POSMETRO MEDAN,Medan — Suasana damai menyelimuti lantai 3 Kantor Wali Kota Medan, Jumat pagi (21/11/2025). Di ruang Inspektorat yang tertata rapi, Inspektur Pemko Medan, Erfin Fahrurazi menyambut kedatangan wartawan posmetromedan.id dengan senyum bersahabat.
"Selamat pagi, Bang. Selamat datang di kantor dan ruangan saya ini," ucapnya sembari mempersilakan duduk.
Erfin, yang sebelumnya pernah menjabat Camat Tebing Syahbandar dan Kepala Bagian di Sekretariat Daerah Serdang Bedagai, bukanlah sosok asing dalam urusan pemeriksaan dan tata kelola pemerintahan.
Baca Juga:
Pengalaman panjang di bidang administrasi membuatnya dikenal memiliki pemahaman mendalam tentang mekanisme pengawasan dan evaluasi di lingkungan pemerintah daerah.
Dalam perbincangan santai sambil menyeruput kopi panas dan mencicipi makanan ringan yang tersaji, Erfin bercerita mengenai kedekatannya dengan Kota Medan.
Baca Juga:
"Saya ini bukan orang baru di Medan, Bang. Saya besar di sini, dan sampai sekarang tinggal pun di Medan. Jadi, saya sangat paham karakter masyarakat, dinamika birokrasi, dan tantangan yang dihadapi kota ini," ujarnya.
Penjelasan ini sekaligus menjawab berbagai isu liar di luar bahwa posisi Inspektur dipengaruhi oleh kedekatan dengan Wali Kota. Menurut Erfin, proses seleksi berlangsung murni dan profesional.
Ketika ditanyakan soal isu kedekatan dirinya dengan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas, Erfin menegaskan semuanya melalui mekanisme resmi.
"Lelang jabatan kemarin itu benar-benar terbuka dan transparan. Semua peserta mengikuti proses yang sama: ujian tertulis, uji kompetensi, dan wawancara. Hasilnya juga bisa dilihat. Nilai saya memang baik," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa peserta seleksi tidak hanya berasal dari Sumatera Utara. Ada pula pelamar dari luar daerah, termasuk dari Jakarta.
Tags
beritaTerkait
komentar