Senin, 19 Oktober 2026

Rumah Makan di Paya Roba Bantah Jadi Penampung CPO, Sopir Truk Tangki Sebut Berhenti untuk Makan

Administrator - Kamis, 03 September 2026 01:06 WIB
Rumah Makan di Paya Roba Bantah Jadi Penampung CPO, Sopir Truk Tangki Sebut Berhenti untuk Makan
IST
Rumah makan yang berada di Jalan Letnan Umar Bakti, kawasan Paya Roba, Kecamatan Binjai Barat, Sumatera Utara.

POSMETRO MEDAN,Binjai Barat – Sebuah rumah makan yang berada di Jalan Letnan Umar Bakti, kawasan Paya Roba, Kecamatan Binjai Barat, Sumatera Utara, mengklarifikasi terkait aktivitas sejumlah mobil tangki yang kerap berhenti di lokasi tersebut.

Pemilik rumah makan yang disebut berinisial ADR, saat dikonfirmasi awak media, membantah adanya dugaan bahwa rumah makan miliknya menjadi tempat penampungan atau pengurangan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO).

Menurut ADR, rumah makan tersebut telah menjalankan usaha selama bertahun-tahun. Banyaknya mobil tangki yang berhenti, menurutnya, karena para sopir memang singgah untuk makan.

Baca Juga:

"Saya jualan rumah makan sudah tahunan. Namanya jualan, banyak mobil tangki dan sejenisnya yang berhenti. Kalau dikatakan saya penampung CPO, itu tidak benar. Sopir mau makan di sini karena sudah langganan," ujar ADR saat dikonfirmasi.

Ia menegaskan, keberadaan mobil tangki di sekitar rumah makan tidak serta-merta menunjukkan adanya aktivitas pengurangan maupun penjualan CPO.

Baca Juga:

Sementara itu, salah seorang sopir mobil tangki yang sedang makan di rumah makan tersebut ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya dan sejumlah sopir lainnya memang kerap singgah untuk makan.

"Kami makan di sini karena lebih enak dan murah. Selain itu, ini juga satu perjalanan menuju pabrik tempat kami melakukan pembuangan," kata sopir tersebut, Kamis (3/9) pagi.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya pengurangan minyak dari dalam tangki untuk dijual, sopir itu dengan tegas membantah.

"Kalau membuang minyak untuk dijual, itu tidak benar. Dari mana, Bang? Di sana sudah pas isinya 20 ton. Mana mungkin bisa dikurangi lagi. Kalau nanti toke tahu susut, kami bisa dipecat," katanya.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah makan dan sopir tersebut, aktivitas mobil tangki yang berhenti di lokasi disebut berkaitan dengan kebutuhan makan dan istirahat selama perjalanan. (LAR)

Tags
beritaTerkait
DPRD Langkat Gelar RDP Bersama PERMADA Panggil Manager PLN ULP Tanjung Pura , Ariswan Desak Rekomendasikan Copot Manager
Sertijab Kasat Narkoba Polres Langkat, Dudi Efni Pasaribu Apresiasi AKP Ruspian Jabat Kasat Narkoba Polres Langkat
Kapolres Binjai dan Kapolres Langkat Berikan Surprise HUT TNI ke-81
Pengusaha Konstruksi Lokal Bersama PERMADA Turun ke Jalan
Paket Proyek Disdik Langkat Disebut Sudah “Habis Dibagi” Sebelum Tayang LPSE, AMK, GAPENSI dan PERMADA Siap Turun ke Jalan
Akuang Diduga Kabur, Eksekusi 10 Tahun Penjara dan UP 856,8 M Batal?
komentar
beritaTerbaru