Sabtu, 24 Oktober 2026

Viktor Silaen Dikecam Usai Terekam Injak Makam Pahlawan di TMP Medan, Dinilai Tak Beradab

Administrator - Sabtu, 24 Oktober 2026 12:35 WIB
Viktor Silaen Dikecam Usai Terekam Injak Makam Pahlawan di TMP Medan, Dinilai Tak Beradab
Tangkapan layar ketika Viktor Silaen ikut dalam ziarah ke makam pahlawan

POSMETRO MEDAN

MEDAN – Gelombang kecaman dari warga terhadap Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Golkar, Viktor Silaen, belum juga reda. Politisi tersebut terekam menginjak makam pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Medan, Jalan Sisingamangaraja. Rekaman itu memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, yang menilai tindakan tersebut mencederai penghormatan terhadap para pejuang bangsa.

Bagi sebagian warga, peristiwa ini dianggap lebih dari sekadar kelalaian. Mereka menilai aksi tersebut mencerminkan sikap seorang pejabat publik yang kurang menghargai jasa para pahlawan. TMP sendiri merupakan tempat peristirahatan terakhir para pejuang yang gugur membela kemerdekaan dan kedaulatan negara, sehingga lazimnya dijaga dengan penuh hormat oleh setiap pengunjung.

Dinilai Tak Beradab

Salah satu kecaman datang dari Ketua Umum Majlis Taklim Zikir Al-Haura Sumut, Ernawati Sitepu. Ia menilai perbuatan itu menunjukkan adab yang buruk dari seorang wakil rakyat.

"Dari apa yang dilakukannya itu kan terlihat jika beliau ini tidak memiliki adab. Harusnya sebagai anggota dewan alias wakil rakyat, dia harus memberikan contoh yang baik cara menghormati para pahlawan yang sudah gugur dan berjasa bagi bangsa dan negara," kata Ernawati, Jumat, 23 Oktober 2026.

Menurut Ernawati, status sebagai anggota dewan sekaligus petinggi partai di Sumatera Utara membawa tanggung jawab moral yang lebih besar. Setiap tindakan pejabat publik, katanya, selalu menjadi sorotan masyarakat. Karena itu, mereka dituntut menjaga wibawa dan menjadi teladan, hal yang menurutnya tidak ditunjukkan Viktor dalam insiden ini.

Tinjauan dari Sisi Agama

Ernawati juga menyoroti persoalan ini dari sudut pandang agama. Ia menilai kejadian tersebut menunjukkan kurangnya kepekaan terhadap lingkungan tempat seseorang berada.

"Dari kejadian ini kita bisa melihat jika yang bersangkutan tidak peka terhadap lingkungan dimana dirinya sedang berada. Dalam agama Islam, melangkahi atau menginjak makam itu tidak diperbolehkan karena merupakan bentuk ketidaksopanan atau merendahkan kehormatan jenazah yang harus dijaga layaknya saat ia masih hidup," pungkasnya.

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru