Senin, 06 Juli 2026
Beranggarkan Rp 1 Milyar

Festival Bunga dan Buah Karo Minim Sosialisasi, Pelaksanaan Tinggal Menghitung Hari

Evi Tanjung - Senin, 06 Juli 2026 16:28 WIB
Festival Bunga dan Buah Karo Minim Sosialisasi, Pelaksanaan Tinggal Menghitung Hari
ist
Festival bunga dan buah

Posmetro Medan, Karo - Pelaksanaan Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo Tahun 2026 mulai menuai sorotan publik. Event tahunan yang telah masuk dalam Calendar of Event Kabupaten Karo dan Karisma Event Nusantara (KEN) itu dinilai minim sosialisasi dan publikasi, meskipun jadwal pelaksanaannya telah ditetapkan berlangsung pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026.

Festival yang selama ini dikenal sebagai simbol rasa syukur masyarakat atas melimpahnya hasil pertanian dan hortikultura Kabupaten Karo justru dinilai kehilangan gaung dibandingkan penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait kesiapan penyelenggara, khususnya Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Karo bersama event organizer (EO) yang ditunjuk.

Pasalnya, hingga kurang dari satu bulan menjelang pelaksanaan, informasi resmi terkait konsep acara, rangkaian kegiatan, strategi promosi, hingga keterlibatan masyarakat dan pelaku UMKM masih sangat terbatas. Minimnya publikasi tersebut menimbulkan tanda tanya besar mengenai efektivitas perencanaan dan koordinasi penyelenggaraan salah satu agenda wisata unggulan Kabupaten Karo tersebut.

Berdasarkan informasi yang tercantum pada sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah (Inaproc), anggaran pelaksanaan Festival Bunga dan Buah Tahun 2026 bersumber dari APBD Kabupaten Karo dengan nilai mencapai sekitar Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah), dengan pelaksana kegiatan tercatat dimenangkan oleh CV J & M.

Dengan besaran anggaran tersebut, sejumlah kalangan menilai pemerintah daerah seharusnya mampu melakukan sosialisasi dan promosi secara lebih masif melalui media massa, media sosial, maupun berbagai kanal komunikasi publik lainnya.Namun, hingga kini, gaung pelaksanaan festival dinilai masih jauh dari ekspektasi publik.

Minimnya publikasi juga memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas penggunaan anggaran promosi dan strategi komunikasi yang diterapkan oleh pihak penyelenggara. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada rendahnya partisipasi masyarakat, pelaku usaha lokal, serta kunjungan wisatawan yang selama ini menjadi salah satu tujuan utama penyelenggaraan Festival Bunga dan Buah.

"Festival Bunga dan Buah merupakan agenda kebanggaan Kabupaten Karo. Namun hingga saat ini, gaung pelaksanaannya hampir tidak terdengar. Hal ini tentu menimbulkan tanda tanya besar terkait persiapan dan koordinasi yang dilakukan," ujar seorang pemerhati pariwisata yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Kepala Disbudporapar Kabupaten Karo, Juni Antoni Kemit, S.STP., M.Si., melalui pesan singkat pribadi belum memperoleh tanggapan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Glora Kurnia Putra Ginting, saat dikonfirmasi Posmetro Medan di ruang kerjanya menyampaikan bahwa pelaksanaan Festival Bunga dan Buah 2026 masih dalam proses penyusunan rencana kegiatan.

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru