Selasa, 20 Oktober 2026

Nenek Pencari Batu Tewas Tertimbun Tanah Longsor

Faliruddin Lubis - Jumat, 10 April 2026 09:59 WIB
Nenek Pencari Batu Tewas Tertimbun Tanah Longsor
Antara
Ilustrasi pencari batu.

POSMETRO MEDAN,Nias Selatan - Seorang nenek bernama Yatiba Dachi (65) tertimbun tanah longsor saat tengah mencari bebatuan di Desa Bawolowalani, Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Sumatera Utara (Sumut). Setelah proses pencarian, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Baca Juga:

"Telah terjadi longsor yang menimpa seorang warga di Desa Bawolowalani," kata Kepala Kantor SAR Nias Putu Arga Sujarwadi, Kamis (9/4/2026).

Putu mengatakan peristiwa itu terjadi sore tadi. Informasi itu awalnya diterima pihaknya dari warga yang melihat soal kejadian itu di media sosial sekira pukul 16.34 WIB.

Baca Juga:

Tim SAR pun dikerahkan ke lokasi dan tiba sekira pukul 17.05 WIB. Usai melakukan pencarian bersama tim gabungan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Pada pukul 17.20 WIB, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Awalnya, warga mengetahui adanya kejadian melalui informasi yang beredar di media sosial soal seorang warga tertimpa longsor saat sedang mencari bebatuan di lokasi kejadian. Selanjutnya, yang bersangkutan melaporkan kejadian tersebut ke USS Teluk Dalam untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan," jelasnya.

Usai ditemukan, jasad korban dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan. Putu turut mengucapkan duka cita atas kejadian itu.(DetikSumut)

Tags
beritaTerkait
Minggu Kasih, Wakapolres Labuhanbatu Serukan Keamanan Bersama
20,36 Gram Diduga Sabu Disita, Polres Labuhanbatu Ditantang Bongkar Jaringan Pemasok
Sejumlah Orang Kabur saat GSN di Kualuh Leidong, Polisi Hanya Temukan Bong dan Plastik Klip Kosong
GSN di Bilah Hilir, Polisi Pulang Tanpa Barang Bukti Narkotika
Dugaan DPLH Bermasalah, Kejatisu Didesak Periksa Kadis LH Labuhanbatu
Bupati Maya Hadiri Rakercab Sekaligus Syukuran Pengurus Baru PPTSB Labuhanbatu Periode 2026–2030
komentar
beritaTerbaru