Jude Bellingham Banjir Pujian usai Jawab Pertanyaan Jurnalis Disabilitas Asal Venezuela
Tak Ikut Berlalu, Jude Bellingham Banjir Pujian usai Jawab Pertanyaan Jurnalis Disabilitas Asal Venezuela
Sport 36 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan- Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa saat Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara Halal Bihalal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan di Aula Asrama Haji Medan, Sabtu (4/4/26).
Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas menekankan pentingnya meninggalkan sekat-sekat politik pasca kontestasi, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, legislatif, dan partai politik demi kemajuan Kota Medan.
Acara yang dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPD RI sekaligus penceramah KH Muhammad Nuh, Ketua DPW PKS Sumut Andi Pramata, Wakil Ketua DPRD Sumut Salman Alfarisi, dan Ketua DPD PKS Kota Medan, Anton Simarmata dan Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Rajudin Sagala,menjadi momentum silaturahmi yang dinilai strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas elemen.
Baca Juga:
Dalam sambutannya, Rico Waas mengajak seluruh pihak untuk memaknai bulan Syawal sebagai titik awal mempererat persatuan.
Dirinya menegaskan bahwa perbedaan pilihan dalam kontestasi politik adalah hal yang wajar, namun memiliki tujuan yang sama, yakni membangun bangsa dan daerah.
Baca Juga:
"Kontestasi sudah berakhir. Perbedaan itu biasa, tapi tujuan kita tetap sama, bagaimana membangun kota ini agar lebih maju," kata Rico Waas yang hadir didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial Muhammad Sofyan dan Kepala Kesbangpol Andi Mario Siregar.
Menurut Rico Waas pembangunan Kota Medan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak, termasuk partai politik dan legislatif, dengan mengedepankan keterbukaan pikiran dan hati.
"Saya apresiasi peran PKS sebagai partai yang memiliki kedisiplinan dan militansi kader yang kuat, serta konsisten memberikan kontribusi bagi masyarakat, khususnya di Kota Medan", Jelas Rico Waas.
Di hadapan ratusan pengurus dan kader PKS, Rico Waas menyampaikan fenomena ketergantungan pada gadget. Meski teknologi memudahkan komunikasi—seperti koordinasi antarwilayah yang kini serba cepat—ia mengingatkan agar nilai-nilai fundamental tidak luntur.
"Kota boleh maju, teknologi boleh berevolusi, tapi agama, norma, dan etika tidak boleh berubah. Tanpa itu, kita tidak ada bedanya dengan robot-robot yang diciptakan manusia di masa depan," Ucap Rico Waas sembari mengajak kader PKS untuk tetap menjaga jati diri bangsa yang dikenal dengan adat ketimurannya.
Diakhir sambutannya Rico Waas berharap kolaborasi antara Pemko Medan dan PKS ke depan tidak hanya terjebak dalam tataran formalitas atau administratif semata.
"Kita harus turun ke masyarakat bersama-sama. Mendengarkan keluhan dan memberi solusi nyata. Jabatan ini adalah titipan yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada rakyat, tapi juga kepada Allah SWT," pungkas Rico Waas.
Dalam pertemuan ini sebagai ungkapan rasa terima kasih atas kehadirannya Wali Kota Medan Rico Waas menerima cenderamata dari pengurus DPD PKS Kota Medan.(ATN)
Tak Ikut Berlalu, Jude Bellingham Banjir Pujian usai Jawab Pertanyaan Jurnalis Disabilitas Asal Venezuela
Sport 36 menit lalu
Pimpin Apel Perdana, Wakapolres Tanjungbalai yang Baru Ajak Anggota Semangat Bertugas.
Sumut 49 menit lalu
Proyek Revitalisasi Jaringan Pipa Air Bersih yang mencapai Rp10 miliar dilaporkan ke Kejari Siantar.
Sumut satu jam lalu
Mengendap di Hotel, Kurir 128 Pod Getar Tak Berkutik Digerebek Satres Narkoba Polrestabes Medan.
Medan 2 jam lalu
Pemateri NGOTIS Soroti Fenomena Doomscrolling, Mahasiswa Diminta Lebih Bijak Bermedia Sosial.
Medan 2 jam lalu
Seorang bocah berusia lima tahun asal Desa Mesoyi, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, meninggal dunia setelah diduga digigit ular weling
Peristiwa 2 jam lalu
Inggris memenangi duel sengit kontra Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026. Menyudahi laga dengan 10 pemain, Tim Tinga Singa menang 32
Sport 2 jam lalu
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026 Menepis Stigma Redupnya Generasi Setan Merah.
Sport 3 jam lalu
Bukan Laga Biasa! Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rivalitas Dua Negara Penjelajah di Era Kolonial.
Sport 3 jam lalu
Sukses Taklukkan Brasil dengan Dua Golnya, Erling Haaland Hidupku adalah Mencetak Gol.
Sport 4 jam lalu