Senin, 12 Oktober 2026

Mahasiswa Goyang Pagar Balai Kota Medan

Administrator - Kamis, 27 Agustus 2026 19:47 WIB
Mahasiswa Goyang Pagar Balai Kota Medan
IST
Mahasiswa saat menggoyang-goyang pagar Balai Kota Medan, Kamis (27/8/2026)

POSMETRO MEDAN, Medan--Pagar Balai KotaMedan digoyang puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kota Medan, saatmenggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Balai KotaMedan, Kamis (27/8/2026).

Massa mendesak Wali Kota Medan, Rico Waas segera merealisasikan kebijakan nyata bagi masyarakat miskin kota. Ketua DPC GMNI Kota Medan, Damses Sianturi, menegaskan bahwa massa aksi menuntut untuk bertemu langsung dengan orang nomor satu di Pemko Medan tersebut guna menyampaikan sejumlah tuntutan krusial.

"Kita akan tetap melakukan aksi lanjutan jika hari ini Wali Kota Medan tidak menemui kita. Sesuai kesepakatan konsolidasi, yang hadir menemui kami harus Wali Kota langsung," tegas Damses di sela-sela aksi.

Baca Juga:

Damses memaparkan, persoalan paling mendesak yang dibawa dalam unjuk rasa ini mencakup tingginya angka kemiskinan, penanganan masyarakat terlantar, hingga persoalan anak putus sekolah di Kota Medan. Menurutnya, konstitusi secara tegas mengamanatkan negara untuk hadir memelihara fakir miskin dan anak-anak terlantar.

"Tugas dan beban moral kami selaku GMNI adalah memperjuangkan kaum marhaen atau rakyat miskin kota. Kami mengingatkan kepala daerah bahwa undang-undang mengamanatkan masyarakat terlantar dan anak putus sekolah wajib dipelihara oleh negara," paparnya.

Baca Juga:

Lebih lanjut, GMNI meminta Pemerintah Kota Medan menghentikan kegiatan yang sekadar bersifat seremonial dan lebih fokus pada kerja-kerja konkret di lapangan demi kesejahteraan warga.

"Jangan hanya sibuk dengan agenda seremonial, kerjakan kerja-kerja nyata. Kami tidak akan menggelar aksi seperti ini jika Pemko Medan berbuat yang terbaik bagi warganya. Terik matahari hari ini justru membakar semangat kami untuk terus mengontrol kebijakan pemko yang dinilai belum optimal," pungkasnya.

Arus Lalin Jalan Raden Saleh–Imam Bonjol Medan Dialihkan

Imbas adanya aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Medan pada Kamis (27/8/2026), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi.

Arus kendaraan yang melintas dari arah Jalan Raden Saleh menuju Jalan Imam Bonjol dialihkan untuk menghindari penumpukan volume kendaraan.

Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan agar tetap tertib, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti instruksi petugas di lapangan demi kelancaran bersama.

Bagi pengendara yang hendak melintas di sekitar pusat Kota Medan disarankan untuk mencari jalur alternatif. (DAM)

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Rico Waas Benahi Trotoar Juanda Dan Merak Jingga, Prioritaskan Kenyamanan Pejalan Kaki Dan Akses Disabilitas
Rico Waas Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kawasan UMKM Dan Kuliner Blok Petisah, Dorong Wajah Baru Pusat Ekonomi Kota Medan
Mahasiswa Unimed  Dorong Proyek Kemanusiaan  Potensi TOGA di Desa Sukasari
Sidang Korupsi Jasa Pandu KSOP Belawan Ditunda, Hakim Sentil JPU soal Kehadiran Saksi
Masuki Musim Hujan, Dinas SDABMBK Medan Perkuat Pengawasan Titik Genangan
Joint Operation Bareskrim Polri dan Polrestabes Medan Ungkap Peredaran Vape Narkoba di THM
komentar
beritaTerbaru