3 Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak KKB di Distrik Muliama
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak KKB di Distrik Muliama.
Peristiwa satu menit lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu- Buntut video yang menyoroti persoalan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, dan viral di media sosial akhirnya berbuntut panjang. DPRD Kabupaten Labuhanbatu turun tangan dengan menggelar RDP bersama pihak-pihak terkait.
Komisi 4 DPRD Kabupaten Labuhanbatu memanggil manajemen rumah sakit dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Kamis (10/9/2026). Namun, rapat yang membahas isu krusial masyarakat luas tersebut justru digelar secara tertutup dari awak media.
Informasi yang dihimpun, pertemuan penting ini dihadiri langsung oleh Direktur Umum RSUD Rantauprapat Ady Subrata, Wakil Direktur Pelayanan dr. Yuda Sitorus, serta staf RSUD Doni Simamora.
Baca Juga:
Rapat dipimpin oleh Sekretaris Komisi 4 DPRD Labuhanbatu, Sudin Satia Raja Harahap. Sayangnya, ketatnya penutupan akses membuat wartawan tidak dapat memantau langsung substansi cecaran pertanyaaan legislatif maupun jawaban dari pihak rumah sakit.
Keputusan menggelar RDP secara tertutup ini mendulang sorotan tajam, mengingat isu pelayanan kesehatan menyangkut hajat hidup dan keselamatan masyarakat luas di Kabupaten Labuhanbatu.
Baca Juga:
Sebelumya, manajemen RSUD Rantauprapat telah memberikan klarifikasi resmi guna meredam kehebohan. Video viral yang memperlihatkan keributan antara petugas keamanan dan keluarga korban kecelakaan di area Instalasi Gawat Darurat (IGD) ditegaskan tidak menggambarkan kejadian secara utuh.
Wadir Pelayanan RSUD Rantauprapat, dr. Yuda Sitorus membantah keras narasi penolakan atau penelantaran pasien yang terlanjur membakar kemarahan netizen. Pihaknya memastikan tindakan medis yang diberikan sudah sesuai dengan standar prosedur operasional (SOP) prapenanganan gawat darurat.
Melalui rilis resmi Nomor 445/10354/RSUD/2026 tertanggal 7 September 2026, manajemen membeberkan fakta bahwa saat insiden terjadi pada awal September 2026, kondisi IGD RSUD Rantauprapat sedang overload hebat. Terdapat tiga pasien kritis di zona merah yang membutuhkan perhatian intensif, ditambah tiga pasien lain yang tengah ditangani di atas kursi roda.
"Petugas keamanan bukan tenaga kesehatan, sehingga tidak memiliki kewenangan menentukan diagnosis maupun tingkat kegawatdaruratan medis. Pengaturan akses dilakukan semata-mata karena kapasitas IGD sedang penuh, demi menjaga kelancaran tindakan medis pasien yang sedang berlangsung," tulis keterangan resmi manajemen.
Pihak RSUD juga menegaskan bahwa petugas keamanan justru berinisiatif membantu memindahkan korban dari minibus menggunakan kursi roda untuk segera diserahkan kepada tim medis IGD.
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak KKB di Distrik Muliama.
Peristiwa satu menit lalu
Wakil Presiden RI Kunjungi Korban Keracunan MBG di Berastagi Sumatera Utara.
Sumut 21 menit lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Buntut video yang menyoroti persoalan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, Kabupaten Labuh
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) be
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Menghadapi medan kerja yang berat serta berbagai risiko pekerjaan setiap hari, para pekerja di Tempat Pembuangan Ak
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memberikan pendidika
Sumut 2 jam lalu
Pemkab Karo memberikan pendampingan psikologis langsung kepada Febiola Br Purba, korban keracunan MBG.
Peristiwa 4 jam lalu
Korem 022/PT Gelar Upacara Bendera Peringati HAORNAS 2026 Tegaskan Olahraga Adalah Investasi Bangsa
Sumut 5 jam lalu
Karya Bakti HUT TNI ke81, TNIPolri dan Pemerintah Daerah bersama Warga Bersihkan Pantai Danau Toba di Parapat
Sumut 5 jam lalu
Bupati resmi membuka Turnamen Bola Voli Antar Klub seKabupaten Humbang Hasundutan.
Sumut 6 jam lalu