Rabu, 07 Oktober 2026

Gubsu Bobby Luncurkan BRT Mebidang, Siapkan Transportasi Terintegrasi dan Sekali Bayar

Salamuddin Tandang - Jumat, 21 Agustus 2026 22:35 WIB
Gubsu Bobby Luncurkan BRT Mebidang, Siapkan Transportasi Terintegrasi dan Sekali Bayar
ist
Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution ,meluncurkan layanan Bus Rapid Transit (BRT) Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang) di Terminal Lubukpakam, Jalan Lintas Medan-Tanjung Morawa, Rabu (19/8/2026).

Dari total tersebut, 13 bus akan melayani Koridor 1 Teladan-Terminal Lubukpakam, 14 bus untuk Koridor 2 Simpang Barat-Binjai, sedangkan tiga unit disiapkan sebagai armada cadangan.

Layanan tersebut menggunakan skema Buy The Service (BTS), dengan pemerintah membayar operasional berdasarkan jarak tempuh dan standar pelayanan minimum.

Baca Juga:

Skema ini membuat pengemudi tidak perlu mengejar jumlah penumpang, tetapi berfokus pada ketepatan waktu, keselamatan, dan kenyamanan.

Selama masa uji coba, masyarakat dapat menggunakan BRT Mebidang secara gratis. Setelah beroperasi penuh, tarif yang ditetapkan sebesar Rp4.300 untuk penumpang umum dan Rp3.000 untuk kategori khusus seperti pelajar, penyandang disabilitas, dan lanjut usia.

Baca Juga:

Selain armada, sebanyak 121 titik pemberhentian baru akan dibangun. Rinciannya 68 titik pada lintasan Teladan-Terminal Lubukpakam dan 53 titik pada lintasan Simpang Barat-Binjai.

Pemprov Sumut juga meluncurkan aplikasi Trans-Sumut untuk membantu masyarakat mengecek rute, memantau posisi bus secara real-time, serta melakukan pendaftaran tarif khusus.

Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Muiz Thohir mengatakan BRT Mebidang merupakan salah satu proyek percontohan pengembangan transportasi publik bersama kawasan Bandung Raya.

Ia menyebut kemacetan menjadi salah satu alasan pengembangan transportasi publik perlu dipercepat. Berdasarkan data TomTom Traffic Index yang disampaikannya, tingkat kemacetan Medan mencapai 54,02 persen.

"Pembangunan BRT bukan semata proyek infrastruktur, tetapi investasi jangka panjang bagi kualitas hidup masyarakat, produktivitas ekonomi, serta masa depan perkotaan yang lebih hijau," kata Muiz.

Pengelolaan BRT Mebidang selanjutnya juga akan diarahkan menuju badan usaha milik daerah (BUMD) bersama yang melibatkan Pemprov Sumut, Pemko Medan, Pemko Binjai, dan Pemkab Deli Serdang.

Tags
beritaTerkait
Akuang Diduga Kabur, Eksekusi 10 Tahun Penjara dan UP 856,8 M Batal?
Gubernur Bobby Nasution Siapkan Dua Hadiah untuk UMSU
Bobby Nasution Bahas Percepatan Rumah Subsidi Bersama DPR dan Pengembang
Gubernur Sumut Apresiasi Kontribusi Bupati Deli Serdang di Bidang Kesehatan Hewan
Bobby Nasution Ajak IKM Sumut Perkuat Ekonomi Keumatan dan Industri Halal
Bobby Nasution Bahas Percepatan Rumah Subsidi Bersama DPR dan Pengembang
komentar
beritaTerbaru