Jumat, 09 Oktober 2026

100 Hari Menggoyang 'The Real Teroris' Medan

Faliruddin Lubis - Sabtu, 17 Januari 2026 09:57 WIB
100 Hari Menggoyang 'The Real Teroris' Medan
Adam Wizard
Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak menggerebek dan menghancurkan kartel narkoba Jermal XV.

Itu belum ditambah cuan hasil jual beli motor 'panas'. Yup, kawasan ini juga sempat menyediakan 'asbak' atau gudang motor hasil curian.

Bersama sejarah kejayaannya, sindikat ini pun mengantar borok sosial baru. Itu karena karakter narkoba yang menghilangkan rasa malu. Bahkan merangsang ulah brutal. Apalagi dalam peredarannya di kota "adu nyali" seperti Medan.

Baca Juga:

Demikian biang yang membuat 'lokalisasi' meriah Jermal XV kemudian menyumbangkan istilah 'pompa' dan 'rayap besi'.

Dua istilah mengartikan rutinitas mengisap sabu dan aksi maling para junkie itu ditemukan membumi di Medan dan sekitarnya.

Baca Juga:

Tapi buntut itu, kriminalitas meningkat. Dan aksi pencurian modus 'rayap besi' nangkring di posisi puncak.

Peningkatan paling edan terjadi pada 2023. Di situ kejahatan naik 26 persen. Lagi-lagi melulu aksi kawanan 'rayap besi'.

Masifnya kejahatan 'rayap besi' di Medan pantas membuat narkoba bergelar embahnya motif kriminalitas. Temuan sulit diberantas bahkan membuat narkoba dicap sebagai 'the real teroris.'

Fenomena geng berjuluk 'rayap besi' juga ternyata bikin Medan kian kesohor.

Wartawan POSMETRO MEDAN, Habib Syuhada, ditodong pertanyaan soal itu setiba dia di Manado, belum lama ini.

"Hai anak Medan, ayo ceritakan bagaimana itu 'pompa'. Juga 'rayap besi", ha ha ..." Habib mengulang penasaran publik ibu kota Sulawesi Utara.

Tags
beritaTerkait
Tim Gabungan Gerebek Barak Narkoba di Pinggiran Rel KA Sunggal
Awalnya Ditangkap Warga Kasus Penggelapan Motor, Pria di Perbaungan Malah Ketangkul Kantongi Sabu
Kapolrestabes Medan Silaturahmi Hangat ke Kodim 0201/Medan
Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus Residivis Pengedar Narkoba 7 Paket Sabu Disita
Ganja 10 Kg Gagal Edar di Padangsidimpuan, Seorang Terduga Pelaku 'Gol'
150 Kg Sabu Diduga Masuk dari Malaysia, Disamarkan dalam Angkutan Galon Air
komentar
beritaTerbaru