Pemprov dan DPRD Sumut Kebut Revisi Perda RTRW, Akomodasi 6 Program Strategis
POSMETRO MEDANPemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama DPRD Sumut terus mematangkan revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata R
Sumut 20 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Hamparan Perak — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan. Kali ini, dugaan adanya praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mencuat di wilayah Tandem Hilir II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Informasi itu menyebut nama Yayasan Perguruan Delisha beralamat di Jalan Karya Bakti, Tandem Hilir II. Nama yayasan disebut berkaitan dengan transaksi pengadaan ompreng dan sejumlah peralatan yang diduga menjadi bagian dari skema transaksi titik SPPG.
Berdasarkan keterangan narasumber kepada awak media, nilai transaksi yang disebut mencapai Rp660 juta untuk satu titik, dengan rincian sekitar Rp240 juta untuk ompreng dan Rp420 juta untuk kebutuhan peralatan.
Baca Juga:
Narasumber menduga transaksi itu bukan semata-mata pengadaan barang, melainkan berkaitan dengan akses atau pengelolaan titik SPPG.
"Modusnya jual ompreng dan peralatan, padahal yang diperjualbelikan sebenarnya titik MBG. Ada Yayasan Rideva Jiwa Bertaut yang disebut diperjualbelikan melalui seseorang berinisial AW untuk pembelian peralatan dan ompreng," ujar narasumber, Rabu (7/10/2026) malam.
Baca Juga:
Narasumber juga menyebut adanya sejumlah mitra yang disebut belum menerima kembali seluruh dana yang telah dikeluarkan. Sedikitnya tiga mitra diklaim masih menunggu pengembalian dana, sementara sebagian lainnya disebut baru memperoleh pembayaran setelah beberapa kali melakukan penagihan.
Narasumber menduga Ketua Yayasan Delisha bernama Arief Winarto memiliki keterkaitan dengan sejumlah titik dapur SPPG di Sumatera Utara. Informasi itu menyebut terdapat sekitar delapan titik dapur yang dikaitkan dengan satu yayasan.
Namun, seluruh informasi masih berupa keterangan narasumber dan belum dapat dinyatakan sebagai fakta hukum.
Sementara itu Ketua Yayasan Delisha Arief Winarto saat dikonfirmasi menolak tuduhan terkait hal itu.
"Izin abangda jika berkenan wawancara kita siap menunjukkan data ya abangda. Ini kerjaan orang kecewa karena gagal ngolah, Bang," ujar Arief.
"Yayasan Delisha itu sekolah, abangda. Tidak ada kaitan dengan dapur, apalagi jual beli titik," sambungnya.
Terkait angka Rp660 juta, Arief membenarkan angka itu. Tapi itu traksaski untuk membangun dapur tidak untuk membeli titik SPPG.
"Kalau perkara ada transaksi dalam pembangunan dapur Rp660 juta, biasa itu abangda. Kita sama-sama tahu membangun dapur itu bahkan lebih dari Rp1,5 miliar habisnya. Jadi kalau cuma Rp660 juta saya rasa tidak cukup untuk bangun dapur," katanya.
AW juga menegaskan transaksi bukan menggunakan uang negara.
"Adapun transaksi Rp660 juta bukan uang negara, negara tidak dirugikan satu rupiah pun," ujarnya.
Beredar percakapan antara Arief Winarto dengan narasumber terkait dirinya yang sudah meloloskan 80 titik SPPG.
"Kita sama yg bantu gak boleh cerewet2 bang nanti marah, dia kan udah bantu selama ini 80 titik lolos, gak ada 1 pun yg masalah." kata Arief.
Namun, keaslian, konteks, serta pihak yang dimaksud dalam percakapan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh awak media.
Karena itu, pernyataan dalam tangkapan layar tersebut tidak dapat serta-merta dimaknai sebagai bukti bahwa telah terjadi jual beli titik SPPG ataupun pelanggaran hukum.
AW juga belum memberikan penjelasan secara spesifik mengenai konteks pernyataan "80 titik lolos" sebagaimana tercantum dalam tangkapan layar itu. (Den)
POSMETRO MEDANPemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama DPRD Sumut terus mematangkan revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata R
Sumut 20 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Realisasi penerimaan pajak daerah Kabupaten Deli Serdang hingga akhir triwulan III 2026 mencapai Rp903,48 mil
Sumut 47 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Hamparan Perak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan. Kali ini, dugaan adanya praktik jual beli tit
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kapolda Sumatera Utara yang baru, Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., mendapat sambutan adat dan penghormatan jaj
Medan 6 jam lalu
Samosir Ekspansi Bawang Putih Hingga 2.000 Hektare, Bupati Vandiko Gultom Butuh Dukungan Alsintan dan Irigasi.
Sumut 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tiga Lingga Memanfaatkan waktu istirahat dengan kegiatan yang positif menjadi salah satu bagian dari upaya MIN 4 Dairi dal
Sumut 7 jam lalu
Walikota Medan Rico waas didampingi OPD serta Camat
Medan 7 jam lalu
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dampingi Walikota Medan Rico Waas
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDANKepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan terus mengalir melalui DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota M
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDANSeorang pria yang diduga merupakan mahasiswa baru meninggal dunia usai melompat dari lantai 20 Gedung Universitas Prima Indone
Peristiwa 14 jam lalu