Diduga Mencuri 11 Alat Musik Gereja, Sopir Taksi Online di Medan 'Gol'
Sopir taksi online di Medan berinisial JST (21) mencuri 11 alat musik gereja yang totalnya mencapai Rp61 juta.
Kriminal 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan -
Kehadiran Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuat suasana Kantor Satpol PP Kota Medan, di Jalan Arif Lubis, sontak mendadak riuh, Senin (3/11/2025), sekitar pukul 11.20 WIB.
Begitu turun dari mobil dinas, Rico Waas langsung berjalan dari sisi samping gedung dan menaiki tangga menuju lantaidua. Sedangkan Kasatpol PP M Yunus mengikuti dari belakang.
Baca Juga:
Langkah-langkahnya terhenti beberapa kali, bukan karena formalitas, tapi karena Rico Waas dengan penuh ramah tamah menyapa satu per satu pegawai yang ditemuinya di setiap memasuki ruangan, termasuk ruang Linmas. Setelah memeriksa ruangan yang ada di lantai dua, pria berkacamata berkulit putih ini pun kembali turun ke lantai pertama.
Saat hendak menuruni tangga, Rico Waas sambil berseloro sambil menunjuk dinding dekat tangga yang tampak kotor. "Satpol yang harus bersih juga, Pak Kasat," kata Rico Waas penuh senyum, menandai gaya kepemimpinannya yang mengutamakan keteladanan tersebut
Di lantai pertama, Rico Waas juga memeriksa seluruh ruangan yang ada. Setelah itu melanjutkan kunjungannya dengan berdiskusi dengan Kasatpol PP didampingi seluruh pejabat struktural dan fungsional. Dengan gaya yang santai namun tegas, ia membuka pertemuan dengan canda.
"Ini yang sering berantam dengan ibu-ibu saat melakukan penertiban ya?" ujarnya disambut tawa ringan seluruh peserta rapat.
Namun di balik candaanya tersebut, tersirat pesan serius. Alumni Universitas Tri Sakti dan Universitas Bina Nusantara ini menegaskan, kunjungannya bukan sidak, melainkan kunjungan untuk mendengarkan langsung keluhan dan masukan dari petugas lapangan dalam melakukan penegakan perda di lapangan.
"Saya datang untuk melihat langsung kondisi kantor dan ingin mendengar masukan dari rekan-rekan. Apa yang menjadi kendala dan kebutuhan, sampaikan. Semua akan kita tampung agar tugas bisa dijalankan dengan baik," ujarnya.
Dalam diskusi itu, Rico Waas juga menekankan pentingnya pemetaan persoalan pelanggaran Perda, terutama terkait bangunan tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), pedagang kaki lima yang berjualan di badan jalan. Ia meminta Satpol PP tegas dalam melakukan penertiban, tapi harus tetap humanis dalam setiap tindakannya.
"Ingat, yang ditertibkan pasti merasa dirugikan. Tapi masyarakat lain bisa lebih dirugikan kalau pelanggaran dibiarkan," tegasnya.
Selain itu, Rico Waas juga mengingatkan agar penegakan peraturan dilakukan tidak hanya terhadap masyarakat, tetapi juga di lingkungan internal Pemko Medan. ASN yang berkeliaran di luar kantor saat jam kerja berlangsung, tegas Rico Waas, harus ditindak sesuai aturan.
Kemudian, Rico Waas juga menyoroti pentingnya menjaga ketertiban umum di area hiburan malam dan kafe, terutama yang menghadirkan live music dengan volume berlebih sehingga mengganggu warga sekitar.
Di kesempatan itu, Rico Waas tak lupa mengapresiasi penertiban yang kini masif dilakukan Satpol PP, terutama terhadap bangunan bermasalah dan pedagang kaki lima. Selain penegakan perda, jelasnya, penertiban yang dilakukan juga sebagai bagian dari upaya menciptakan wajah kota yang lebih tertib, bersih, dan nyaman.
Sementara itu, Kasatpol PP Kota Medan M Yunus menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan yang dilakukan Wali Kota tersebut. "Kehadiran Pak Wali tentunya menjadi semangat dan motivasi bagi kami dalam menegakkan Perda," ungkap M Yunus.
Selanjutnya, Yunus menjelaskan, saat ini Satpol PP Kota Medan memiliki 729 personel, dan sejak dibuka kanal pengaduan, telah diterima 188 laporan masyarakat, dimana 142 di antaranya sudah ditindaklanjuti. Sebagian besar, jelasnya, terkait pelanggaran bangunan tanpa PBG.
Yunus juga menambahkan, seluruh kelurahan kini memiliki posko trantibum, serta fokus pada pengembalian fasilitas umum (fasum), termasuk penertiban di Pasar Sei Sikambing dan Pasar Sukaramai. Sinergi dengan PUD Pasar juga diharapkan dapat mengurangi pedagang yang berjualan di pinggir jalan.
Selain itu, Yunus juga melaporkan telah merevisi sistem kerja yang ada sebelumnya agar pelayanan lebih maksimal, serta berkoordinasi dengan BKPSDM Kota Medan terkait penindakan ASN yang melanggar jam kerja. Bahkan dalam waktu dekat ini, Yunus juga menyampaikan akan melaksanakan operasi kasih sayang terhadap pelajar yang bolos.
Menutup pertemuan, Rico kembali menegaskan bahwa Satpol PP harus menjadi wajah penegakan Perda yang tegas namun harus dekat dengan masyarakat.
"Satpol PP bukan hanya harus humanis, tapi juga membuat masyarakat merasa aman dan nyaman. Konsistensi itu penting. Kota ini tak akan maju tanpa Satpol PP yang menjalankan tugasnya dengan baik," pungkasnya.
Kedatangan Rico Waas jelang tengah hari itu meninggalkan kesan mendalam. Tak hanya bagi seluruh pegawai Satpol, tapi juga sebagai pesan simbolis bahwa ketertiban dan kedisiplinan dimulai dari dalam tubuh pemerintah itu sendiri.(ATN)
Sopir taksi online di Medan berinisial JST (21) mencuri 11 alat musik gereja yang totalnya mencapai Rp61 juta.
Kriminal 3 jam lalu
Sinergi Polsek Bosar Maligas Dan Jahtanras Polres Simalungun Berbuah Manis Pencuri Ternak Lembu Yang Beraksi Dua Kali Berhasil Diringkus.
Peristiwa 4 jam lalu
LIPPSU Pemberitaan Ketua KORMI Sumut Dipanggil Polda Hoaks!
Sumut 4 jam lalu
260 Siswa di Berastagi Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Orang Tua Minta Program Dihentikan Sementara.
Peristiwa 5 jam lalu
Puan Maharani Berjanji tak Ada Lagi Joget di DPR RI.
Inter-Nasional 5 jam lalu
Perkuat Sistem Merit, Pemkab Karo Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat.
Berita 6 jam lalu
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Haul ke25 Allahuyarham Syekh H Mustafa BS Rokan.
Sumut 6 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Jajaran Kecamatan Medan Baru bersama Koramil 05 Medan Baru dan Polsek Medan Baru membagikan Bendera Merah Putih kepad
Medan 7 jam lalu
BANPT Tetapkan UDA Tak Memenuhi Syarat Peringkat Akreditasi, Ini Pesan LLDikti Wilayah I ke Mahasiswa.
Medan 7 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Pelaksanaan vaksinasi bagi siswa SD Negeri 047164 Seberaya, Kabupaten Karo, menuai tanda tanya. Pasalnya, Dinas Pendi
Peristiwa 7 jam lalu