementara itu, Mbak Kinan (Yanni Melwani) hadir sebagai sukarelawan yang setia merawat mereka.

Konflik bermula ketika Pak Mahendra divonis menderita kanker. Demi tidak memperlihatkan kondisi dirinya yang semakin melemah kepada anak-anak, ia memilih pergi secara diam-diam.

Kepergian tersebut membuat anak-anak nekat melakukan perjalanan panjang untuk mencari sosok ayah yang mereka cintai.

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru