DPN Gelar Semarak Gebyar HUT ke-81 RI di Stadion Teladan Medan
POSMETRO MEDAN, Medan Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dewan Peduli Negeri (DPN) Sumatera Utara m
Medan 3 jam lalu
Mereka menang atas Tunisia, bermain imbang melawan Jepang, dan menelan kekalahan telak 1-5 dari Belanda. Catatan tujuh gol dan tujuh kali kebobolan menunjukkan bahwa Swedia masih belum menemukan keseimbangan permainan.
Lini depan memang mampu tampil cukup tajam, tetapi sektor pertahanan beberapa kali kehilangan konsentrasi ketika menghadapi tim dengan kualitas tinggi.
Baca Juga:
Meski demikian, Swedia tetap memiliki sejumlah pemain yang patut diwaspadai. Alexander Isak masih menjadi andalan di lini depan bersama Viktor Gyokeres dan Anthony Elanga.
Ketiganya dikenal memiliki kecepatan, kemampuan individu, dan penyelesaian akhir yang cukup baik. Strategi serangan balik kemungkinan kembali menjadi pilihan Graham Potter saat menghadapi Prancis.
Baca Juga:
Elanga diperkirakan akan memanfaatkan kecepatannya di sisi sayap untuk membuka ruang, sementara Isak dan Gyokeres menjadi target utama di kotak penalti.
Namun, Swedia juga menghadapi persoalan di lini belakang setelah Isak Hien mengalami cedera. Kondisi tersebut membuat Graham Potter harus melakukan perubahan komposisi pemain bertahan agar mampu meredam agresivitas lini depan Prancis.
Jika melihat rekor pertemuan kedua tim, Prancis juga memiliki catatan yang lebih baik. Dalam lima pertemuan terakhir, Les Bleus berhasil meraih empat kemenangan, sedangkan Swedia hanya mampu menang sekali. Hasil itu menjadi tambahan kepercayaan diri bagi Prancis menjelang pertandingan penting ini.
Performa lima pertandingan terakhir juga memperlihatkan perbedaan yang cukup mencolok. Prancis sukses meraih empat kemenangan dalam lima laga terakhirnya dan hanya sekali kalah saat menghadapi Pantai Gading pada laga uji coba.
Sebaliknya, Swedia hanya mencatat satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir dengan dua hasil imbang dan dua kekalahan. Melihat kualitas pemain, konsistensi permainan, hingga kedalaman skuad, Prancis memang lebih layak diunggulkan.
Mereka memiliki variasi serangan yang sulit dihentikan serta pengalaman bertanding di laga-laga besar yang menjadi modal penting pada fase gugur.
POSMETRO MEDAN, Medan Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dewan Peduli Negeri (DPN) Sumatera Utara m
Medan 3 jam lalu
Sejumlah wisatawan dan penggemar olah raga kano asal Inggris didampingi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Pakpak Bharat Maringan Bancin.
Sport 4 jam lalu
Wabup Samosir Bersama Dirjen Hortikultura Kementan Tanam Bawang Putih, Dorong Samosir Jadi Sentra Swasembada Pangan.
Bisnis 4 jam lalu
Polres Karo Ungkap Peredaran Sabu di Kedai Tuak, Seorang Pria Diamankan.
Kriminal 5 jam lalu
Wali Kota Wesly Servis Bola Perdana, Tandai Pembukaan Kompetisi QRIS Padel Championship Tahun 2026
Sport 6 jam lalu
Meriahkan HUT RI ke81, Kodim 0201/Medan Gelar Lomba 17 Agustus.
Medan 7 jam lalu
Tim gabungan Bea Cukai menggagalkan penyelundupan moge ilegal.
Inter-Nasional 8 jam lalu
Bupati Humbang Hasundutan mengukuhkan Paskibraka kabupaten Tahun 2026.
Sumut 9 jam lalu
Paskibra Kecamatan Jorlang Hataran Dikukuhkan, Gladi Upacara HUT RI ke81 Berlangsung Khidmat.
Sumut 10 jam lalu
Bayi di NTT Lahir Saat Gempa, Diberi Nama Agustin Gempita Aurora.
Viral 11 jam lalu