Sabtu, 22 Agustus 2026

Cep..Cep..Ikut Geng Motor, Pamer Celurit di Jalanan, Begitu Ditangkap Suruh Mlaku Ndhodhok

Faliruddin Lubis - Sabtu, 22 Agustus 2026 09:53 WIB
Cep..Cep..Ikut Geng Motor, Pamer Celurit di Jalanan, Begitu Ditangkap Suruh Mlaku Ndhodhok
IST/Kumparan
Kicep disuruh jalan jongkok (mlaku ndhodhok, bahasa Jawa, red) mengenakan topeng tengkorak dan membawa bendera.

POSMETRO MEDAN,Medan – Seorang anggota geng motor di Kota Medan, Sumatera Utara, yang kerap memamerkan senjata tajam jenis celurit hingga soft gun di media sosial akhirnya diamankan polisi.

Aksi pamer tersebut dilakukan di jalanan dan sering melibatkan tawuran, sehingga menimbulkan rasa resah di masyarakat.

Pelaku berinisial JR alias Kicep alias Cep (16) merupakan pemilik akun Instagram simplelife._mandala yang memiliki puluhan unggahan.

Baca Juga:

Konten-konten tersebut menampilkan video dan foto saat anggota geng motor Simple Life Mandala membawa celurit di jalanan Kota Medan, video tawuran, hingga adegan seseorang berjoget sambil menenteng celurit. Ada juga rekaman yang memperlihatkan anggota geng memegang senjata airsoft gun.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Bimo Ramadhani Setiadi, membenarkan penangkapan tersebut. JR ditangkap di rumahnya di Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Baca Juga:

"Sudah kami tangkap pagi tadi," ujar Bimo saat dikonfirmasi.

Menurut polisi, base camp geng motor Simple Life Mandala berada di Kecamatan Percut Sei Tuan. Berdasarkan pengakuan pelaku, kelompok ini tidak memiliki ketua formal karena semua anggota dianggap setara. JR sendiri berperan sebagai pemilik akun, penggerak massa saat akan tawuran, serta sering memegang celurit dan melakukan provokasi.

Dari hasil pemeriksaan, motif JR membuat konten pamer celurit adalah agar akunnya viral dan mendapatkan banyak pengikut, sehingga berharap bisa memperoleh endorse dari judi online (judol). Namun, hingga saat ditangkap, belum ada endorse yang diterima. Motif lainnya adalah untuk pamer dan validasi agar geng motornya dianggap keren.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita ponsel yang digunakan untuk mengunggah konten serta sebilah celurit. Mengenai video soft gun, pelaku mengaku itu merupakan rekaman lama dan senjata tersebut sudah dijual di kawasan Percut.

Pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh Timsus JCS dan Opsnal Unit Resmob.

Saat memasuki Mapolrestabes Medan, Kicep disuruh jalan jongkok (mlaku ndhodhok, bahasa Jawa, red) mengenakan helm, topeng tengkorak dan membawa bendera. Di depannya ada petugas memegang celurit panjang sebagai barang bukti. Kasus ini masih dalam proses penyidikan.

Aksi pamer senjata tajam di ruang publik seperti ini dinilai dapat mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. Polisi menegaskan akan terus menindak tegas praktik premanisme dan kekerasan jalanan yang meresahkan warga.(BBS)

Tags
beritaTerkait
Nyangkut Di Jalan AH Nasution, 93 Kg Ganja Dari Aceh Rencana Diedar di Tembung
Aksi Humanis Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Dhana Noer Kurniawan SIK MM Saat Atur Lalu Lintas di Tengah Demo Mahasiswa
Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan Merdeka
Kapolrestabes Medan Hadiri Sidang Paripurna HUT ke-81 RI di Gedung DPRD
Kapolda Sumut Pastikan Penyidikan Terus Diperdalam, Dugaan Bunuh Diri Winda Lorenza
Di Tembung, Anggota Geng Motor Nyambi Jadi Pengedar Narkoba
komentar
beritaTerbaru