Kamis, 08 Oktober 2026

HAMPIR 20 TAHUN MENANTI, WARGA GRIYA KENCANA SEGERA NIKMATI AIR BERSIH

Administrator - Kamis, 08 Oktober 2026 14:29 WIB
HAMPIR 20 TAHUN MENANTI, WARGA GRIYA KENCANA SEGERA NIKMATI AIR BERSIH
Walikota Medan Rico Waas bersama warga masyarakat Medan Tuntungan

POSMETRO MEDAN

MEDAN – Penantian panjang warga Perumahan Griya Kencana, Lingkungan I, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan, untuk mendapatkan akses air bersih segera berakhir.

Setelah hampir 20 tahun mengandalkan air sumur dengan kondisi yang kurang layak, warga di kawasan tersebut dalam waktu dekat akan mendapatkan suplai air bersih melalui jaringan perpipaan PDAM Tirtanadi.

Baca Juga:

Proses pemasangan jaringan perpipaan di kawasan tersebut kini telah mencapai sekitar 85 persen dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua minggu ke depan.

Hal itu disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat meninjau langsung progres pemasangan jaringan air bersih di Perumahan Griya Kencana, Kamis (8/10/2026).

Baca Juga:

Dalam peninjauan tersebut, Rico didampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcataru) Kota Medan John Ester Lase, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Melvi, Kepala Dinas Perhubungan Irsan Nasution, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Khairul Azmi,kabag Tapem, Camat Medan Tuntungan Berani Perangin-rangin serta lurah setempat.

Rico mengatakan, percepatan penyelesaian jaringan air bersih menjadi perhatian penting mengingat kebutuhan tersebut telah lama dinantikan masyarakat.

Ia pun meminta pihak kelurahan segera melakukan pendataan terhadap warga yang ingin menggunakan layanan PDAM Tirtanadi, sehingga setelah jaringan selesai, masyarakat dapat segera memperoleh pelayanan.

"Setelah jaringan ini selesai, warga yang ingin menggunakan layanan air bersih agar segera didata. Kita ingin setelah pipanya selesai, pelayanan kepada masyarakat juga bisa segera berjalan," ujar Rico.

Menurut Rico, pemasangan jaringan perpipaan ini diharapkan menjadi solusi atas persoalan air yang selama ini dihadapi masyarakat. Sebab, air sumur yang digunakan warga selama bertahun-tahun diketahui berwarna kuning, berkarat dan berbau.

Kondisi tersebut tentu menjadi persoalan tersendiri bagi masyarakat karena air merupakan kebutuhan dasar yang digunakan setiap hari.

"Ini kebutuhan dasar masyarakat. Kita berharap dengan adanya jaringan air bersih ini, persoalan yang selama ini dihadapi warga dapat segera teratasi dan masyarakat mendapatkan air yang lebih layak untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.

Rico menegaskan, pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat mendapat perhatian dan penanganan secara nyata. Karena itu, setiap persoalan yang disampaikan warga akan terus didorong untuk mendapatkan solusi sesuai kewenangan dan skala prioritas.

Selain persoalan air bersih, dalam kunjungan tersebut kondisi lingkungan dan infrastruktur kawasan Griya Kencana juga menjadi perhatian Pemko Medan. Pemerintah kota akan terus melakukan koordinasi dan melihat kebutuhan penanganan infrastruktur lainnya, termasuk jalan dan drainase.

Kehadiran jajaran perangkat daerah dalam peninjauan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Pemko Medan untuk melakukan penanganan secara terpadu, sehingga pembangunan tidak hanya menyelesaikan satu persoalan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan lingkungan secara menyeluruh.

Dengan progres pekerjaan yang telah mencapai 85 persen, warga Griya Kencana kini hanya tinggal menunggu penyelesaian jaringan untuk menyambut hadirnya akses air bersih yang telah mereka nantikan selama hampir dua dekade.

Pemko Medan berharap hadirnya jaringan air bersih tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, serta kenyamanan masyarakat, sejalan dengan komitmen mewujudkan Medan untuk Semua.(ATN)

Tags
beritaTerkait
Tinjau Distribusi Air Bersih di Griya Kencana, Rico Waas Pastikan Pekerjaan Berjalan Optimal
Rico Waas Tinjau RTLH di Belawan, Pastikan Penanganan Tepat Sasaran
Perkuat Sinergitas Kewilayahan, Camat Medan Selayang dan Medan Tuntungan Sambangi Koramil 0201-07/MT
komentar
beritaTerbaru