Sabtu, 26 September 2026

Viral! Rumah Lansia Terkurung Tembok di Medan Polonia, Kecamatan: Masih Ada Akses Keluar

Faliruddin Lubis - Sabtu, 09 Mei 2026 13:20 WIB
Viral! Rumah Lansia Terkurung Tembok di Medan Polonia, Kecamatan: Masih Ada Akses Keluar
Tangkapan Layar
Tham Soon atau Tju Tam Sun bersama istrinya, Tan Akie, seolah-olah “terkurung” di dalam rumah.

POSMETRO MEDAN, Medan-Video viral yang memperlihatkan rumah pasangan lansia di kawasan Medan Polonia diduga tidak memiliki akses keluar-masuk setelah area sekitarnya dipagar oleh pihak perusahaan, menuai perhatian publik di media sosial.

Dalam video yang beredar, narasi menyebut pasangan lansia ahli waris mendiang Tham Soon atau Tju Tam Sun bersama istrinya, Tan Akie, seolah-olah "terkurung" di dalam rumah. Bahkan disebutkan makanan hanya dapat diberikan melalui celah sempit di tembok sehingga memicu simpati dan beragam reaksi dari masyarakat.

Baca Juga:

Namun, setelah dilakukan penelusuran dan konfirmasi kepada pihak kecamatan, diperoleh penjelasan berbeda terkait kondisi di lokasi tersebut.

Camat Medan Polonia, Alfi Pane, menjelaskan bahwa lahan di luar tembok rumah tersebut merupakan milik perusahaan PT ADP. Menurutnya, kawasan itu sebelumnya merupakan permukiman warga yang kemudian telah dibebaskan atau dibeli perusahaan secara bertahap.

Baca Juga:

"Rumah-rumah warga yang ada di sekitar lokasi sebagian besar sudah dibeli PT ADP. Saat ini tinggal rumah pasangan lansia yang viral tersebut," ujar Alfi Pane.

Ia juga menyebut rumah tersebut masih berada dalam satu kawasan tanah warisan keluarga. Di dalam area itu terdapat beberapa bangunan milik keluarga lain yang masih memiliki hubungan saudara dengan penghuni rumah viral tersebut.

Menurut Alfi, akses keluar rumah sebenarnya masih tersedia. Namun jalur itu harus melewati area rumah keluarga sendiri yang disebut memiliki persoalan hubungan internal keluarga.

"Di lokasi itu masih ada akses jalan lain. Kami bersama pihak kepolisian sudah melihat langsung ke lapangan," katanya.

Pihak kecamatan bersama aparat kepolisian dan sejumlah instansi terkait disebut sudah beberapa kali turun untuk melakukan pengecekan sekaligus mediasi. Bahkan, kunjungan dilakukan bersama pihak Polsek, Satreskrim, hingga unsur intelijen kepolisian.

Alfi Pane mengatakan, upaya mediasi telah dilakukan sejak pagi hingga malam hari. Namun saat itu penghuni rumah disebut tidak bersedia keluar untuk berdialog.

"Tujuan kami sebenarnya ingin mencari solusi dan jalan tengah. Karena setelah dicek langsung, memang ada akses lain menuju rumah tersebut," jelasnya.

Di media sosial, sejumlah warganet juga memberikan komentar bahwa akses yang ditutup merupakan bagian belakang rumah, sementara akses keluar utama masih tersedia melalui area lain.

Hingga kini persoalan tersebut masih menjadi perhatian publik. Selain dugaan penutupan akses oleh perusahaan, muncul pula indikasi adanya konflik internal keluarga terkait penggunaan akses jalan di kawasan tanah warisan tersebut.(ATN/BBS)

Tags
beritaTerkait
Polsek Medan Baru Amankan Terduga Pelaku Pencurian HP dan Laptop di Rumah Kos
Baznas Bedah Rumah Warga dari Zakat ASN, Bupati Letakkan Batu Pertama
Bupati Mulai Program Berbenah Kampung, Yayasan Buddha Tzu Chi Bantu 300 Rumah
Penyuluh Agama Islam KUA Pantai Cermin Dorong Kemandirian Ekonomi Komunitas Disabilitas
Diduga Keracunan MBG, Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Dilarikan ke Rumah Sakit
Rumah Kosong Terbakar di Jalan Talawi Medan
komentar
beritaTerbaru