Jumat, 27 Februari 2026

Pelaku Pengeroyokan Sadis di Medan Tuntungan Bebas Berkeliaran, Polisi Dinilai Lamban

Faliruddin Lubis - Jumat, 27 Februari 2026 10:17 WIB
Pelaku Pengeroyokan Sadis di Medan Tuntungan Bebas Berkeliaran, Polisi Dinilai Lamban
IST
Korban sudah melapor dengan bukti laporan.

POSMETRO MEDAN,Medan – Penanganan kasus dugaan pengeroyokan disertai pembacokan yang terjadi di Kecamatan Medan Tuntungan menuai sorotan.

Meski laporan resmi telah dibuat sejak 26 Februari 2026, hingga kini para terduga pelaku belum juga diamankan. Kondisi ini memicu kekecewaan dan tanda tanya besar terhadap kinerja aparat penegak hukum.

Kasus tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/91/II/2026/SPKT/Polsek Medan Tuntungan/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara, yang dibuat oleh Mustika Ras Bina Br Purba (29), seorang ibu rumah tangga warga Jalan Bunga Pancur IX, Lingkungan IV, Medan Tuntungan.

Baca Juga:

Dikeroyok dan Diduga Dibacok Pakai Kelewang

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Rabu malam, 25 Februari 2026, sekitar pukul 21.30 WIB di Jalan Bunga Pancur Siwa, tepatnya di depan Masjid Siti Hajar, kawasan Simpang Selayang, Medan Tuntungan.

Baca Juga:

Menurut keterangan pelapor, ia mendapat kabar dari seorang tetangga bahwa suaminya tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi berlumuran darah. Saat tiba di lokasi, korban sudah terkapar dengan luka robek di bagian kening serta luka robek di bahu kanan.

Lebih mengerikan lagi, berdasarkan keterangan saksi, korban diduga dibacok menggunakan senjata tajam jenis kelewang dan dikeroyok oleh lebih dari lima orang laki-laki.

Dua nama yang disebut dalam laporan polisi yakni dipanggil Cimot alias Kiki dan Arie Gomok.

Korban Luka Serius, Pelaku Belum Tersentuh Hukum

Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai penangkapan para terduga pelaku.

Padahal, dugaan tindak pidana pengeroyokan dengan penggunaan senjata tajam merupakan perbuatan serius yang dapat diancam pidana berat sesuai ketentuan KUHP.

Keluarga korban mengaku kecewa dan mempertanyakan keseriusan aparat dalam menangani kasus tersebut.

"Sudah jelas ada saksi, ada korban luka, ada nama terlapor. Tapi sampai sekarang belum ada yang ditangkap," ungkap pihak keluarga dengan nada kecewa.

Publik Menunggu Ketegasan Aparat

Kasus ini menjadi perhatian warga sekitar. Masyarakat berharap aparat kepolisian, khususnya Polsek Medan Tuntungan dan Polrestabes Medan, segera bertindak cepat dan tegas agar para pelaku tidak bebas berkeliaran.

Jika tidak segera ditangani secara transparan dan profesional, lambannya proses hukum dikhawatirkan akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat serta menurunkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

Tags
beritaTerkait
Ramalan Cuaca Kota Medan, Seluruh Kecamatan Diguyur Hujan Ringan Jumat 27 Februari
Kombes Jean Calvijn Dinginkan Massa, Pimpin Doa Bersama di Tengah Demo Daging Babi
Modus Minta Sedekah Untuk Fakir Miskin, Pria Ini Nekat Maling Ponsel
Redam Gejolak! Kapolrestabes Medan Turun Tangan, Pendemo Daging Babi Pulang dengan Suka Cita
Petugas Kesehatan Puskesmas Terjun Di Safari Ramadhan di Masjid Al Ikhwan Marelan
Ini Dia 5 Menu Berbuka Puasa Unik di Kota Medan
komentar
beritaTerbaru