Rabu, 18 Februari 2026

Awal Ramadhan 2026 Berbeda, Rico Waas:Jaga Kualitas Ibadah serta Saling Menghormati

Evi Tanjung - Selasa, 17 Februari 2026 21:36 WIB
Awal Ramadhan 2026 Berbeda, Rico Waas:Jaga Kualitas Ibadah serta Saling Menghormati
Ist
Walikota Medan Rico Waas ikut memantau hilal dari Pascasarjana UMSU Jln Denai

POSMETROMEDAN, Medan - Wali Kota Medan, Rico Waas, mengimbau seluruh warga Kota Medan untuk tetap menjaga keharmonisan di tengah adanya potensi perbedaan penetapan awal 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Hal ini disampaikan Rico usai menghadiri prosesi pemantauan hilal di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Selasa (17/2/2026).

Rico mengatakan perbedaan pendapat dalam penentuan awal bulan suci adalah hal yang lumrah dan tidak boleh menjadi pemicu perselisihan di tengah masyarakat yang religius.

"Intinya kami sampaikan ada potensi perbedaan dalam penetapan awal Ramadan. Namun, kami dari Pemko Medan mengimbau perbedaan ini tidak menjadi perseteruan. Laksanakan puasa sebaik-baiknya. Kita tetap menghormati dan menghargai setiap perbedaan pendapat, yang penting adalah menjaga kualitas puasa kita di dalam beragama," kata Rico

Berdasarkan hasil pemantauan sementara di titik observasi Kota Medan, Rico menyebutkan secara teoritis posisi hilal saat ini masih berada di posisi minus satu. Hal tersebut menyebabkan hilal tidak terlihat pada pemantauan hari ini.

Meski demikian, ia menjelaskan pemantauan akan tetap dilanjutkan pada esok hari untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat sesuai dengan kaidah keilmuan falak.

"Secara teoritis, hilalnya tidak kelihatan juga hari ini, jadi mungkin masih minus satu. Tapi mungkin besok di Medan (posisi hilal) sudah di 9 derajat. Namun untuk teknis teori atau keilmuannya, nanti mungkin bisa ditanyakan lebih lanjut kepada para ahli," ucapnya.

Rico mengakui adanya dua kemungkinan dimulainya awal puasa bagi masyarakat Kota Medan, yakni pada tanggal 18 Februari atau 19 Februari 2026.

Ia berharap terlepas dari kapan puasa dimulai, masyarakat Medan tetap fokus pada esensi ibadah Ramadan dan menjaga toleransi antar sesama umat beragama di Kota Medan agar tetap kondusif dan harmonis. ( ATN)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru