Transportasi Danau Bagian Penting Bagi Masyarakat dan Wisatawan di Samosir
Transportasi danau menjadi bagian penting bagi masyarakat sekaligus wisatawan yang datang ke Samosir.
Sumut 29 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Sidoarjo- Proses pengangkatan material bangunan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Baduran, Sidoarjo, Jawa Timur masih terus berlangsung untuk mengevakuasi para santri yang tertimbun.
Saat proses evakuasi itu, Tim SAR Gabungan juga menemukan sebuah mobil Mercy yang ringsek karena tertimbun reruntuhan bangunan. Bangkai mobil Mercy tersebut juga dievakuasi dengan alat berat. Mobil Mercy tersebut ditemukan dalam kondisi yang sudah tak berbentuk di balik beton pada Sabtu sore, 4 Oktober 2025.
Berdasarkan keterangan ketua RT setempat, mobil Mercy itu terparkir di samping rumah pengasuh ponpes Al Khoziny. Terparkir di lantai paling bawah, tak ada warga yang menyadari kendaraan tersebut karena fokusnya pada keselamatan para santri yang masih tertimbun.
Baca Juga:
Setelah puing-puing beton disingkirkan alat berat, mobil tersebut baru terlihat kondisinya yang sudah ringsek. Mobil mewah ini tampak tergencet pilar bangunan musola yang patah saat insiden terjadi dan ada yang mendengar suara dentuman keras.
Dugaan sementara, pemilik mobil Mercy tersebut merupakan pengasuh ponpes Al Khoziny Sidoarjo. Sementara itu, berdasarkan velg kendaraan roda empat berwarna hitam yang ringsek, tampak mengarah pada mobil Mercy CLA-Class.
Baca Juga:
Dengan desain elegan pola multi-spoke yang khas, serta di tengahnya terdapat logo bintang tiga Mercedes. Meskipun sudah bisa terlihat kendaraan yang ringsek itu merupakan mobil Mercy CLA-Class, tapi belum bisa dipastikan variannya.
Adapun harga termurah dari varian mobil Mercy CLA-Class mencapai sekitar Rp1 miliar, dari jenis CLA 200 AMG Line 2025. Dugaan pemilik mobil mewah yang mengarah ke pengasuh ponpes Al Khoziny Sidoarjo membuat netizen berspekulasi liar.
Pasalnya beberapa hari lalu, pengasuh ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Abdus Salam Mujib mengatakan insiden tersebut merupakan takdir Tuhan.
Padahal dari BNPB dan berbagai pihak lainnya menyoroti adanya kegagalan konstruksi dalam proses pengecoran bangunan bertingkat.
Insiden yang terjadi pada hari Senin, 29 September 2025 ini bukan hanya menjadi perhatian publik, tapi juga media asing yang datang langsung ke TKP.
Kabar terbaru hingga Minggu, 5 Oktober 2025, pukul 12 siang, total santri yang kehilangan nyawa mencapai 37 orang dan diduga masih ada 26 orang tertimbun.
Kini, tim SAR gabungan berfokus pada pembersihan puing reruntuhan bangunan ponpes Al Khoziny Sidoarjo yang sudah mencapai progres lebih dari 60 persen. (fajar)
Transportasi danau menjadi bagian penting bagi masyarakat sekaligus wisatawan yang datang ke Samosir.
Sumut 29 menit lalu
Bupati Humbahas Menyerahkan SK Perpanjangan PPPK Paruh Waktu
Sumut satu jam lalu
Sidang KSOP Belawan, Saksi sebut Penerimaan Jasa Pelabuhan Sudah Disetor ke Negara
Medan 2 jam lalu
Tanggapi Dumas Presisi, Polsek Torgamba Amankan ZAS, 1,7 Gram Barang Bukti Disita
Sumut 2 jam lalu
Awalnya Ditangkap Warga Kasus Penggelapan Motor, Pria di Perbaungan Malah Kedapatan Kantongi Sabu
Sumut 3 jam lalu
Mengenal Kombes Pol Alfonso Doly Gelbert Sinaga, Kabidpropam Polda Bali.
Profil 4 jam lalu
Polres Tapanuli Tengah Ringkus 2 Pengedar Sabu di Sorkam Barat, 12,50 Gram Barang Bukti Disita
Peristiwa 4 jam lalu
Atas Nama Wali Kota Wesly, Sekda Junaedi Lantik 116 Pejabat Administrasi dan Fungsional Pemko Pematangsiantar
Sumut 4 jam lalu
Polres Pematangsiantar Serahkan Jagung 5,6 Ton ke Bulog, Dukung Program Ketahanan Pangan.
Bisnis 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Batubara Rumah Zakat menyalurkan bantuan kewirausahaan berupa modal usaha kepada delapan pedagang jajanan sekolah di Desa S
Sumut 7 jam lalu