Dua Siswa MAN 1 Medan Ikut Pertukaran Pelajar ke Malaysi
POSMETRO MEDAN, Medan. Dua siswa MAN 1 Medan, Rafa Ruzain Ahmad dan Nazla Shakira Siregar, mendapat kesempatan untuk mengikuti Program Pertu
Medan 24 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Asahan – Kabupaten Asahan diketahui memiliki kawasan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) yang cukup luas, dengan sejumlah Kelompok Tani (Koptan) mendapat mandat resmi dari negara untuk mengelolanya.
Namun, lahan tersebut sudah diperjualbelikan oleh oknum-oknum pengurus dan menjadi lahan sawit.
Salah satu kawasan tersebut berada di Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang, dengan luas mencapai 1.262,61 hektare.
Baca Juga:
Lahan ini dikelola oleh Koptan Mandiri berdasarkan Surat Keputusan Bupati Asahan atas nama Kementerian Kehutanan Nomor 438/Hutbun-2010 tertanggal 10 November 2010.
Namun, hasil investigasi di lapangan menemukan indikasi adanya pengalihan sebagian kawasan HTR tersebut menjadi milik perorangan.
Baca Juga:
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan bahwa sekitar 150 hektare lahan HTR diduga telah dijual pada tahun 2024 kepada seorang pengusaha dengan nilai transaksi mencapai Rp1,6 miliar.
Lebih lanjut, lahan tersebut kini diduga telah beralih fungsi menjadi kebun kelapa sawit.
“Banyak lahan HTR yang dijual ke perorangan. Hampir semua lahan itu sekarang jadi kebun sawit. Permainannya cukup menakutkan, Bang. Siapa yang menolak ikut, langsung diintimidasi pakai preman. Bahkan ada kebun dan pondok warga yang dibakar. Kalau mau tahu kisah sebenarnya, silakan datang langsung ke lokasi dan tanya ke warga,” ujar salah seorang narasumber yang ditemui pada Minggu (20/4/2025) siang.
Ketua Koptan Mandiri, H. Wahyudi, saat dikonfirmasi wartawan membantah tudingan alih fungsi dan penjualan lahan HTR kepada pihak luar. Ia menegaskan bahwa tidak ada transaksi semacam itu yang dilakukan.
“Ngak ada, Bang,” jawabnya singkat melalui pesan WhatsApp.
Sekadar diketahui, program Hutan Tanaman Rakyat (HTR) dirancang untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar kawasan hutan, di antaranya:
Meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengelolaan hutan secara berkelanjutan.
Dengan tujuan-tujuan tersebut, HTR dimaksudkan menjadi solusi strategis bagi kesejahteraan masyarakat sekaligus pelestarian hutan. Namun, tidak ada aturan yang memperbolehkan penjualan lahan HTR kepada pihak perorangan atau korporasi, terlebih lagi untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit.
Perlu diketahui, kelapa sawit merupakan tanaman perkebunan, bukan tanaman hutan. Penanaman kelapa sawit di kawasan HTR secara prinsip bertentangan dengan tujuan utama program HTR, yang menitikberatkan pada pelestarian hutan melalui budidaya yang sesuai.
Program HTR mengadopsi pendekatan silvikultur, yakni ilmu budidaya hutan secara berkelanjutan yang mencakup penanaman, perawatan, hingga pemanenan.
Kelapa sawit diatur dalam UU No. 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan dan PP No. 14 Tahun 2013 tentang Perkebunan Kelapa Sawit.
HTR diatur melalui UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, PP No. 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan dan Rencana Pengelolaan Hutan, serta Permenhut No. P.55/Menhut-II/2006 tentang Hutan Tanaman Rakyat.
Meski tidak secara eksplisit melarang penanaman sawit di HTR, regulasi tersebut menegaskan bahwa tanaman yang dibudidayakan harus sesuai dengan kondisi lahan dan tujuan pengelolaan hutan.
Tidak ada ketentuan yang memperbolehkan penjualan lahan HTR kepada pihak luar kelompok, baik perorangan maupun perusahaan.(gnr)
POSMETRO MEDAN, Medan. Dua siswa MAN 1 Medan, Rafa Ruzain Ahmad dan Nazla Shakira Siregar, mendapat kesempatan untuk mengikuti Program Pertu
Medan 24 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Prestasi membanggakan kembali diraih Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan di tingkat nasional melalui inovasi di b
Inter-Nasional satu jam lalu
Posmetro Medan, Karo Kasus pencurian disertai kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Kabanjahe, Aspri
Peristiwa 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (DPC GRIB) Jaya Kota Medan menerima bantuan logistik berupa beras dar
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali menggelar Job Fair 2026 dengan melibatkan 30 perusahaan, sebagai up
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Kabupaten Deli Serdang, Sandra D
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Percut Sei Tuan Warga Dusun XVIII Persil, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menyambut penuh s
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Langkat Aliansi Masyarakat dan Kontraktor Kabupaten Langkat bersama Badan Pengurus Cabang Gabungan Pelaksana Konstruksi N
Peristiwa 14 jam lalu
Polisi Bekuk Maling Kabel anti petir milik Stasiun Radio Pantai Sibolga.
Sumut 15 jam lalu
Samosir Sukses Jadi Tuan Rumah Toba Caldera Culture Festival 2026, Bupati Vandiko Dorong Budaya Batak ke Dunia.
Global 16 jam lalu