Polres Dairi Salurkan 70 Sak Beras untuk Warga yang Membutuhkan
Polres Dairi menyalurkan 70 sak beras untuk warga yang membutuhkan.
Sumut 19 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Asahan– Aksi penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) terjadi di area perkebunan kelapa sawit PT BSP Tbk Terusan Tengah Divisi 2 Kuala Piasa Estate, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Senin (18/5/2026) sekitar pukul 18.10 WIB. Akibat kejadian itu, dua karyawan perusahaan mengalami luka tembak.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, kedua korban merupakan petugas satuan pengamanan (satpam) perusahaan yang tengah menjalankan patroli rutin di kawasan perkebunan. Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Asahan.
Dept Head External Affair & Public Relation PT BSP Tbk, Yudha Andriko SH, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan kedua korban masing-masing berinisial AN (53) dan WG (44).
Baca Juga:
"Benar, saat ini kasusnya sedang ditangani Unit Reskrim Polres Asahan," ujar Yudha, Senin (18/5/2026).
Yudha menjelaskan, peristiwa bermula ketika korban bersama sejumlah rekannya melakukan patroli rutin di kawasan kebun Terusan Tengah Divisi 2 Kuala Piasa Estate, Kecamatan Tinggi Raja.
Baca Juga:
Saat tiba di lokasi, rombongan patroli diduga dihadang oleh sekelompok warga penggarap yang berada di sekitar area perkebunan. Tanpa banyak peringatan, pelaku disebut langsung melepaskan tembakan ke arah korban.
Akibat penembakan itu, AN mengalami luka tembak di bagian kepala, sedangkan WG mengalami luka tembak di betis kanan.
Situasi semakin mencekam ketika sejumlah warga penggarap lain yang diduga satu kelompok dengan pelaku turut melakukan penyerangan. Mereka disebut ikut melepaskan tembakan ke arah para karyawan yang sedang berpatroli.
Dalam kondisi panik dan terluka, para korban bersama rekan-rekannya berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju pos keamanan perusahaan.
Kedua korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Katarina untuk mendapatkan penanganan medis.
Diduga, aksi penembakan tersebut berkaitan dengan aktivitas kelompok warga penggarap yang beroperasi di wilayah perkebunan tersebut.
Yudha menambahkan, sebelum kejadian, tim keamanan perusahaan disebut beberapa kali bertemu dengan pelaku saat melakukan patroli. Menurutnya, para pelaku kerap melakukan intimidasi dengan membawa senapan angin dan mengusir petugas keamanan yang sedang bertugas.
"Petugas masih melakukan penyelidikan. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan," tutup Yudha. (TaslabNews)
Polres Dairi menyalurkan 70 sak beras untuk warga yang membutuhkan.
Sumut 19 menit lalu
Memastikan situasi kamtibmas aman dan kondusif, Sat Samapta Polres Pematangsiantar patroli R4.
Sumut satu jam lalu
Pemkab Samosir pamerkan produk Unggulan daerah di Pekan Raya Sumatera Utara ke50 yang sudah resmi dibuka.
Medan 2 jam lalu
Polres Pematangsiantar melaksanakan Upacara untuk proses kenaikan pangkat perwira dan b
Sumut 3 jam lalu
Bentuk Tim Cobra, Kasat Reskrim Baru Polres Karo memimpin pengungkapan kasus menonjol penganiayaan berat menyebabkan kematian.
Sumut 5 jam lalu
Pengakuan Lionel Messi Argentina Menderita Lawan Tanjung Verde
Sport 7 jam lalu
Motif Penganiaya ODGJ Lagi Ngamuk Hingga Tewas di Karo Kesal Motor Dibalikkan
Sumut 7 jam lalu
Lamine Yamal Tegaskan Tak Akan Bertato karena Keyakinan Sebagai Muslim
Sport 7 jam lalu
Kiper Tanjung Verde yang Bikin SpanyolArgentina Frustasi, Followernya dari 46 Ribu Kini 21 Juta
Sport 8 jam lalu
ODGJ Lagi Ngamuk Tewas Dianiaya Warga di Karo, 1 Pelaku Ditangkap.
Peristiwa 8 jam lalu