Pererat Silaturahmi, Andri Berkah Perkasa Cup 1 Digelar Akhir Pekan Ini
POSMETRO MEDAN Turnamen Fun Football Andri Berkah Perkasa Cup 1 2026 siap digelar pada 25 Oktober 2026 di Lapangan Primare Mini Soccer Me
Sport 33 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Buenos Aires – Leandro Paredes akhirnya buka suara soal insiden keributan yang melibatkan dirinya dan gelandang Spanyol Gavi usai final Piala Dunia 2026. Paredes mengakui memukul Gavi karena merasa ucapan pemain muda itu tidak sopan terhadap Lionel Messi.
Insiden tersebut terjadi beberapa saat setelah peluit akhir dibunyikan di final Piala Dunia 2026, di mana Spanyol mengalahkan Argentina dengan skor 1-0. Suasana yang sudah emosional semakin memanas ketika para pemain dari kedua kubu terlibat saling dorong dan adu mulut.
Dalam pernyataannya, Paredes menceritakan kronologi kejadian tersebut:
Baca Juga:
"Gavi menghampiriku setelah peluit akhir dibunyikan, saat semua orang sedang merayakan. Dia bilang padaku dalam bahasa Spanyol: 'Hari ini tidak ada wasit atau VAR yang bisa bantu Messi.' Aku nggak suka itu. Itu tidak sopan, apalagi setelah pertandingan selesai," ungkap Paredes.
Paredes mengaku langsung bereaksi keras terhadap ucapan tersebut.
Baca Juga:
"Aku mendatanginya dan meninju wajahnya. Aku nggak akan diam saja dan membiarkan bocah itu bicara soal Messi seperti itu. Setelah itu, semuanya jadi kacau: pemain dari kedua tim langsung berlari, saling dorong, teriak-teriak, semua orang membela rekan setimnya," lanjutnya.
Paredes juga menambahkan bahwa ia tidak bangga dengan terjadinya keributan, tetapi ia merasa harus membela Messi.
"Hal-hal seperti ini terjadi ketika emosi sedang memuncak setelah final Piala Dunia. Aku nggak bangga karena sampai terjadi keributan, tapi aku nggak akan membiarkan seseorang menghina Messi tanpa aku bereaksi."
Respons Gavi dan FIFA
Sementara itu, Gavi dikabarkan merespons insiden tersebut dengan sikap dewasa dan menyatakan tidak perlu ada hukuman tambahan berupa skorsing bagi Paredes maupun pemain Argentina lainnya.
FIFA telah membuka investigasi terhadap keributan pasca-pertandingan, tetapi hingga kini belum mengumumkan sanksi lebih lanjut selain kartu merah yang diterima Paredes di lapangan.
Insiden ini menjadi sorotan dunia karena terjadi di momen paling bergengsi sepak bola. Banyak pihak menilai perilaku beberapa pemain Argentina pasca-kalah sebagai bentuk ketidaksportifan, meski emosi tinggi usai pertandingan sering memicu hal serupa.
Kasus ini terus menjadi bahan pembicaraan di kalangan pecinta sepak bola, mengingat kedua tim baru saja memainkan final yang ketat dan penuh tensi.(BBS)
POSMETRO MEDAN Turnamen Fun Football Andri Berkah Perkasa Cup 1 2026 siap digelar pada 25 Oktober 2026 di Lapangan Primare Mini Soccer Me
Sport 33 menit lalu
POSMETRO MEDANMedan, Komitmen Pemerintah Kota Medan dalam meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan terus diwujudkan melalui pengawa
Medan 51 menit lalu
POSMETRO MEDAN Pemuda Pancasila (PP) seSumatera Utara bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan pemerintah kabupaten/kota, menanam 100.00
Sumut satu jam lalu
Posmetro Medan, LabuhanbatuOperasi Sarang Narkoba (OSN) yang digelar Polres Labuhanbatu bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Komitmen menjaga kelestarian warisan budaya sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat terus ditunjukkan Pemeri
Medan 3 jam lalu
Kapolres Karo Pimpin Sertijab Kasat Lantas, AKP Andita Sitepu Promosi Jadi Kapolsek Tigalingga.
Sumut 14 jam lalu
Berantas Narkoba, Polres Simalungun Gelar KRYD dan P4GN, Gerebek Rumah di Tapian Dolok, 1,99 Gram Sabu Disita
Peristiwa 14 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, tr
Medan 14 jam lalu
Polres Karo Cek Dugaan Sarang Narkoba di Tiganderket, Responsif Tindak Lanjuti Laporan 110
Sumut 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN Medan, Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lah
Medan 15 jam lalu