Di sisi teknis, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, mengungkapkan bahwa simulasi ini merupakan puncak dari rangkaian persiapan yang telah dilakukan secara bertahap, termasuk tactical floor game dan latihan berbasis skenario.
Ia menegaskan, seluruh tahapan dalam simulasi dirancang untuk mendekati kondisi riil di lapangan, sehingga setiap personel memahami peran dan prosedur yang harus dijalankan.
Baca Juga:
"Kami memastikan seluruh skenario, mulai dari pengendalian massa hingga penanganan ancaman serius, dapat direspons dengan cepat dan tepat," jelasnya.
Ke depan, pihaknya juga akan mengimplementasikan latihan serupa di titik-titik strategis di Kota Medan dengan terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Baca Juga:
Sementara itu, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan keyakinannya bahwa kesiapan aparat melalui Sispamkota mampu menjaga kondisi kota tetap aman dan kondusif.
"Kami melihat langsung keseriusan latihan ini. Pemerintah Kota Medan optimistis Polri mampu menjaga keamanan, baik dari gangguan kriminalitas hingga situasi darurat," ujarnya.
Dengan pelaksanaan simulasi yang komprehensif tersebut, diharapkan kesiapan aparat semakin teruji dan kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan Polri dalam menjaga keamanan wilayah semakin meningkat.(HPS)
Tags
beritaTerkait
komentar