Menurutnya, tangan dingin Gidion terbukti mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
"Pak Gidion ini kan situasinya aman, saya tenang kalau ada Pak Gidion ini, tiga kali tes dia berhasil dan sekarang dikasih jabatan Wakapolda," katanya. "
Kini, tantangan besar berada di pundak Kombes Pol Calvijn, yang disebut Whisnu sebagai legenda di bidang pemberantasan narkoba. Kapolda mendorong agar reputasi tersebut dapat ditransformasikan untuk menjaga keamanan Kota Medan secara menyeluruh, bahkan melampaui pencapaian Gidion.
"Biasanya kalau kita berpikirnya 'wah ini legend', kita pesimis. Jadikan pesimis itu memberikan semangat untuk bisa menjadi lebih baik lagi, pak Celvijn harus bisa lebih dari Pak Gidion supaya bisa menenangkan situasi kamtibmas di wilayah Medan," tuturnya.
Di akhir sambutannya, Irjen Whisnu mengingatkan seluruh jajarannya, terutama para pejabat yang baru dilantik, untuk bekerja dengan tulus dan berintegritas. Ia menekankan pentingnya menjalankan tugas tanpa agenda tersembunyi, terutama yang berkaitan dengan kepentingan pribadi atau finansial.
"Mutasi hal yang biasa. Tetapi apabila kita melaksanakan tugas itu dengan hati yang bersih, dengan tidak ada hidden agenda, tugas-tugas saja.
Kerjalah dengan hati, kerjalah dengan fokus, kerjalah dengan kekuatan tenaga kita, supaya apa yang kita lakukan demi masyarakat, bangsa, dan negara, dapat terwujud," pungkas Kapolda yang disambut tepukan dari seluruh hadirin. ( Dam/ Rez)
Tags
beritaTerkait
komentar