Hari Ini, 25 Tahun Lalu ...
POSMETRO MEDANmemperingati anniversary perak. Seperti kemilau dan daya tahan logam mulia, media pelopor jurnalisme pop ini eksis seperempat
Global 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Paluta - Seorang wanita di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara (Sumut) berinisial DDT (22) tega membanting anaknya yang masih berusia 11 bulan hingga tewas.
Pelaku mengaku nekat membunuh anaknya karena stres sering dipukuli suaminya. Selain itu, sang suaminya juga kerap bermain judi.
"(Pengakuannya) suaminya gila main judi. Bolak balik pukul dia juga, ada juga bekas pukulan suaminya di kepalanya, di jidat. Jadi, dia stres menghadapi suaminya," kata Kapolres Tapsel, AKBP Yasir Ahmadi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (8/7/2025).
Baca Juga:
Yasir menyebut suami pelaku sering tidak memberikan uang belanja kepada pelaku, karena uangnya habis digunakan untuk bermain judi. Meski begitu, pihak kepolisian masih mendalami lebih lanjut keterangan pelaku itu.
"Ditambah lagi uang belanja nggak ada, suaminya kerjanya tukang dodos sawit di PT tempat mereka tinggal. Kata dia, (suami pelaku) main judi, kita belum bisa buktikan apa benar atau enggak, masih kami dalami," sebutnya.
Baca Juga:
Yasir Ahmadi mengatakan, peristiwa itu terjadi di perumahan perkebunan tempat tinggal pelaku di Desa Portibi Jae, Kecamatan Portibi, Minggu (6/7) sekira pukul 13.00 WIB.
Saat itu, suami pelaku tengah berada di luar, sementara dua anak pelaku lainnya dibawa mertua pelaku ke gereja.
Lalu, saat kejadian, korban menangis karena kelaparan. Kemudian, pelaku memberikan air kepada korban karena susu formula korban telah habis.
"Anaknya nangis, dikasih air putih saja (sama si pelaku) nggak dikasih susu, ibunya nggak bisa nyusuin. Anaknya mungkin lapar, mau nyusu, susu kaleng nggak ada," ujarnya.
Bayi tersebut, kata Yasir, menangis hampir lebih dari setengah jam. Pelaku pun merasa emosi dan langsung menarik kedua kaki bayi itu dan membantingnya ke lantai sebanyak 10 kali.
"Saat dibanting, korban sempat menangis. Setelah korban terdiam, tersangka menghentikan perbuatannya dan meletakkan anaknya di atas lantai dengan posisi telungkup," kata Yasir.
Setelah kejadian itu, pelaku memanggil tetangganya untuk meminta pertolongan dan menyampaikan bahwa anaknya dalam kondisi bersimbah darah.
"Pecah kepalanya berdarah-darah, dia panggil tetangganya. (Kata pelaku) 'tolong-tolong lihat anakku sudah berdarah', katanya," ujarnya.
Warga pun sempat melarikan korban yang sudah dalam kondisi kejang-kejang ke rumah sakit. Nahas, nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan.
Mantan Kapolsek Sunggal itu mengatakan pelaku langsung diamankan pada saat kejadian. Saat diamankan itu, pelaku mengakui telah membunuh anaknya. Pelaku lalu dibawa ke kantor polisi dan telah ditetapkan menjadi tersangka.
"Tersangka sudah ditangkap dan ditahan," pungkasnya.(dts)
POSMETRO MEDANmemperingati anniversary perak. Seperti kemilau dan daya tahan logam mulia, media pelopor jurnalisme pop ini eksis seperempat
Global 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zainal Abidin Hutagal
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kota Medan terus meningkatkan kualitas fasilitas publik dengan menjawab kebutuhan penerangan jalan di se
Medan 10 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Pemerintah Kota Medan terus mendorong penataan ruang publik yang berkualitas dan mampu memberikan manfaat nyata bag
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN,JAKARTA Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menjajaki skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pengemban
Sumut 11 jam lalu
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut 12 jam lalu
Anggota DPR RI Musa Rajekshah meninjau pembangunan dinding penahan banjir di Tebing Tinggi.
Sumut 13 jam lalu
Pengusaha Konstruksi Lokal Bersama PERMADA Turun ke Jalan, Desak Klarifikasi Polemik Paket Proyek Disdik Langkat
Sumut 13 jam lalu
Lima Ekor Lembu Milik Warga Ditemukan Mati Diduga Diracun di Perkebunan Serbelawan
Sumut 13 jam lalu
Dua Pelaku Curat Toko Rp 157 Juta Dibekuk Satreskrim Binjai.
Sumut 13 jam lalu