Kamis, 26 Februari 2026

Ini Dia 5 Menu Berbuka Puasa Unik di Kota Medan

Faliruddin Lubis - Kamis, 26 Februari 2026 10:36 WIB
Ini Dia 5 Menu Berbuka Puasa Unik di Kota Medan
Omah Resep
Lemang Tapai.

POSMETRO MEDAN,Medan- Kota Medan dikenal sebagai surga kuliner di Indonesia. Saat bulan Ramadan, kekayaan cita rasa Kota Medan semakin terasa melalui beragam menu berbuka puasa yang unik dan sarat nilai tradisi.

Tidak hanya mengenyangkan, hidangan khas Medan juga menghadirkan pengalaman kuliner yang berbeda dibanding daerah lain.

1. Bubur Pedas

Baca Juga:

Salah satu menu berbuka puasa yang paling ikonik adalah bubur pedas Medan. Meski namanya pedas, hidangan ini justru kaya rempah dengan rasa gurih yang lembut.

Bubur pedas biasanya berisi aneka sayuran seperti pakis, daun kesum, dan jagung, dipadukan dengan santan serta rempah khas Melayu. Menu ini kerap menjadi pilihan favorit untuk mengawali buka puasa karena ringan namun bergizi.

Baca Juga:

2. Anyang Pakis

Kuliner tradisional khas Melayu Medan yang mulai jarang ditemui di luar bulan Ramadan. Makanan ini terbuat dari daun pakis yang direbus, anyang pakis ini juga mirip dengan menu urapan di Jawa. Anyang Pakis mudah didapatkan di sepanjang pinggiran jalan kota karena banyak penjual yang menjual menu makanan khas ini.

Jika kamu sedang mengunjungi Sumatera Utara apalagi saat bulan puasa, anyang pakis adalah makanan yang wajib Anda cicipi.

Makanan ini terbuat dari daun pakis yang direbus. Setelah itu dimasak bersama dengan kelapa yang dibumbui dan disangrai seperti serundeng.

Bumbu yang digunakan untuk memasak Anyang Pakis ini juga mirip dengan bumbu urap, yaitu bawang merah, serai, daun jeruk dan ketumbar yang ikut disangrai bersama kelapa.

3. Lemang Tapai

Perpaduan lemang pulut yang dimasak dalam bambu dengan tapai ketan manis. Kombinasi rasa gurih dan manis ini banyak dijumpai di pasar-pasar Ramadan di Medan. Lemang tapai sering dijadikan menu berbuka sekaligus sajian penutup yang mengenyangkan.

4. Ikan Arsik

Jjuga kerap hadir di meja berbuka puasa masyarakat Batak Muslim di Medan. Ikan mas yang dimasak dengan bumbu kuning khas Batak ini memiliki cita rasa asam, pedas, dan aroma rempah yang kuat. Arsik menjadi bukti bahwa keberagaman budaya di Medan turut memperkaya menu berbuka puasa.

5. Pakkat

Kuliner khas Sumatera Utara, khususnya Mandailing dan Padang Sidimpuan, berupa pucuk rotan muda yang dibakar dan disajikan sebagai lalapan atau menu berbuka puasa di bulan Ramadan.

Rasanya sedikit pahit namun gurih, dan dipercaya memiliki manfaat kesehatan. Pakkat sering dimakan dengan nasi dan sambal.

Sebelum disajikan, batang rotan muda ini dibakar selama 2 hingga 4 jam untuk melunakkan bagian dalamnya agar mudah dikupas.

Dengan keunikan menu berbuka puasa yang beragam, Medan tidak hanya menawarkan kelezatan rasa, tetapi juga menghadirkan cerita tentang tradisi, budaya, dan toleransi yang hidup berdampingan. Ramadan di Medan pun menjadi momen istimewa untuk menikmati kekayaan kuliner Nusantara dalam satu kota. (BBS)

Tags
beritaTerkait
Syiar Agama dan Geliat Ekonomi Menyatu di Jantung Kota
Motor Rp 2000, Mobil Rp 4000 Rico Waas: Perlunya Penataan Jukir Agar Warga Nyaman
Bubur Pedas Khas Melayu, Sajian Sehat dan Lezat untuk Berbuka Puasa
FKUB Dan Majelis Agama Dukung Surat Edaran Walikota, Tegaskan Bukan Larangan Melainkan Penataan
Walikota Medan Rico Waas: Tangguh Dalam Bangun Kota
Keluarga Besar Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Gelar Buka Puasa Bersama
komentar
beritaTerbaru