Jumat, 09 Oktober 2026

Sekolah 5 Hari Mulai Diuji Coba di Toba, Tak Berlaku untuk Pelajar SMA

P. Silalahi - Kamis, 09 Juli 2026 05:05 WIB
Sekolah 5 Hari Mulai Diuji Coba di Toba, Tak Berlaku untuk Pelajar SMA
JPNN
Metode 5 hari sekolah untuk jenjang PAUD, SD dan SMP sedang diuji coba di Kabupaten Toba. Foto ilustrasi.

POSMETRO MEDAN- Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga akan menguji coba model pembelajaran 5 hari sekolah pada jenjang PAUD, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta, mulai Tahun Ajaran 2026/2027.

Kebijakan ini mulai diterapkan setelah pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan akan dievaluasi selama satu semester.

Plt Kepala Disdikpora Toba, Natalia Silitonga dalam sebuah postingan anonim facebook @Anak Balige yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Kamis 9 Juli 2026 menyatakan uji coba bertujuan meningkatkan mutu pendidikan, efisiensi waktu belajar, serta mendukung kesejahteraan psikologis peserta didik dan tenaga pendidik.

Baca Juga:

Sekolah, kata dia, diminta menyusun jadwal pelajaran secara proporsional agar capaian kurikulum tetap terpenuhi meskipun kegiatan belajar dilaksanakan lima hari dalam sepekan.

Pelaksanaan kebijakan disesuaikan dengan kesiapan masing-masing sekolah, kearifan lokal, dan kebutuhan peserta didik, serta diharapkan melibatkan komite sekolah dan orang tua.

Baca Juga:

Disdikpora menyebut evaluasi akan dilakukan berdasarkan indikator seperti prestasi akademik, kehadiran siswa, kesejahteraan psikologis, dan efisiensi operasional sekolah.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Kejari Belawan Terseret Ucapan Bobby Nasution
Polres Tapteng Bekuk Pelaku Pembobolan Sekolah di Tapian Nauli, 5 Unit Chromebook Disita
Ratusan Anggota Pramuka Bersihkan Danau Toba
Rumah Zakat Dukung Kemandirian Ekonomi 8 Pedagang Sekolah melalui Bantuan Modal Usaha
Bupati Vandiko Gultom Dorong Budaya Batak ke Dunia
15 Kepala Sekolah dan 15 Pejabat Fungsional Deli Serdang Dilantik
komentar
beritaTerbaru