Matiti Belum Usai: Kuasa Hukum Minta Aparat Bongkar Rangkaian Peristiwa 12 September
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut 11 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Situasi keamanan di kediaman Ketua KSPSI AGN Sumatera Utara, T.M. Yusuf, mencekam setelah aksi pengancaman menggunakan senjata tajam oleh pria bernama Asnan, yang disebut-sebut berprofesi sebagai bandar narkoba.
Baca Juga:
Menanggapi insiden tersebut, T.M. Yusuf secara resmi melayangkan laporan pidana ke Polrestabes Medan pada Selasa (6/1/2026), dengan nomor laporan LP/B/66/I/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.
Didampingi oleh Tim Lembaga Bantuan Hukum (LBH) KSPSI yang dipimpin oleh Risnawati Nasution, S.H., M.H., CPM., Yusuf menegaskan bahwa tindakan intimidasi ini tidak bisa ditoleransi karena telah menyasar ruang privasi dan keselamatan keluarganya.
Baca Juga:
"Hari ini saya bersama seluruh anggota KSPSI AGN Sumut dan tim LBH membuat laporan atas tindak pidana pengancaman yang terjadi kemarin malam. Istri dan anak-anak saya merasa sangat terancam dan ketakutan. Kami meminta Polrestabes Medan untuk segera bertindak tegas menangkap oknum tersebut," ujar Yusuf di Mapolrestabes Medan.
Aksi premanisme ini diduga kuat memiliki kaitan dengan rentetan peristiwa sebelumnya. Pada Selasa (30/12/2025), kediaman Yusuf dibobol oleh komplotan pencuri profesional yang berhasil menggasak satu unit sepeda motor Yamaha XMAX. Aksi tersebut terekam jelas dalam pengawasan CCTV.
Puncaknya terjadi pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat Yusuf baru saja menyelesaikan proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terkait kasus pencurian tersebut, seorang pria berinisial Asnan mendatangi rumahnya. Terlapor datang membawa senjata tajam jenis parang/ golok sambil berteriak-teriak provokatif mencari Yusuf.
Saat kejadian, Yusuf sedang tidak berada di lokasi, namun istri dan anak-anaknya menyaksikan langsung aksi anarkis tersebut dari dalam rumah. Demi keamanan, Yusuf segera menghubungi Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk pengamanan darurat di lokasi.
Kuasa hukum korban, Risnawati Nasution, memberikan pernyataan tajam terkait lambatnya penanganan jika tidak segera dieksekusi. Ia mendesak Tim Jaga Cepat Sigap (JCS) yang dibentuk Kapolrestabes Medan, Kombes Dr Jean Calvijn Simanjuntak Sik. MH untuk bergerak cepat.
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut 11 menit lalu
Anggota DPR RI Musa Rajekshah meninjau pembangunan dinding penahan banjir di Tebing Tinggi.
Sumut 56 menit lalu
Pengusaha Konstruksi Lokal Bersama PERMADA Turun ke Jalan, Desak Klarifikasi Polemik Paket Proyek Disdik Langkat
Sumut 56 menit lalu
Lima Ekor Lembu Milik Warga Ditemukan Mati Diduga Diracun di Perkebunan Serbelawan
Sumut satu jam lalu
Dua Pelaku Curat Toko Rp 157 Juta Dibekuk Satreskrim Binjai.
Sumut satu jam lalu
Diulosi di Istana Maimun, Sultan Deli Doakan Mubes I dan Pelantikan DPP HBB
Sumut 2 jam lalu
Di Hadapan Mahasiswa Al Wasliyah, Kapolrestabes Medan Bicara Bela Negara dan Narkoba.
Medan 3 jam lalu
Pimpinan Sinode GKPS Bergerak Cepat Mengamankan Aset Legal Gereja.
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDANSIMALUNGUNPEMATANGSIANTAR Bagi Darma Putra Rangkuti, S.Hut., M.Si., reses bukan sebatas pertemuan, menyerap aspirasi, lal
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Di hari Jumat Berkah DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menerima bantuan sosial berupa se
Medan 3 jam lalu