Senin, 28 September 2026

1 Mayat Siswa SMP yang Hanyut di Sungai Silau Asahan Ditemukan

Faliruddin Lubis - Sabtu, 28 Maret 2026 10:26 WIB
1 Mayat Siswa SMP yang Hanyut di Sungai Silau Asahan Ditemukan
IST/TaslabNews
Tim Basarnas mengevakuasi jenazah korban yang hanyut di sungai Silau Asahan.

POSMETRO MEDAN, Asahan- Hari kedua pencarian dua siswa SMP yang hanyut di Sungai Silau Asahan membuahkan hasil. Satu orang korban yakni korban Bram Pasaribu (13) berhasil ditemukan dalam kondisi mengapung.

Sebelumnya sejumlah personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Asahan, BPBD Povinsi Sumatera Utara, Basarnas Pos Tanjungbalai, Polres Asahan, Brimob Tanjungbalai, Babinsa Kisaran Naga, Babinpotmar Lanal serta dibantu warga masyarakat sekitar diturunkan untuk membantu dalam proses pencarian kedua korban.

Upaya pencarian di hari kedua dilakukan bersama petugas BPBD Kabupaten Asahan dan tim gabungan lainya. Sekitar pukul 16.30 WIB dan satu korban akhirnya berhasil ditemukan.

Baca Juga:

Kabid Kardalog BPBD Kabupaten Asahan, Fahri mengungkapkan pencarian terhadap kedua korban dilakukan pada hari Jumat 27 Maret 2026 mulai pukul 07.00 oleh Tim SAR Gabungan, serta dibantu warga masyarakat sekitar dengan cara melakukan penyisiran sungai dengan menggunakan 2 unit perahu LCR.

Pencarian di lakukan dari titik awal lokasi korban tenggelam sampai dengan radius lebih kurang 4 Km ke arah hilir, dengan hasil ditemukannya korban Bram Pasaribu pada pukul 16.15 Wib pada radius lebih kurang 1 Km arah hilir dalam kondisi telah meninggal dunia terapung di aliran sungai.

Baca Juga:

Tim SAR Gabungan yang melihat korban langsung mengevakuasi korban dari sungai selanjutnya korban dibawa ke rumah duka.

"Korban Bram Pasaribu telah ditemukan dan telah diserahterimakan kepada pihak keluarga di rumah duka, korban Prabu Batara Dwipangga Siregar masih belum ditemukan, pencarian masih berlanjut," terang Fahri.

Sekadar diketahui, kedua bocah itu hanyut di Sungai Silau di Lingkungan 1, Kelurahan Kisaran Naga, Kabupaten Asahan Sumatra Utara, Kamis (26/3/2026) sore.

Kejadian berawal ketika kedua korban bersama dua orang teman lainnya sedang mandi-mandi di sungai. Tiba-tiba korban Prabu Batara Dwipangga Siregar hanyut dan sempat hendak ditolong oleh korban Bram Pasaribu.

Tags
beritaTerkait
Gedung Baru SMP Kavri Diresmikan, Bupati Dorong Pengembangan SMA
Kanwil DJP Sumut I, dan Komunitas Hidroponik: Perkuat Literasi Pajak Hingga Kewirausahaan Hijau
UNIMED Gelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan SNPMB 2026 di Hotel Berbintang
UINSU Medan - Polda Sumut dan PT Indako Trading Coy Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara
Polsek Silou Kahean Beri Edukasi Lalu Lintas dan Bahaya Narkoba ke Siswa SMP Negeri 1
Sah! Dr. Agus Purwanto Pimpin KAHMI Binjai 2026 - 2031 Secara Aklamasi
komentar
beritaTerbaru