Rabu, 18 Februari 2026
Korban Banjir Krisis Makanan dan Air Bersih

Tapanuli Tengah Sudah 6 Hari Terisolasi, Foto-fotonya Bikin Merinding

Faliruddin Lubis - Minggu, 30 November 2025 20:25 WIB
Tapanuli Tengah Sudah 6 Hari Terisolasi, Foto-fotonya Bikin Merinding
Polda Sumut
Kondisi Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, setelah diterjang banjir bandang dan longsor pada 25 November 2025 lalu dilihat dari udara.

POSMETRO MEDAN,Tapteng- Bencana banjir bandang dan longsor yang menerjang Sumatra Utara (Sumut) dan Sumatra Barat (Sumbar) menyisakan dampak parah, terutama di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Sejumlah desa dilaporkan terisolasi total hingga hari keenam pasca-bencana, menyebabkan krisis makanan, air bersih, dan bahan bakar. Foto-foto yan berhasil dihimpun wartawan dari Polda Sumut dan Pemprov Sumut dari udara melalui helikopter bikin merinding.

Baca Juga:

Noverius Laoli, salah satu keluarga korban yang tinggal di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, mengungkapkan kondisi mencekam di lapangan saat benca tersebut menerpa.

Baca Juga:

Menurutnya, sejumlah desa dan kelurhan di Kecamatan Badiri yakni Kelurahan Lopian, Kelurahan Hutabalang, Desa Kebun Pisang, dan dan Desa Lubuk Ampolu yang dilalui Sungai Besar, mengalami kerugian sangat besar.

Bahkan, Nove menyebut ada desa di hulu sungai yang dilaporkan nyaris tinggal nama. Desa Pagaran Honas yang terletak di kawasan perbukitan, diduga hancur total. Hingga sampai saat ini belum tersentuh bantuan evakuasi kecuali warga setempat dengan keterbatasan.

Tags
beritaTerkait
Polri Bantu Pemulihan Rumah Ibadah Lintas Agama di Tapteng Pascabanjir
Dukung Gizi Seimbang Peserta Didik MAN 3 Tapteng Nikmati Program MBG
Sigap Sebelum Banjir Susulan Datang, Polda Sumut Bergerak Cepat Evakuasi Warga Di Tapteng
Banjir Kembali Rendam Sejumlah Wilayah di Tapanuli Tengah, BPBD Siagakan GOR Pandan untuk Evakuasi
Satgas Gulbencal Kodam I/BB Rampungkan Pembangunan Jembatan Armco Titik IV di Sungai Sigiring-giring
Polres Tapteng Bawa "Cahaya" PLTS untuk Warga Desa Sialogo
komentar
beritaTerbaru