Di kawasan Terjun Marelan dan Bedera, kondisi bahkan mencapai tahap mengkhawatirkan. Kawasan ini menjadi hilir beberapa sungai, sehingga warga Terjun Marelan terdampak parah
"DAS Bedera ada yang tergerus, sudah hampir jebol di beberapa titik. Kami sudah turun melihat langsung. Begitu air surut, langsung ditangani bersama BWS," kata Gibson.
Di tengah skala banjir yang begitu besar, floodway yang melewati Sei Batang Hari-Belawan, Setia Budi, hingga pusat kota disebut berperan besar mengurangi dampak banjir di inti Medan.
Dua hari, inti kota Medan perlahan surut lebih cepat dibanding Marelan, Labuhan Belawan yang banjir hingga empat hari.
"Floodway sangat membantu. Kalau tidak, pusat kota bisa ikut tenggelam," ungkapnya.
Daerah-daerah ini menerima hantaman paling keras:
- Terjun Marelan: air seleher orang dewasa, luapan Sungai Bedera dan kiriman dari hulu.
- Helvetia – Kodam: jalur kuat aliran Bedera, luapan besar tiba dalam hitungan jam.
- Belawan: rumah-rumah terendam, air naik cepat karena kombinasi hujan ekstrem dan kiriman dari gunung.
Tags
beritaTerkait
komentar