Jumat, 21 Agustus 2026

Seminggu di Bina Kasih , Siswa Keracunan MBG Kambuh lagi saat ini RSU Kabanjahe

Evi Tanjung - Jumat, 21 Agustus 2026 16:34 WIB
Seminggu di Bina Kasih , Siswa Keracunan MBG Kambuh lagi saat ini RSU Kabanjahe
Jpg
Baju Hitam, Nurliana Br Peranginangin orang tua siswa.

Posmetro Medan, Karo - Seorang siswa SMA Bersama Berastagi, Inka Br Ginting, yang sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Bina Kasih Medan setelah diduga mengalami keracunan yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), kembali mendapat perawatan di RSU Kabanjahe, Kabupaten Karo.

Sebelumnya, Inka sempat menjalani perawatan selama tujuh hari di RS Bina Kasih Medan. Setelah dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang, Inka bersama keluarganya kembali ke Desa Pernantin, Kabupaten Karo.

Namun, setelah berada di rumah, kondisi Inka kembali memburuk. Ia mengalami sakit perut, sesak napas, tenggorokan terasa gatal hingga mengalami kejang dan kehilangan kesadaran.

Baca Juga:

Nurliana Br Peranginangin, orang tua Inka, mengatakan anaknya sempat terlihat dalam kondisi baik setelah pulang dari rumah sakit.

"Setelah menjalani perawatan tujuh hari di RS Bina Kasih, anak saya dinyatakan sembuh. Kami pulang ke Desa Pernantin. Sampai di Pernantin, Inka masih baik-baik saja," ujar Nurliana saat ditemui Posmetro Medan, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga:

Namun, kondisi tersebut berubah pada malam hari. Nurliana mengatakan Inka tiba-tiba terjatuh setelah keluar dari kamar mandi.

"Pas malam dia pulang dari kamar mandi, tiba-tiba jatuh. Terus diangkat ke tempat tidur, di situ Inka mengalami kejang-kejang. Saya kemudian mengurut-urut tubuhnya," katanya.

Keesokan harinya, sekitar pukul 11.00 WIB, keluarga mendapat informasi bahwa Inka kembali dibawa ke RSU Kabanjahe setelah mengalami kejang.

"Paginya sekitar jam 11.00 WIB ada telepon, Inka dibawa ke RSU Kabanjahe karena kejang-kejang, kata pihak puskesmas saat menelepon," tutur Nurliana.

Setibanya di RSU Kabanjahe, Nurliana mengaku melihat kondisi anaknya belum sadarkan diri. Ia berharap anaknya mendapatkan penanganan medis hingga benar-benar pulih.

"Sampai di RSU Kabanjahe saya lihat anak saya belum sadar. Saya berharap anak saya sembuh sampai tuntas," ucapnya.

Keluarga mengaku masih mempertanyakan penyebab kondisi kesehatan Inka yang kembali memburuk setelah sebelumnya dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

Hingga kini, menurut pihak keluarga, belum ada penjelasan yang mereka terima mengenai penyebab pasti Inka kembali mengalami kejang dan tidak sadarkan diri.

Keluarga berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kondisi yang dialami Inka, terlebih karena sebelumnya ia diduga mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan program MBG.

Pihak keluarga juga berharap Inka mendapat penanganan medis secara optimal hingga kondisi kesehatannya benar-benar pulih. (JpG)

Tags
beritaTerkait
Bupati Samosir Sambut Pergantian Kajari, Apresiasi Pengabdian Satria Irawan dan Selamat Datang Akwan Annas
Polres Karo Intensifkan Patroli Malam Antisipasi 3C dan Gangguan Kamtibmas
Tiga Pria Ditangkap Satnarkoba Polres Binjai
Rumah Zakat Berikan Bantuan Modal Usaha, pada Pedagang UMKM Batubara
Rumah Zakat Salurkan Al-Qur’an Braille untuk Tuna Netra
Aksi Jumat Berkah GRIB Jaya Kota Medan, Tebar Kebaikan Tanpa Pandang Perbedaan
komentar
beritaTerbaru